Kategori: Persib

  • 112 Petugas Kebersihan Diterjunkan, Kejar Sampah Pesta Juara Persib Bandung di 11 Titik Kota

    112 Petugas Kebersihan Diterjunkan, Kejar Sampah Pesta Juara Persib Bandung di 11 Titik Kota

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Perayaan kemenangan Persib Bandung membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung harus menambah personel dan bekerja sejak dini hari demi membersihkan tumpukan sampah di pusat kota. DLH Kota Bandung menerjunkan total 112 petugas kebersihan untuk menangani lonjakan sampah selama dua hari perayaan kemenangan Persib Bandung.

    Penambahan personel dilakukan setelah volume sampah di pusat kota meningkat tajam dan menyebar di sedikitnya 11 titik keramaian bobotoh.

    Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan tambahan personel diperlukan karena kondisi lapangan jauh lebih berat dibanding hari biasa. Selain jumlah sampah yang besar, petugas juga harus menangani material berbahaya seperti flare, petasan, dan botol kaca yang tercecer di sejumlah ruas jalan.

    “Biasanya tim bekerja normal, tapi selama dua hari ini kami tambah 56 personel sehingga totalnya menjadi 112 orang untuk penanganan di 11 titik rawan,” ujar Darto, Senin (25/5/2026).

    Darto menjelaskan kawasan Jalan Asia Afrika menjadi salah satu titik dengan penumpukan sampah paling tinggi setelah ribuan bobotoh memadati pusat Kota Bandung untuk merayakan keberhasilan Persib menjuarai kompetisi.

    Sampah plastik mendominasi tumpukan yang diangkut petugas. Namun DLH juga menemukan banyak botol kaca bekas minuman keras dan flare berbahan logam yang membuat proses pengangkutan menjadi lebih berat dan memakan waktu lebih lama.

    Darto mengungkapkan di kawasan Cikapayang saja petugas berhasil mengumpulkan tiga karung besar flare dan enam karung kecil botol kaca. Jenis sampah itu disebut tidak biasa ditemukan dalam aktivitas kebersihan rutin sehari-hari.

    “Mayoritas memang plastik, tetapi flare dan botol kaca ini cukup menonjol. Flare itu berbahan logam sehingga bobot sampah jadi jauh lebih berat,” katanya.

    Darto menyebut DLH Kota Bandung mencatat total 112 ton sampah berhasil diangkut selama Sabtu dan Minggu atau sepanjang rangkaian pesta kemenangan Persib berlangsung. Jumlah berasal dari jalur konvoi, trotoar, taman kota, hingga area publik yang dipadati warga.

    Meski personel telah ditambah, proses pembersihan tidak berjalan sesuai target. Hingga Senin (25/5) pagi pukul 05.30 WIB, kondisi di sejumlah titik, masih belum sepenuhnya bersih karena volume sampah terlalu besar.

    Menurutnya, petugas juga sempat menghentikan aktivitas pembersihan pada malam hari akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandung. DLH memilih istirahatkan petugas untuk menjaga kondisi kesehatan mereka sebelum kembali bekerja pada waktu subuh.

    “Karena hujan, tim kami hentikan dulu sementara supaya tidak sakit. Subuh baru bergerak lagi, tapi ternyata sampai pagi pun pekerjaan belum selesai,” ungkap Darto.

    Selain menangani sampah pesta juara Persib, DLH juga mendapat tanggung jawab tambahan mengamankan area kunjungan Presiden RI di Bandung. Lokasi pendaratan helikopter presiden dipastikan bersih dari sampah maupun benda berbahaya.

    DLH bahkan menurunkan dua unit road sweeper untuk membersihkan area tersebut sejak dua hari sebelum agenda kunjungan berlangsung, untuk memastikan keamanan area pendaratan helikopter.

    “Kami pastikan area heli benar-benar steril. Dari dua hari sebelumnya sudah kami bersihkan total agar aman,” ujar Darto.

    Darto menambahkan lonjakan sampah pasca perayaan Persib juara kembali, menjadi tantangan besar bagi Kota Bandung. Di tengah euforia ribuan bobotoh yang memadati jalanan, petugas kebersihan harus bekerja ekstra demi mengembalikan kondisi kota tetap bersih dan nyaman dilalui warga.(dsn)

  • Ribuan Bobotoh Padati Rumah H. Umuh Muchtar, Rayakan Hattrick Juara Persib Bandung dengan ‘Ngagogo’ Ikan

    Ribuan Bobotoh Padati Rumah H. Umuh Muchtar, Rayakan Hattrick Juara Persib Bandung dengan ‘Ngagogo’ Ikan

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Ribuan bobotoh dari berbagai wilayah di Jawa Barat memadati halaman rumah Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dalam acara syukuran Persib Bandung usai meraih gelar juara.

    Suasana penuh kegembiraan mewarnai kegiatan yang dipusatkan di kediaman Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dengan berbagai hiburan dan kegiatan kebersamaan.

    Acara syukuran tersebut diisi dengan penampilan penyanyi Ade Astrid serta kegiatan ngagogo atau menangkap ikan bersama yang menjadi daya tarik bagi para bobotoh Persib Bandung yang hadir.

    Ribuan warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menikmati momen kebersamaan dalam perayaan tersebut.

    Manager Persib Bandung H. Umuh Muchtar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh bobotoh yang hadir untuk merayakan keberhasilan Persib meraih gelar juara secara bersama-sama.

    “Pencapaian yang luar biasa, Persib hattrick juara. Saya pernah bilang akan mengajak bobotoh sebanyak-banyaknya untuk makan dan hiburan di rumah saya. Alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

    Umuh mengaku telah menyiapkan sekitar 2.000 kilogram ikan yang ditaburkan ke kolam untuk kemudian ditangkap langsung oleh masyarakat menggunakan tangan kosong dalam tradisi ngagogo.

    “Alhamdulillah warga tumplek berbahagia ngagogo ikan bersama. Tidak ada yang kalah atau menang, yang penting hari ini kita semua bahagia karena Persib juara,” ucapnya.

    Salah seorang peserta ngagogo, Ratnasih, mengaku merasa sangat bahagia karena berhasil mendapatkan banyak ikan dari kegiatan tersebut.

    “Senang sekali, alhamdulillah dapat banyak ikan. Selain dapat ikan juga bisa ikut merasakan kebahagiaan merayakan Persib juara bersama ribuan bobotoh lainnya,” katanya.

    Selain ngagogo ikan, suasana semakin meriah dengan penampilan Ade Astrid yang menghibur para bobotoh.

