Tag: umkm

  • BTN Dukung Akulturasa ITB, Industri Kuliner Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

    BTN Dukung Akulturasa ITB, Industri Kuliner Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

    POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG- Industri kuliner tidak lagi sekadar urusan makanan dan minuman. Namun, menyimpan potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, hingga melahirkan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.

    Makanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung festival Akulturasa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan digelar di kawasan Kampus Kampus ITB, Jalan Ganesha, pada 20-21 Juni 2026. Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Barat Asvianti Handaru W menuturkan, Akulturasa ITB menjadi ruang penting yang sejalan dengan komitmen BTN dalam mendukung ekosistem pertumbuhan ekonomi kreatif dan industri pangan nasional. Festival ini mempertemukan akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem kolaboratif.

    Asvianti menilai, investasi terbaik bukan hanya pada proyek yang menghasilkan keuntungan finansial semata. Tapi juga kegiatan yang mampu menciptakan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.

    “Dalam satu ekosistem kolaboratif ini dapat memperkuat jejaring, membuka peluang usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kuliner,” kata Asvianti usai acara pengenalan Akulturasa di International Relation Office (IRO) ITB, Selasa (2/6).

    Industri kuliner merupakan salah satu sektor yang memiliki daya tahan kuat. Sekaligus kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sektor tersebut juga menjadi ruang tumbuh bagi jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

    “Industri makanan dan minuman memiliki efek berganda yang sangat besar. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor ini juga menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang usaha bagi banyak masyarakat,” terangnya.

    Karena itu, BTN terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku UMKM. Baik melalui program pembiayaan, pendampingan usaha, serta pemanfaatan teknologi digital. Sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pasar mereka.

    Transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari oleh pelaku usaha. Termasuk di sektor kuliner. Karena mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang lebih baik bagi konsumen.

    “Bank tidak hanya hadir sebagai penyedia pembiayaan. Kami juga ingin membantu UMKM naik kelas melalui pendampingan dan digitalisasi agar bisnis mereka semakin kuat dan berkelanjutan,” jelas Asvianti.

    Makanya, selama penyelenggaraan Akulturasa ITB, BTN juga mendorong penggunaan transaksi digital oleh pengunjung maupun tenant. Selain memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi, langkah tersebut diharapkan dapat memperluas literasi keuangan digital di tengah masyarakat.

    Mengingat, teknologi finansial memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis kuliner. Sistem pembayaran yang praktis dan aman memungkinkan pelaku usaha lebih fokus mengembangkan produk serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

    Di sisi lain, BTN mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara dunia pendidikan dan industri melalui Akulturasa ITB. Perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat inovasi yang dapat menjawab berbagai tantangan masa depan. Termasuk isu ketahanan pangan dan perubahan perilaku konsumen.

    “Akulturasa ITB diharapkan dapat menjadi momentum untuk inovasi, keberlanjutan, pengembangan talenta muda, serta praktik bisnis pangan yang bertanggung jawab terhadap ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa festival tersebut lahir dari keinginan kampus untuk menghadirkan berbagai hasil riset dosen dan mahasiswa kepada masyarakat luas.

    Menurut Rikrik, selama ini banyak inovasi yang dihasilkan sivitas akademika ITB. Namun belum memiliki ruang yang cukup untuk diperkenalkan secara luas. Karena itu, Akulturasa hadir sebagai wadah yang menjembatani dunia akademik dengan masyarakat.

    “Makanya saya lapor ke Rektor, dan disambut baik. Ini sangat inspiratif sehingga dibuatkan acara yang lebih besar di bawah payung Akulturasa. Ada kultur dan rasa, pertemuan sains, teknologi, seni dan budaya yang digabungkan,” ujar Rikrik.

    Dia menjelaskan, sedikitnya empat fakultas terlibat dalam penyelenggaraan festival tersebut. Yakni Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Fakultas Teknologi Industri Kesehatan, Sekolah Farmasi, dan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

    Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat akan diperlihatkan berbagai inovasi pangan hasil penelitian dosen dan mahasiswa. Salah satunya, produk pangan fermentasi yang dikembangkan dari bahan baku lokal seperti umbi-umbian dan rempah-rempah.

