Blog

  • IPDN Salurkan Daging Kurban untuk Warga dan Petugas Kampus

    IPDN Salurkan Daging Kurban untuk Warga dan Petugas Kampus

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar penyerahan daging hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (27/5/2026) lalu.

    Kegiatan tersebut melibatkan sivitas akademika IPDN, petugas kampus, masyarakat sekitar, hingga insan media.

    Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi mengatakan pelaksanaan kurban di lingkungan kampus dilakukan secara terpusat agar pengelolaan dan distribusi daging berjalan tertib serta merata.

    Menurutnya, seluruh keluarga besar IPDN menyerahkan hewan kurban melalui satu kepanitiaan sehingga penyaluran manfaat dapat menjangkau lebih banyak penerima.

    “Kami tinggal dan bekerja di tempat yang sama. Karena itu, panitia mengoordinasikan seluruh proses kurban dalam satu pelaksanaan,” ujar Halilul Khairi.

    Ia menjelaskan, panitia memprioritaskan pembagian daging kurban kepada petugas kebersihan, pengamanan dalam (Pamdal), petugas taman, serta masyarakat sekitar Kecamatan Jatinangor dan Cibeusi yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan kampus IPDN.

    “Pada pelaksanaan tahun ini, jumlah hewan kurban di IPDN mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Selama beberapa tahun terakhir, kontribusi terbesar berasal dari para praja melalui pola sumbangan bersama,” katanya.

    Namun, pihak kampus melakukan evaluasi terhadap mekanisme tersebut karena dinilai lebih tepat masuk kategori sedekah sukarela dibanding ibadah kurban secara fikih.

    “Tahun lalu jumlahnya bisa mencapai belasan ekor. Tahun ini hanya tiga ekor sapi dari lingkungan kampus utama. Tahun depan kami akan merancang pola yang lebih baik,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Kurban IPDN Drs. H. Ujud Rusdia menyebutkan panitia menerima tiga ekor sapi dan tiga ekor domba di Kampus Jatinangor. Bantuan hewan kurban tersebut di antaranya berasal dari Rektor IPDN serta Bank BJB. (tha)

  • WALHI Sebut Pemkab Bandung Gagal Mitigasi Dampak Alih Fungsi Lahan

    WALHI Sebut Pemkab Bandung Gagal Mitigasi Dampak Alih Fungsi Lahan

    POJOKBANDUNG.COM, KABUPATEN BANDUNG – WALHI Jawa Barat menilai Pemerintah Kabupaten Bandung gagal membangun mitigasi terhadap dampak pembangunan dan alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir dan longsor terus berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

    Direktur Eksekutif WALHI Jawa Barat Wahyudin mengatakan bencana banjir dan longsor yang terjadi bukan semata-mata akibat faktor cuaca ekstrem, tetapi juga dipicu kerusakan lingkungan dan lemahnya tata kelola ruang.

    Menurutnya, kerusakan kawasan hulu, alih fungsi lahan, serta buruknya sistem drainase memperparah kondisi lingkungan di Kabupaten Bandung.

    “Bencana ini bukan sekadar faktor alam, melainkan dampak langsung dari rusaknya ekosistem sungai dan buruknya sistem drainase,” ujar Wahyudin, Kamis (28/5/2026).

    Ia menilai pemerintah daerah belum mampu mengantisipasi dampak pembangunan yang terus terjadi di kawasan resapan dan wilayah hulu sungai.

    “Banjir yang merendam wilayah Dayeuhkolot hingga Sapan Cikeruh menjadi bukti lemahnya mitigasi lingkungan di Kabupaten Bandung,” ungkap dia.

    Selain banjir, longsor juga terjadi di sejumlah wilayah seperti Kertasari, Pacet dan Pangalengan akibat kondisi tanah yang semakin rentan setelah perubahan tata guna lahan.

    “Sebelumnya, di Kecamatan Majalaya, lebih dari 400 kepala keluarga terdampak banjir. Sementara di Kecamatan Pacet, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan hingga warga terpaksa mengungsi,” ungkap dia.

    WALHI Jawa Barat meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pembangunan dan tata ruang agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.

    “Penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan setelah banjir dan longsor terjadi, tetapi harus dibarengi langkah pencegahan yang serius terhadap kerusakan kawasan hulu dan alih fungsi lahan,” ungkap dia. (kus)

  • Tiga ”Peneliti” WNI Diduga Buat Riset Pakai AI saat Konferensi Pneumonia di Denmark, Kemendiktisaintek Pastikan Ketiganya Bukan Dosen dan Peneliti

    Tiga ”Peneliti” WNI Diduga Buat Riset Pakai AI saat Konferensi Pneumonia di Denmark, Kemendiktisaintek Pastikan Ketiganya Bukan Dosen dan Peneliti

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Tiga WNI yang mengaku sebagai peneliti menuai sorotan publik seusai mengikuti konferensi ahli pneumonia seluruh dunia, ISPPD, di Kopenhagen, Denmark pada 17-21 Mei 2026. Mereka memaparkan hasil riset yang diduga dibuat dengan akal imitasi (AI).