    Sejumlah warga tampak berjoget dan bernyanyi bersama mengikuti alunan musik. (tha)

  • Mantap! Kini Persib Bandung Bidik Prestasi Lebih Tinggi Lagi

    Mantap! Kini Persib Bandung Bidik Prestasi Lebih Tinggi Lagi

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pelatih Bojan Hodak mulai menyusun rencana Persib Bandung untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Setelah memastikan gelar juara, pelatih asal Kroasia itu menegaskan fokus berikutnya adalah membangun kekuatan tim agar tetap kompetitif di level domestik maupun Asia.

    Bojan Hodak mengungkapkan dirinya akan segera menggelar pertemuan internal bersama manajemen Persib Bandung untuk membahas arah tim pada musim depan. Ia menyebut diskusi bersama petinggi klub akan menentukan berbagai keputusan penting, termasuk komposisi pemain dan agenda persiapan tim.

    “Mengenai musim depan, hari ini saya hanya akan melakukan pertemuan dengan Pak Glenn dan Stanley. Saya akan berdiskusi mengenai musim depan dan kalian akan tahu dalam beberapa hari ke depan,” ujar Bojan Hodak.

    Selain kompetisi liga, Persib Bandung juga akan menghadapi jadwal penting di level Asia. Tim berjuluk Maung Bandung itu dijadwalkan tampil pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027 sebelum kompetisi domestik dimulai pada September mendatang. Menurut Bojan Hodak, Persib Bandung kemungkinan mulai kembali berlatih pada Juli 2026 sambil menunggu kepastian jadwal resmi dari AFC dan operator liga.

    “Musim kompetisi baru akan dimulai pada 4 September. Di masa jeda ini kami juga harus memainkan laga kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027. Ketika kami sudah tahu jadwalnya, kami akan mulai berlatih, kemungkinan di bulan Juli,” katanya.

    Terkait komposisi tim, Bojan Hodak memastikan Persib Bandung tidak akan melakukan perubahan besar. Pelatih berusia 55 tahun itu menilai performa skuad saat ini sudah cukup solid sehingga mayoritas pemain akan tetap dipertahankan.

    “Mayoritas dari mereka, mungkin 80 persen akan bertahan. Ketika berada di peringkat pertama, kami tidak perlu melakukan banyak perubahan,” ucap Bojan Hodak.

    Ia juga menambahkan situasi musim ini berbeda dibanding musim lalu karena sebagian besar pemain Persib Bandung masih terikat kontrak. Hal itu membuat peluang mempertahankan kerangka utama tim semakin besar. Dengan stabilitas skuad dan target tampil kompetitif di Asia, Persib Bandung diprediksi kembali menjadi salah satu kandidat kuat pada musim depan.

    Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan rasa syukur usai Persib Bandung memastikan gelar juara Super League 2025/2026. Ia menyebut keberhasilan Persib Bandung tidak lepas dari doa jutaan suporter serta kerja keras seluruh pemain sepanjang musim.

    “Alhamdulillah cita-cita kita tercapai dengan izin Allah dan doa jutaan umat. Alhamdulillah doa dari semua juga dengan kekuatan pemain yang begitu dahsyat,” ujar Umuh Muchtar.

    Umuh Muchtar juga menceritakan perjuangannya mendampingi Persib Bandung dalam laga penting musim ini. Meski dalam kondisi kurang sehat, ia tetap memaksakan diri hadir untuk memberikan motivasi langsung kepada skuad Maung Bandung. Menurut Umuh Muchtar, dirinya sempat mengalami kesulitan mendapatkan tiket keberangkatan. Namun tekad untuk mendukung Persib Bandung membuatnya tetap berangkat menggunakan kereta cepat Whoosh sebelum akhirnya tiba dan memberikan pengarahan kepada para pemain.

    “Saya sendiri ke Parepare lagi sakit. Tadinya tidak akan berangkat, jam 10 cari tiket belum dapat. Berangkat jam 12 pakai Whoosh, datang ke sana langsung memberikan pengarahan kepada anak-anak. Bisa menang ini suatu kebanggaan,” katanya.

    Selain memuji perjuangan pemain Persib Bandung, Umuh Muchtar turut menyoroti peningkatan kualitas kepemimpinan wasit di kompetisi Liga Indonesia musim ini. Ia menilai pertandingan berjalan lebih adil dan profesional.

    “Persib Bandung itu menang murni, tidak ada main-main. Semakin ke sini kualitas wasit semakin bagus. Kalau di Indonesia semua wasit seperti itu, insyaallah aman,” ucap Umuh Muchtar.

    Meski dikenal vokal, Umuh Muchtar menegaskan dirinya tidak akan menyerang wasit apabila memimpin pertandingan secara adil. Ia hanya bereaksi keras ketika menemukan keputusan yang dianggap merugikan. Terkait komposisi skuad musim depan, Umuh Muchtar berharap kekuatan Persib Bandung tetap dipertahankan. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih Bojan Hodak dan manajemen Persib Bandung.

    “Ya dipertahankan, tapi semua keputusan dari pelatih. Mudah-mudahan pelatih juga masih bersama kita,” katanya. (pra)

     

  • Serbu! Lima Piala Persib Bandung Dipamerkan Dua Hari di Balai Kota

    Serbu! Lima Piala Persib Bandung Dipamerkan Dua Hari di Balai Kota

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA  BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan lima trofi Persib sebagai bentuk apresiasi bagi ASN yang tetap bekerja saat pesta kemenangan berlangsung. Suasana berbeda terlihat di Balai Kota Bandung, Senin (25/5/2026). Jika sebelumnya ribuan bobotoh memadati jalanan merayakan kemenangan Persib Bandung, kali ini giliran aparatur sipil negara (ASN) yang menikmati atmosfer juara lewat pameran lima trofi prestisius Maung Bandung di lingkungan Balai Kota Bandung.

    Pameran trofi sengaja dihadirkan Pemkot Bandung sebagai bentuk apresiasi kepada para ASN yang tidak sempat mengikuti konvoi maupun pesta juara Persib karena tetap menjalankan tugas pelayanan publik di berbagai sektor.

    Sejak pagi, pegawai Pemkot Bandung terlihat bergantian mendatangi area pameran untuk melihat langsung deretan trofi bersejarah Persib. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mengabadikan momen bersama piala yang menjadi simbol kejayaan klub kebanggaan Kota Bandung.

    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan pameran trofi digelar khusus agar para pegawai yang tetap bekerja saat euforia juara berlangsung tetap bisa merasakan kebanggaan atas keberhasilan Persib menjadi kampiun nasional.

    “Ini sementara saja selama dua hari ini. Kan banyak di antara kita para pegawai yang tidak bisa ikut pesta karena beberes, maka diberi kesempatan untuk berfoto bersama,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung,” Senin (25/5/2026).

    Menurut Farhan, saat konvoi dan pesta juara berlangsung, banyak ASN tetap berada di lapangan untuk memastikan kondisi kota tetap tertib dan pelayanan masyarakat berjalan normal. Mereka mulai dari petugas kebersihan, aparatur kewilayahan, hingga pegawai pelayanan publik lainnya.

