POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, berhasil digagalkan petugas. Sebanyak 13 paket sabu seberat 10,46 gram ditemukan tersembunyi di dalam tubuh seorang narapidana, mengungkap modus nekat yang melibatkan keluarga dekat.
Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy menciduk narapidana bernama Denis Setiawan saat hendak kembali ke dalam blok hunian usai menerima kunjungan. Aksinya terendus setelah petugas mencurigai gerak-gerik Denis yang tampak tidak biasa saat melewati pemeriksaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari kunjungan dua orang berinisial AS dan S. Keduanya diketahui merupakan adik kandung dan rekan dari narapidana yang datang pada jam besuk siang hari.
Eris mengungkapkan sekitar pukul 14.45 WIB, petugas menemukan indikasi mencurigakan saat Denis kembali ke area dalam lapas. Kecurigaan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan mendalam.
Hasilnya, petugas menemukan 13 paket sabu yang disembunyikan di dalam anus Denis. Barang haram dibungkus menggunakan kondom untuk menghindari deteksi saat pemeriksaan awal.
Menurut Eris, kejelian petugas menjadi kunci terbongkarnya kasus penyelundupan. Gerak tubuh Denis yang terlihat tidak nyaman menjadi petunjuk awal yang kemudian dikembangkan hingga ditemukan barang bukti.
“Petugas melihat ada yang janggal, seperti ada sesuatu yang mengganjal. Dari situ kita lakukan pemantauan dan akhirnya berhasil mengamankan barang bukti,” ujar Eris, Senin (4/5/2026).
Eris menjelaskan setelah temuan, petugas langsung mengamankan dua orang pengunjung yang diduga terlibat dalam penyelundupan. Keduanya ditangkap di area Penjaga Pintu Utama (P2U) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, AS dan S mengaku hanya bertugas sebagai perantara. Mereka menerima bayaran sebesar Rp1 juta untuk mengantarkan sabu kepada Denis.
Eris menyebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut jaringan di balik penyelundupan. Kasus ini kini dilimpahkan ke Polrestabes Bandung guna pengembangan lebih lanjut.
Denis sendiri diketahui merupakan narapidana kasus pencurian yang tengah menjalani hukuman penjara selama tiga tahun di Lapas Banceuy.
Eris menegaskan pengungkapan ini, jalur kunjungan masih menjadi celah yang kerap dimanfaatkan untuk menyelundupkan barang terlarang ke dalam lapas.
Meski demikian, pihak lapas memastikan pengawasan terus diperketat, terutama pada proses kunjungan dan pemeriksaan narapidana yang keluar masuk area pengamanan.
Eris menambahkan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. Ia juga meminta seluruh petugas tetap waspada terhadap berbagai modus baru yang semakin beragam. Praktik penyelundupan narkoba terus berkembang dengan cara-cara ekstrem, termasuk menyembunyikan barang di dalam tubuh.
Saat ini, polisi masih mendalami asal-usul sabu serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik upaya penyelundupan yang gagal ini.(dsn)




















