Kabar Gembira, Mobil Vinfast Akan Bawakan MPV 7-Seater Ke Indonesia, VinFast juga jadi Salah Satu Pemrakarsa Proyek Pengembangan Kawasan Industri di Subang

POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Industri otomotif Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam yang mulai mencuri perhatian publik Indonesia.

Kabar Gembira, Mobil Vinfast Akan Bawakan MPV 7-Seater Ke Indonesia, VinFast juga jadi Salah Satu Pemrakarsa Proyek Pengembangan Kawasan Industri di Subang

Warna-warna mobil Vinfast VF6. Sementara foto atas, Mobil MPV 7-Seater Vinfast bernama Limo Green sedang dipersiapkan secara matang sebagai kendaraan umum kelas atas dengan jarak tempuh 450 km dari pengujian NEDC. Foto-foto:Dokumentasi VinFast.

Dengan membawa teknologi mutakhir, desain elegan, dan komitmen terhadap mobilitas ramah lingkungan, VinFast siap menjadi pemain kuat di pasar otomotif nasional.

Salah satu keunggulan utama VinFast adalah teknologi baterai dan sistem pengisian cepat.

Melalui teknologi canggihnya, pengisian daya mobil VinFast dapat dilakukan hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Hal ini menjadi solusi ideal bagi masyarakat urban yang membutuhkan efisiensi dan kecepatan dalam mobilitas sehari-hari.

Mobil VinFast ini memberikan segmen 5-seater EV yang tak kalah saing dengan merk lainnya.

Kini mobil Vinfast telah memiliki pabrik di Subang,Jawa Barat dengan rangkaian produksi salah satunya di segmen MPV 7-Seater yang ramai menarik pasar di Indonesia.

Indonesia dengan populasi yang masif memberikan sejumlah kesempatan bagi produsen otomotif membawa mobil keluarga yang bisa menggandeng mobilitas secara efisien dalam satu waktu.

Mobil MPV 7-Seater Vinfast bernama Limo Green sedang dipersiapkan secara matang sebagai kendaraan umum kelas atas dengan jarak tempuh 450 km dari pengujian NEDC.

Mobil Vinfast Limo Green 7-Seater sudah diperkenalkan kepada masyarakat Vietnam sejak awal tahun 2025 sehingga pemasarannya sudah masif dilakukan secara maksimal.

Mobil Limo Green dari Vinfast memiliki dimensi panjang 4740 mm, lebar 1872 mm, dan tinggi 1723 mm serta jarak sumbu rodanya sampai dengan 2840 mm.

Mobil Limo Green dari Vinfast semakin kencang dan tangguh dengan ground clearance 170 mm menjadikan berkendara dapat maksimal di berbagai kontur jalanan terutama jika di pasarkan ke Indonesia.

Dimensi mobil Vinfast Limo Green ini memberikan kemiripan dengan mobil Toyota Kijang Innova Zenix yang juga panjangnya di 4755 mm, lebar 1850 mm, dan tinggi 1795 mm.

Dengan dimensi ini memberikan potensi pemasaran yang masif seperti mobil Kijang Innova Zenix yang memfasilitasi kabin cukup untuk keluarga Indonesia.

“Pada intinya, secara produk kami memang sudah memiliki banyak variannya. Apakah kami akan membawanya (ke Indonesia) ? Tentu kita akan sesuaikan dengan kebutuhan market (di Indonesia),” ujar CEO Vinfast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.

“Khususnya model 7-seater, kita tahu sendiri, itu adalah segmen yang paling empuk, paling seksi di Indonesia. Jadi tentu kami juga tidak ingin kehilangan potensi itu. Namun kapan waktunya (kitab bawa ke Indonesia)? Kita masih finalkan,” Imbuh Karyanto.

Melalui produk Vinfast 7-seater ini menjadikan segmen terbaru dan bisa bersaing di pasar MPV sebagaimana produk Vinfast lainnya yang bertumpu pada baterai yakni VF 3, VF e34, VF 5, VF 6, dan VF 7.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy meyampaikan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan simpang susun sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan menarik investasi strategis di wilayah Subang, tapatnya di Subang Timur.

Pada prinsinya, pemerintah daerah labupaten Subang menjadi penghubung antara VinFast dan Pemerintah Pusat agar proses pembangunan publik di wilayah ini dapat berjalan lancar.

“Kami siap membantu dan menyiapkan segala hal yang diperlukan, baik secara teknis maupun administratif, demi kelancaran proyek yang juga merupakan bagian dari program nasional,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Reynaldy usai mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (PU RI) melalui Zoom Meeting, membahas permohonan izin pemanfaatan ruang milik jalan tol (Rumija Tol) untuk pembangunan simpang susun di ruas Tol Cikampek-Palimanan KM 115+800 di Ruang Bupati, Rabu (15/10/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh pejabat teknis dari Kementerian PU RI, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Barat-DKI Jakarta,  Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pihak VinFast, yang menjadi salah satu pemrakarsa proyek pengembangan kawasan industri di Subang.

Bupati juga menegaskan bahwa lokasi simpang susun bukan menjadi persoalan utama selama seluruh ketentuan dan aturan teknis dapat dipenuhi, termasuk jarak minimal dan koneksi antarjaringan jalan yang diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Bagi kami, titiknya di mana pun tidak menjadi masalah sepanjang sesuai aturan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terlabih bagi warga Subang.Yang penting, proyek ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka akses baru, dan mendukung pengembangan kawasan industri,” tambah Kang Rey sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Kang Rey menegaskan bahwa Pemkab Subang terbuka terhadap investasi dan siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan berkelanjutan.

“Kami pada prinsipnya siap menerima dan mengelola hasil pembangunan ini nantinya, apakah akan menjadi jalan kabupaten atau provinsi. Yang terpenting adalah sinergi kita terjaga, agar investasi dan pembangunan di Subang benar benar berdampak bagi masyarakat,” pungkas Reynaldy. (azm/anr)

 

 

 

loading...

Feeds

Keluarga Petarung MMA, Yudi Cahyadi Bangga

POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Petarung Mixed Martial Art (MMA) asal Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Yudi Cahyadi (34), gagal melangkah …