    Karena itu, Pemkot Bandung merasa perlu menghadirkan suasana kemenangan langsung ke lingkungan pemerintahan agar seluruh pegawai juga menjadi bagian dari momen bersejarah Persib Bandung, sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi ASN selama perayaan berlangsung.

    Atmosfer kebanggaan terlihat memenuhi area Balai Kota. Para pegawai tampak antusias bergantian mengambil foto dengan latar lima trofi Persib yang dipajang khusus selama dua hari. Sebagian ASN bahkan datang bersama rekan kerja.

    Farhan menilai kemenangan Persib bukan hanya milik klub maupun suporter, tetapi sudah menjadi kebanggaan seluruh warga Kota Bandung. Karena itu, perayaan juara harus bisa dirasakan semua kalangan, termasuk pegawai pemerintahan yang selama ini turut menjaga kota tetap kondusif.

    Lima trofi yang dipamerkan merupakan hasil perjalanan panjang Persib pada era kompetisi profesional Indonesia. Tiga di antaranya berasal dari gelar Liga Indonesia musim 1994/1995, 2014, dan 2023/2024.

    Selain itu, Persib juga memamerkan trofi Piala Presiden 2015 dan trofi Liga 1 musim 2024/2025 yang semakin mempertegas dominasi Maung Bandung di sepak bola nasional dalam beberapa musim terakhir.

    Tidak sedikit ASN mengaku bangga bisa melihat langsung trofi-trofi tersebut dari jarak dekat. Sebab selama ini mereka hanya menyaksikan piala kemenangan Persib melalui siaran televisi atau media sosial saat seremoni juara berlangsung.

    Pameran trofi di Balai Kota pun menjadi ruang pelepas penat bagi para pegawai setelah sebelumnya sibuk mengawal jalannya pesta rakyat dan konvoi kemenangan Persib di sejumlah titik Kota Bandung.

    Di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, suasana Balai Kota hari itu berubah lebih cair dan penuh semangat. Tawa, obrolan soal Persib, hingga antrean foto bersama trofi membuat euforia kemenangan Maung Bandung terasa hidup di lingkungan kantor pemerintahan.

    Melalui pameran trofi, Farhan ingin memastikan keberhasilan Persib Bandung menjadi juara tidak hanya dirayakan di jalanan oleh bobotoh, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama seluruh elemen kota, termasuk ASN yang tetap setia bertugas di balik suksesnya perayaan kemenangan.(dsn)

     

  • Euforia Persib Bandung Juara Bikin Arus Kota Bandung Padat

    Euforia Persib Bandung Juara Bikin Arus Kota Bandung Padat

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku harus langsung menegur kendaraan yang menghambat arus konvoi Persib dari Gedung Sate menuju Pendopo. Perayaan juara Persib Bandung 2026 tak hanya menghadirkan lautan Bobotoh di pusat Kota Bandung, tetapi juga memunculkan persoalan kemacetan dan parkir liar di sepanjang jalur konvoi.

    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bahkan mengaku turun langsung menertibkan kendaraan yang dianggap mengganggu akses rombongan juara Persib, Minggu (24/5/2026). Konvoi kemenangan yang dimulai dari Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung sangat padat sejak pagi hari.

    Ribuan kendaraan dan jutaan Bobotoh memenuhi ruas jalan utama sehingga arus rombongan berjalan tersendat jauh dari target waktu yang telah ditentukan. Farhan mengatakan kondisi di lapangan membuat perjalanan rombongan tidak berjalan normal. Massa yang memadati hampir seluruh jalur konvoi membuat kendaraan sulit bergerak dengan cepat.

    “Berjalan sih bisa, dikatakan lancar tidak juga kalau padat sangat. Jadi memang sangat tersendat. Target kita harusnya sampai pukul 11.00 WIB, sampai pukul 13.00 WIB belum nyampe,” ujar Farhan, Minggu (24/5/2026).

    Selain kepadatan penonton, persoalan parkir kendaraan di badan jalan, ikut memperparah kemacetan. Sejumlah akses yang seharusnya steril justru dipenuhi kendaraan warga yang berhenti sembarangan demi menyaksikan konvoi Persib dari jarak dekat.

    Kondisi tersebut membuat Farhan harus turun langsung melakukan penertiban di beberapa titik. Ia meminta kendaraan yang menghalangi akses segera dipindahkan agar jalur rombongan tetap bisa dilalui. “Saya terpaksa menertibkan beberapa pihak. Parkir sembarangan, menghalangi jalan itu saya mohon maaf sekali kepada warga,” katanya.

    Farhan menilai tingginya euforia masyarakat tahun ini jauh berbeda dibanding perayaan musim sebelumnya. Jika sebelumnya massa lebih terpusat di kawasan Gasibu, kini Bobotoh menyebar hampir di seluruh ruas jalan dari Gedung Sate hingga Pendopo.

    Akibatnya, titik kepadatan tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan sepanjang rute konvoi. Banyak warga memilih menunggu rombongan di pinggir jalan sambil membawa atribut Persib dan mengabadikan momen kemenangan. “Tahun lalu dari Balai Kota ke Gedung Sate, sekarang dari Gedung Sate ke Pendopo. Karena hari ini sejarah,” ucap Farhan.

    Farhan menyebut perubahan pola keramaian itu membuat pengendalian arus lalu lintas menjadi lebih sulit. Petugas harus bekerja ekstra mengatur kendaraan sekaligus menjaga keamanan jutaan Bobotoh yang memenuhi jalanan Kota Bandung.

    Di tengah kepadatan, suasana pesta juara tetap berlangsung meriah. Nyanyian dukungan untuk Persib terus terdengar sepanjang jalur konvoi, sementara para pemain dan ofisial tim menyapa Bobotoh dari atas kendaraan rombongan. Perayaan juara Persib juga semakin emosional dengan kehadiran para legenda klub, termasuk skuad era 1994-1995 yang dipimpin Indra Thohir.

    Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari ribuan Bobotoh. Farhan memperkirakan antusiasme warga masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan sterilisasi sementara, Senin (25/5/2026), karena adanya agenda kunjungan Presiden Republik Indonesia.

    “Saya masih memperkirakan besok masih ramai. Tapi besok hari Senin kita sterilkan dulu beberapa saat karena ada kunjungan RI 1,” ujar Farhan.(dsn)

  • Persib Bandung Juara Super League 2025/2026, Bojan Hodak Sebut Semua Pengorbanan Terbayar

    Persib Bandung Juara Super League 2025/2026, Bojan Hodak Sebut Semua Pengorbanan Terbayar

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pelatih Bojan Hodak akhirnya membawa Persib Bandung menuntaskan perjalanan panjang menuju gelar juara Super League 2025/2026.