    “Jadi lewat festival ini kami harapkan dapat mengundang sivitas ITB maupun masyarakat datang ke ITB untuk melihat berbagai fenomena makanan yang diolah sedemikian rupa. Dari hasil lokal, teknologi lokal, olahan lokal, lalu bagaimana kemudian masyarakat bisa memanfaatkan apa yang sudah diperbuat oleh ITB,” paparnya.

    Rikrik menilai, keberadaan festival tersebut juga disambut antusias oleh dosen dan mahasiswa. Sebab, inovasi yang selama ini dikembangkan di laboratorium dan ruang kelas dapat langsung diperkenalkan kepada masyarakat. Serta berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

    “Nanti saya harapkan banyak ide-ide muncul dari UKM kita, dari masyarakat, dari adik-adik, dari pedagang dan sebagainya. Semoga apa yang sudah dimiliki oleh ITB ini bisa berdampak pada peningkatan keekonomian kita,” harapnya.

    Akulturasa ITB terbuka bagi masyarakat umum. Selain menjadi ajang edukasi dan pameran inovasi pangan, festival tersebut juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem pangan nasional yang inovatif dan berkelanjutan.

  • RJM Skincare, Brand Lokal Garut yang Siap Bikin Perempuan Tampil Lebih Percaya Diri

    RJM Skincare, Brand Lokal Garut yang Siap Bikin Perempuan Tampil Lebih Percaya Diri

    POJOKBANDUNG.COM,GARUT-Industri kecantikan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, terutama di kalangan perempuan muda yang semakin peduli terhadap kesehatan dan perawatan kulit.

    Di tengah tren skincare yang kian diminati, brand lokal mulai bermunculan dengan membawa inovasi dan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar nasional. Salah satunya datang dari Garut, Jawa Barat, melalui perusahaan Rika Jaya Mandiri (RJM) dengan produk unggulannya, RM Skincare.
    Rika Jaya Mandiri dikenal sebagai perusahaan multi bidang yang bergerak dalam pengadaan barang, supply kebutuhan usaha, retail, hingga kuliner. Kini, perusahaan tersebut mulai serius mengembangkan lini bisnis kecantikan melalui produk skincare lokal berkualitas.
    Owner Rika Jaya Mandiri, Rika Siti Nurjanah, mengatakan hadirnya RJM Skincare merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan perempuan modern yang ingin tampil lebih percaya diri dengan kulit sehat dan terawat.
    “RM Skincare hadir sebagai solusi bagi perempuan yang menginginkan produk perawatan wajah yang aman, nyaman digunakan, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Rika saat ditemui di kawasan Jalan Patriot, Garut, Kamis (21/5/2026).
    Menurutnya, produk yang dihadirkan tidak hanya mengikuti tren pasar kecantikan, tetapi juga mengutamakan kualitas serta keamanan bahan yang digunakan. Kepercayaan pelanggan, kata dia, menjadi prioritas utama perusahaan melalui pelayanan yang profesional dan berkualitas.
    Di era media sosial saat ini, skincare telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Kondisi tersebut membuat konsumen semakin selektif dalam memilih produk perawatan wajah yang aman dan efektif.
    Melihat peluang tersebut, RJM menghadirkan RM Skincare sebagai produk kecantikan lokal yang tidak hanya fokus pada penampilan, tetapi juga membantu meningkatkan rasa percaya diri penggunanya.

    Tak hanya menghadirkan produk skincare, RJM juga terus memperluas pengembangan bisnisnya di berbagai sektor. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan lokal daerah mampu tumbuh profesional dan kompetitif di tengah persaingan industri modern.
    Selain itu, RJM turut membangun hubungan baik dengan pelanggan melalui pelayanan yang ramah dan terpercaya. RM Skincare sendiri hadir dengan berbagai manfaat perawatan wajah untuk membantu menjaga kulit tetap segar, cerah, dan sehat.
    Rika berharap RM Skincare dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang mencari produk skincare lokal berkualitas. Dengan semangat inovasi dan pelayanan terbaik, RJM optimistis mampu memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia.
    Dari Garut, RM Skincare kini mulai menunjukkan eksistensinya sebagai brand lokal yang siap bersaing di industri kecantikan nasional serta menjadi bagian dari perjalanan perempuan Indonesia untuk tampil lebih sehat, percaya diri, dan glowing setiap hari. (nto)