    Tiga orang yang mengaku peneliti itu adalah Prihatini, Rifaldy Fajar dan Rini Winarti. Ketiganya mempresentasikan riset berjudul Multi-Strain Machine Learning Identifies Transcriptomic Combination Vulnerabilities In Multidrug-Resistant Streptococcus Pneumoniae. Penelitian yang diduga palsu tersebut dibongkar oleh dua peneliti lain, yaitu Wa Ode Dwi Daningrat dan Ida Bagus Mandhara Brasika yang turut hadir dalam konferensi.

    Keduanya menuliskan temuan atas kejanggalan riset tersebut melalui akun Instagram (IG) mereka. Keanehan pertama yang ditemukan adalah pemalsuan identitas. Salah satu panelis dari riset tersebut diketahui sempat berganti-ganti nama saat presentasi dengan bermodal ganti jilbab dan nametag.

    Kedua, terkait lokasi riset. Dwi Daningrat dan Mandhara Brasika menilai lokasi penelitian tidak masuk akal. Pasalnya, riset dilakukan di beberapa negara mulai dari Peruvian Andes, Dataran Tinggi Ethiopia, Dataran Tinggi Guetemala, Lebanon, Nepal, hingga India Utara. Kecurigaan semakin menguat ketika seluruh periset merupakan warga Indonesia tanpa kolaborator setempat dan keterangan persetujuan etik.

    Puncaknya, afiliasi institusi yang disebut para ”peneliti” tersebut tidak ditemukan di Indonesia. Dalam papper yang disampaikan, ketiganya  menyebutkan AI-BioMedicine Research Group, IMCDS-Biomed Research Foundation, Jakarta, Indonesia sebagai afiliasi organisasinya. Ketiganya diduga membuat penelitian ini dengan bantuan akal imitasi (AI). ”Risetnya dibuat terlihat sangat hebat padahal tidak pernah ada. Data palsu, di-generate AI, gambar dan tulisannya juga,” ujar Dwi Daningrat saat dihubungi Jawa Pos, kemarin (27/5).

    Dwi Daningrat sempat bertanya langsung ke Prihantini, untuk meminta penjelasan mengenai penelitian mereka. Sayangnya, Prihantini tak bisa menjelaskan dengan gamblang. ”Katanya seluruh abstrak mereka de-generate oleh leader mereka atas nama Rifaldy Fajar,” ungkapnya.

    Respons Pemerintah

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto tengah berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait untuk mendalami  dan memastikan fakta-fakta yang sebenarnya. Termasuk, status yang bersangkutan, bentuk afiliasi yang digunakan, serta keterkaitannya dengan institusi pendidikan tinggi atau lembaga riset di Indonesia. ”Berdasarkan informasi awal yang kami dapatkan, pihak yang disebut dalam kasus ini tidak terindikasi sebagai dosen atau peneliti aktif di perguruan tinggi Indonesia,” ujarnya.

    Menurutnya, dalam menangangi kasus dugaan pelanggaran integritas akademik dan etika penelitian, pihaknya akan mengedepankan prinsip kehati-hatian. ”Semua pihak perlu diberikan ruang klarifikasi, dan setiap dugaan perlu diverifikasi secara objektif berdasarkan bukti serta mekanisme yang berlaku di lingkungan akademik dan penelitian,” jelasnya. (mia/aph/Jawa Pos)

     

  • Sapi Kurban Masuk Ruangan SIM, Tukang Jagal Terluka

    Sapi Kurban Masuk Ruangan SIM, Tukang Jagal Terluka

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Seekor sapi kurban mengamuk saat hendak disembelih di halaman uji praktik SIM Polres Sumedang, Rabu (27/5/2026). Sapi tersebut lepas dari kendali panitia hingga sempat masuk ke area pelayanan pembuatan SIM dan BPKB Satlantas.

    Sapi berukuran sedang yang merupakan pemberian Bupati Sumedang itu membuat suasana di lingkungan Mapolres sempat tegang. Sejumlah tukang jagal bersama anggota kepolisian yang bertugas dalam penyembelihan hewan kurban Hari Raya Iduladha berupaya keras menangkap sapi yang terus memberontak.

    Akibat besarnya tenaga sapi yang masih muda tersebut, seorang tukang jagal mengalami luka pada bagian tangan. “Tenaganya besar, sapinya masih muda. Cuma sedikit luka di tangan,” ujar salah seorang tukang jagal, Bulat.

    Beruntung, kesigapan panitia kurban membuat sapi tidak sampai masuk lebih jauh ke ruang pelayanan masyarakat. Namun, sejumlah fasilitas di area lapang uji praktik SIM mengalami kerusakan.

    Tiang pembatas jalur ujian praktik SIM motor tampak berserakan akibat diterjang sapi sebelum akhirnya berhasil ditenangkan. “Untung enggak sampai masuk ke dalam. Ya, merusak itu saja, jalur lalu lintas di lapang uji SIM,” tuturnya.

    Demi alasan keamanan, sapi tersebut kemudian langsung disembelih di lokasi berbeda dari hewan kurban lainnya. Pada pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, Polres Sumedang menyembelih sebanyak sembilan ekor sapi dan enam ekor domba kurban.

