Tag: sumedang
-

Seni Tari Umbul Asli Sumedang Dipastikan Akan Semakin Dikenal
POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Seni Tari Umbul asli Sumedang dipastikan akan semakin dikenal seiring dengan berbagai upaya pelestarian melalui berbagai event.
Hal itu terlihat dari adanya gelaran Pasanggiri Tari Umbul yang dilaksanakan di SMK Korpri Sumedang, pada Sabtu (30/5/2026).
Ketua Panitia Endang Yadi mengatakan, Tari Umbul merupakan salah satu seni tradisi warisan budaya yang syarat akan seni, sejarah, kebersamaan, dan keceriaan masyarakat.
Yang mana kata Endang, Pasanggiri ini diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam melestarikan dan merevitalisasi serta mengenakan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda.
Peserta Pasanggiri berasal dari pelajar khususnya, pelajar SMP, MTS di Kabupaten Sumedang yang konsen terhadap seni tari umbul.
Ternyata sedikitnya 178 grup tari umbul dari 17 sekolah berpartisipasi pada Pasanggiri tersebut yang terdiri dari 15 SMP dan 2 Mts di Sumedang
“Adapun dari tim Dewan Juri, untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, kami menghadirkan Dewan Juri yang sangat berkompeten di bidangnya dari Perguruan Tinggi Institut Seni Budaya Indonesia Bandung atau dari ISBI Bandung dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang juga dari SMKN 10 Bandung,” kata Endang kepada Radar Sumedang (grup Pojok Bandung). (jim)
-

Keluarga Petarung MMA, Yudi Cahyadi Bangga
POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Petarung Mixed Martial Art (MMA) asal Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Yudi Cahyadi (34), gagal melangkah ke panggung Ultimate Fighting Championship (UFC) setelah kalah Technical Knock Out (TKO) dari petarung asal Cina, Xie Bin, pada ronde pertama ajang Road to UFC Season 5. Pertandingan tersebut digelar di Galaxy International Convention Center (GICC), Galaxy Macau, Cotai, Macau, Kamis (28/5) malam.
Kendati gagal mendapatkan kontrak menuju UFC, keluarga tetap merasa bangga atas pencapaian Yudi yang berhasil tampil di ajang pencarian talenta petarung Asia tersebut.
Istri Yudi, Karina Wilson, mengaku tetap memberikan dukungan penuh kepada suaminya meskipun hasil pertandingan belum sesuai harapan.
“Bangga banget, karena nggak semua atlet bisa masuk ke sana. Saya tetap bangga dan percaya Allah pasti punya jalan yang lebih baik. Sekarang belum menang, mungkin ke depannya ada sesuatu yang lebih bagus lagi,” ujar Karina.
Ia berharap kondisi Yudi tetap baik usai pertandingan dan dapat segera pulih untuk kembali ke tanah air.
“Semoga nggak kenapa-kenapa, soalnya lihat ada darah segala macam. Semoga cepat pulih dan pulang ke Sumedang,” katanya.
Ia juga meminta Yudi untuk tetap semangat dan tidak menyerah dalam mengejar karier di dunia MMA. Menurutnya, masih banyak kesempatan yang bisa diraih di masa mendatang.
“Tetap bangga pastinya. Mudah-mudahan bangkit lagi, ada lagi kesempatan. Jangan menyerah, masih banyak kesempatan buat ke depannya,” ucapnya.
Nama Yudi Cahyadi sendiri bukan sosok asing di dunia MMA Indonesia. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjadi juara One Pride MMA di kelas Featherweight atau kelas bulu 65 kilogram.
Sementara itu, Road to UFC merupakan program pencarian talenta petarung Asia yang digelar UFC untuk menjaring atlet potensial dari berbagai negara. Ajang tersebut menjadi pintu masuk bagi para petarung Asia untuk mendapatkan kontrak resmi dan tampil di kompetisi UFC. (gun)
-

Ribuan Bobotoh Padati Rumah H. Umuh Muchtar, Rayakan Hattrick Juara Persib Bandung dengan ‘Ngagogo’ Ikan
POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Ribuan bobotoh dari berbagai wilayah di Jawa Barat memadati halaman rumah Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dalam acara syukuran Persib Bandung usai meraih gelar juara.
Suasana penuh kegembiraan mewarnai kegiatan yang dipusatkan di kediaman Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dengan berbagai hiburan dan kegiatan kebersamaan.
Acara syukuran tersebut diisi dengan penampilan penyanyi Ade Astrid serta kegiatan ngagogo atau menangkap ikan bersama yang menjadi daya tarik bagi para bobotoh Persib Bandung yang hadir.
Ribuan warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menikmati momen kebersamaan dalam perayaan tersebut.
Manager Persib Bandung H. Umuh Muchtar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh bobotoh yang hadir untuk merayakan keberhasilan Persib meraih gelar juara secara bersama-sama.
“Pencapaian yang luar biasa, Persib hattrick juara. Saya pernah bilang akan mengajak bobotoh sebanyak-banyaknya untuk makan dan hiburan di rumah saya. Alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Umuh mengaku telah menyiapkan sekitar 2.000 kilogram ikan yang ditaburkan ke kolam untuk kemudian ditangkap langsung oleh masyarakat menggunakan tangan kosong dalam tradisi ngagogo.
“Alhamdulillah warga tumplek berbahagia ngagogo ikan bersama. Tidak ada yang kalah atau menang, yang penting hari ini kita semua bahagia karena Persib juara,” ucapnya.
Salah seorang peserta ngagogo, Ratnasih, mengaku merasa sangat bahagia karena berhasil mendapatkan banyak ikan dari kegiatan tersebut.
“Senang sekali, alhamdulillah dapat banyak ikan. Selain dapat ikan juga bisa ikut merasakan kebahagiaan merayakan Persib juara bersama ribuan bobotoh lainnya,” katanya.
Selain ngagogo ikan, suasana semakin meriah dengan penampilan Ade Astrid yang menghibur para bobotoh.
Sejumlah warga tampak berjoget dan bernyanyi bersama mengikuti alunan musik. (tha)











