Kategori: Tak Berkategori

  • BPS Catat Kinerja Makro Jawa Barat Positif, KDM: Belum Menggembirakan

    BPS Catat Kinerja Makro Jawa Barat Positif, KDM: Belum Menggembirakan

     

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja berbagai indikator makro Jawa Barat sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan capaian nasional maupun sejumlah provinsi besar di Pulau Jawa.

    Berdasarkan hasil Analisis Indikator Makro Provinsi Jawa Barat tahun 2026 kondisi sampai dengan Mei 2026 / triwulan i 2026, inflasi Jawa Barat pada 2025 tercatat sebesar 0,99 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 1,35 persen, sehingga menunjukkan kondisi harga di Jawa Barat relatif lebih terkendali.

    Dari sisi pertumbuhan ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jawa Barat meningkat sebesar 0,37 persen. Kenaikan tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan selisih pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama.

    Pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat turun sebesar 0,10 persen. Penurunan ini lebih besar dibandingkan capaian nasional maupun sejumlah provinsi di Pulau Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

    Kinerja Jawa Barat juga terlihat pada indikator kemiskinan. Sepanjang 2025, angka kemiskinan turun sebesar 0,30 persen. Penurunan tersebut lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan DKI Jakarta.

    Selain itu, ketimpangan pendapatan di Jawa Barat juga mengalami perbaikan. Pada 2025, tingkat ketimpangan turun sebesar 0,03 poin, lebih tinggi dibandingkan capaian penurunan ketimpangan nasional.

    Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat meningkat sebesar 0,98 poin pada 2025. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

    Secara keseluruhan, data BPS menunjukkan Jawa Barat mampu mencatatkan capaian yang lebih baik dibandingkan rata-rata nasional pada sejumlah indikator utama pembangunan, mulai dari pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, pengurangan kemiskinan, penurunan ketimpangan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Mengomentari hasil tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan capaian tersebut bukan merupakan kinerja tunggal pihaknya. Seluruh stakeholder dinilai berkontribusi mendorong tercipatnya indikator makro yang positif.

    “Itu kan bukan kinerja saya. Itu kinerja dari mulai tingkat RT RW, kepala desa, camat, bupati dan seluruh jajaran. Bahwa apa yang dilakukan selama ini sudah selaras dengan apa yang menjadi tuntutan dan kebutuhan publik,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

    Pihaknya mengaku akan terus bekerja keras agar pembangunan di Jawa Barat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. Meski dinilai positif, ia justru mengaku angka-angka di atas belum sepenuhnya menggembirakan.

    Jadi misalkan masalah investasi, saya kan sudah bilang sabar dulu nanti akan mulai bekerja, nanti jumat meresmikan pabrik sepatu, beberapa bulan lagi akan meresmikan beberapa pabrik karena saat saya rintis mereka bisa bangun, bisa produksi, mereka bisa kerja.

  • Anggota Polrestabes Bandung Patroli di Braga dan Asia Afrika

    Anggota Polrestabes Bandung Patroli di Braga dan Asia Afrika

    POJOKBANDUNG.COM – Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menggelar operasi pelayanan dan pengamanan intensif di kawasan Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Langkah antisipatif ini dilakukan guna mengawal kondusivitas wilayah serta mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di sejumlah titik pusat keramaian selama masa libur panjang akhir pekan.

    Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriadi, menjelaskan bahwa skema patroli yang diterjunkan oleh jajarannya kali ini sengaja mengusung konsep dialogis dengan berjalan kaki. Metode pergerakan tanpa kendaraan tersebut dipilih agar personel kepolisian dapat berbaur langsung, menyapa para pelancong, serta mendeteksi potensi gangguan keamanan secara dini demi menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah menikmati masa liburan di jantung Kota Kembang.

    “Patroli dengan berjalan kaki ini bertujuan agar petugas bisa membaur dan berinteraksi langsung dengan warga. Melalui pendekatan humanis ini, kami ingin memastikan bahwa negara hadir untuk memberikan jaminan keamanan, baik bagi para wisatawan mancanegara dan domestik maupun bagi warga Kota Bandung itu sendiri,” ujar Kombes Pol Dedi Supriadi di sela-sela memimpin jalannya patroli, Sabtu malam (30/5).

    Lebih lanjut, Dedi memaparkan bahwa korps Bhayangkara telah memetakan sekaligus menempatkan personel di sejumlah titik strategis yang memiliki indeks kerawanan tinggi terhadap kemacetan dan kepadatan massa. Kawasan cagar budaya Braga dan koridor historic Asia Afrika menjadi fokus atensi utama mengingat kedua lokasi tersebut selalu menjadi magnet utama kunjungan wisata setiap kali musim liburan tiba.

    Selain menyiagakan personel stasioner di pos pengamanan, Polrestabes Bandung juga menggerakkan tim patroli bergerak (mobile patrol) untuk terus menyisir wilayah hingga larut malam.

    Di samping pengawasan keamanan dari tindakan kriminalitas jalanan, pihak kepolisian juga menaruh perhatian serius pada tata kelola perparkiran di kawasan tersebut. Dedi menegaskan, pihaknya telah memberikan instruksi dan imbauan keras kepada para juru parkir di titik-titik kepadatan agar tetap menjaga ketertiban, menata kendaraan sesuai kantong parkir yang legal, serta mencegah adanya parkir liar yang dapat menghambat arus lalu lintas hingga memicu kemacetan parah.

    Untuk mengantisipasi potensi kemacetan total di gerbang-gerbang masuk menuju Kota Bandung, Polrestabes Bandung secara khusus menyiagakan sedikitnya 130 personel penegak hukum. Ratusan personel yang mayoritas berasal dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) tersebut dikerahkan secara tersebar untuk melakukan rekayasa arus kendaraan dan penguraian kepadatan, mulai dari koridor jalan arteri utama, area sekitar pintu keluar tol, hingga titik-titik simpul keramaian di dalam kota. Lewat kesiapan penataan ini, kepolisian berharap perputaran roda pariwisata daerah selama libur panjang dapat berjalan selaras dengan ketertiban umum.