    Selanjutnya, daging kurban dikemas menggunakan daun pisang dan bongsang (keranjang tahu) untuk dibagikan kepada masyarakat. (gun)

  • Kodim Sumedang Tanam 185 Pohon, Perkuat Kepedulian Lingkungan

    Kodim Sumedang Tanam 185 Pohon, Perkuat Kepedulian Lingkungan

    POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Kodim 0610/Sumedang melaksanakan kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Blok Gunung Geulis, Desa Kamal, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Selasa (26/5). Kegiatan itu sebagai upaya mendukung pelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

    Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto S.I.P., M.Han melalui Kasdim 0610/Sumedang Mayor Inf Deni Zenal Mutaqin menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, persoalan lingkungan saat ini semakin kompleks sehingga memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan, kelestarian, dan keseimbangan lingkungan hidup.

    “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kebersihan, kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup. Permasalahan lingkungan saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi dan kepedulian bersama demi masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pembinaan lingkungan hidup juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan asri, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui kepedulian bersama terhadap kelestarian alam.

    Dandim menegaskan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Kodim 0610/Sumedang dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pelestarian alam sebagai investasi bagi generasi penerus bangsa.

    “Kodim 0610/Sumedang akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap upaya menjaga kelestarian alam, karena lingkungan yang sehat dan hijau merupakan salah satu pondasi penting dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat, aman dan sejahtera,” pungkasnya. Selain pemberian materi sosialisasi lingkungan hidup oleh CDK Kehutanan Wilayah IX Hajid, SP, kegiatan juga diisi dengan aksi penanaman sebanyak 185 pohon yang terdiri atas sukun, alpukat, mangga, durian, dan petai, masing-masing sebanyak 37 pohon. (tha)

  • Bupati Subang Reynaldy Putra Sebut Semangat Iduladha Tingkatkan Gotong Royong

    Bupati Subang Reynaldy Putra Sebut Semangat Iduladha Tingkatkan Gotong Royong

    POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Bupati Subang Reynaldy Putra menyampaikan perayaan Iduladha 1447 Hijriah menjadi peristiwa penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, semangat kepedulian, dan solidaritas dalam kehidupan sosial.

    Dia juga berharap semangat Iduladha 1447 dapat meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh masyarakat serta stakeholder sehingga kemajuan di wilayah itu betul betul dapat tercapai sesuai harapan.

    “Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya semangat berbagi, kepedulian sosial dan meningkatkan semangat gotong royong, sehingga apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud, yakni mewujudakan daerah ini (kabupaten Subang) yang unggul, maju, komptitif, dan religius dengan penuh keberkahan, ” ujar Reynaldy saat sambutan Iduladha di Masjid Agung Al-Musabaqoh Subang, Rabu (27/5/2026).

    Ia juga mengucapkan selamat Iduladha  bagi seluruh kaum muslimin muslimat, dan mengajak agar menjadikan Iduladha sebagai penguat kebersamaan.

    “Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga menjadi momentum keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat,” ucapnya.

    Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini menyampaikan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan pembangunan melalui program program unggulannya serta tema Iduladha 1447 Hijriah.

    “Adapun tema Iduladha 1437 Hiriah, “Dengan Berqurban Bukti Nyata Ngawangun Bareng Rakyat, Peduli Berbagi, Bersinergi menuju Kabupaten Subang yang Religi” diangkat untuk mengajak kita bahwa Qurban bukan hanya ibadah tapi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong membangun Subang,” ujarnya.

    Terakhir, Ia juga mengajak seluruh jamaah shalat Iduladha untuk mendo’akan 543 jamaah haji asal Subang dan seluruh jamaah haji yang telah melaksanakan wukuf, agar diberi kemudahan dan mendapat haji yang mabru dan mabrurah,

    “Semoga seluruh jamaah haji diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, dan kembali ke tanah air menjadi haji hajjah mabrur dan mabrurah,” pungkasnya.

    Setelah Shalat Id, ia bersama jajaran pejabat Pemkab Subang menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Musabaqoh Subang dengan sapi 3 ekor dan 6 ekor domba untuk dibagikan ke beberapa masjid di Kabupaten Subang, dengan 1 ekor sapi untuk DKM Al-Musabaqoh Subang. (anr)

  • Baru 104 Ekor Masuk RPH Kota Bandung, Pemotongan Hewan Kurban 2026 Menurun

    Baru 104 Ekor Masuk RPH Kota Bandung, Pemotongan Hewan Kurban 2026 Menurun

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Aktivitas pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Bandung mengalami penurunan cukup signifikan saat Hari Raya Iduladha 2026. Hingga akhir Mei, jumlah hewan yang terdaftar untuk dipotong di RPH baru mencapai 104 ekor, jauh lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan penurunan terlihat dari berkurangnya antrean pemotongan di dua RPH milik pemerintah, RPH Cirangrang dan RPH Ciroyom.

    “Tahun ini yang baru mendaftar sekitar 104 ekor. Ciroyom sekitar 74 ekor dan Cirangrang sekitar 30 ekor,” ujar Gin Gin, Rabu (27/5/2026).

