Kategori: Top Soccer

  • Timnas Putri Indonesia Lawan Singapura, Jadi Tolak Ukur Perkembangan

    Timnas Putri Indonesia Lawan Singapura, Jadi Tolak Ukur Perkembangan

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Timnas Putri Indonesia akan menjalani ujian penting saat menghadapi Singapura dalam laga FIFA Women’s Matchday di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026) malam. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda Pertiwi untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus melanjutkan tren positif yang mulai terbentuk dalam beberapa bulan terakhir.

    Duel melawan Singapura merupakan pertandingan pertama dari dua agenda FIFA Matchday yang dijalani Indonesia pada Juni 2026. Setelah menghadapi Singapura, pasukan asuhan Satoru Mochizuki dijadwalkan bertemu Kamboja pada 9 Juni mendatang. Secara peringkat FIFA, Indonesia memang lebih diunggulkan. Garuda Pertiwi saat ini menempati peringkat ke-106 dunia, sedangkan Singapura berada di posisi ke-152.

    Meski demikian, perbedaan peringkat tidak membuat kubu Indonesia lengah. Mochizuki menilai pertandingan internasional selalu menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih ketika berhadapan dengan tim yang tengah membangun fondasi baru. Pelatih asal Jepang itu mengatakan persiapan tim sebenarnya telah berlangsung cukup panjang. Pemusatan latihan sudah digelar sejak awal Mei sehingga para pemain memiliki waktu memadai untuk memahami materi latihan dan meningkatkan kondisi fisik.

    Menurut Mochizuki, tujuan utama dari laga internasional bukan sekadar mengejar kemenangan. Yang lebih penting adalah memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain agar perkembangan mereka semakin cepat.

    “Persiapan sudah dilakukan sejak awal Mei dan seharusnya cukup. Harapannya pertandingan internasional seperti ini bisa memberikan pengalaman dan membantu perkembangan pemain,” ujar Mochizuki.

    Laga melawan Singapura juga memiliki arti penting karena menjadi salah satu tolok ukur perkembangan sepak bola putri Indonesia di bawah arahannya. Mochizuki mengakui masih belum memiliki gambaran utuh mengenai kekuatan terbaru Singapura. Pergantian pelatih membuat pendekatan permainan lawan berpotensi berubah dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Ia bahkan menyebut pelatih Singapura, Mihoko Ishida, sebagai sahabat dekat yang memiliki kualitas kepelatihan baik. Karena itu, Indonesia harus tetap berhati-hati meski berstatus unggulan.

    “Pelatih mereka teman baik saya dan juga pelatih yang bagus. Kami harus berhati-hati karena belum tahu secara pasti bagaimana mereka akan bermain sekarang,” kata Mochizuki.

    Bagi Indonesia, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan momentum positif setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kaledonia Baru pada ajang FIFA Women’s Series, April lalu. Kemenangan tersebut memberi suntikan kepercayaan diri bagi pemain-pemain muda Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus mendapat kesempatan tampil di level internasional.

    Nama-nama seperti Claudia Scheunemann diharapkan kembali menjadi motor permainan tim. Kehadiran pemain muda bertalenta itu menjadi salah satu simbol regenerasi yang sedang berjalan di tubuh Garuda Pertiwi. Di sisi lain, pertandingan kali ini akan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion. Situasi tersebut dinilai Mochizuki menghadirkan tantangan sekaligus keuntungan tersendiri bagi timnya.

    Menurut dia, atmosfer pertandingan memang akan terasa berbeda tanpa dukungan langsung dari tribun. Namun, kondisi tersebut dapat membantu pemain tampil lebih lepas karena tidak terbebani tekanan dari penonton.

    “Kalau ada penonton biasanya pemain lebih gugup. Karena kali ini tidak ada, mungkin pemain bisa bermain lebih lepas tanpa tekanan,” ujarnya.

    Sementara itu, Singapura datang ke Bandung dengan semangat membangun era baru bersama Mihoko Ishida. Pelatih asal Jepang tersebut mengaku antusias menjalani pertandingan pertamanya menghadapi Indonesia. Ishida mengatakan seluruh pemain menunjukkan komitmen tinggi selama masa persiapan. Fokus utama timnya saat ini bukan hanya hasil pertandingan, melainkan melihat sejauh mana perkembangan yang telah dicapai sejak memulai program baru.

    “Perjalanan kami baru saja dimulai. Kami ingin melihat seberapa baik kami bisa bermain melawan Indonesia dan Kamboja,” ujar Ishida.

    Meski memiliki keterbatasan informasi mengenai Indonesia, staf pelatih Singapura tetap melakukan analisis terhadap sejumlah pertandingan Garuda Pertiwi. Dari hasil pengamatannya, Ishida menilai salah satu kekuatan utama Indonesia terletak pada aspek fisik pemain yang cukup menonjol dibandingkan banyak tim di kawasan.

    Penilaian tersebut menjadi sinyal bahwa Singapura tidak datang ke Bandung hanya untuk bertahan. Mereka berupaya mencari cara meredam agresivitas Indonesia dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul. Pertandingan ini pada akhirnya bukan hanya soal hasil akhir. Bagi kedua tim, laga FIFA Matchday menjadi bagian penting dari proses pembangunan jangka panjang sepak bola putri masing-masing negara.