  • Guru Besar UIN Jakarta Sebut Penangkapan Pasir Timah Ilegal Oleh TNI AL Sangat Strategis

    Guru Besar UIN Jakarta Sebut Penangkapan Pasir Timah Ilegal Oleh TNI AL Sangat Strategis

    PIJOKBANDUNG.com,- Di tengah maraknya praktik penambangan pasir timah ilegal, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) sepanjang tahun 2026 tercatat berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan pasir dan bijih timah ilegal di sejumlah wilayah strategis Indonesia.

    Puluhan ton pasir timah ilegal berhasil diamankan dari berbagai jalur distribusi, mulai dari perairan Bangka Belitung, jalur sungai, pelabuhan penyeberangan, hingga gudang distribusi di Jakarta.

    Pengungkapan tersebut dinilai menjadi bukti komitmen kuat TNI AL dalam memberantas kejahatan penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

    Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Ekonomi Pertanian UIN Jakarta, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, mengapresiasi langkah cepat TNI Angkatan Laut dibawah kepemimpinan KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam menggagalkan penyelundupan lebih dari 16 ton pasir timah ilegal di Jakarta.

    Ia , keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional dari praktik-praktik ilegal terutama Armada RI dibawah kendali Pangkoarmada RI Laksdya Denih Hendrata.

    “kami perwakilan akademisi yang konsen pada kerusakan lingkungan terutama yang memiliki nilai pangan mengapresiasi TNI AL yang berhasil menggagalkan penyelundupan kurang lebih 16 ton pasir timah di Jakarta. Ini merupakan kinerja yang sangat luar biasa dan patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

    Sebagai Guru Besar Prodi Agribisnis UIN beliau menegaskan, aktivitas penambangan dan perdagangan timah ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius dan berkepanjangan.

    “Kerusakan yang ditimbulkan akibat penambangan ilegal ini bisa jauh lebih besar dari yang kita bayangkan. Dampaknya terhadap lingkungan, ekosistem, dan kehidupan masyarakat akan dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

    Menurut Prof. Achmad, aktivitas tambang ilegal juga berpotensi menyebabkan kerusakan alam secara masif, mulai dari kerusakan kawasan hutan, pencemaran air, abrasi, hingga terganggunya ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada sumber daya alam.

    Karena itu, ia mendorong aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi yang lebih tegas kepada para pelaku guna menimbulkan efek jera serta mencegah praktik penambangan dan penyelundupan ilegal terus berulang.

    “Kami dari kalangan akademisi pemerhati lingkungan dan pertanian, yakni KASAI (Keluarga Alumni Sarjana Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia) dan PISPI (Perhimpunan Ikatan Sarjana Pertanian Indonesia), berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas dengan pemberian hukuman yang lebih berat agar memberikan efek jera serta menjadi peringatan bagi pihak lain yang mencoba melakukan kejahatan serupa,” tambahnya.

    Sebelumnya, telah digelar konferensi pers pada 12 Mei 2026 di Mako Koarmada RI terkait pengungkapan kasus penangkapan dua unit truk yang diduga membawa pasir timah ilegal melalui jalur penyeberangan Kapal Roro Bakauheni–Merak dengan tujuan Pulau Jawa.

    Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn.) Djamhari Chaniago, Pangkoarmada RI, Wadankodaeral III, Waasops Kasal, Satgas BAIS, Deputi Pencegahan Intelijen ESDM, serta Dirtipidter Polri.

  • Pekerja Mandiri Bisa Optimalkan Program Diskon Iuran Jaminan Sosial

    Pekerja Mandiri Bisa Optimalkan Program Diskon Iuran Jaminan Sosial

    POJOKBANDUNG.COM— BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal melalui program potongan iuran 50 persen untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang berlaku hingga akhir tahun 2026.
    Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, Kunto Wibowo mengatakan bahwa program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja mandiri terhadap pentingnya perlindungan kerja di tengah berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja.
    Menurut Kunto, pekerja informal memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Namun di sisi lain, masih banyak pekerja yang belum memiliki perlindungan dasar ketika mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.
    “Melalui kebijakan keringanan iuran ini, kami ingin semakin banyak pekerja informal yang bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan biaya yang ringan namun manfaatnya sangat besar,” ungkapnya.
    Ia menjelaskan, selama periode program berlangsung, peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU) hanya perlu membayar iuran sebesar Rp8.400 per bulan untuk memperoleh perlindungan JKK dan JKM. Program tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh peserta baru maupun peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
    Kunto menegaskan bahwa potongan iuran tidak mengurangi manfaat yang diterima peserta. Salah satu manfaat utama yang diberikan ialah Jaminan Kematian (JKM), yakni manfaat berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Manfaat JKM yang diterima ahli waris terdiri dari santunan kematian, santunan berkala yang dibayarkan sekaligus, serta biaya pemakaman.
    Selain itu, peserta juga tetap mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) berupa perawatan medis tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis, santunan cacat, hingga manfaat beasiswa pendidikan bagi anak peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
    Kunto juga mengingatkan masyarakat terkait ketentuan terbaru dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 mengenai manfaat JKM bagi peserta BPU.
    Ia menjelaskan bahwa manfaat santunan JKM bagi Peserta Bukan Penerima Upah dapat diberikan secara penuh sebesar Rp42 juta apabila peserta telah memenuhi masa kepesertaan minimal telah membayar iuran selama 3 bulan berturut-turut, hak yang didapatkan ahli waris dengan rincian sebagai berikut :
    1. Santunan kematian sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah);
    2. Santunan berkala yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah);
    3. Biaya pemakaman sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)
    Sedangkan Jika iuran dibayar kurang dari 3 bulan berturut-turut, manfaat yang diberikan hanya berupa biaya pemakaman saja sebesar Rp. 10 juta. Selain itu, dalam ketentuan yang berlaku, peserta BPU yang menunggak iuran lebih dari tiga bulan berturut-turut tidak dapat memperoleh manfaat JKK dan JKM apabila mengalami risiko kerja. Namun demikian, peserta tetap dapat melakukan pendaftaran kembali untuk mengaktifkan kepesertaannya tanpa adanya tunggakan iuran sebelumnya. Kepesertaan akan mulai berlaku sejak peserta melakukan pendaftaran dan membayar iuran kembali.
    “Ketentuan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif dan berkelanjutan. Karena kita tidak pernah tahu kapan risiko terjadi, maka pembayaran iuran secara tertib menjadi hal yang sangat penting agar manfaat perlindungan dapat diterima secara optimal oleh peserta maupun ahli waris,” ujar Kunto.
    “Kami mengajak seluruh pekerja untuk memastikan kepesertaan tetap aktif agar dapat bekerja lebih aman dan tenang. Dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, kerja keras menjadi lebih bebas cemas karena ada perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarga,” tambahnya.
    Terpisah, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi, Boby Foriawan, mengajak para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini agar pekerja dapat terlindungi dari risiko pekerjaan.
    “Karena dengan memiliki perlindungan, pekerja dapat bekerja dengan fokus, keluarga di rumah pun bisa tenang, tanpa harus cemas, demi mewujudkan masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera.  Ayo kita manfaatkan diskon iuran ini agar tidak ada satupun pekerja yang tertinggal dan bekerja tanpa perlindungan” ucap Boby.
    Untuk memudahkan layanan, proses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan kini dapat dilakukan melalui aplikasi JMO, website resmi BPJS Ketenagakerjaan, Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dan Kantor Cabang terdekat. Dan untuk pembayaran iuran lanjutan dapat dilakukan di berbagai kanal pembayaran digital, perbankkan, e-commerce dan ritel modern yang telah bekerja sama.
    Lebih lanjut, Kunto menghimbau dan berharap program ini mampu meningkatkan jumlah pekerja informal yang terlindungi, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem kerja yang lebih aman, produktif, dan sejahtera di Jawa Barat.”tutup Kunto. (rls)
  • Peringati Hari Buruh, Disnakertrans Jabar Fokus Pemenuhan Hak Pekerja Terdampak PHK