    Gin Gin mengungkapkan jumlah pendaftar menurun dibanding tahun lalu yang sempat mencapai sekitar 127 hingga 177 ekor selama periode Iduladha. Aktivitas pemotongan tahun ini juga dinilai tidak seramai tahun sebelumnya.

    Meski terjadi penurunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap membuka layanan pemotongan hewan kurban di RPH untuk masyarakat umum. Fasilitas disediakan agar proses pemotongan berlangsung lebih higienis, aman, dan sesuai aturan kesehatan hewan.

    Gin Gin memastikan layanan RPH dapat dimanfaatkan warga Kota Bandung yang ingin melakukan pemotongan hewan kurban secara resmi dan terkontrol.

    Menurutnya, untuk menggunakan fasilitas layanan RPH, masyarakat diwajibkan memiliki KTP Kota Bandung serta melakukan pendaftaran terlebih dahulu karena kapasitas pemotongan terbatas.

    Gin Gin menjelaskan sistem pendaftaran dilakukan untuk mengatur jadwal pemotongan agar tidak terjadi penumpukan hewan maupun antrean panjang saat hari raya kurban. Selain itu, warga juga diperbolehkan membawa juru potong sendiri selama mengikuti ketentuan operasional yang berlaku di RPH.

    “Jadi masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas kami, bahkan boleh membawa juru potong sendiri,” katanya.

    Gin Gin juga menetapkan biaya retribusi pemotongan yang relatif murah, Rp35 ribu per ekor. Tarif yang berlaku untuk penggunaan fasilitas RPH selama momentum Iduladha.

    “Keberadaan RPH menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memastikan proses penyembelihan dilakukan secara bersih dan memenuhi standar kesehatan,” ucapnya.

    Gin Gin mengatakan Petugas DKPP juga melakukan pengawasan ketat selama proses pemotongan untuk memastikan hewan yang dipotong telah lolos pemeriksaan kesehatan dan layak dikurbankan.

    Selain pemeriksaan kesehatan hewan, pengawasan dilakukan terhadap kebersihan lokasi, penanganan limbah, hingga distribusi daging kurban agar tetap aman untuk masyarakat.

    Gin Gin berharap masyarakat semakin memanfaatkan fasilitas RPH resmi dibanding melakukan pemotongan di lokasi yang kurang memadai. Selain lebih tertib, pemotongan di RPH dinilai mampu meminimalkan risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.

    “Meski jumlah pemotongan tahun ini menurun, Pemkot Bandung memastikan layanan RPH tetap berjalan optimal selama Iduladha 2026 demi mendukung pelaksanaan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat,” ujar Gin Gin.(dsn)

  • 38 Peserta SNBT Pemakai Joki Kena Blacklist, Mayoritas Incar Kedokteran, Nama Pelaku Dikirim ke Seluruh PTN

    38 Peserta SNBT Pemakai Joki Kena Blacklist, Mayoritas Incar Kedokteran, Nama Pelaku Dikirim ke Seluruh PTN

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menyampaikan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 di Jakarta, kemarin (25/5). Sebanyak 256.368 peserta telah dinyatakan lolos. Sementara, 38 orang di-blacklist karena memakai joki saat ujian.

    Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan, sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) semakin membaik tahun ini. Tes dilaksanakan secara akuntabel dan berkeadilan. Hasilnya, berbagai kecurangan dapat ditekan dan jumlahnya menurun. ”Ini menunjukkan sistem seleksi semakin kuat. Tahun ini panitia seleksi mampu mendeteksi kecurangan dengan sangat baik,” ujarnya.

    Beberapa terobosan yang dilakukan untuk mencegah kecurangan antara lain, penetapan lokasi ujian tidak dari jauh-jauh hari, penggunaan face recognition dan akal imitasi (AI), hingga mendahulukan tes untuk prodi kedokteran.

    Menurut Brian, kecurangan yang terjadi dalam SNBT ini disinyalir berasal dari satu kelompok tertentu. Artinya, mereka telah mendesain proses kecurangan. Dengan bermodal basis data dalam pelaksanaan sebelum, panitia mendapatkan informasi nama dan wajah pelaku yang sebelumnya sudah pernah ikut tes dan tiba-tiba muncul. ”Orangnya itu-itu saja,” katanya.

    Pendalaman

    Brian menyebut, kecurangan paling banyak terjadi di seleksi SNBT untuk prodi kedokteran. Salah satunya yang ditemukan di pusat UTBK di Jawa Timur. ”Sebagian besar, mungkin hampir semuanya 99 persen itu adalah fakultas kedokteran,” ungkapnya.

    Peserta yang terindikasi melakukan kecurangan langsung didiskualifikasi. Sementara, mahasiswa aktif di berbagai PTN yang terindikasi lolos menggunakan cara curang pada tahun lalu juga akan didalami lebih lanjut.  ”Apalagi ini proses SNBT, proses seleksi nasional ya. Artinya, kalau kita lulus kan, ada yang tidak lulus, ada yang disingkirkan. Dan itu (kecurangan, red) tentu secara fundamental pengembangan pendidikan dan karakter kebangsaan sangat tidak sesuai,” terangnya.

