Kunjungan Wisata di Kabupaten Bandung Diprediksi Tidak Signifikan

POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung memprediksi jumlah kunjungan wisatawan saat libur Idul Adha dan hari lahir Pancasila 2026 tidak akan mengalami lonjakan signifikan seperti momen libur panjang sebelumnya.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan mengatakan salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah momentum libur Idul Adha yang berdekatan dengan masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Menurutnya, banyak masyarakat yang saat ini lebih memprioritaskan kebutuhan pendidikan dibandingkan pengeluaran untuk berwisata bersama keluarga.
“Libur kali ini berdekatan dengan penerimaan siswa baru. Maka saya kira masyarakat bakal memprioritaskan pendidikan,” ujar Wawan, Kamis (28/5/2026).
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat potensi kunjungan wisata ke sejumlah destinasi di Kabupaten Bandung diperkirakan tidak akan seramai momen akhir pekan panjang maupun hari libur nasional sebelumnya.
Selain faktor pendidikan, kondisi cuaca yang tidak menentu juga disebut mempengaruhi minat masyarakat untuk berwisata, khususnya ke kawasan wisata selatan Kabupaten Bandung.
“Cuaca sekarang sedang pancaroba. Kadang hujan, kadang panas. Wilayah selatan juga rawan bencana seperti pohon tumbang dan angin puting beliung,” katanya.
Menurut Wawan, kondisi tersebut membuat sebagian wisatawan memilih menahan diri untuk datang ke kawasan wisata alam di Kabupaten Bandung.
Ia menyebut pada beberapa momen libur panjang sebelumnya memang terjadi peningkatan kunjungan wisatawan, namun kenaikannya tidak terlalu signifikan.
Selain itu, daya beli masyarakat juga dinilai masih menjadi faktor penting yang mempengaruhi tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Bandung.
“Daya beli masyarakat juga sangat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan yang datang ke Kabupaten Bandung,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya tetap berupaya meningkatkan minat kunjungan wisata dengan memperkuat pelayanan dan menjaga kualitas lingkungan di setiap destinasi wisata.
“Disparekraf Kabupaten Bandung juga mengimbau para pengelola wisata untuk mengelola sampah secara mandiri dan menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kawasan wisata yang nyaman bagi pengunjung,” ujur dia. (kus)

loading...

Feeds

Keluarga Petarung MMA, Yudi Cahyadi Bangga

POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Petarung Mixed Martial Art (MMA) asal Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Yudi Cahyadi (34), gagal melangkah …