    Indonesia memang memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan. Namun, Singapura yang sedang bertransformasi berpotensi memberikan perlawanan sengit. Karena itu, Garuda Pertiwi dituntut tampil disiplin sejak menit awal. Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti saat mengalahkan Kaledonia Baru, Indonesia berpeluang membuka FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil positif di hadapan publik sepak bola nasional. (pra)

     

    Prediksi Susunan Pemain

    Indonesia (4-3-3)

    Iris De Rouw, Pauline van De Pol, Emily Nahon, Safira Ika, Vivi Oktavia, Helsya Maeisyaroh, Viny Silfianus, dan Felicia De Zeeuw, Isa Warps, Reva Oktaviani, Aulia Al Mabruroh.

    Pelatih: Satoru Mochizuki

     

    Singapura (4-4-2)

    Izairida Shakira, Rosnani Azman, Yasmine Zaharin, Syazwani Ruzi, Irsalina Irwan, Itianiwati Rosielin, Sarah Zu’risqha, Dhaniyah Qasimah, Chloe Koh, Danelle Tan, Raudhah.

    Pelatih: Mihoko Ishida

     

    5 Pertemuan Terakhir Indonesia Putri vs Singapura

    07/12/2025: Singapura W vs Indonesia W 1-3 (SEA Games)

    02/12/2024: Singapura W vs Indonesia W 0-3 (ASEAN Championship W)

    28/05/2024: Indonesia W vs Singapura W 5-1 (Friendly Match)

    10/10/2022: Singapura W vs Indonesia 1-2 (Friendly Match)

    12/07/2022: Indonesia W vs Singapura W 0-2 (ASEAN Championship W)

     

    5 Pertandingan Terakhir Indonesia Putri

    15/04/2026: Indonesia W vs New Caledonia W 4-2 (FIFA Women’s Series)

    12/04/2026: Indonesia W vs D.R. Congo W 1-7 (FIFA Women’s Series)

    17/12/2025: Indonesia W vs Thailand W 0-2 (SEA Games)

    14/12/2025: Vietnam W vs Indonesia W 5-0 (SEA Games)

    07/12/2025: Singapore W vs Indonesia W 1-3 (SEA Games)

     

    5 Pertandingan Terakhir Singapura Putri

    10/12/2025: Thailand W vs Singapore W 2-0 (SEA Games)

    07/12/2025: Singapore W vs Indonesia W 1-3 (SEA Games)

    28/11/2025: Singapore W vs Seychelles W 7-0 (Friendly Match)

    25/11/2025: Singapore W vs Seychelles W 9-0 (Friendly Match)

    29/10/2025: Singapore W vs Saudi Arabia W 0-5 (Friendly Match)

     

     

     

  • Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Singapura dan Kamboja dalam Garuda Championship Series

    Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Singapura dan Kamboja dalam Garuda Championship Series

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pelatih sepakbola Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki (kanan) bersama pesepakbola Timnas Putri Indonesia Remini Rumbewas (kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers jelang Garuda Championship Series di Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

    Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Singapura dan Kamboja dalam Garuda Championship Series
    Pelatih sepakbola Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki (kanan) bersama pesepakbola Timnas Putri Indonesia Remini Rumbewas (kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers jelang Garuda Championship Series di Kota Bandung, Selasa (2/6/2026). Foto-foto : Taofik Achmad Hidayat/ Pojok Bandung.

    Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Timnas Singapura dan Timnas Kamboja dalam Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik pada 3-9 Juni 2026 mendatang. (opk)

  • Mantap! PSG Juara Liga Champions Beruntun Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti yang Dramatis

    Mantap! PSG Juara Liga Champions Beruntun Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti yang Dramatis

    POJOKBANDUNG.COM, HUNGARIA -Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya mewujudkan mimpi besar mereka dengan menjuarai Liga Champions 2026.  PSG mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final Liga Champions 2026 di Puskas Arena, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