    Ketua Umum Tim Penanggungjawab SNPMB 2026 Eduart Wolok mencatat peningkatan animo pada seleksi penerimaan mahasiswa baru. Sebanyak  871.496 orang yang mendaftar dan didominasi oleh peserta yang memilih program sarjana (S-1). ”Di program sarjana ini tujuh prodi favoritnya itu vokasi. Salah satunya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Diploma D-4 di Universitas Sebelas Maret (UNS). Ada 5.582 peminat dan yang diterima 43 orang,” paparnya.

    Tahun ini, kata Eduart, daya tampung yang disediakan untuk SNBT mencapai 286.864. Namun, hanya 256.369 kuota atau 89,37 persen yang terisi. Artinya, ada sekitar 10,63 persen  yang ”nganggur”. ”Yang tidak terpakai  akan dialihkan ke jalur mandiri,” ucapnya.

    Eduart mengaku, kecurangan serta pelanggaran yang terjadi dalam UTBK 2026 berhasil dideteksi dan ditekan sejak hari pertama pelaksanaan tes. Hal ini berkat sejumlah kebijakan baru yang dilakukan.

    Sekitar 38 kecurangan yang terdeteksi. Sebagian besar diketahui lantaran menggunakan joki pengganti. Kecurangan lainnya adalah dengan menggunakan alat yang dilarang.

    Eduart menyatakan, hampir 100 persen joki menyasar prodi kedokteran. Karena itu, tes untuk prodi tersebut dan kedokteran gigi ditempatkan di hari pertama ujian. ”Khusus untuk kedua pelanggaran ini sanksinya adalah blacklist. Sebanyak 38 peserta tidak dapat diterima pada jalur SNPMB selanjutnya, di PTN mana pun,” tegasnya.

    Daftar 38 peserta tersebut sudah dikirim ke seluruh PTN untuk kemudian masuk dalam daftar hitam. Jangka waktu blacklist belum dapat dipastikan. Namun, ada usulan hingga dua tahun.

    Selain itu, Tim Penanggungjawab SNPMB 2026 telah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk penanganan kasus secara hukum.

    Sementara, panitia juga menemukan beragam pelanggaran saat SNBT. Mulai dari menyontek, memfoto soal, penggunaan foto otomatis, peserta yang ingin ganti-ganti foto, hingga dokumen tidak lengkap dan tidak sesuai. Peserta yang melanggar dikenakan sanksi diskualifikasi. ”Tidak diikutkan dalam proses seleksi, jadi tidak akan mendapatkan nilai UTBK. Tapi masih boleh untuk ikut jalur mandiri,” jelasnya. (mia/aph/Jawa Pos)

  • Tak Penuhi Kuota Perempuan, Parpol Gugur, Minimal 30 Persen untuk Calon  Legislator

    Tak Penuhi Kuota Perempuan, Parpol Gugur, Minimal 30 Persen untuk Calon Legislator

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Pemilihan Umum (Pemilu) memang masih tiga tahun lagi. Namun, partai politik (parpol) harus mulai menata persiapan terkait kader perempuan.

    Sebab, kemarin (25/5/2026), Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan, jika dalam pemilu berikutnya gagal memenuhi kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen untuk para calon legislator mereka, bakal ada konsekuensi untuk parpol tersebut. Parpol bersangkutan digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilihan di mana kuota tersebut gagal dipenuhi.

    Keputusan MK itu tertuang dalam Putusan 128/PUU-XXIV/2026 yang diketok dalam sidang kemarin (25/5/2026). Permohonan uji materi diajukan oleh Maya Novita Sari, Imas Dion Febriani, Cahya Camila Evanglin, serta Fatati Nailul Munadia.

    Secara garis besar, mereka memohon kepada MK untuk menetapkan Pasal 245 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bertentangan dengan UUD NRI. Sebab, pasal itu tidak menjelaskan pemberian sanksi bagi parpol yang melanggar aturan tersebut.

    “Amar putusan, mengadili, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” tutur Ketua MK Suhartoyo dalam sidang pengucapan putusan, dikutip dari situs resmi MK.

    Mengubah Frasa

    MK mengubah frasa Pasal 245 UU 7/2017 tentang Pemilu: “Menyatakan Pasal 245 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai ‘daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243 memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen, dan dalam hal ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen tidak terpenuhi, maka KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota menggugurkan atau tidak mengikutsertakan partai politik peserta pemilihan umum tersebut pada daerah pemilihan bersangkutan’.”

    Para pemohon juga menambahkan Pasal 23 ayat (1) UUD 1945 sebagai dasar pengujian. Mereka menilai penggunaan anggaran negara untuk memproses pendaftaran partai politik yang tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan merupakan bentuk pengelolaan negara yang tidak efektif dan tidak bertanggung jawab.