    Peringati Hari Buruh, Disnakertrans Jabar Fokus Pemenuhan Hak Pekerja Terdampak PHK

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan hak-hak pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Barat terpenuhi. Dengan begitu, pekerja dapat secepatnya kembali masuk ke dunia kerja atau berwirausaha.

    Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka menanggapi data jumlah tenaga kerja yang terkena PHK pada kuartal I 2026. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah pekerja yang terkena PHK di Jawa Barat pada periode tersebut sebanyak 1.721 orang.

    Kim Agung mengatakan, hak-hak pekerja yang dipastikan terpenuhi setelah PHK di antaranya pesangon/kompensasi, klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Hari Tua.

    Disnakertrans Jabar juga melakukan langkah-langkah mitigasi agar PHK tidak meluas.

    “Kami memastikan adanya program-program stimulus dari pemerintah yang bisa meringankan dunia industri,” kata Kim Agung, Jumat (1/5/2026) bertepatan dengan Hari Buruh.

    Menurut Kim Agung, PHK yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal di antaranya terjadinya krisis global yang dipicu perang Iran Vs Israel-Amerika.

    Perang tersebut memicu banyak gejolak seperti naiknya harga bahan bakar minyak, plastik dan beberapa komoditas lain. Perang juga mempengaruhi beberapa produk ekspor sehingga berdampak pada industri di Indonesia, khususnya Jabar.

    Perlindungan terhadap ancaman PHK menjadi salah satu tuntutan buruh pada Hari Buruh 1 Mei 2026.

    PHK yang dipicu oleh situasi domestik maupun global dinilai memperburuk ketidakpastian bagi pekerja di berbagai sektor.

  • Sinergi Podomoro Park Bandung dan BRI, Mudahkan Akses Hunian Lewat ‘Consumer Expo 2026’

    Sinergi Podomoro Park Bandung dan BRI, Mudahkan Akses Hunian Lewat ‘Consumer Expo 2026’

    POJOKBANDUNG.COM – Podomoro Park Bandung, kawasan hunian terintegrasi besutan Agung Podomoro Land, memperkuat kolaborasinya dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui ajang “BRI Consumer Expo 2026: Sehari di Giri Prianka”. Acara yang berlangsung pada 25–26 April 2026 ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan solusi pembiayaan hunian bagi masyarakat.

    Gelaran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menandai tonggak baru pengembangan kawasan dengan diresmikannya Clubhouse Giri Prianka dan peluncuran produk hunian terbaru, Kyabin.

    Regional Marketing Director Agung Podomoro Land, Tedi Guswana, menegaskan bahwa pengembangan Podomoro Park kini telah bertransformasi menjadi ekosistem kehidupan yang lengkap.

    “Hari ini masyarakat dapat melihat langsung bagaimana fasilitas telah hadir, lingkungan terbentuk, dan komunitas terus berkembang. Peresmian Clubhouse Giri Prianka adalah wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas hidup penghuni,” ujar Tedi dalam keterangannya, Minggu (26/4).

    Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah peluncuran Kyabin, hunian hasil kolaborasi strategis dengan raksasa konstruksi Jepang, Shimizu Corporation. Produk ini dirancang sebagai “rumah tumbuh” yang fleksibel dan terjangkau bagi keluarga muda.

    Tedi menjelaskan, Kyabin memiliki potensi investasi yang besar. “Hunian ini dapat dikembangkan menjadi kos-kosan dengan potensi passive income. Kami didukung oleh captive market yang kuat dari mahasiswa Telkom University, Satu University (Binus), hingga Poltekpar NHI,” tambahnya.

    Optimisme senada disampaikan Hiroyuki Tominaga, Director of Shimizu Investment Indonesia. Menurutnya, Kyabin hadir dengan konsep inovatif dan dukungan insentif PPN 100% dari pemerintah, menjadikannya pilihan menarik bagi investor maupun pengguna akhir (end-user).