  • Kadin Kabupaten Bandung Siapkan Pembinaan hingga Permodalan bagi UMKM

    Kadin Kabupaten Bandung Siapkan Pembinaan hingga Permodalan bagi UMKM

    POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG – Kadin Kabupaten Bandung menyiapkan program pembinaan dan dukungan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung sebagai upaya mendorong usaha lokal naik kelas dan berkembang lebih berkelanjutan.

    Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara mengatakan, pembinaan dilakukan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan bisnis, mulai dari branding, pemasaran, hingga pengelolaan usaha.

    Menurutnya, banyak pelaku usaha sebenarnya sudah memiliki produk yang cukup baik, namun belum memahami strategi pengembangan bisnis secara optimal.

    “UMKM ini sebenarnya tinggal satu langkah lagi menuju naik kelas, bagaimana cara menjual produk, branding, sampai komunikasi dengan pelanggan,” ujar Boni, Jumat (15/5/2026).

    Ia menjelaskan, Kadin Kabupaten Bandung membuka pelatihan rutin melalui program Kadin University UMKM yang digelar setiap pekan dengan menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai bidang usaha.

    “Setiap minggu kita buka kelas. Kita ajarkan cara mereka berbisnis dan membangun branding usaha,” katanya.

    Tidak hanya pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pendampingan usaha selama enam bulan untuk melihat perkembangan bisnis masing-masing pelaku UMKM.

    Boni mengatakan, pelaku usaha yang dinilai memiliki perkembangan baik dan prospek usaha menjanjikan nantinya akan memperoleh dukungan permodalan melalui skema investasi dari Kadin.

    “Kalau memang sudah bagus, kita injek modal dan investasikan kepada mereka,” ujarnya.

    Menurut dia, pola pembinaan hingga bantuan modal tersebut penting agar pengembangan UMKM tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

    Selain membantu penguatan usaha lokal, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan UMKM yang lebih mandiri, memiliki daya saing tinggi, serta mampu memperluas pasar di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat. (kus)

  • Kekuatan Data di Balik Pertumbuhan Rasa Juara

    Kekuatan Data di Balik Pertumbuhan Rasa Juara

    POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG – Berawal dari dapur sederhana di sebuah ruko di kawasan Pasir Kaliki, Bandung, Christ Abraham membangun Rasa Juara tanpa banyak perhitungan rumit.

    Awalnya, ia hanya memanfaatkan ruang kosong di lantai bawah untuk berjualan makanan sederhana bagi pekerja kantoran sekitar.

    Menu yang dijual pun tidak muluk-muluk, mulai dari nasi goreng hingga jajanan seperti cireng. Bahkan saat pertama kali mengenal seblak, Christ sempat ragu karena bentuknya yang tidak biasa. Namun justru dari menu itulah, Rasa Juara menemukan identitas produknya.

    Perjalanan bisnis ini mulai berubah arah ketika ia masuk ke dunia produk kemasan dan e-commerce. Dari situlah, Christ mulai menyadari bahwa data bisa menjadi “kompas” untuk membaca pasar, bukan sekadar pelengkap strategi.

    Seiring berkembangnya bisnis, Rasa Juara tidak lagi mengandalkan intuisi semata. Data menjadi dasar dalam hampir semua keputusan penting, mulai dari pengembangan produk hingga ekspansi pasar.

    Melalui data e-commerce, Christ bisa melihat siapa konsumennya, dari mana mereka berasal, hingga bagaimana perilaku belanja mereka. Informasi ini kemudian diterjemahkan menjadi strategi distribusi yang lebih tepat sasaran.

    “Kita bisa lihat siapa yang beli, dari mana, umur berapa. Dari situ kita mapping,” ujar Christ.