    Persib Bandung Juara Super League 2025/2026, Bojan Hodak Sebut Semua Pengorbanan Terbayar
    Persib Bandung mengangkat piala usai menjadi juara bertahan BRI Super league, di Stasion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (24/5/2026). Foto-foto: Taofik Achmad Hidayat/ Pojok Bandung

    Hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga terakhir musim ini sudah cukup memastikan Persib Bandung berdiri di posisi tertinggi klasemen akhir.

    Usai pertandingan, Bojan Hodak mengaku lega setelah tekanan panjang sepanjang musim akhirnya berakhir. Pelatih asal Kroasia itu menyebut para pemain Persib Bandung sudah mengeluarkan seluruh energi mereka demi mempertahankan konsistensi hingga pekan terakhir.

    “Skornya 0-0, kami punya peluang dan kami menjadi juara,” ujar Bojan Hodak setelah laga. Bagi Bojan Hodak, keberhasilan Persib Bandung musim ini bukan sekadar soal hasil pertandingan terakhir.

    Ia menilai momen juara akan menjadi kenangan terbesar yang terus diingat publik, khususnya Bobotoh Persib Bandung. Menurut Bojan Hodak, orang-orang mungkin tidak lagi mengingat detail pertandingan sepanjang musim. Namun, status Persib Bandung sebagai juara akan terus melekat dalam sejarah klub.

    “Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini,” kata Bojan Hodak.

    Pelatih Persib Bandung itu juga mengungkapkan kondisi tim yang sudah sangat lelah setelah menjalani musim kompetisi yang panjang dan penuh tekanan. Karena itu, hal pertama yang muncul di pikirannya setelah memastikan gelar juara adalah menikmati waktu istirahat bersama tim. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi Bojan Hodak sebagai sosok penting di balik konsistensi Persib Bandung musim ini.

    Dengan permainan disiplin dan mental kuat, Persib Bandung mampu melewati tekanan hingga akhirnya memastikan trofi Super League 2025/2026 tetap berada di Bandung. (pra)

  • Syukuran Hattrick Persib Bandung, Wang Profesional Reflexology dan Bekam Gratiskan Terapi untuk Bobotoh

    Syukuran Hattrick Persib Bandung, Wang Profesional Reflexology dan Bekam Gratiskan Terapi untuk Bobotoh

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG– Menyambut peluang Persib Bandung mencetak sejarah meraih hattrick juara, Wang Profesional Reflexology dan Bekam menggelar syukuran khusus bagi para bobotoh dengan memberikan layanan terapi bekam gratis.

    Program tersebut berlaku bagi masyarakat yang datang dengan menunjukkan kaos atau jersey Persib. Pemilik Wang Profesional Reflexology dan Bekam,

    Agus mengatakan program spesial itu akan digelar selama tiga hari, yakni pada 24, 25, dan 26 Mei.

    “Bagi yang berminat bisa datang langsung ke Jalan Ciluluk depan SDN Ciluluk 01, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari,” ujar agus.

    Menurut Agus, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus dukungan kepada Persib Bandung yang tengah berada di ambang pencapaian bersejarah.

    “Ini bentuk dukungan kami untuk Persib dan apresiasi kepada sesama bobotoh. Yang datang cukup menunjukkan kaos atau jersey Persib, bisa mendapatkan terapi bekam gratis,” ujarnya. Agus menambahkan, pada umumnya satu kali layanan terapi bekam dipatok dengan harga sekitar Rp150 ribu.

    “Khusus momen syukuran peluang Persib meraih hattrick juara, layanan tersebut digratiskan bagi bobotoh yang memenuhi syarat,” katanya.

    Ia menambahkan, pada 25 Mei mendatang juga direncanakan digelar syukuran Persib di kediaman H. Umuh Muchtar yang lokasinya tidak jauh dari tempat layanan terapi tersebut. Momen itu diperkirakan akan menarik antusiasme besar dari bobotoh yang datang ke kawasan Tanjungsari.

    Terlebih para pemain Persib bakal hadir.

    “Bagi para bobotoh yang merasa lelah setelah mengikuti rangkaian kegiatan syukuran dapat memanfaatkan layanan refleksi dan bekam gratis sebagai sarana memulihkan kebugaran,” katanya.

    Agus yang juga seorang bobotoh mengaku optimistis Maung Bandung mampu meraih hasil positif pada laga penentuan. Persib dijadwalkan menghadapi tamunya Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

    Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Persib untuk memastikan gelar juara dan mencatatkan sejarah baru. Apabila Persib mampu meraih kemenangan ataupun hasil imbang, Maung Bandung dipastikan menorehkan catatan hattrick juara. (tha).

  • Sang Kapten Marc Klok Kecewa Berat, Laga Penentuan Juara Persib Bandung Lawan Persijap Jepara Tanpa Dirinya

    Sang Kapten Marc Klok Kecewa Berat, Laga Penentuan Juara Persib Bandung Lawan Persijap Jepara Tanpa Dirinya

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Sang Kapten Maung Bandung, Marc Klok mengaku kecewa berat karena terancam absen saat Persib Bandung menghadapi Persijap Jepara pada laga terakhir penentuan juara BRI Super League. Marc Klok gelandang naturalisasi tersebut menilai kartu kuning yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya tidak layak diberikan.

    Marc Klok mengatakan dirinya hanya ingin mengambil bola ketika insiden itu terjadi. Namun, situasi di lapangan justru membuatnya mendapat hukuman kartu kuning yang berujung ancaman absen pada pertandingan penting Persib Bandung.

    “Saya sedih tidak bisa main. Saya pikir kartu kuning yang saya dapat itu tidak fair di pertandingan terakhir. Saya cuma mau ambil bola,” ujar Marc Klok.

    Pemain bernomor punggung 23 itu berharap proses banding yang diajukan dapat membuahkan hasil positif. Dengan begitu, ia masih memiliki peluang tampil membela Persib Bandung pada pertandingan penutup musim.

    Meski demikian, Marc Klok memastikan tetap memberikan dukungan penuh kepada skuad Persib Bandung apabila keputusan tidak berubah. Menurut dia, seluruh pemain saat ini tengah fokus menyelesaikan misi meraih kemenangan di kandang sendiri.

    “Saya sangat sedih, semoga bisa dihapus itu kartu kuning. Kalau tidak bisa ya saya tetap bersama tim,” katanya.

    Marc Klok menegaskan Persib Bandung belum menyelesaikan tugas meski berada di ambang gelar juara. Karena itu, seluruh pemain diminta tetap bekerja keras dan tampil habis-habisan selama 90 menit melawan Persijap Jepara.

    Menurut Marc Klok, semangat dan motivasi menjadi hal penting agar Persib Bandung mampu menutup musim dengan hasil terbaik di depan pendukung sendiri di Bandung.