    Mantap! PSG Juara Liga Champions Beruntun Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti yang Dramatis
    Pemain PSG rayakan kemenangan usai Gabriel Magelhaes gagal cetak gol. Foto : Dailymail. Sementara foto atas, Kemenangan ini membuat PSG mencatat sejarah sebagai salah satu klub elite Eropa yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun. Foto : Istimewa
    Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Paris Saint-Germain yang selama bertahun-tahun berusaha menaklukkan kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.
    Arsenal Unggul Cepat Lewat Kai Havertz Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Arsenal langsung mengejutkan PSG dengan gol cepat yang dicetak Kai Havertz pada menit keenam. Berawal dari kemelut di lini pertahanan PSG, bola liar berhasil dimanfaatkan Havertz yang bergerak cepat menuju kotak penalti.
    Dari sudut sempit, pemain asal Jerman itu melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Matvei Safonov. Gol tersebut membuat Arsenal tampil lebih percaya diri dan mampu mengimbangi permainan PSG sepanjang babak pertama.
    Penalti Dembele Selamatkan PSG Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Usaha mereka membuahkan hasil ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti.
    Wasit Daniel Siebert tanpa ragu menunjuk titik putih. Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
    Dembele mengirim bola ke sisi kiri gawang, sementara David Raya bergerak ke arah yang berlawanan. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1. Setelah gol penyama itu, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
    Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
    Drama Extra Time dan Kontroversi Penalti
    Laga kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Arsenal mencoba menambah energi dengan memasukkan Martin Zubimendi dan Eberechi Eze, sedangkan PSG menurunkan Warren Zaire-Emery.
    Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-102 ketika Noni Madueke terjatuh di area penalti setelah berduel dengan Nuno Mendes.
    Para pemain Arsenal dan pelatih Mikel Arteta sempat melancarkan protes keras kepada wasit karena menganggap terjadi pelanggaran. Namun Daniel Siebert memutuskan untuk melanjutkan pertandingan dan tidak memberikan penalti.
    Meski Arsenal tampil lebih agresif pada babak kedua extra time, rapatnya pertahanan PSG membuat skor tetap bertahan 1-1 hingga peluit panjang berbunyi.
    PSG Menang 4-3 dalam Adu Penalti
    Babak adu penalti menjadi penentu juara Liga Champions 2026.
    Goncalo Ramos sukses membuka keunggulan PSG sebelum Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan untuk Arsenal.
    Desire Doue kemudian mencetak gol untuk PSG, sementara Eberechi Eze gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melebar dari sasaran. Arsenal sempat menyamakan skor melalui Declan Rice setelah David Raya menggagalkan eksekusi Nuno Mendes.
    Adu penalti berlangsung ketat hingga penendang kelima. Lucas Beraldo berhasil mencetak gol untuk PSG.
    Sebaliknya penendang terakhir Arsenal, Gabriel Magalhaes gagal menaklukkan Safonov setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang.
    Kegagalan Gabriel memastikan kemenangan PSG 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantarkan Les Parisiens meraih gelar Liga Champions 2026.
    PSG Ukir Sejarah di Eropa
    Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Paris Saint-Germain. PSG akhirnya mampu mengangkat trofi Si Kuping Besar untuk kedua kalinya berturut-turut. Di bawah arahan Luis Enrique, PSG menunjukkan mental juara sepanjang musim dan menutup perjalanan mereka dengan kemenangan dramatis atas Arsenal di partai puncak.
    Trofi Liga Champions 2026 sekaligus menegaskan status PSG sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
    Bagi pelatih Luis Enrique, dia mengikuti jejak Zinedina Zidane (Real Madrid) yang mmpu mempertahankan gelar trofi Liga Champions secara beruntun. (rak/radar surabaya)
  • Erick Thohir: PSSI Awards 2026 untuk Semua Pahlawan Sepak Bola Indonesia

    Erick Thohir: PSSI Awards 2026 untuk Semua Pahlawan Sepak Bola Indonesia

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan PSSI Awards 2026 bukan sekadar malam penghargaan.

    Tetapi juga bentuk terima kasih untuk semua orang yang sudah ikut membangun sepak bola Indonesia.

    Hal itu diungkapkan saat hadir di acara PSSI Awards yang berlangsung di Studio 6 Emtek, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

    Dalam acara yang pertama kali digelar setelah PSSI berdiri selama 95 tahun itu turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, CEO Emtek Group, Sutanto Hartono, para Exco PSSI, Sanjeevan Balasingam (FIFA Regional Director Asia- Oceania), pelatih John Herdman, Dirtek Alexander Zwiers, para pemain Timnas dan sponsor-sponsor utama PSSI. Sebanyak 17 kategori awards diberikan kepada penerima anugerah.

    “Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau, bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi,” ujarnya.seperti dikutip dari web resmi PSSI.

    Erick menyebut, sepak bola tidak pernah dibangun sendirian. Di balik performa pemain di lapangan, ada banyak sosok yang ikut berkontribusi. Ada wasit yang menjaga pertandingan tetap fair, ada PSSI provinsi yang bergerak di daerah, ada sponsor yang setia mendukung, dan tentu ada suporter yang tidak pernah berhenti percaya kepada Timnas serta kemajuan sepakbola nasional.

    “Karena itu, PSSI Awards hadir dengan semangat yang lebih hangat, lebih dekat, dan lebih membumi dengan memberi penghargaan kepada semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” tegasnya.

    Berikut Kategori dan Penerima PSSI Awards 2026:

    1- Assist of The Year : Yance Sayuri

    2- Men’s Young Player of The Year: Marselino Ferdinan

    3- Football Development Program of The Year : Gala Siswa Indonesia (GSI)
    (Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed)

    4- Men’s Goalkeeper of The Year : Marteen Paes

    5- Women’s Goalkeeper of The Year: Iris de Rouw

    6- Assistant Referee of The Year : Fuad Qohar

    7- Provincial Association of The Year: Asprov PSSI Jatim

    8- Man Behind The Jersey of the Year : Setyo Putro Utomo

    9- PSSI Referee of the Year : Thoriq Munir Alkatiri

    10- Women’s Player of the Year : Safira Ika

    11- Saves of The Year : Emil Audero

    12- Grassroots Development Program of The Year : MillkLife Soccer Challenge (Teddy Tjahjono)

    13- Supporter of the Year : Mas Katon (Almarhum)

    14- Women’s Young Player of The Year : Claudia Alexandra Scheunemann

    15- Goal of The Year : Rizky Ridho

    16- Yayasan Bakti Sepak Bola of The Year : Tan Liong Houw

    17- Men’s Player of The Year : Jay Idzes

    Token Appreciation to Sponsors :
    Tony Wenas – Presiden Direktur Freeport Indonesia
    Kevin Wijaya – CEO Kelme Indonesia
    Dicky Kristanto – VP Corporate Communication Bank Mandiri
    Sutanto Hartono – CEO Emtek Group. (**)

     

     

  • Erick Thohir Puji Awal Bagus Timnas Indonesia, Ingatkan Perjalanan Skuad Garuda Belum Tuntas

    Erick Thohir Puji Awal Bagus Timnas Indonesia, Ingatkan Perjalanan Skuad Garuda Belum Tuntas

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan kemenangan perdana Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 layak diapresiasi dan disambut dengan rasa syukur, tanpa dirayakan secara berlebihan.

