POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sawah warga di kawasan Ciledug longsor dan menutupi badan jalan desa. Peristiwa longsor terjadi pada Rabu (01/04) sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.
Material tanah yang terbawa longsor menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga akses kendaraan baik roda dua maupun roda empat sempat lumpuh total.
Akibatnya, arus lalu lintas warga yang melintasi jalan Ciledug menjadi terhambat. Jalan tersebut diketahui merupakan jalur utama aktivitas masyarakat sehari-hari.
Puluhan warga bersama aparat Desa Cijeruk bergerak cepat melakukan kerja bakti untuk mengevakuasi material longsor pada Kamis (02/04).
Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu membersihkan timbunan tanah yang menutup jalan.
Perangkat Desa Cijeruk, Tarmana, mengatakan bahwa hujan deras yang terjadi belakangan ini membuat wilayahnya rawan bencana longsor, mengingat kondisi geografis yang berbukit.
“Pasca hujan kemarin, sawah di Ciledug mengalami longsor hingga menutup badan jalan, sehingga akses tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Tarmana.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga dalam kerja bakti membuat proses pembersihan berjalan cepat. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk berbagai aktivitas, seperti ke pasar, sekolah, hingga distribusi hasil pertanian.
“Jalan ini jalur utama warga, juga menjadi akses alternatif bagi warga Dusun Lembursawah dan Dusun Hampang. Alhamdulillah sekitar pukul 09.30 WIB jalan sudah bisa dilalui kembali,” tambahnya.
Meski demikian, pihak desa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim hujan. Warga diminta meningkatkan koordinasi dengan RT dan RW setempat apabila terjadi potensi bencana.
“Antisipasi harus terus dilakukan, agar ketika terjadi bencana bisa ditangani dengan baik,” tandasnya. (tha)




















