POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG – Kasus rumah tidak layak huni (rutilahu) yang dihuni 12 orang di Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung kembali menyoroti masih banyaknya kebutuhan perbaikan hunian di wilayah tersebut. Pemerintah daerah Kabupaten Bandung memastikan rumah tersebut akan segera diperbaiki setelah melalui proses verifikasi.
Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kelayakan penerima bantuan. Verifikasi tersebut mencakup aspek administratif dan kondisi fisik bangunan.
Ia menjelaskan bahwa program rutilahu bersifat stimulan sehingga memerlukan kontribusi swadaya dari masyarakat penerima. Oleh karena itu, kesiapan warga menjadi salah satu syarat utama dalam pelaksanaan program.
Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, Disperkimtan akan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini menjadi langkah penting sebelum proses perbaikan dimulai.
“Kalau misalkan sudah clear atau tidak ada masalah, kami akan buat RAB kemudian proses perbaikan bisa langsung berjalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/4).
Ia menegaskan bahwa proses dilakukan secara bertahap sesuai prosedur. Rumah tersebut kini telah masuk dalam tahap pelaksanaan setelah dilakukan pendataan ulang. Proses tersebut memastikan bahwa bantuan diberikan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Desa Cimekar, Iwan Dharmawan, mengungkapkan bahwa sejak 2020 terdapat 471 unit rumah tidak layak huni di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 291 unit telah diperbaiki melalui program rutilahu.
“Masih terdapat sekitar 180 unit rumah yang belum tertangani dan menunggu bantuan secara bertahap. Jumlah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hunian warga,” ujar dia.
Menurutnya, jumlah kepala keluarga di Desa Cimekar yang mencapai hampir 12 ribu membuat kebutuhan bantuan perumahan menjadi sangat besar. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Dengan adanya program rutilahu yang terus berjalan, pemerintah berharap kualitas hunian masyarakat dapat meningkat secara bertahap. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di Desa Cimekar,” ujar dia. (kus)




