    Erick Thohir Puji Awal Bagus Timnas Indonesia, Ingatkan Perjalanan Skuad Garuda Belum Tuntas
    Skuad Garuda merayakan gol Beckham Putra. Foto : Dok. PSSI. Selebrasi Beckham Putra usai cetak gol ke gawang St kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Foto : Instagram/timnasindonesia

    Menurutnya, hasil 4-0 atas St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) menjadi awal yang baik, bukan akhir tujuan.

    Timnas berada di jalur yang benar, terlebih ini menjadi kemenangan pertama di bawah pelatih anyar John Herdman, namun ukuran sesungguhnya tetap ada pada konsistensi dan kesiapan menghadapi tantangan berikutnya. Erick Thohir menyampaikan apresiasinya melalui unggahan di media sosial dan tetap mengajak seluruh tim menjaga fokus.

    Ia menegaskan, hasil positif ini harus menjadi energi untuk melangkah lebih jauh, bukan alasan untuk cepat puas. “Alhamdulillah, hasil bagus untuk Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di pertandingan pertama FIFA Series. Terima kasih kepada para pemain, pelatih John Herdman dan seluruh ofisial yang sudah berjuang. Apresiasi juga untuk seluruh suporter Indonesia yang selalu setia mendukung Timnas bertanding. Perjuangkan belum selesai, fokus ke pertandingan berikutnya.” ujar Erick Thohir, di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) seperti dikutip dari web resmi PSSI.

    Ia juga menilai, dari pola permainan, strategi, dan penampilan menonjol Beckham Putra, kontribusi Ole Romeny dan Mauro Zijlstra, timnas sudaj berada di jalur yang benar. Meski demikian pekerjaan belum selesai. Timnas akan menghadapi Bulgaria yang sebelumnya mengalahkan Kepulauan Solomon, pada final FIFA Series Senin, 30 Maret nanti.

    “Kemenangan ini modal kepercayaan diri, tetapi lawan berikutnya menuntut standar yang lebih tinggi. Saya yakin, pelatih dan para pemain sudah memindahkan fokus ke final melawan Bulgaria dengan lebih bersiap, disiplin dan tetap waspada,” pungkasnya.(**)

     

     

  • Presiden Prabowo Subianto Diskusi dengan Zinedine Zidane

    Presiden Prabowo Subianto Diskusi dengan Zinedine Zidane

    POJOKBANDUNG.COM, DAVOS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sempat berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane saat mengikuti World Economic Forum di Davos, Swiss.

    Hal ini diketahui sat Presiden Prabowo Subianto mengunggah pertemuan tersebut di media sosial miliknya pada Jumat (23/1/2026).

    “Hari ini di sela World Economic Forum saya bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepakbola dunia Zinedine Zidane yang juga bersama putranya Theo Zidane,” tulis Presiden Prabowo Subianto yang juga ditemani oleh sang putra, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo seperti dikutip dari web resmi PSSI.

    Presiden Prabowo juga sempat bertukar obrolan bersama Zidane untuk menanyakan capaian karir Theo di usianya yang menginjak 23 sekarang.

    Theo merespons pertanyaan Presiden Prabowo dengan mengabarkan bahwa dirinya kini sedang memperkuat tim Cordoba di tim divisi dua Spanyol.

    Zinedine Zidane adalah salah satu pemain terbaik dunia pada era 90-an dan 2000-an. Dia membawa Prancis juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

    Pada level klub, Zidane tampil menjelma sebagai pemain kelas dunia di Juventus dan Real Madrid.

    Setelah pensiun, dia juga sukses sebagai pelatih. Ia berhasil mengantar Real Madrid mencatat juara Liga Spanyol dan hattrick gelar Liga Champions Eropa. (**)

  • Pelatih Berperan Penting, Bentuk Pesepak Bola atau Pesilat

    Pelatih Berperan Penting, Bentuk Pesepak Bola atau Pesilat

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Di mata mantan penggawa tim nasional Yohanes Auri, rentetan pelanggaran brutal yang terjadi di Liga 4 tidak terlepas dari mental pemain.

    Pelatih Berperan Penting, Bentuk Pesepak Bola atau Pesilat
    Menpora Imam Nahrawi (kiri kedua), didampingi adik Sinyo Aliandoe, Lauren Aliandoe (kanan kedua), anak bungsu Sinyo, Theodurus Aliandoe (kiri) dan mantan pemain Yohanes Auri (kanan). Foto : Jawapos.com. Sementara foto atas, Logo resmi Liga 4 Indonesia 2024/2025. Foto : X: ftblindonesia.

    Dan, pelatih menjadi pihak yang berperan penting dalam rentetan pelanggaran brutal yang terjadi di Liga 4 tersebut.

    “Pelatihnya siapa? Pelatihnya ngajarin dia main bola atau enggak? Apa dia pemain silat? Atau memang karakter pemainnya seperti itu? Sebab pelatih bisa memberikan instruksi apapun,” ujar Auri kepada Jawa Pos.

    Menurut mantan pemain Persija Jakarta itu, dua insiden brutal di Liga 4 merupakan pelanggaran serius.

    Auri menilai si pelaku benar-benar berniat mencederai lawan.

    “Itu berbahaya, dia bukan pemain bola. Dia niat mencederai. Kalau bisa dituntut, seharusnya dituntut. Bolanya di mana, kakinya di mana,” tegasnya.