    “Saat ini kami masih punya satu pertandingan untuk diperjuangkan dan memberikan segalanya. Saya akan selalu bersama tim sepanjang pertandingan, berdoa dan memotivasi,” pungkas Marc Klok. (pra)

  • Umuh Muchtar: Hubungan Persib dengan Mantan Pemain Tetap Terjalin Baik

    Umuh Muchtar: Hubungan Persib dengan Mantan Pemain Tetap Terjalin Baik

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Manajer Persib Bandung H. Umuh Muchtar mengungkapkan rasa haru saat kembali bertemu mantan pemain Persib, Cristian Gonzáles.

    Pertemuan tersebut menjadi momen yang mengingatkan kembali perjalanan Gonzales saat pernah memperkuat skuad Maung Bandung.

    Umuh mengatakan, dirinya sempat teringat sosok Gonzales yang pernah menjadi bagian penting Persib.

    Saat mendapat kabar bahwa mantan pemain naturalisasi tersebut sedang berada di Bandung, ia mengaku terkejut dan langsung berupaya mengatur pertemuan.

    “Beberapa minggu lalu saya teringat Gonzales. Saat mendapat kabar dia ada di Bandung, saya terkejut. Katanya pagi-pagi mau pulang, saya bilang jangan dulu pulang karena ingin bertemu. Akhirnya dia datang ke sini bersama keluarganya,” ujar Umuh dirumahnya. Rabu (20/05/2026).

    Menurut Umuh, hubungan Persib dengan para mantan pemain hingga saat ini tetap terjaga dengan baik. Ia menegaskan tidak pernah memutus komunikasi, termasuk dengan pemain asing yang pernah memperkuat Persib. “Kita tidak putus dengan siapa pun juga. Mantan pemain asing seperti Redouane Barkoui, Hilton Moreira, sampai sekarang pun tetap komunikasi,” katanya.

    Umuh menilai perkembangan Persib saat ini semakin baik dan membuat banyak mantan pemain ikut merasa senang. Bahkan, kata dia, Gonzales masih memiliki kedekatan emosional dengan tim berjuluk Maung Bandung tersebut. “Bicara Persib sekarang makin baik, saya sangat senang. Ketika mendengar kata Persib, Gonzales selalu ingat saya,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Umuh menyebut Gonzales hingga kini masih mengikuti perkembangan Persib Bandung. Setiap kali tim kebanggaan Bobotoh bertanding, mantan penyerang tersebut disebut kerap menyaksikan langsung dari tribun. “Kalau Persib main, Gonzales juga selalu menonton di tribun,” pungkasnya. (tha)

  • Kalahkan PSM Makassar di Kandang, Persib Bandung Selangkah Lagi Juara Super League 2025/2026

    Kalahkan PSM Makassar di Kandang, Persib Bandung Selangkah Lagi Juara Super League 2025/2026

    POJOKBANDUNG.COM, PAREPARE – Peta persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 dipastikan belum berakhir. Penentuan tim terbaik musim ini harus menunggu hingga pekan terakhir setelah dua kandidat utama meraih hasil berbeda pada laga pekan ke-33, Minggu (17/5/2026) malam WIB.

    Persib Bandung sukses mencuri kemenangan penting 2-1 atas tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Tiga poin dramatis itu membuat Maung Bandung kini berada di posisi terdepan dalam perburuan trofi.

    Pada saat bersamaan, pesaing terdekat mereka, Borneo FC Samarinda, gagal memanfaatkan peluang untuk menempel ketat setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

    Hasil kontras tersebut membuat Persib kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan. Sementara Borneo FC berada di posisi kedua dengan 76 poin dari jumlah laga yang sama.

    Dengan selisih dua angka, perebutan gelar juara dipastikan berlangsung hingga pekan pamungkas. Persib hanya membutuhkan hasil imbang  pada laga terakhir untuk memastikan diri menjadi kampiun musim ini tanpa bergantung pada hasil tim lain.

    Kemenangan di Parepare juga memperlihatkan mentalitas kuat skuad Persib dalam tekanan besar. Bermain di kandang lawan dan di bawah atmosfer pertandingan yang panas, tim asuhan Bojan Hodak tetap mampu tampil tenang hingga menit akhir.

    Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui pertandingan berjalan sangat sulit sejak awal. Menurut dia, PSM tampil agresif dan memberikan tekanan besar sepanjang babak pertama.

    “Itu pertandingan yang sulit, seperti yang saya katakan kemarin. Kami datang ke sini dan lawan siap bermain serta memberikan yang terbaik,” ujar Igor seusai pertandingan.

    Ia menilai gol yang dicetak Tom Rogic menjadi titik penting yang membuat permainan Persib lebih stabil. Gol tersebut membantu timnya lebih percaya diri dalam mengontrol permainan pada babak kedua.

    “Saya pikir kami cukup kesulitan sepanjang babak pertama. Gol dari Tom sangat membantu kami untuk lebih stabil dan mengontrol jalannya babak kedua,” katanya.

    Namun, Persib sempat kehilangan momentum setelah PSM menyamakan kedudukan lewat situasi bola mati. Igor menyebut keunggulan postur dan kekuatan fisik pemain PSM menjadi ancaman serius bagi timnya.

    “Kami kebobolan dari situasi bola mati, dan itu memang menjadi keuntungan besar bagi PSM karena mereka memiliki pemain-pemain yang besar dan kuat,” ucapnya.

    Meski begitu, Persib kembali menunjukkan karakter permainan yang selama ini menjadi kekuatan mereka. Hingga menit-menit akhir, para pemain tetap bermain agresif dan tidak kehilangan keyakinan untuk mencetak gol kemenangan.

    “Di akhir pertandingan, kami kembali menunjukkan mentalitas yang sudah terbentuk dalam beberapa pekan terakhir. Kami terus bermain dan biasanya selalu mampu melakukan sesuatu sebelum pertandingan berakhir,” tutur Igor.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, termasuk mereka yang berada di bangku cadangan. Menurut dia, kekuatan utama Persib musim ini adalah soliditas seluruh anggota tim.

    “Selamat untuk semua pemain, baik yang ada di bangku cadangan maupun yang bermain di lapangan. Siapa pun yang bermain telah memberikan yang terbaik,” katanya.

    Igor turut menyebut sosok pelatih kepala Bojan Hodak tetap menjadi bagian penting dari perjuangan tim meski tidak mendampingi langsung di lapangan.

    “Saya tahu pelatih kami bersama kami, menyaksikan, dan dia selalu ada di hati serta pikiran kami. Saya pikir ini menunjukkan semangat sejati dari tim ini,” ujar Igor.

    Kemenangan di kandang PSM menjadi modal moral yang sangat besar bagi Persib menjelang laga penentuan musim ini. Atmosfer positif di ruang ganti diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain menghadapi pertandingan terakhir.

