34 Korban Longsor di Kampung Pasir Kuning, Pasirlangu Cisarua Bandung Barat Dievakuasi

  • POJOK BANDUNG.COM, KAB. BANDUNG BARAT- Petugas SAR gabungan berhasil menemukan sembilan kantong jenazah (body pack) korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/1/2026).
34 Korban Longsor di Kampung Pasir Kuning, Pasirlangu Cisarua Bandung Barat  Dievakuasi

Keluarga korban longsor di Pasir Kuning Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tampak berduka saat Disaster Victim Identification (DVI) kedatangan kantung jenazah Senin (26/1/2026). Sementara foto atas, Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana saat memberikan keterangan update longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Senin (26/1/2026). Foto-foto:HENDRA HIDAYAT/POJOK BANDUNG

“Hingga Senin pukul 17.12 WIB kami sampaikan progress operasi SAR penemuan di hari ketiga ini kami telah menemukan sembilan bodypack,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan, penemuan bodypack tersebut langsung diserahkan kepada tim DVI Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

“Sembilan penemuan tersebut di sektor Alpha 1 hingga Alpha 2. Di lokasi yang dilaporkan oleh kepala desa. Jadi di lokasi tersebut banyak rumah warga,” katanya.

Masih kata dia, hingga operasi pencarian korban di hari ketiga tim SAR gabungan telah berhasil mengumpulkan 34 kantong jenazah.

“Jadi total dalam pencarian petugas sebanyak 46 orang berdasarkan laporan dari kepala desa,” katanya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan, hingga saat ini tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga hari ketiga operasi identifikasi korban bencana telah menerima total 34 kantong jenazah.

“Hingga hari ini, Senin 26 Januari 2026 sekitar pukul 16.57 WIB, Pos DVI Polda Jawa Barat telah menerima 34 kantong jenazah. Hari ini kami menerima tambahan 9 kantong jenazah, yang terdiri dari 8 jenazah dan 1 bagian tubuh,” katanya.

Ia menambahkan, dari total 34 kantong jenazah tersebut, sebanyak 20 korban telah teridentifikasi melalui proses pencocokan data antemortem dan postmortem yang dilakukan oleh tim gabungan.

“Dari 20 korban yang sudah teridentifikasi, sebagian telah diserahkan kepada keluarga yang sejak awal standby di Pos DVI Polda Jawa Barat,” katanya.

Masih kata dia, sisa kantong jenazah yang masih dalam proses identifikasi sebanyak 14 bodypack dan tersebar di sejumlah rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

“Dari 14 kantong jenazah yang masih diproses, 4 berada di RSUD Cibabat dan 4 lainnya di RS Sartika Asih. Sisanya masih berada di Pos DVI untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut,” katanya.

Ia menyebut, jenazah yang dirujuk ke rumah sakit umumnya merupakan korban yang memerlukan pemeriksaan DNA karena kondisi jenazah tidak memungkinkan dilakukan identifikasi melalui metode lain.

“Untuk jenazah tertentu, khususnya yang memerlukan penanganan DNA, kami membutuhkan waktu lebih lama. Oleh karena itu, jenazah tersebut kami semayamkan terlebih dahulu di rumah sakit yang telah ditentukan,” katanya. (KRO)

Grafis

1. Total Warga Terdampak 113 orang
2. Selamat 23 orang
3. Korban ditemukan 34 kantong jenazah
4. Korban teridentifikasi 20 jenazah
5. Masih dalam proses identifikasi 14 kantong jenazah
6. Dalam pencarian 46 orang

Update Senin 26 Januari 2026 hingga pukul 17.12 WIB

Sumber : Basarnas

loading...

Feeds

Keluarga Petarung MMA, Yudi Cahyadi Bangga

POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Petarung Mixed Martial Art (MMA) asal Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Yudi Cahyadi (34), gagal melangkah …