    Sepakati Hukuman

    Pria asal Papua itu sepakat dengan hukuman larangan bermain seumur hidup.

    Sebab, pelanggarannya sangat berat dan tidak bisa dimaafkan.

    “Menurut saya ini juga perkara mental. Di zaman saya, tidak ada yang seperti itu,” terangnya.

    Manajer klub Liga 2 Persikad Depok Diego Tobing, menambahkan bahwa dia masih ingat betul ada pemainnya yang pernah menjadi korban pelanggaran serius.

    Bil Asqan, namanya, dan kejadian itu terjadi di kompetisi Championship.

    Saat itu, Bil tampil dalam laga Persikad melawan PSPS Pekanbaru.

    Ketika terjadi duel udara, Bil disikut oleh Jeferson.

    Bil sempat kolaps dan dilarikan ke rumah sakit.

    “Itu sangat merugikan tim dan membahayakan keselamatan pemain,” ungkap Diego.

    Situasi yang dialami Bil, sambung Diego, mirip dengan kejadian di Liga 4.

    “Yang sangat disayangkan, attitude dan tindakannya sangat tidak profesional . Menurut saya, hal seperti itu sangat tidak bisa untuk diberikan dispensasi,” kata Diego. (fiq/ttg/Jawa Pos)

  • Sah! PSSI Tunjuk John Herdman, Arsitek Level Piala Dunia Siap Bawa Skuad Garuda Masuki Era Baru

    Sah! PSSI Tunjuk John Herdman, Arsitek Level Piala Dunia Siap Bawa Skuad Garuda Masuki Era Baru

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – PSSI secara resmi Januari 2026, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional dengan menunjuk John Herdman.

    John Herdman bukan sekadar pelatih, melainkan arsitek berpengalaman membawa team ke Piala Dunia, seperti dikutip dari web resmi PSSI.

    PSSI menyambut antusias kehadiran John Herdman pelatih berusia 50 tahun tersebut.

    Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini.

    Dia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.

    Bersama timnas putri Kanada, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.

    Sementara itu, di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, momen sejarah setelah 36 tahun, sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada saat itu dari posisi 77 ke 33 dunia.

    Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah dinanti agenda padat.

    Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026, dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026. (**)

     

  • Masa Depan Ivar Jenner Tak Pasti di FC Utrecht, Tenang Saja Ada Klub Indonesia dan Italia Siap Menampung

    Masa Depan Ivar Jenner Tak Pasti di FC Utrecht, Tenang Saja Ada Klub Indonesia dan Italia Siap Menampung

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Karier Ivar Jenner di FC Utrecht dikabarkan telah memasuki tahap akhir.

    Ivar Jenner, Gelandang muda yang membela Timnas Indonesia ini dianggap tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub Eredivisie, meskipun ia masih memiliki usia yang sangat muda dan kontrak yang belum sepenuhnya berakhir.

    Menurut laporan dari media Belanda, Algemeen Dagblad, musim ini diprediksi sebagai musim terakhir Ivar Jenner bersama FC Utrecht.

    Media tersebut menilai klub telah memberikan cukup banyak kesempatan bagi Jenner untuk berkembang dan menembus tim utama, namun peluang yang ada tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemain kelahiran Utrecht tersebut.

    Pelatih FC Utrecht, Ron Jans, dilaporkan telah memberikan beberapa kesempatan bagi Jenner untuk menunjukkan kemampuannya.

    Sayangnya, performa yang ditampilkan oleh sang gelandang belum mampu memenuhi harapan tim pelatih.

    Keadaan ini membuat masa depan Jenner di klub yang membesarkannya semakin tidak jelas.

    Meskipun secara kontrak Ivar Jenner terikat dengan FC Utrecht hingga Juni 2026, dalam dunia sepak bola modern, kontrak yang panjang tidak selalu menjamin masa depan seorang pemain.

    Ketika kepercayaan pelatih mulai berkurang, sering kali opsi untuk berpisah lebih cepat menjadi pilihan yang terbaik bagi kedua pihak.

    Di musim ini, Jenner lebih banyak bermain untuk Jong FC Utrecht di liga kasta kedua Belanda.

    Ia telah mencatatkan 14 penampilan dan berhasil menyumbang satu gol.

    Meskipun statistik tersebut tidak terlalu mencolok, nilai pasar Jenner masih cukup tinggi.

    Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar sang pemain berada di kisaran Rp5,21 miliar.

    Menariknya, situasi yang dihadapi Jenner kini justru menarik perhatian dari beberapa klub.

    Dari dalam negeri, Persija Jakarta dan Dewa United dilaporkan tertarik untuk merekrut pemain Timnas Indonesia tersebut.

    Selain itu, klub Serie B Italia, Venezia, juga disebut-sebut memantau situasi Jenner dan membuka peluang untuk merekrutnya.

    Walaupun tawaran dari klub Indonesia cukup menggoda, banyak pihak berharap agar Ivar Jenner tetap melanjutkan kariernya di Eropa.

    Dengan usianya yang baru menginjak 21 tahun, Jenner yang lahir pada 10 Januari 2004 masih memiliki banyak peluang untuk berkembang di kompetisi Eropa.

    Keputusan yang akan diambil oleh Jenner dalam waktu dekat dapat menjadi titik penentu dalam kariernya.