    Dengan pendekatan ini, Rasa Juara mampu membaca bahwa pasar di luar Pulau Jawa justru sangat potensial. Hal itu kemudian mendorong ekspansi ke berbagai wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

    Salah satu strategi unik yang diterapkan Rasa Juara adalah menggunakan e-commerce sebagai tempat uji coba produk baru. Sebelum diproduksi dalam skala besar, produk akan diuji terlebih dahulu di pasar online.

    Jika produk mendapat respons positif, maka akan dilanjutkan ke distribusi offline. Namun jika tidak, produk bisa langsung dihentikan.

    “Kalau launching produk baru kita lihat di Shopee. Jalan enggak produknya? Kalau enggak jalan, ya kita stop,” jelasnya.

    Pendekatan ini membuat bisnis lebih efisien dan minim risiko. Tidak ada lagi keputusan besar yang diambil tanpa validasi pasar.

    Selain data angka, Rasa Juara juga memanfaatkan hal-hal sederhana seperti ulasan pelanggan untuk memahami pasar lebih dalam.

    Dari cara konsumen menulis review, mereka bisa membaca segmentasi usia hingga preferensi penggunaan produk.

    “Dari review saja kelihatan, yang muda biasanya bilang ‘makasih ya kak’, yang dewasa lebih ke fungsi,” kata Christ.

    Insight ini kemudian digunakan untuk menentukan gaya komunikasi brand, desain kemasan, hingga strategi pemasaran agar lebih relevan dengan target pasar.

    Meski data dari e-commerce sangat penting, Christ menegaskan bahwa platform online bukan satu-satunya tumpuan bisnis.

    Menurutnya, e-commerce lebih berfungsi sebagai alat untuk membangun awareness dan validasi pasar. Sementara kekuatan utama tetap ada pada kombinasi kanal online dan offline.

    “E-commerce itu enggak bisa berdiri sendiri, harus saling melengkapi sama offline,” tegasnya.

    Dengan strategi ini, Rasa Juara tidak bergantung pada satu kanal saja, melainkan membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

  • Cuman 5 Menit Daftar UMKM, Bos Makmur Jaya Kenang Bertahan Karena GoFood

    Cuman 5 Menit Daftar UMKM, Bos Makmur Jaya Kenang Bertahan Karena GoFood

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Di acara Maju Bersama GoFood yang memperkenalkan inovasi pendaftaran merchant hanya 5 menit, satu cerita lama kembali diingat oleh Derry Kustiadihardjo. Bukan soal teknologi, tapi soal perjalanan panjang usahanya bertahan di masa sulit.

    Makmur Jaya Coffee Roasters berdiri pada 2018 dan sempat tumbuh stabil. Lalu pandemi COVID-19 datang pada 2020. Mobilitas dibatasi, kedai sepi, stok menumpuk. Di titik itu, kanal digital menjadi jalan keluar yang tidak pernah benar-benar ia rencanakan sejak awal.

    “Waktu pandemi, GoFood sangat membantu kami bertahan. Kami bikin kopi 1 liter untuk menghabiskan stok. Awalnya sederhana, tapi ternyata diterima pasar dan berkembang jadi produk pelopor di masanya. Sampai sekarang, kopi 1 liter masih jadi andalan Makmur Jaya di GoFood,” katanya.

    Cerita itu jadi kontras ketika Derry mengingat pengalaman awal bergabung dengan GoFood. Karena satu dan lain hal, proses pendaftarannya tidak secepat sekarang–bahkan memakan waktu hingga satu bulan.

    “Saya masih ingat, proses daftar saat itu memakan waktu cukup lama. Jadi saat dengar sekarang pendaftaran GoFood bisa selesai 5 menit, menurut saya itu kemajuan besar,” ujarnya.

    Bagi Derry, kemajuan sistem hanya satu bagian dari perjalanan. Bagian lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana pelaku usaha membangun fondasi usahanya sendiri. Ia percaya, hype tidak bisa berdiri sendiri tanpa kualitas.

    “Produk dan branding harus jalan bareng. Branding penting buat menarik orang, tapi dalam jangka panjang kualitas produk yang bikin pelanggan balik lagi. Kalau produknya tidak enak, branding saja tidak cukup,” katanya.