    Pada sidang pendahuluan 15 April 2025, para pemohon memberikan contoh yang terjadi di dapil Trenggalek 2, Tulungagung 6, dan Tulungagung 1 dalam Pemilu 2024. Di ketiga dapil itu, ada parpol yang hanya mencalonkan satu pria sebagai calon anggota legislatif sehingga tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan. Namun, tetap dinyatakan lolos. (ttg/Jawa Pos)

  • RJM Skincare, Brand Lokal Garut yang Siap Bikin Perempuan Tampil Lebih Percaya Diri

    RJM Skincare, Brand Lokal Garut yang Siap Bikin Perempuan Tampil Lebih Percaya Diri

    POJOKBANDUNG.COM,GARUT-Industri kecantikan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, terutama di kalangan perempuan muda yang semakin peduli terhadap kesehatan dan perawatan kulit.

    Di tengah tren skincare yang kian diminati, brand lokal mulai bermunculan dengan membawa inovasi dan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar nasional. Salah satunya datang dari Garut, Jawa Barat, melalui perusahaan Rika Jaya Mandiri (RJM) dengan produk unggulannya, RM Skincare.
    Rika Jaya Mandiri dikenal sebagai perusahaan multi bidang yang bergerak dalam pengadaan barang, supply kebutuhan usaha, retail, hingga kuliner. Kini, perusahaan tersebut mulai serius mengembangkan lini bisnis kecantikan melalui produk skincare lokal berkualitas.
    Owner Rika Jaya Mandiri, Rika Siti Nurjanah, mengatakan hadirnya RJM Skincare merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan perempuan modern yang ingin tampil lebih percaya diri dengan kulit sehat dan terawat.
    “RM Skincare hadir sebagai solusi bagi perempuan yang menginginkan produk perawatan wajah yang aman, nyaman digunakan, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Rika saat ditemui di kawasan Jalan Patriot, Garut, Kamis (21/5/2026).
    Menurutnya, produk yang dihadirkan tidak hanya mengikuti tren pasar kecantikan, tetapi juga mengutamakan kualitas serta keamanan bahan yang digunakan. Kepercayaan pelanggan, kata dia, menjadi prioritas utama perusahaan melalui pelayanan yang profesional dan berkualitas.
    Di era media sosial saat ini, skincare telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Kondisi tersebut membuat konsumen semakin selektif dalam memilih produk perawatan wajah yang aman dan efektif.
    Melihat peluang tersebut, RJM menghadirkan RM Skincare sebagai produk kecantikan lokal yang tidak hanya fokus pada penampilan, tetapi juga membantu meningkatkan rasa percaya diri penggunanya.

    Tak hanya menghadirkan produk skincare, RJM juga terus memperluas pengembangan bisnisnya di berbagai sektor. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan lokal daerah mampu tumbuh profesional dan kompetitif di tengah persaingan industri modern.
    Selain itu, RJM turut membangun hubungan baik dengan pelanggan melalui pelayanan yang ramah dan terpercaya. RM Skincare sendiri hadir dengan berbagai manfaat perawatan wajah untuk membantu menjaga kulit tetap segar, cerah, dan sehat.
    Rika berharap RM Skincare dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang mencari produk skincare lokal berkualitas. Dengan semangat inovasi dan pelayanan terbaik, RJM optimistis mampu memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia.
    Dari Garut, RM Skincare kini mulai menunjukkan eksistensinya sebagai brand lokal yang siap bersaing di industri kecantikan nasional serta menjadi bagian dari perjalanan perempuan Indonesia untuk tampil lebih sehat, percaya diri, dan glowing setiap hari. (nto)

  • AS Serang Peluncur Rudal, Iran Tembak Jatuh Drone, Ancam Proses Perundingan Damai di Doha, Mojtaba Khamenei Sebut Israel Kanker-nya Timur Tengah

    AS Serang Peluncur Rudal, Iran Tembak Jatuh Drone, Ancam Proses Perundingan Damai di Doha, Mojtaba Khamenei Sebut Israel Kanker-nya Timur Tengah

    POJOKBANDUNG.COM, TEHERAN – Amerika Serikat (AS) mengulangi kebiasaan lamanya menyerang Iran saat perundingan berlangsung. Serangan kali ini malah terasa sangat paradoksal dilakukan saat delegasi kedua negara sedang merundingkan kesepakatan damai di Qatar.

    Serangan sebelumnya dilakukan AS bersama Israel ke Iran pada 28 Februari, sebelum kemudian AS-Iran menyepakati gencatan senjata yang mulai dijalankan 8 April lalu. Serangan tersebut juga dilakukan di tengah negosiasi terkait nuklir di Swiss yang sudah hampir mencapai kesepakatan.

    Serangan terbaru ke sisi selatan Iran itu kemungkinan besar bakal mengancam proses negosiasi damai yang sedang berlangsung di Doha, Qatar. Mengutip Al Jazeera, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim, serangan tersebut untuk membela diri dengan tujuan melindungi pasukan AS dari ancaman Iran.

    “Targetnya termasuk lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau,” kata Juru Bicara CENTCOM Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins pada Senin malam (25/5) waktu setempat.