    Apakah ia akan bertahan di Eropa demi mendapatkan pengalaman dan persaingan yang lebih ketat, atau memilih untuk kembali ke Indonesia untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain, semua tergantung pada langkah yang akan ia pilih selanjutnya. (jpc)

  • Mantap! PSSI dan I.League Percepat Pengembangan Wasit Melalui Penugasan Wasit Asing Secara Full-time

    Mantap! PSSI dan I.League Percepat Pengembangan Wasit Melalui Penugasan Wasit Asing Secara Full-time

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – PSSI melalui Komite Perwasitan, bekerja sama dengan I.League, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan di BRI Super League.

    Salah satu langkah strategis yang kini diakselerasi PSSI adalah penugasan wasit asing berpengalaman Yudai Yamamoto secara full-time (penuh waktu).

    Keputusan tersebut diumumkan dalam sesi konferensi pers Senin (22/12/2025) di Kantor I.League yang dihadiri Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra, Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa, General Manager of Competition & Strategy I.League Takeyuki Oya, serta Yudai Yamamoto sendiri, dikutip dari web resmi PSSI.

    Langkah ini diambil seiring dengan pesatnya peningkatan kualitas kompetisi. BRI Super League saat ini dihuni oleh pemain dengan intensitas permainan yang semakin tinggi, termasuk bertambahnya kuota pemain asing di lapangan serta banyaknya pemain nasional yang berkiprah di level internasional.

    Selain itu, kehadiran pelatih kepala dari Eropa dan Amerika Selatan turut mendorong standar teknis pertandingan menjadi semakin kompetitif.

    Di sisi lain, PSSI menilai bahwa peningkatan kualitas permainan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas perwasitan. Meskipun sejumlah terobosan telah dilakukan, seperti penerapan sistem evaluasi wasit terbaru (REFER), implementasi VAR, serta penguatan Departemen Perwasitan PSSI, pengembangan kualitas wasit tetap menjadi agenda prioritas agar mampu mengimbangi evolusi kompetisi.

    Kehadiran Yamamoto diharapkan menjadi role model sekaligus sarana pembelajaran langsung bagi wasit BRI Super League dan kandidat wasit elite nasional melalui observasi harian, diskusi teknis, serta praktik kepemimpinan pertandingan di level tertinggi.

    Yamamoto merupakan wasit berpengalaman dengan rekam jejak panjang di J.League.

    Ia tercatat sebagai wasit J1 League, FIFA Referee, dan AFC Elite Referee selama lebih dari satu dekade, serta telah memimpin ratusan pertandingan di berbagai kompetisi domestik Jepang.

    Pada musim 2025/26, Yamamoto juga telah memimpin sejumlah laga BRI Super League, memberikan kontribusi langsung dalam penerapan standar kepemimpinan pertandingan internasional.

    Penugasan Yamamoto akan berlangsung selama satu tahun lima bulan, mencakup paruh musim BRI Super League 2025/26 hingga musim penuh 2026/27.

    Evaluasi kinerja akan menjadi dasar perpanjangan kontrak, sekaligus membuka peluang bagi Yamamoto untuk melanjutkan perannya sebagai referee technical expert setelah masa aktifnya sebagai wasit berakhir.

    Melalui kebijakan ini, PSSI dan I.League menegaskan pandangannya bahwa wasit merupakan bagian integral dari kompetisi dalam menjaga kualitas, keadilan, dan kredibilitas BRI Super League.

    Upaya ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan standar wasit nasional serta mendukung terciptanya kompetisi sepak bola Indonesia yang semakin modern dan berkelas internasional. (**)

     

  • Cristiano Ronaldo Tanggapi Selebrasi ‘Siuu’ Kylian Mbappe Usai Pecahkan Rekornya di Real Madrid

    Cristiano Ronaldo Tanggapi Selebrasi ‘Siuu’ Kylian Mbappe Usai Pecahkan Rekornya di Real Madrid

    POJOKBANDUNG.COM, MADRID – Kylian Mbappé kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Real Madrid.

    Cristiano Ronaldo Tanggapi Selebrasi ‘Siuu’ Kylian Mbappe Usai Pecahkan Rekornya di Real Madrid
    Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol kemenangan Portugal atas Skotlandia. Foto : ig portugal. Sementara foto atas, kolase selebrasi ‘Siuu’ Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe. Foto : Istimewa

    Gol ke-59 yang dicetak Kylian Mbappé
    ke gawang Sevilla pada tahun 2025 bukan sekadar penentu hasil pertandingan, tetapi juga momen simbolis: ia berhasil menyamai rekor Cristiano Ronaldo untuk gol dalam satu tahun kalender bersama klub putih tersebut.

    Yang membuat momen ini semakin spesial adalah selebrasi yang dipilih Kylian Mbappé.

    Di Santiago Bernabéu, Kylian Mbappé pemain asal Prancis itu merayakan golnya dengan gaya khas Cristiano Ronaldo: siuu.

    Gestur sederhana, tetapi penuh makna. Dan respons dari sang legenda pun tak kalah istimewa.

    Melansir Defensa Central, Cristiano Ronaldo menjadi salah satu orang pertama yang menghubungi Mbappé setelah pertandingan.

    Dalam percakapan mereka, megabintang Portugal itu tak hanya mengucapkan selamat, tetapi juga menunjukkan kelasnya sebagai legenda yang tahu kapan harus memberi ruang pada generasi berikutnya.

    “Saya senang Anda berhasil menyamai rekor ini, memang harus Anda,” ujar Ronaldo kepada Mbappé.