    Ia juga menilai digitalisasi bukan lagi pilihan tambahan. “Sekarang digital itu kebutuhan. Mau tidak mau, pelaku usaha harus adaptasi supaya tetap relevan dan bisa menjangkau lebih banyak orang.”

    Dari proses daftar yang dulu memakan waktu hingga satu bulan, hingga kini hanya perlu hitungan menit, perjalanan Makmur Jaya mencerminkan perubahan cara UMKM bertahan. Cerita Derry menunjukkan bahwa inovasi teknologi bisa membuka pintu, tetapi yang membuat usaha terus berjalan adalah keberanian beradaptasi dan menjaga kualitas di setiap cangkir kopi. (apt)

     

  • Winston Tjia Hadir di IFBEX 2026 Bandung, Dorong Talenta Muda Berkarya Lewat Video Storytelling

    Winston Tjia Hadir di IFBEX 2026 Bandung, Dorong Talenta Muda Berkarya Lewat Video Storytelling

    POJOKBANDUNG.COM- BANDUNG – PT. Myevent Promosindo Asia bersama HIKPI (Himpunan Kemitraan dan Peluang Usaha Indonesia), KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Jawa Barat, APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi), dan DK Consulting Group bersama-sama menyelenggarakan pameran Franchise dan Business Exchange terbesar di Jawa Barat dengan nama IFBEX (International Franchise and Business Exchange Expo).

    Acara yang didukung sepenuhunya oleh Kementrian Perdagangan, Kementrian Ekonomi Kreatif, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diadakan di Graha Manggala Siliwangi Bandung dari Jumat sampai Minggu 8 Februari 2026.

    IFBEX diadakan dengan tujuan membangun ekosistem bisnis bagi UMKM Indonesi akan makin bertumbuh dan berkembang untuk kebaikan ekonomi Indonesia.

    IFBEX juga dimaksudkan meningkatkan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Indonesia melalui sistem franchise/ waralaba, kemitraan, peluang usaha/ business concept, lisensi, distribusi, keagenan, reseller, dan pendukung bisnis ritel di Indonesia.

    Pameran IFBEX Bandung mempertemukan para investor dan brand potensial yang siap berekspansi ke seluruh Indonesia.

    Acara IFBEX 2026 Bandung kali ini menghadirkan banyak brand yang siap mencari mitra, smart talkhsow, lomba Kompetisi Proposal Bisnis (Young Entrepreneur), lomba Duta Public Speaking, dan juga Kids Storytelling Video Competition yang akan menghadirkan juri muda berbakat Winston Tjia (British Cinematographer).

    Dalam acara final Kids Storytelling Video Competition, Winston Tjia banyak memberikan masukan kepada peserta agar mampu membuat video dengan lebih baik lagi. Winston juga memberikan semangat dan motivasi kepada semua peserta agar terus mengembangkan bakatnya karena akan banyak peluang di bidang cinematografi.

    “Peserta sudah punya ide yang bagus. Ke depan, mereka perlu lebih berani mengeksplorasi visual dan alur cerita agar videonya semakin kuat. Dunia sinematografi punya banyak peluang, jadi terus kembangkan bakat dan jangan berhenti berkarya,” ujar Winston.

    Perlu diketahui bahwa Winston Tjia yang masih sangat muda, saat ini aktif menjadi profesional di Beagle Media sebagai editor video dan technical support. Ia juga aktif membuat film di sela-sela kesibukannya.

    Dibuka secara resmi oleh Kementerian Perdagangan, Ekraf, dan BRIN, IFBEX 2026 sejak hari pertama sudah ramai dikunjungi para investor yang akan membeli bisnis. IFBEX 2026 juga dimeriahkan oleh hadirnya artis nasional dan entertaimnment. Ini semua membuat acara IFBEX 2026 Bandung mampu menarik minat masyarakat luas.

    Di acara pembukaan tampil penyanyi dan violinist Aurelia Skolastika. Ia mengiringi lagu Indonesia dengan permainan biolanya. Aurelia juga menyanyikan sejumlah lagu, antara lain singlenya dengan judul Untukmu Indonesia dan Batik Nusantara pada acara Final Young Entrepreneur dan Final Duta Public Speaking.