    Mendukung kemudahan kepemilikan properti, Bank BRI hadir dengan kampanye “Satu Bank Untuk Semua”. Regional CEO BRI Region 9 Bandung, Dewi Hestiningrum, meyakini bahwa berinvestasi di Podomoro Park adalah langkah tepat di tengah dinamika pasar saat ini.

    “Kami menghadirkan beragam promo pembiayaan yang kompetitif. Untuk KPR, pengunjung bisa menikmati bunga mulai 1,75% fixed satu tahun. Tersedia juga opsi take over dengan bunga berjenjang mulai 3,95% hingga 10 tahun,” jelas Dewi.

    Selain properti, BRI juga menawarkan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga ringan mulai 2,85% untuk tenor tiga tahun.

    Acara yang dihadiri oleh jajaran manajemen, mitra strategis, hingga calon penghuni dari berbagai klaster ini berlangsung meriah. Selain sesi bisnis, pengunjung disuguhi berbagai kegiatan menarik seperti Zumba Lakeside Rhythm hingga penampilan spesial dari penyanyi Salma Salsabil.

    Respon positif juga datang dari para penghuni yang hadir. Mereka mengapresiasi kecepatan pengembang dalam menghadirkan fasilitas kelas dunia yang sesuai dengan janji awal pembangunan.

    Melalui kolaborasi ini, Podomoro Park Bandung dan Bank BRI menegaskan posisinya sebagai pionir dalam menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga nilai investasi jangka panjang yang progresif.

  • RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

    RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

    POJOKBANDUNG.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa, 28 April 2026. Rapat berlangsung secara hybrid, dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung serta partisipasi daring melaluiplatform eASY.KSEI.

    Sebagai institusi keuangan yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb mengundang seluruh pemegang saham untuk turut serta dalam forum strategis ini. RUPST menjadi wadah penting dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan.

    Tujuh agenda utama telah disusun untuk dibahas dan diputuskan dalam RUPST kali ini. Agenda-agenda tersebut disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam menjaga keberlanjutan usaha.

    Agenda pertama mencakup persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025. Dengan persetujuan ini, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Komisaris atas kinerja yang dijalankan selama tahun 2025.

    Agenda kedua adalah penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025 termasuk pembagian dividen untuk Tahun Buku 2025, yakni sebesar 900 miliar rupiah atau setara Rp85,54 per lembar saham. Kebijakan dividen tersebut menjadi bukti komitmen bank bjb memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

    Agenda ketiga mengenai persetujuan atas penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2025. Dewan Komisaris akan diberi kewenangan menunjuk auditor independen yang memenuhi kualifikasi, memiliki izin resmi, dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Agenda keempat menyangkut pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) bank bjb. Rencana ini merupakan bagian dari sistem mitigasi risiko untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi makro dan menjaga kesinambungan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

    Selanjutnya, agenda kelima berisi perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan telah ditunjuknya bank bjb sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan atau PIKK.

    Agenda keenam yaitu perubahan struktur direksi Perseroan, yang dilakukan sehubungan dengan meningkatnya peran strategis teknologi informasi dalam mendukung transformasi, termasuk penguatan aspek digital, penguatan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta peningkatan kualitas layanan guna mendukung keberlanjutan usaha.

    Agenda terakhir menyangkut pengangkatan pengurus Perseroan. Perubahan ini mencakup pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Beberapa jabatan baru akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK atas hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test), maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

     

    Dewan Komisaris

    Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti*

    Komisaris Independen: Novian Herodwijanto

    Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan*

    Komisaris: Rudie Kusmayadi

    Komisaris: Herman Suryatman

    Komisaris: Tomsi Tohir

    Direksi

    Direktur Utama: Ayi Subarna

    Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah

    Direktur Keuangan: Hana Dartiwan

    Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana

    Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini

    Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman

    Direktur Operasional: Herfinia

    *Berlaku efektif sejak persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    Gubernur Jawa Barat KDM, sapaan Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali mengatakan, dirinya telah merekomendasikan orang-orang berintegritas untuk masuk jajaran direksi dan komisaris, termasuk nama Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. “Saya merekomendasikan orang-orang dalam bank bjb yang menurut saya memiliki integritas,” ucapnya.

    Menurut KDM, Susi Pudjiastuti memiliki kapasitas dalam memberikan nasihat kepada Gubernur dalam pengambilan keputusan.

    bank bjb juga mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025. Total aset meningkat menjadi Rp 221,3 triliun, menjadikan bank bjb sebagai BPD dengan aset terbesar di Indonesia. Capaian ini tidak terlepas dari penguasaan pasar yang kuat, dukungan teknologi yang terus ditingkatkan, serta kolaborasi erat dengan pemegang saham utama.

    RUPST ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bank bjb dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Barat dan Banten. bank bjb, yang selama ini dikenal sebagai salah satu bank pembangunan daerah terkemuka, terus berupaya memperluas jangkauan layanannya dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Dengan semangat transformasi dan profesionalisme tinggi, bank bjb memantapkan langkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. RUPST Tahun Buku 2025 menjadi refleksi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

  • Sinergi Pemkot Bandung-BPJS Ketenagakerjaan: Santunan Rp8,2 Miliar Disalurkan di Sela Job Fair 2026

    Sinergi Pemkot Bandung-BPJS Ketenagakerjaan: Santunan Rp8,2 Miliar Disalurkan di Sela Job Fair 2026

    POJOKBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bandung memperkuat jaring pengaman sosial bagi tenaga kerja melalui kolaborasi strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan. Di sela pembukaan Job Fair Future Connect 2026, Sabtu (25/4), Pemkot Bandung menyalurkan santunan dengan total nilai fantastis mencapai Rp8,29 miliar.