    Hubungan Cristiano dan Mbappé memang jauh lebih dari sekadar idola dan penerus.

    Seiring waktu, keduanya membangun kedekatan yang cukup intens.

    Ronaldo kerap membantu Mbappé memahami arti bermain untuk Real Madrid, klub dengan tekanan dan tuntutan tertinggi di dunia.

    Dari sosok panutan, Cristiano kini menjadi teman sekaligus orang kepercayaan.

    Namun, Ronaldo tidak ingin Mbappé berhenti di angka itu saja.

    Dorongannya jelas dan penuh makna.

    “Tahun depan Anda akan melampaui saya,” katanya. Kalimat singkat, tetapi sarat pesan tentang estafet sejarah di Real Madrid.

    Mbappé sendiri mengakui betapa spesialnya momen tersebut.

    Seusai laga, ia berbicara terbuka tentang hubungannya dengan Ronaldo.

    “Merupakan suatu kehormatan di tahun pertama saya untuk meniru Cristiano, idola saya, pemain terbaik dalam sejarah Real Madrid dan tolok ukur dalam sepak bola dunia,” ungkap Mbappé.

    “Saya ingin menghargainya karena dia selalu baik kepada saya, selalu berbicara baik tentang bagaimana saya beradaptasi dengan Madrid dan Real Madrid, dan saya sangat senang,” ujarnya.

    Soal selebrasi siuu yang ia lakukan, Mbappé pun tak ragu menjelaskan alasannya.

    “Ini untuknya. Biasanya saya punya selebrasi sendiri, tetapi hari ini saya ingin berbagi momen ini dengannya. Dia adalah idola masa kecil saya, dan saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Sekarang dia adalah teman saya, dan saya menyampaikan salam saya kepadanya,” tutupnya.

    Kini, Mbappé menatap masa depan bersama Real Madrid dengan ambisi besar.

    Tahun 2026 menjadi target penting, bukan hanya untuk mulai mengoleksi trofi—terutama Liga Champions—tetapi juga untuk melanjutkan jejak sejarah.

    Rekor demi rekor milik Cristiano Ronaldo ada di depan mata, dan restu sang legenda seolah menjadi sinyal bahwa waktunya memang sudah tiba.(jpc)

  • Simak 17 Kategori PSSI Awards Berikut Ini, Voting Offline Dimulai di Indonesia Sports Summit

    Simak 17 Kategori PSSI Awards Berikut Ini, Voting Offline Dimulai di Indonesia Sports Summit

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – PSSI mengumumkan daftar kategori penghargaan untuk PSSI Awards 2026.

    Penghargaan tahunan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi PSSI kepada para pemain, pelatih, perangkat pertandingan, pendukung, serta insan sepak bola lain yang berkontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

    Total terdapat 17 kategori penghargaan PSSI yang terbagi ke dalam dua kelompok besar.

    Dua kelompok itu adalah Performance Awards dan Special Recognition Awards.

    Pada kelompok Performance Awards, terdapat sembilan kategori yang menyoroti prestasi para pemain selama musim kompetisi. Kategori tersebut meliputi:

    1. Men’s Player of the Year
    2. Women’s Player of the Year
    3. Men’s Goalkeeper of the Year
    4. Women’s Goalkeeper of the Year
    5. Men’s Young Player of the Year
    6. Women’s Young Player of the Year
    7. Goal of the Year
    8. Assist of the Year
    9. Save of the Year

    Sementara, delapan kategori lainnya masuk ke dalam kelompok Special Recognition Awards.

    Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun institusi yang dinilai memberikan kontribusi penting bagi kemajuan sepak bola nasional. Kategori tersebut adalah:

    1. Referee of the Year
    2. Assistant Referee of the Year
    3. Legend of the Year
    4. PSSI Provincial Association of the Year
    5. Grassroots Development Program of the Year
    6. Football Development Program of the Year
    7. Supporter of the Year
    8. Man Behind the Jersey of the Year

    PSSI memastikan proses pemilihan dilakukan secara terbuka dengan diawali voting offline yang akan hadir secara eksklusif di Indonesia Sports Summit 2025, di Indonesia Arena, Jakarta. Voting dapat dilakukan pada 6–7 Desember 2025 dari pukul 17.30 hingga 19.30 WIB di Indonesia Arena.

    Melalui PSSI Awards 2025, PSSI berharap dapat memperkuat semangat apresiasi sekaligus mendorong seluruh insan sepak bola Indonesia untuk terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan kontribusi bagi perkembangan sepak bola nasional. (**)

     

     

  • Bukan Cuma Liburan! Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Ternyata Gelar Coaching Clinic di Jakarta

    Bukan Cuma Liburan! Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Ternyata Gelar Coaching Clinic di Jakarta

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Terungkap sudah maksud dan tujuan kedatangan Timur Kapadze ke Jakarta.

    Bukan Cuma Liburan! Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Ternyata Gelar Coaching Clinic di Jakarta
    Timur Kapadze saat berkunjung ke Indonesia. Foto : Dokumentasi Instagram @effendigazaliofficial. Sementara foto atas, Pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze melakukan coaching clinic di salah satu sekolah swasta dalam salah satu agendanya di Jakarta. Foto: Dok: EGI Sport

    Selain berlibur, Timur Kapadze pelatih asal Uzbekistan itu ternyata berkunjung ke ibu kota Indonesia untuk berbagi ilmu dengan mengadakan coaching clinic kepada para pesepak bola usia dini.