    Meski berada di atas angin, Igor menegaskan timnya belum ingin terlena. Ia mengingatkan bahwa persaingan belum selesai dan seluruh pemain harus tetap menjaga fokus.

    “Semuanya belum selesai. Seperti yang saya katakan kemarin, semuanya tidak akan selesai sampai benar-benar berakhir,” katanya.

    Karena itu, Persib kini hanya memiliki satu target pada laga pamungkas nanti, yakni mengamankan kemenangan dan memastikan trofi Super League kembali ke Bandung.

    “Saya berharap kami bisa terus melanjutkan momentum ini di laga berikutnya dan memenangkan liga,” ujar Igor. (pra)

  • Umuh Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dua Laga Sisa Lawan PSM dan Persijap

    Umuh Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dua Laga Sisa Lawan PSM dan Persijap

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar meminta seluruh pemain menjaga konsentrasi menjelang dua laga sisa musim ini. Dua pertandingan itu menghadapi PSM Makassar di Stadion B.J. Habibie Parepare, MInggu, 17 Mei 2026, dan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 23 Mei 2026.

    Umuh Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dua Laga Sisa Lawan PSM dan Persijap

    Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar memberikan keterangan kepada para wartawan. Sementara foro atas,
    Tim Persib Bandung menggelar latihan jelang melawan PSM Makassar di lapangan pendamping, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (13/5/2026). Foto-foto : Taofik Achmad Hidayat/Pojok Bandung.

    Untuk pertandingan melawan PSM, Umuh meminta para pemain tidak menganggap enteng lawan meskipun posisinya di klasemen berada d papan bawah. Menurut Umuh, kemenangan atas PSM menjadi krusial untuk memuluskan jalan menuju takhta juara.

    “Dua pertandingan ini (PSM dan Persijap) harga mati harus menang. Kalau dengan Makassar sekarang menang, insyaallah kita 90% jadi juara,” ujar Umuh seperti dikutip dari web resmi klub. (**)

     

  • Euforia Persib Bandung Belum Selesai, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Minta Bobotoh Tetap Tertib

    Euforia Persib Bandung Belum Selesai, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Minta Bobotoh Tetap Tertib

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta disambut euforia besar oleh Bobotoh di berbagai wilayah Jawa Barat. Namun di balik perayaan euforia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat sedikitnya 10 insiden terjadi selama konvoi dan selebrasi kemenangan, Minggu (10/5/2026) malam. Mayoritas kejadian berupa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan suporter di jalan raya.

    Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan mengajak Bobotoh tetap menjaga keselamatan dan ketertiban saat merayakan kemenangan Persib. Irjen Pol Rudi mengatakan aparat mendukung penuh antusiasme masyarakat, namun perayaan tidak boleh mengorbankan keamanan publik.

    “Ya, kita menyambut gembira atas kemenangan Persib kemarin. Tinggal dua pertandingan lagi, yaitu tanggal 17 dan 23. Kita bersama seluruh pendukung Bobotoh mendoakan supaya Persib juara lagi,” ujar Irjen Pol Rudi di Kantor Bank Indonesia Jawa Barat, Senin (11/5/2026).

    Irjen Pol Rudi mengingatkan perayaan kemenangan harus dilakukan dengan tetap mematuhi aturan. Keselamatan menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan di tengah euforia ribuan suporter yang turun ke jalan. Silakan merayakan kemenangan, tapi jaga keselamatan. Jangan sampai merayakan kemenangan akhirnya melupakan keselamatan,” katanya.

    Selain itu, Irjen Pol Rudi meminta Bobotoh tidak mengganggu masyarakat lain yang tengah beraktivitas di jalan raya. Ia menilai seluruh pengguna jalan memiliki hak yang sama dan harus dihormati selama perayaan berlangsung.

    “Jangan mengganggu yang lain. Pada saat kita merayakan, tentunya ada saudara-saudara kita lain yang punya kepentingan di jalan,” ucapnya.

    Irjen Pol Rudi juga menegaskan agar tidak ada aksi vandalisme maupun perusakan fasilitas umum selama konvoi kemenangan Persib berlangsung. Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama di Jawa Barat.

    “Jangan merusak. Apa yang sudah ada harus dijaga dan dipelihara. Kita sama-sama menjaga apa yang sudah dibangun di Jawa Barat,” tegas Irjen Pol Rudi.

    Terkait isu bentrokan antarpendukung yang sempat beredar, Irjen Pol Rudi memastikan situasi keamanan secara umum tetap terkendali, tidak ada gangguan besar yang sampai mengganggu kondusivitas wilayah.

    “Saya rasa tidak ada ya, meskipun kalau hanya perselisihan antara supporter di Bogor dan lain-lain, ya itu mungkin sudah terjadi. Tapi sudah kondusif,” kata Irjen Pol Rudi.

    Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan lonjakan aktivitas masyarakat pascapertandingan menyebabkan tingginya angka kecelakaan di sejumlah ruas jalan Kota Bandung.

    “Laporan dari Dinas Kesehatan ada 10 kejadian insiden yang melibatkan Bobotoh, kebanyakannya kecelakaan lalu lintas. Tapi Alhamdulillah semuanya bisa kita tangani dan tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).

    Selain itu, Kepala PSC Dinkes Kota Bandung, Eka Anugrah mengungkapkan data Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat kecelakaan terjadi di sejumlah titik, mulai dari Jalan Caringin, Jalan Sentot, lampu merah Buah Batu, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Margacinta, Gasibu, Jalan Gegerkalong Isola, Jalan Otista, Lengkong, hingga Jalan Cikutra.

    Eka Anugrah menyebut total terdapat 11 korban dalam insiden kecelakaan lalu lintas. Delapan orang di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

    “Izin melaporkan kejadian kegawatdaruratan medis pasca Persib menang lawan Persija. Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas ada 10 kasus dengan total 11 korban dan delapan korban dirujuk,” ujar Eka.

    Menurutnya, selain kecelakaan, PSC juga menangani satu korban kerusuhan di depan Bank BCA Dago yang mengalami pendarahan di kepala dan dirujuk ke RSHS Bandung. Petugas turut menangani seorang Bobotoh yang pingsan di bawah Flyover Pasopati serta satu kasus serangan jantung di kawasan Cinambo usai pertandingan berlangsung.

    Eka pun mengungkapkan penanganan korban dibantu relawan ambulans karena beberapa lokasi kejadian cukup jauh dari kantor PSC. Seluruh laporan kedaruratan diterima melalui layanan 112, 119, serta hotline WhatsApp PSC Dinkes Kota Bandung 08112442119.

    Farhan mengingatkan euforia Persib diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Mei 2026 seiring dua laga penting yang tersisa. Karena itu, ia meminta masyarakat tetap mengedepankan keselamatan dan menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung.