    Teheran mengakui adanya ledakan di Bandar Abbas, kota di bagian selatan wilayah mereka, dekat Selat Hormuz. Namun, kepada Al Jazeera, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menyebut, pihaknya berhasil menembak jatuh Reaper drone atau pesawat nirawak tempur dan pengintai. Namun, tak dijelaskan secara pasti di mana lokasinya.

    Dari Washington DC, Alan Fisher, jurnalis Al Jazeera, mengatakan, insiden-insiden kecil serupa pernah terjadi di awal gencatan senjata. “Tapi, waktu itu (Presiden AS) Donald Trump tak menganggapnya sebagai pelanggaran gencatan,” katanya.

    Mengenai skala serangan kali ini, tak banyak informasi yang disampaikan Gedung Putih maupun Pentagon. Tidak ada rincian, misalnya, tentang jumlah korban atau berapa banyak peluncur rudal dan kapal yang diserang.

    IRGC sebelumnya menargetkan sebuah kapal di Selat Hormuz sebelum serangan AS terjadi. Namun, tidak ada keterangan resmi mengenai kapal apa dan siapa yang dimaksud.

    Yang jelas, ketika AS menyerang, delegasi Iran yang di antaranya berisi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati, dilaporkan sudah berada di Doha, Qatar. Presiden Amerika Donald Trump sebelumnya menyebut, kesepakatan dengan Iran harus mencakup penyerahan stok uranium.

    “Tidak akan ada kesepakatan kecuali syarat itu dipenuhi,” ujar Trump seperti dikutip dari Middle East Eye kemarin (26/5).

    Namun, serangan terbaru tersebut justru berpotensi memperburuk situasi. Apalagi, Iran juga menegaskan, tidak akan ada tekanan yang membuat mereka takut.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan, pembicaraan dengan AS saat ini masih berfokus pada penghentian perang. Namun, Baghaei juga menegaskan, tak ada jaminan bahwa Washington DC akan mematuhi komitmen yang dirumuskan dalam kesepakatan.

    Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika Marco Rubio mengatakan, proses negosiasi kemungkinan membutuhkan waktu beberapa hari lagi. Sebab, kedua pihak masih membahas detail bahasa dalam dokumen awal kesepakatan.

    “Ada banyak pembicaraan bolak-balik mengenai bahasa spesifik dalam dokumen awal,” kata Rubio.

    Peringatan Keras

    Ketegangan juga meningkat setelah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan peringatan keras kepada AS. Dikutip dari The Guardian, Khamenei mengatakan, Negeri Paman Sam itu tidak lagi memiliki tempat aman di kawasan Timur Tengah.

    “Kekuatan-kekuatan di Teluk Persia tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan AS dan AS tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman di kawasan tersebut,” tulis Mojtaba melalui saluran Telegram-nya.

    Mojtaba juga menyebut, Israel sebagai kanker yang berbahaya dan mematikan bagi kawasan. “Israel harus dihancurkan dan memang akan hancur,” kata penerus kedudukan sang ayah, Ayatullah Ali Khamenei itu.

    Sementara itu, Middle East Eye melansir, sejumlah analis menilai Iran justru berhasil mempertahankan pengaruh strategisnya di kawasan meski terus mendapat tekanan militer dari Amerika dan Israel. Hassan Ahmadian, salah seorang analis, menyebut, Teheran masih memegang kartu penting, terutama kendali de facto atas Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

    Media tersebut juga menilai, perang berkepanjangan justru memperlihatkan kegagalan AS mempertahankan dominasinya di Timur Tengah. Iran dinilai tetap mampu menjadi penyeimbang kekuatan regional melalui kemampuan drone, rudal, hingga pengaruh politiknya di kawasan. (lyn/ttg/Jawa Pos)

  • Mantap! AMDATARA Perkuat Sinergi dengan Menggandeng Badan Geologi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

    Mantap! AMDATARA Perkuat Sinergi dengan Menggandeng Badan Geologi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

    POJOKBANDUNG.COM JAKARTA — Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (DPP AMDATARA) memperkuat kolaborasi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

    Kerja sama ini mencakup penguatan tata kelola air, regulasi, serta pengembangan riset berbasis sains.

    Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, menegaskan komitmen asosiasi dalam mendukung tata kelola sumber daya air yang bertanggung jawab.

    Ia juga memaparkan perkembangan terkini industri AMDK, termasuk kontribusi ekonomi dan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Dalam pertemuan tersebut, AMDATARA menjajaki kolaborasi strategis dengan Badan Geologi, khususnya dalam penguatan riset dan kajian ilmiah guna mendukung kebijakan berbasis data. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berlandaskan sains, sehingga pertumbuhan industri tetap selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

    “AMDATARA berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku serta berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku industri dalam memastikan praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Karyanto di Jakarta.

    Karyanto juga memaparkan berbagai inisiatif keberlanjutan anggota AMDATARA, antara lain pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) berbasis sains, penanaman pohon, pembangunan sumur resapan, pemantauan air tanah, serta peningkatan akses air bersih bagi masyarakat. Selain menyampaikan kondisi industri dan kontribusinya, AMDATARA turut memberikan perspektif teknis terkait pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

    Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengapresiasi inisiatif AMDATARA dalam membangun komunikasi dan kemitraan. Menurutnya, langkah ini mencerminkan komitmen industri dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

    “Kami berharap sinergi antara pemerintah dan industri AMDK dapat terus diperkuat ke depan,” ujarnya. Kedua pihak juga mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan, penguatan kepatuhan regulasi, peningkatan akses air bersih, hingga aspek perizinan serta isu-isu terkini terkait SDA.