    Timur Kapadze menghebohkan jagat sepak bola nasional dengan kunjungannya ke Indonesia pada Jumat (21/11/2025).

    Dia datang untuk melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

    Pelatih kelahiran 5 September 1981 itu melakukan kunjungan ke Jakarta di tengah ramainya isu PSSI mencari pelatih baru Timnas Indonesia.

    Kapadze disebut termasuk satu dari sekian banyak nama yang dikaitkan masuk dalam kandidat PSSI untuk menangani skuad Garuda.

    Tapi setelah ibadah salat Jumat, Kapadze meluruskan isu yang beredar.

    Juru taktik berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa kedatangannya ke Jakarta murni untuk agenda pariwisata, tidak ada maksud lain.

    Sementara agenda Timur Kapadze yang berkaitan dengan sepak bola adalah memberikan coaching clinic kepada para pelajar Mentari Intercultural School Jakarta (MISJ) pada Sabtu (22/11/2025).

    Ia melakukan itu karena difasilitasi oleh EGI Sport.

    Managing Director EGI Sport, Rulit Candra menyatakan bahwa langkah mendatangkan Timur Kapadze adalah bentuk dukungan EGI Sport terhadap kemajuan sepak bola nasional.

    “Kapadze sebetulnya sedang berlibur ke Bali dan Lombok, namun EGI Sport mengambil inisiatif untuk mengajaknya mampir ke Jakarta agar dapat berbagi ilmu dan inspirasi,” kata Candra dalam keterangan resminya.

    Coaching clinic di Lapangan MISJ ini berlangsung dengan penuh keakraban dan antusiasme tinggi dari para siswa dan Kapadze sendiri.

    Mereka yang hadir tampak bersemangat, menganggap momen ini sebagai pengalaman berharga karena bisa belajar langsung dari pelatih kelas dunia.

    Timur Kapadzepun meluapkan kegembiraannya bisa mengisi waktu kunjungannya di Indonesia dengan hal bermanfaat seperti memberikan coaching clinic.

    Ia menuturkan bahwa pembinaan pemain usia dini adalah fokus penting baginya.

    Kapadze pun terkesan dengan bibit-bibit pemain Indonesia.

    “Saya melihat potensi yang luar biasa di sini,” ujar pelatih yang menjadi sosok kunci kelolosan Timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 ini.

    “Semangat dan minat yang besar ini adalah fondasi yang bagus untuk sepak bola Indonesia di masa depan,” tambahnya. (jpc)

     

     

     

  • Kabar Terbaru Indonesia FIFA Series 2026, Timnas Langsung Diadu Lawan Tim Eropa, Karibia, dan Oseania

    Kabar Terbaru Indonesia FIFA Series 2026, Timnas Langsung Diadu Lawan Tim Eropa, Karibia, dan Oseania

    POJOKBANDUNG.COM, BANGKOK – Indonesia kembali mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia.

    FIFA secara resmi menetapkan Indonesia sebagai salah satu dari delapan negara tuan rumah FIFA Series 2026.

    Penunjukan Indonesia ini tidak hanya menjadi bukti kepercayaan dunia terhadap kapabilitas Indonesia sebagai penyelenggara event internasional, tetapi juga membuka gerbang bagi Timnas Garuda melesat ke level berikutnya.

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan penunjukan menjadi kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menguji nyali dan kemampuan Timnas di hadapan lawan-lawan dengan gaya bermain yang sama sekali berbeda.

    “Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah jalan terjal, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ungkap Erick Thohir yang tengah berada di Kongres AFF, Bangkok, Thailand, Sabtu (22/11/2025) dikutip dari web resmi PSSI.

    FIFA Series merupakan inisiatif strategis dari FIFA untuk memberikan kesempatan bagi tim-tim nasional dari konfederasi berbeda bertanding dalam laga persahabatan yang terorganisir.

    Tujuannya, meningkatkan pengalaman bertanding internasional dan membuka jalan bagi perkembangan sepak bola yang lebih merata di seluruh dunia.

    Selama ini, Timnas Indonesia lebih sering berhadapan dengan lawan-lawan dari konfederasi Asia (AFC). FIFA Series akan mendobrak tradisi tersebut dengan mempertemukan Indonesia dengan tim-tim dari Afrika (CAF), Eropa (UEFA), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), serta Oseania (OFC).

    Kesempatan ini memberikan pengalaman tak ternilai bagi para pemain dan staf pelatih untuk mempelajari berbagai filosofi dan karakteristik permainan sepak bola dari seluruh penjuru dunia.

    Mulai dari kekuatan fisik tim-tim Afrika, disiplin taktis tim Eropa, kreativitas tim Amerika Selatan, hingga kecepatan tim dari CONCACAF.

    Pada FIFA Series 2026, Indonesia akan menjadi tuan rumah bersama tujuh negara lainnya, yaitu Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan.

    Ini juga menempatkan Indonesia dalam peta sepak bola global sebagai negara yang dipercaya mampu menyelenggarakan event resmi FIFA.

    Sebagai perbandingan, pada edisi perdana FIFA Series 2024, FIFA menunjuk lima negara sebagai tuan rumah, Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka.

    Formatnya terbukti sukses.

    Contohnya, Aljazair (CAF) menjadi tuan rumah bagi Bolivia (CONMEBOL), Andorra (UEFA), dan sesama negara Afrika, Afrika Selatan (CAF).

    Pola serupa diterapkan di semua negara tuan rumah, memastikan hadirnya pertandingan lintas benua yang berkualitas. (**)