    Dana tersebut dialokasikan untuk pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta beasiswa bagi non-ASN, pengurus RT/RW, hingga pekerja rentan di lingkungan Pemkot Bandung tahun anggaran 2025. Penyerahan simbolis dilakukan oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci kepada Wali Kota Bandung, M. Farhan, di Teras Sunda Cibiru.

     Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Mohd. Faisal, memberikan apresiasi atas langkah proaktif Pemkot Bandung. Menurutnya, pemenuhan hak jaminan sosial merupakan elemen krusial dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat.

    “Program penempatan kerja harus didukung dengan kepatuhan perlindungan tenaga kerja. Ketidaktersediaan jaminan sosial dapat memicu kemiskinan baru dan mengancam keberlangsungan pendidikan anak jika terjadi risiko pada tulang punggung keluarga,” tegas Faisal.

    Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota M. Farhan juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada pekerja rentan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memitigasi risiko sosial ekonomi di lapangan.

    Terkait gelaran Job Fair, Wali Kota M. Farhan menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Teras Sunda Cibiru didasarkan pada data kewilayahan. Tingkat pengangguran di wilayah Bandung Timur tercatat mencapai 8–9 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata kota yang berada di kisaran 7,2–7,4 persen.

    “Pemerintah hadir sebagai regulator sekaligus perantara (intermediary) untuk mewujudkan link and match antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Kami membuka akses informasi seluas-luasnya melalui agenda rutin seperti ini,” ujar Farhan.

    Pemkot Bandung berkomitmen menekan angka pengangguran hingga di bawah 7,2 persen melalui berbagai strategi, mulai dari bursa kerja virtual bulanan hingga optimalisasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi.

    Untuk memastikan efektivitas penyerapan tenaga kerja, Pemkot Bandung menerapkan sistem evaluasi ketat yang terverifikasi oleh BPS melalui program “Laci RW”. Farhan menegaskan bahwa setiap kegiatan job fair akan dipantau hasilnya secara berkala.

    “Ini adalah upaya konsisten yang hasilnya akan kita evaluasi dalam rentang enam bulan hingga satu tahun ke depan. Kami ingin memastikan setiap peluang kerja yang tercipta benar-benar berdampak pada penurunan angka ketimpangan di seluruh wilayah Bandung,” pungkasnya.

  • Peluang Beasiswa 2026 Makin Terbuka, Ini yang Harus Kamu Siapkan dari Sekarang

    Peluang Beasiswa 2026 Makin Terbuka, Ini yang Harus Kamu Siapkan dari Sekarang

    POJOKBANDUNG.com – Peluang beasiswa 2026 sebenarnya makin terbuka lebar. Bukan cuma dari pemerintah, tapi juga dari berbagai lembaga internasional yang sekarang lebih aktif mencari kandidat dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

    Masalahnya, semakin banyak peluang, semakin ketat juga persaingannya.

    Banyak yang gagal bukan karena tidak pintar atau tidak layak, tapi karena persiapannya terlalu mepet. Baru mulai saat deadline sudah dekat, akhirnya semua dikerjakan terburu-buru.

    Padahal, kunci utama lolos beasiswa justru ada di persiapan yang matang sejak jauh hari.

    Tren Beasiswa Semakin Kompetitif

    Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pendaftar beasiswa terus meningkat. Ini sebenarnya kabar baik artinya kesadaran akan pendidikan makin tinggi.

    Tapi di sisi lain, ada konsekuensi yang harus dihadapi:

    • Proses seleksi jadi lebih ketat
    • Standar penilaian makin tinggi
    • Persaingan tidak hanya lokal, tapi juga global

    Sekarang, kamu tidak hanya bersaing dengan pelamar dari kota lain, tapi juga dari berbagai negara.

    Karena itu, penting untuk selalu update informasi. Mulai dari jadwal, syarat, sampai jenis program yang tersedia.

    Kalau tidak ingin ketinggalan, kamu bisa mulai dengan cek daftar beasiswa terbaru di kitaswara.com yang biasanya sudah dirangkum lebih praktis.

    Jangan Tunggu Deadline, Mulai dari Sekarang

    Salah satu kesalahan paling umum adalah menunda.
    Banyak yang baru serius cari beasiswa saat waktu pendaftaran sudah dekat. Padahal, idealnya persiapan dilakukan minimal beberapa bulan sebelumnya bahkan bisa sampai satu tahun.

    Kenapa? Karena ada banyak hal yang tidak bisa disiapkan secara instan.

    Hal-Hal Penting yang Perlu Disiapkan

    1. Nilai Akademik Tetap Jadi Dasar

    IPK atau nilai akademik masih jadi syarat utama di banyak program beasiswa.

    Bukan berarti harus sempurna, tapi setidaknya memenuhi standar minimum. Semakin tinggi, tentu semakin kompetitif.

    2. Pengalaman Organisasi dan Aktivitas

    Beasiswa tidak hanya melihat nilai.

    Keterlibatan di organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan sosial bisa jadi nilai tambah besar. Ini menunjukkan kamu punya soft skill seperti leadership dan teamwork.

    3. Kemampuan Bahasa Asing

    Untuk beasiswa luar negeri, kemampuan bahasa hampir selalu jadi syarat wajib.

    TOEFL atau IELTS bukan sekadar formalitas. Skor yang baik bisa jadi pembeda saat seleksi.

    Dan ini tidak bisa dikejar dalam waktu singkat perlu latihan dan persiapan.

    4. Dokumen Pendukung

    Ini sering dianggap sepele, padahal krusial.

    Beberapa dokumen yang biasanya dibutuhkan:

    • CV (Curriculum Vitae)
    • Motivation letter
    • Recommendation letter
  • bank bjb Dukung Semarang Mountain Race 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Ungaran

    bank bjb Dukung Semarang Mountain Race 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Ungaran

    POJOKBANDUNG.COM  – Ajang Semarang Mountain Race 2026 berlangsung dengan lancar, menghadirkan pengalaman berkesan bagi hampir dua ribuan pelari trail dari berbagai daerah. Event ini menjadi salah satu magnet sport tourism yang semakin diminati masyarakat.