    Diskusi ini menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan industri dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan konservasi.

    Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL), Agus Cahyono Adi. Kolaborasi ini semakin menegaskan komitmen AMDATARA untuk terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, memperkuat kepastian regulasi, serta memastikan industri AMDK tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional. (**)

  • Iduladha, Pedagang Dadakan Peralatan Sate di Pasar Ciroyom, Kota Bandung Menjamur

    Iduladha, Pedagang Dadakan Peralatan Sate di Pasar Ciroyom, Kota Bandung Menjamur

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pedagang melayani pembeli peralatan sate di pinggir jalan Kawasan Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).

    Iduladha, Pedagang Dadakan Peralatan Sate di Pasar Ciroyom, Kota Bandung Menjamur
    Pedagang melayani pembeli peralatan sate di pinggir jalan Kawasan Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Selasa (26/5/2026). Foto-foto : Taofik Achmad Hidayat/Pojok Bandung.

    Pedagang dadakan peralatan sate seperti kipas, arang dan lidi tusuk yang dijual dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu itu ramai diburu warga untuk membakar daging pada Iduladha 1447 H. (opk)

  • Pasokan Bawang Merah di Kota Bandung Jelang Idul Adha

    Pasokan Bawang Merah di Kota Bandung Jelang Idul Adha

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Kementerian Pertanian memperkuat sinergi dengan petani bawang merah, Pemda dan asosiasi terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bawang merah jelang Idul Adha 1447 Hijriah.

    Pasokan Bawang Merah di Kota Bandung Jelang Idul Adha
    Warga membeli bawang merah di Pasar Ciroyom , Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).
    Foto-foto : Taofik Achmad Hidayat/ Pojok Bandung.

    Saat ini produksi nasional rata-rata mencapai dua juta ton konde basah atau setara 1,3 juta ton rogol kering panen per tahun sementara kebutuhan konsumsi nasional mencapai 1,26 juta ton per tahun. (Opk)

  • Jawa Pos Koran Raih Penghargaan Media Cetak Terinformatif 2026 dari Kemendikdasmen, Dinilai Konsisten Menyebarluaskan Program Pendidikan

    Jawa Pos Koran Raih Penghargaan Media Cetak Terinformatif 2026 dari Kemendikdasmen, Dinilai Konsisten Menyebarluaskan Program Pendidikan

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Komitmen Jawa Pos Koran dalam mengawal, mengedukasi, dan menyebarluaskan program-program strategis pendidikan di tanah air berbuah apresiasi dari pemerintah. Jawa Pos Koran meraih penghargaan bergengsi sebagai Media Terinformatif Bidang Pendidikan Kategori Media Cetak 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq kepada Wapimred Jawa Pos Koran Firzan Syahroni. Prosesi penyerahan berlangsung dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (25/5) malam.

    Selain Jawa Pos Koran, Kemendikdasmen juga memberikan Apresiasi Media Terinformatif Bidang Pendidikan kepada sejumlah media lainnya. Sementara, untuk kategori jurnalis, Kemendikdasmen memberikan Apresiasi Jurnalis Terinformatif Bidang Pendidikan 2026 kepada tiga orang, yakni Hana Dewi Kinarina Kanan dari Antara, Renatha Swasty dari Medcom.id, dan Prajna Lydiasari dari Suara Merdeka.

    Tak hanya insan pers, malam apresiasi itu juga menjadi panggung kehormatan bagi para pendidik, tenaga kependidikan, serta pemda yang berprestasi serta melahirkan inovasi terbaik di wilayahnya. Total, sebanyak 97 penghargaan diberikan pada pihak-pihak yang telah mendukung terwujudnya program-program pendidikan di Indonesia.

    Apresiasi Lintas Sektor

    Sekjen Kemendikdasmen Suharti mengatakan, tasyakuran ini merupakan puncak perayaan Hardiknas 2026. Forum ini didesain sebagai momentum apresiasi, refleksi, dan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

    ”Pada malam ini kami memberikan penghargaan dan apresiasi kepada insan pendidikan, pemerintah daerah, dan mitra yang mendukung kemajuan pendidikan dan atas dedikasi dan kepeduliannya terhadap pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

    Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan daerah dan lembaga-lembaga yang telah memberikan dukungan atas penyelenggaraan pendidikan pada 2025-2026.

    Mu’ti mengaku sangat terbantu dengan kiprah dan inisiatif para guru, penyelenggara pendidikan, hingga pemda dalam pelaksanaan pendidikan. ”Kami menyadari sepenuhnya tanpa dukungan bapak ibu sekalian kami tidak akan bisa mencapai apa yang sudah bisa kami saksikan selama 19 bulan,” tuturnya. (mia/aph/Jawa Pos)