    “Silakan bergembira, tapi tetap utamakan keselamatan. Kita ingin semua sehat, semua selamat,” ujar Farhan.(dsn)

     

     

  • 1 Persija Jakarta vs Persib Bandung 2, sang Pangeran Biru Semakin Dekat dengan Takhta

    1 Persija Jakarta vs Persib Bandung 2, sang Pangeran Biru Semakin Dekat dengan Takhta

    POJOKBANDUNG.COM, SAMARINDA – Persib Bandung menjaga langkah menuju gelar juara Super League 2025-2026 setelah menundukkan rival abadinya, Persija Jakarta, 2-1, pada pekan ke-32 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

    Kemenangan itu terasa penting bukan hanya karena diraih dalam laga bertajuk klasik, melainkan juga karena Persib Bandung mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu.

    Di tengah tekanan besar perebutan gelar, Persib Bandung menunjukkan ketenangan dan efektivitas yang menjadi pembeda sepanjang musim ini.

    Persija membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui aksi individu Alaaeddine Ajaraie.

    Penyerang asal Maroko tersebut menusuk dari sisi kanan pertahanan Persib sebelum melepaskan penyelesaian yang gagal diantisipasi kiper Persib. Gol itu sempat membuat Persija berada di atas angin. Tim asuhan Maurizio Souza tampil agresif dan berani memainkan bola dari kaki ke kaki.

    Sepanjang babak pertama, Persija terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Namun, Persib kembali memperlihatkan karakter yang membuat mereka bertahan di papan atas klasemen.

    Tidak butuh waktu lama bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk merespons tekanan tersebut.
    Pada menit ke-28, Adam Alis mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija.

    Gol itu mengubah ritme pertandingan. Persib bermain lebih percaya diri dan mulai mampu mematahkan tekanan lawan. Sembilan menit berselang, Adam kembali menjadi pembeda.

    Gelandang kelahiran Jakarta itu mencetak gol keduanya pada menit ke-37 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Gol tersebut membawa Persib berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.

    Di babak kedua, Persija terus mencoba mengejar ketertinggalan. Macan Kemayoran berulang kali menekan pertahanan Persib melalui kombinasi serangan cepat dan tembakan jarak jauh.

    Namun, lini belakang Persib tampil disiplin menjaga keunggulan. Kiper Persib juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Persija.
    Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persib.
    Hasil itu membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin.

    Mereka kini unggul tiga angka atas Borneo FC yang menempati posisi kedua. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, peluang Persib untuk mengangkat trofi semakin terbuka lebar.

    Bagi Persija, kekalahan ini sekaligus menutup peluang mereka dalam perburuan gelar musim ini. Tim ibu kota tertahan di posisi ketiga dan tidak lagi mampu mengejar dua tim teratas klasemen.

    Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui laga melawan Persija berjalan sangat sulit dan penuh tekanan. “Saya sudah bilang sebelumnya, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Dalam derby tidak pernah ada favorit,” ujar Bojan selepas laga.

    Menurut dia, pertandingan tersebut mungkin tidak terlalu indah untuk disaksikan, tetapi sarat kerja keras dan determinasi. Bojan secara khusus memuji penampilan Adam Alis yang menjadi penentu kemenangan Persib.

    “Adam hari ini tampil sangat terinspirasi. Kami senang bisa meraih tiga poin dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya,” katanya.

    Meski menang, Persib juga mendapat kabar kurang baik terkait kondisi Layvin Kurzawa yang mengalami cedera hamstring. Bojan memperkirakan pemain tersebut kemungkinan absen pada dua laga tersisa musim ini.

    “Kami harus berhati-hati dalam dua pertandingan terakhir. Setelah itu semuanya bergantung pada diri kami sendiri,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

    Ketika ditanya soal catatan Persib yang belum pernah kalah dari Persija sejak dirinya menangani tim, Bojan hanya tersenyum. “Hanya keberuntungan,” katanya singkat.

    Di kubu lawan, pelatih Persija Maurizio Souza justru menilai timnya tampil lebih baik dibanding Persib. Ia menyoroti dominasi statistik timnya sepanjang pertandingan.

    “Saya pikir kami jauh lebih unggul dari lawan. Tim kami mencari kemenangan sejak menit pertama,” ujar Maurizio.

    Menurut dia, Persija tampil berani dan mampu menciptakan lebih banyak peluang dibanding Persib. Maurizio menyebut timnya melepaskan 19 tembakan, sedangkan Persib hanya memiliki tujuh peluang.

    Meski demikian, ia mengakui efektivitas menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
    “Memiliki statistik lebih baik tidak berarti apa-apa jika tidak memenangkan pertandingan,” katanya.

    Ia juga menilai Persija kehilangan momentum karena melakukan kesalahan pada situasi-situasi penting. “Kami tidak cukup efektif untuk memenangkan pertandingan,” ujar Maurizio.

    Kemenangan di Samarinda kini membuat Persib berada di jalur terdepan menuju trofi Super League musim ini. Dua laga tersisa akan menjadi penentu apakah Maung Bandung mampu menyempurnakan konsistensi mereka sepanjang musim dengan gelar juara. (pra)

  • Jelang Laga Persib Bandung Lawan Persija Jakarta, Ribuan Bobotoh Padati Stadion GBLA

    Jelang Laga Persib Bandung Lawan Persija Jakarta, Ribuan Bobotoh Padati Stadion GBLA

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Laga penuh rivalitas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Duel sarat gengsi tersebut dipastikan berlangsung panas.

    Kedua tim sama-sama memburu kemenangan demi persaingan papan atas klasemen. Baik Maung Bandung atau Macan Kemayoran akan tampil habis-habisan demi pertaruhan harga diri.

    Menjelang keberangkatan tim ke Samarinda, ribuan Bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (7/5/2026), untuk memberikan dukungan moril kepada tim berjuluk Pangeran Biru itu. Bobotoh hadir langsung menyaksikan sesi latihan Persib Bandung di GBLA. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh karena suporter tamu dipastikan tidak bisa hadir langsung di stadion akibat regulasi larangan pendukung tandang.

    Meski hanya menyaksikan dari tribune, antusiasme Bobotoh begitu besar. Mereka memenuhi hampir seluruh sisi stadion sambil menyanyikan chant-chant khas dukungan untuk Persib Bandung tanpa henti selama hampir satu jam. Nyanyian dan dukungan tersebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain Persib Bandung yang tengah memburu kemenangan penting dalam persaingan papan atas klasemen.

    Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengaku terkesan dengan dukungan luar biasa yang diberikan Bobotoh di Stadion GBLA.

    “Kita cuma ingin balas dengan tiga poin dari semua dukung hari ini. Kita cuma jawab dengan tiga poin di Samarinda dan semoga ini cukup buat ke depannya. Tapi ini target kita, ini fokus kita dan semua fokus untuk hari Minggu,” ujar Marc Klok.