    Diselenggarakan di kawasan Gunung Ungaran, Semarang, kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026. Seluruh rangkaian acara terpusat di The Wujil Resort & Conventions sebagai titik pengambilan race pack collection (RPC), start dan finish seluruh kategori lomba.

    Sejak hari pertama, atmosfer kompetisi sudah terasa dengan kehadiran para pelari yang datang dari berbagai kota. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi untuk menaklukkan lintasan alam yang menantang sekaligus menikmati keindahan lanskap pegunungan.

    Sepanjang jalur lomba, peserta disuguhkan rute yang memadukan tanjakan, turunan teknis, serta panorama alam yang memanjakan mata. Hal ini menjadikan Semarang Mountain Race tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman eksplorasi alam.

    Kelancaran penyelenggaraan acara tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk bank bjb yang turut berperan aktif dalam menyukseskan event ini. Sebagai mitra strategis, bank bjb menghadirkan kemudahan akses bagi peserta, khususnya dalam proses mendapatkan tiket pendaftaran. Program yang dihadirkan sebelumnya terbukti memberikan nilai tambah bagi para pelari.

    Program ini mendapatkan respons positif dari masyarakat, terbukti dari tingginya minat terhadap kuota tiket yang disediakan. Skema yang ditawarkan memungkinkan peserta memilih produk simpanan sesuai kebutuhan sekaligus mendapatkan akses ke ajang trail run bergengsi ini.

    Dukungan bank bjb tidak hanya berhenti pada tahap registrasi, tetapi juga memberikan kontribusi dalam membangun pengalaman peserta yang lebih nyaman. Selama acara berlangsung, suasana penuh semangat dan sportivitas terasa di setiap titik. Para pelari saling mendukung satu sama lain, menciptakan energi positif yang memperkuat semangat kompetisi.

    Kehadiran komunitas lari dari berbagai daerah turut menambah semarak acara. Interaksi antar peserta menjadi bagian penting dalam memperkuat jejaring komunitas trail run di Indonesia. Selain itu, event ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata lokal. Kehadiran peserta dan pendukungnya turut menggerakkan ekonomi di sekitar lokasi acara.

    Salah satu peserta, Fahmi dari Bandung, mengungkapkan apresiasinya terhadap program yang dihadirkan bank bjb. “Saya sangat terbantu dengan program dari bank bjb. Proses mendapatkan tiket jadi lebih mudah dan praktis, apalagi sambil tetap bisa mengelola keuangan,” ujarnya.

    Peserta lainnya, Rina Maharani dari Bandung, juga menyampaikan hal serupa. “Program ini menarik karena memberikan pengalaman lebih dari sekadar ikut lomba. bank bjb benar-benar mendukung gaya hidup sehat,” katanya.

    Testimoni positif tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang dihadirkan bank bjb mampu menjawab kebutuhan komunitas olahraga, khususnya para pelari trail. Kehadiran program berbasis sport ini menjadi salah satu strategi bank bjb dalam memperluas engagement dengan masyarakat melalui pendekatan gaya hidup sehat.

    Langkah ini juga mencerminkan komitmen bank bjb dalam mendukung pengembangan sport tourism di Indonesia, yang kini semakin berkembang. Dengan keberhasilan penyelenggaraan Semarang Mountain Race 2026, bank bjb menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan olahraga dan sport tourism sebagai bagian dari kontribusi nyata kepada masyarakat dan komunitas.

    Dukungan berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga nasional sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan aktif di berbagai lapisan masyarakat.

  • Jajaki Usia ke-78, Pembangunan Subang Kian Melesat

    Jajaki Usia ke-78, Pembangunan Subang Kian Melesat

    POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang, Senin (6/4/2026).

    Rapat paripurna berlangsung khidmat dengan nuansa berbeda, diawali penampilan tarian, pembacaan sejarah Subang, serta paduan suara KORPRI yang membawakan lagu Indonesia Raya secara langsung, dilanjutkan dengan Hymne Subang.

    Membuka sidang, Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana Abdurachman, S.H., menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-78 menjadi refleksi satu tahun kepemimpinan yang difokuskan pada percepatan pembangunan.

    Kemudian, dalam sambutannya, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey menjelaskan, Milangkala Ka-78 Kabupaten Subang mengusung tema “Karya Nyata Subang Ngabret: Mewujudkan Subang Unggul, Maju, Kompetitif, Sejahtera, dan Religius”. Tema tersebut menegaskan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil terukur.

    Salah satu capaian utama yang disampaikan adalah pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 92 kilometer selama 2025. Ia memastikan pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga 2027.

    “Target kami jelas, pada 2027 tidak boleh ada lagi jalan rusak atau berlubang di Kabupaten Subang,” tegasnya.

    Kang Rey juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang yang turut mempercepat perbaikan jalan di berbagai wilayah.

    Selain infrastruktur, Pemkab Subang juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui penyelenggaraan Subang Fest yang ke depan akan digelar secara terdesentralisasi di berbagai wilayah.

    Di bidang pelayanan publik, inovasi terus dilakukan melalui kanal pengaduan masyarakat #LaporKangRey yang telah menampung ribuan laporan dan ditindaklanjuti secara responsif. Pemerintah juga menghadirkan kemudahan layanan administrasi kependudukan hingga ke tingkat kecamatan serta program bantuan pendidikan bagi masyarakat.

    Selain itu, Kang Rey turut menyampaikan rencana pembangunan rumah sakit di wilayah Pantura sebagai bagian dari upaya peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat.

    Sebagai tamu kehormatan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup berjalan secara administratif, melainkan membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan serta perubahan pola pikir aparatur.

    Ia juga menekankan pentingnya ketegasan dalam menjaga ketertiban dan keberlanjutan pembangunan di daerah, serta mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing.

    Peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, para mantan Bupati dan Penjabat Bupati Subang terdahulu, Ketua Organisasi Wanita, serta unsur Forkopimda.

  • Sekda Jabar Herman Dampingi Menteri PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Hunian Vertikal TOD

    Sekda Jabar Herman Dampingi Menteri PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Hunian Vertikal TOD

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, meninjau lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di dekat Balai Yasa Jembatan Kiaracondong, Bandung, yang akan menjadi Hunian Vertikal (Transit Oriented Development/TOD) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

    Dalam peninjauan yang juga dihadiri Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, merupakan langkah awal untuk memetakan sejumlah aset KAI di Bandung yang direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi (TOD) khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

    Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun perencanaan melalui tim gabungan yang melibatkan Kementerian PKP, KAI, Danantara, dan Pemerintah Kota Bandung. Tim ini bertugas mengkaji aspek teknis dan tata ruang sebelum langkah pembangunan dimulai.

    “Kami bekerja untuk kepentingan rakyat. Melalui perencanaan yang matang, lahan-lahan ini nantinya akan disiapkan untuk hunian MBR agar mereka memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau. Pada 25 April nanti, tim akan memaparkan konsep dasarnya, termasuk bagaimana fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah akan diintegrasikan dalam kawasan tersebut,” ucap Maruarar.

    Ia juga menyebutkan adanya dukungan awal dari sektor swasta. “Sudah ada komitmen awal untuk pembangunan seribu unit rumah melalui skema tanggung jawab sosial. Lokasi penempatannya akan dikaji bersama KAI agar selaras dengan pengembangan aset mereka,” ujarnya.

    Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan di sekitar stasiun diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Dengan konsep TOD, penghuni nantinya akan memiliki akses langsung ke moda transportasi kereta api yang murah dan cepat.

    “Sejumlah lahan KAI di Bandung ini memang diproyeksikan akan dikembangkan menjadi hunian vertikal. Fokus utama kami adalah memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Bobby

    “Jika warga tinggal di area TOD seperti Kiaracondong, mereka akan jauh lebih efisien dalam pengeluaran transportasi karena akses kereta api berada tepat di lingkungan tempat tinggal,” imbuhnya.

    Bobby menambahkan, dalam rencana pengembangannya, kawasan ini juga akan mengakomodasi ruang publik dan area bisnis mikro untuk mendukung ekonomi warga. Langkah inventarisasi ini merupakan bagian dari optimalisasi aset negara yang tetap mengedepankan keselamatan operasional kereta api sekaligus upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

    Peninjauan di sekitar Balai Yasa Jembatan Kiaracondong ini menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan kawasan yang lebih terarah, tertib, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • KDM Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Autentik di Hadapan Pasis Sesko TNI

    KDM Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Autentik di Hadapan Pasis Sesko TNI

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan kuliah umum bertema kepemimpinan dan komunikasi publik kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXVII Sesko TNI Tahun Ajaran 2026 di Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Kota Bandung, Senin (6/4/2026).

    Dalam kuliahnya, Gubernur Jabar menegaskan pentingnya kepemimpinan yang autentik dan tidak dibangun atas pencitraan semata.

    Sosok yang akrab disapa KDM itu menyebut bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang lahir dari kejujuran rasa dan kedalaman hati, bukan sekadar hasil framing atau rekayasa komunikasi.

    “Yang kita butuhkan hari ini adalah kepemimpinan yang original. Bukan kepemimpinan settingan, bukan framing, tapi kepemimpinan yang lahir dari rasa dan cinta terhadap bangsa,” ujar KDM di hadapan para perwira siswa.

    Sosok yang akrab dijuluki “Bapak Aing” juga mengulas karakter unik TNI sebagai institusi yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga memiliki dimensi filosofis, ideologis, dan historis yang kuat. Menurutnya, TNI lahir dari nurani rakyat Indonesia yang menginginkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.

    Ia menggambarkan TNI sebagai “milieu kultural” atau lingkungan kebudayaan yang tidak terpisahkan dari unsur alam seperti tanah, air, udara, dan matahari. Keempat unsur tersebut, kata KDM, menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan pertahanan nasional.

    “Prajurit sejati adalah mereka yang tidak mengkhianati tanah, air, udara, dan mataharinya karena dari sanalah kekuatan pertahanan itu lahir,” tegasnya.

    Kekuatan Ideologi

    Lebih lanjut, KDM mengingatkan bahwa kekuatan pertahanan tidak semata-mata ditentukan oleh teknologi. Ia menilai ideologi dan kesadaran kolektif justru menjadi faktor utama dalam menentukan kemenangan suatu bangsa dalam konflik.

    “Teknologi itu penting, tapi ideologi adalah seni utama. Teknologi tanpa ideologi hanya akan menjadi barang pajangan,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. Ia menilai eksploitasi alam yang berlebihan justru melemahkan benteng pertahanan alami Indonesia.

    Selain itu, ia mengkritisi masih tingginya pragmatisme di kalangan elite, baik politik maupun birokrasi, yang dinilai dapat menggerus nilai nasionalisme. Dirinya menilai, kepemimpinan yang terlalu berorientasi pada kepentingan jangka pendek berpotensi melemahkan ketahanan bangsa.

    Menutup kuliahnya, orang nomor satu di Jabar itu menekankan perlunya membangun kepemimpinan yang berlandaskan empat pilar utama, yakni ideologis, historis, filosofis, dan teknokratis. Keempatnya harus berjalan seimbang agar mampu menjawab tantangan masa depan.

    “Kepemimpinan masa depan harus mampu memadukan ideologi, sejarah, filosofi, dan teknologi. Tanpa itu, kita hanya akan menjadi bangsa yang kuat di permukaan, tapi rapuh di dalam,” pungkasnya.

  • Karyawan Bonbin Bandung Apresiasi Langkah KDM Bayarkan Gaji Dua Bulan

    Karyawan Bonbin Bandung Apresiasi Langkah KDM Bayarkan Gaji Dua Bulan

    POJOKABANDUNG.com, BANDUNG –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyaksikan langsung pembayaran gaji karyawan Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

    Para karyawan Kebun Binatang Bandung belum menerima gaji sebanyak dua bulan upah dari Yayasan Margasatwa Tamansari.