    Dukungan besar dari Bobotoh menunjukkan tingginya harapan terhadap Persib Bandung untuk bisa meraih hasil maksimal dalam duel sarat gengsi melawan Persija Jakarta. Bagi Persib Bandung, pertandingan kontra Persija Jakarta bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga pertarungan harga diri dalam rivalitas panjang dua tim terbesar di Indonesia.

    Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memberikan motivasi tinggi kepada para pemain Persib Bandung. Menurut Umuh, dukungan Bobotoh menjadi energi tambahan bagi skuad Persib Bandung sebelum bertolak ke Samarinda untuk menghadapi Persija Jakarta.

    “Ini baru perdana dan mereka akan mendoakan kita berangkat ke Samarinda. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujar Umuh Muchtar.

    Di tengah tingginya antusiasme Bobotoh, Umuh Muchtar juga berharap suporter Persib Bandung semakin tertib, terutama dengan tidak menyalakan flare di stadion. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi laga kandang Persib Bandung berikutnya.

    “Saya sudah bicara dengan Pak Kapolda untuk mengantisipasi tanggal 23 nanti. Diusahakan flare dijauhi dan tidak pakai flare,” katanya.

    Umuh Muchtar menilai dukungan Bobotoh saat latihan berlangsung spontan dan tetap berjalan kondusif. Ia pun optimistis Persib Bandung mampu meraih kemenangan atas Persija Jakarta.

    “Yang penting besok lawan Persija Jakarta dulu menang,” ucapnya.

    Tak hanya itu, Umuh juga menegaskan dirinya terus memberikan keyakinan kepada seluruh pemain Persib Bandung agar tidak gentar menghadapi tekanan dalam laga klasik tersebut.

    “Saya fokus kepada semua pemain. Saya minta kepada para pemain, tidak ada yang harus diragukan, tidak ada yang harus ditakutkan,” tegas Umuh Muchtar.

    Sementara itu, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai Persija Jakarta akan tampil dengan motivasi tinggi pada laga yang akan dihelat akhir pekan mendatang. Menurut Bojan, Persija Jakarta merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial besar di kompetisi musim ini. Hal tersebut terlihat dari aktivitas transfer yang cukup agresif untuk mendatangkan pemain berkualitas.

    “Persija Jakarta adalah tim yang bagus. Mereka belanja paling banyak dan mengeluarkan banyak uang,” kata Bojan Hodak.

    Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menegaskan Persib Bandung tidak gentar menghadapi rival abadinya tersebut. Bojan Hodak menyebut pertandingan derby selalu sulit diprediksi karena atmosfer dan tensi pertandingan berbeda dibanding laga biasa.

    “Saya yakin mereka kecewa karena tidak berada di posisi pertama. Jadi mereka akan berusaha tampil habis-habisan,” ujar Bojan Hodak.

    “Tapi mari kita lihat nanti. Ini adalah derby, dan dalam derby tidak ada favorit,” lanjut Bojan.

    Bojan juga menyoroti catatan positif Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir saat menghadapi Persija Jakarta. Menurut dia, Persib Bandung memiliki modal kepercayaan diri karena belum pernah menelan kekalahan dalam tiga tahun terakhir di laga kontra Persija Jakarta.

    “Hal bagusnya adalah dalam tiga tahun terakhir kami tidak pernah kalah, jadi kami akan mencoba melanjutkannya,” tandasnya. (pra)

  • Akhirnya Laga Panas Persija Jakarta Lawan Persib Bandung Dialihkan ke Samarinda

    Akhirnya Laga Panas Persija Jakarta Lawan Persib Bandung Dialihkan ke Samarinda

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG –  Akhirnya teka-teki venue laga big match antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 terjawab sudah.

    Pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung sarat rivalitas tersebut dipastikan tidak digelar di Jakarta.

    Laga klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung itu justru dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

    Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor keamanan serta rekomendasi pihak terkait, mengingat tingginya tensi pertemuan kedua tim yang selama ini dikenal sebagai salah satu rivalitas terbesar di sepak bola Indonesia.

    Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan tanggapannya terkait perubahan lokasi pertandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa bermain di mana pun bukan menjadi persoalan utama bagi timnya.

    “Saya tidak tahu. Bagi saya, saya selalu suka bermain di depan suporter, seperti yang pernah saya katakan, bahkan jika itu suporter lawan dan meskipun mereka menghina Anda, tapi Anda bisa merasakan atmosfer sepak bola,” ujar Bojan Hodak

    Meski demikian, pelatih asal Kroasia tersebut memahami keputusan yang diambil oleh pihak kepolisian.

    Ia menilai aspek keamanan memang menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pertandingan dengan tensi tinggi seperti Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

    “Namun, saya mengerti kekhawatiran pihak kepolisian, jadi saya tidak bisa mengubah hal itu. Itu bukan wewenang saya,” tambah Bojan Hodak.

    Bagi Persib Bandung, laga ini tetap menjadi krusial dalam upaya menjaga posisi di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Sementara bagi Persija Jakarta, pertandingan ini juga menjadi momentum penting untuk mengamankan poin di fase akhir kompetisi.

    Dengan dipindahkannya venue ke Samarinda, atmosfer pertandingan diprediksi tetap panas meski digelar jauh dari basis utama kedua tim. Rivalitas panjang Persija Jakarta dan Persib Bandung diyakini tetap menghadirkan tensi tinggi di atas lapangan.

    Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung tetap berlangsung sesuai jadwal, yakni pada Minggu (10/5/2026).

    Ferry Paulus menjelaskan, pada dasarnya pihak operator kompetisi menginginkan seluruh pertandingan digelar di kandang masing-masing tim. Namun, untuk duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung, terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat hal tersebut tidak dapat direalisasikan.

    Ia mengungkapkan bahwa bulan Mei dipenuhi berbagai agenda penting di luar sepak bola yang berpotensi menimbulkan situasi di luar kendali penyelenggara pertandingan.

    “Pada bulan Mei ini ada banyak agenda besar yang dikhawatirkan bisa memicu hal-hal di luar aspek sepak bola,” ujar Ferry Paulus.

    Lebih lanjut, Ferry Paulus menegaskan bahwa I.League memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan kompetisi sesuai jadwal yang telah ditetapkan sejak awal musim.

    Menurutnya, perubahan waktu pertandingan bukan opsi yang memungkinkan, mengingat setelah berakhirnya kompetisi akan ada sejumlah agenda besar lain yang juga harus diperhatikan.

    “Setelah kompetisi ini selesai, ada agenda-agenda besar lainnya. Karena itu, pertandingan dengan rivalitas tinggi seperti Persija Jakarta melawan Persib Bandung harus tetap digelar sesuai jadwal dan tidak bisa diundur,” jelas Ferry Paulus. (pra)