    “Saya memohon maaf karena tidak menepati janji. Awalnya saya berjanji membayar upah satu bulan, tapi sekarang saya bayar dua bulan. Gimana senang tidak,” ucap KDM, dihadapan para karyawan Kebun Binatang Bandung, Jumat (3/4/2026).

    Sebelumnya pihak Yayasan Margasatwa Tamansari hanya membayar upah karyawannya hingga Januari 2026.

    Ketua Sementara Tim Penanganan Kebun Binatang Bandung Rohman Suryawan memberikan apresiasi langkah cepat KDM untuk mengatasi beberapa hal, diantaranya memberikan bantuan perbaikan kandang, pengadaan pakan satwa dan operasional.

    “KDM juga memberikan upah dua bulan kepada karyawan yang sudah tidak mendapatkan upah dari yayasan selama dua bulan,” ucap Rohman.

    Rohman berharap, langkah Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar ini bisa memperkuat langkah Pemkot Bandung untuk menyelesaikan permasalahan Kebun Binatang Bandung.

    “Mudah-mudah apa yang dilakukan KDM bisa memperkuat langkah Pemkot Bandung untuk menyelesaikan permasalahan Kebun Binatang Bandung,” ujarnya.

    Sementara itu sejumlah karyawan Kebun Binatang Bandung mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan KDM, salah satunya pemberian gaji karyawan selama dua bulan.

    Aep Saepudin (51), selaku perawat satwa orang utan dan primata kecil, mengaku senang dan memberikan apresiasi dengan langkah KDM ini.

    “Saya sangat apresiasi langkah KDM. Gerak cepat tidak omong-omong. Langsung dan tidak bertele-tele,” kata Aep.

    Hal yang sama juga dikemukakan Sapariah (54), karyawan Kebun Binatang Bandung bagian nutrisi.

    “Alhamdulillah sangat tak diduga memberikan kami karyawan gaji 2 bulan dengan tunai,” ujar Sapariah, yang sudah bekerja selama 32 tahun itu.

    Menurutnya, janji KDM untuk memberikan gaji bagi karyawan tidak hanya janji, tapi langsung ditepati.

    “Janji KDM menyakinkan bukan janji palsu. KDM hebat, bapak Aing, yang lagi sedih bisa gembira,” tegasnya.

    Sapariah mengaku bangga dan terharu, bisa bertemu langsung dengan Gubernur KDM yang biasanya hanya bisa melihat di kanal YouTube.

    “Tadinya hanya minta difoto, tapi tadi bisa bertatap muka langsung, bisa difoto, bercanda. Sangat bahagia. Semoga KDM sehat, sukses terus,” tuturnya.

    Semua karyawan berharap, Kebun Binatang Bandung bisa kembali lagi dibuka secara normal dan tidak ada kisruh serta aman. Siapapun pengelolanya, karyawan bisa diangkat kembali dan sejahtera.

  • Kadisdik Genjot Sosialisasi ‘Nyari Gawe’ Bekali kelas 12 Masuk Dunia Kerja

    Kadisdik Genjot Sosialisasi ‘Nyari Gawe’ Bekali kelas 12 Masuk Dunia Kerja

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mendorong percepatan sosialisasi aplikasi Nyari Gawe sebagai upaya memperluas akses informasi dan peluang kerja bagi lulusan sekolah, khususnya siswa kelas 12 SMK dan SMA.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto dalam Sosialisasi Aplikasi Nyari Gawe yang digelar secara daring bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar serta SMK negeri se-Jabar.

    Kadisdik Jabar Purwanto menyampaikan, aplikasi Nyari Gawe perlu dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa. “Saya minta sosialisasi ini dilakukan secara masif melalui struktur sekolah. Mulai dari kepala sekolah, wali kelas hingga Bursa Kerja Khusus (BKK),” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

    Selain itu, lanjutnya, monitoring juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan siswa benar-benar memahami penggunaan aplikasi tersebut.

    “Bahkan, ada potensi sidak dari Gubernur sehingga kesiapan siswa dalam mengoperasikan aplikasi menjadi penting,” tegasnya.

    Kadisdik kembali menegaskan, selain penguatan karakter dan kebersihan lingkungan sekolah, mempersiapkan lulusan agar siap bekerja juga menjadi prioritas utama.

    Ribuan Lowongan Kerja Siap Diakses Lewat Aplikasi Nyari Gawe

    Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri menjelaskan, aplikasi Nyari Gawe telah diluncurkan sejak Oktober 2025 dan mendapat respons positif dari masyarakat.

    “Hingga akhir Maret 2026, tercatat lebih dari 382 ribu pencari kerja telah terdaftar, dengan total lebih dari 14 ribu lowongan pekerjaan dari ratusan perusahaan yang tergabung,” jelasnya.

    Aplikasi ini, ungkapnya, menyediakan berbagai fitur. Seperti, pencarian lowongan kerja berbasis lokasi, pelacakan status lamaran, tes psikologi hingga analisis profil berbasis kecerdasan buatan (AI profile analysis) yang membantu pengguna mendapatkan rekomendasi pekerjaan sesuai kompetensi.

    Pemerintah juga, tambahnya, terus mendorong keterlibatan perusahaan untuk bergabung dan aktif membuka lowongan serta melaporkan proses rekrutmen melalui platform tersebut.

    “Ke depan, aplikasi Nyari Gawe akan dikembangkan menjadi platform multi-channel, termasuk berbasis website guna memudahkan perusahaan dalam mencari kandidat sesuai kebutuhan industri,” terangnya.

    Ia berharap, melalui optimalisasi aplikasi ini terjadi keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja industri dengan ketersediaan lulusan di Jawa Barat. “Sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja muda di tengah dinamika pasar kerja yang terus berkembang,” pungkasnya.

    Aplikasi Nyari Gawe dapat diakses melalui Android maupun iOS di s.id/appNyariGawe