    Novi, salah satu shared holder IFBEX 2026 yang hadir dalam acara IFBEX 2026 juga memberikan pesan kepada semua agar panggung IFBEX juga memeberikan ruang untuk oleh anak-anak muda berbakat Indonesia untuk menampilkan karyanya.

    “IFBEX tidak hanya menjadi ajang bisnis, tetapi juga kami jadikan panggung untuk memberi ruang bagi anak-anak muda berbakat Indonesia agar bisa menampilkan karya dan potensinya kepada publik,” ujar Novi.

    Dalam acara kali ini, IFBEX  juga bagi- bagi hadiah berupa goodie bag gratis untuk 300 pengunjung pertama pameran. Selain itu, di hari terakhir  pameran, akan diundi doorprize menarik bagi para investor yang sudah melakukan transaksi pembelian bisnis di semua booth.

    Hadiahnya sangat menarik, seperti sepeda motor, sepeda Listrik, emas, uang tunai, televisi, uang tunai, dan banyak hadiah lainnya. Para investor yang telah bertransaksi cukup menukarkan bon pembelian untuk mendapatkan kupon undian.

    IFBEX 2026 percaya bahwa partisipasi dan dukungan semua brand yang ada di pameran akan menjadi ajang strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis, membuka peluang kerjasama, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan Indonesia.

  • Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Sambangi Pedagang Pasar Sukasari

    Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Sambangi Pedagang Pasar Sukasari

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BOGOR – bank bjb terus memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat, termasuk para pedagang pasar tradisional yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

    Sebagai penggerak utama ekonomi lokal, pedagang pasar memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran uang, membuka lapangan kerja, serta menopang kesejahteraan masyarakat sekitar.

    Menyadari besarnya potensi tersebut, bank bjb secara konsisten menghadirkan berbagai program yang mendekatkan layanan perbankan kepada pelaku usaha mikro dan kecil.

    Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program bjb Sambang Pasar, yang dirancang untuk menjangkau pedagang secara langsung melalui pendekatan personal dan edukatif.

    Melalui program ini, bank bjb hadir di tengah aktivitas pasar untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta pemanfaatan layanan perbankan modern.

    Pada Rabu, 4 Februari 2026, bank bjb Kantor Wilayah 2 menyelenggarakan kegiatan bjb Sambang Pasar di Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor.

    Kegiatan ini menyasar para pedagang dan pengunjung pasar sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keuangan dan meningkatkan inklusi perbankan di lingkungan pasar tradisional.

    Pasar Gembrong Sukasari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki aktivitas perdagangan yang dinamis dan menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat di wilayah Kota Bogor.

    Melalui interaksi langsung, pegawai bank bjb menggali kebutuhan usaha para pedagang, mulai dari permodalan, pengelolaan transaksi, hingga pengembangan usaha jangka panjang.

    Pendekatan ini memungkinkan bank bjb memberikan solusi finansial yang sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing pedagang.

    Kegiatan bjb Sambang Pasar bertujuan meningkatkan brand awareness dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan, sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah.  Selain itu, kegiatan ini juga mendorong akuisisi nasabah baru serta peningkatan transaksi perbankan di sektor UMKM dan perdagangan tradisional.

    Program ini turut mendukung pencapaian target bisnis cabang dan wilayah melalui penguatan basis nasabah produktif. Acara dihadiri oleh perwakilan pengelola pasar, mitra usaha, pimpinan cabang, perwakilan koperasi, jajaran bisnis UMKM, serta para pedagang Pasar Sukasari. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi antara perbankan, pengelola pasar, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

    Produk yang diperkenalkan meliputi Kredit Usaha Rakyat, Kredit Modal Usaha, Kredit Produktif, Agen bjb BiSA, serta layanan digital bjb Siap. Melalui produk tersebut, bank bjb memberikan kemudahan akses pembiayaan, transaksi non-tunai, serta pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan efisien.

    Sesi tanya jawab menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk memahami lebih dalam manfaat produk perbankan bagi pengembangan usaha mereka. Kegiatan juga diisi dengan pembagian materi promosi, pendataan potensi nasabah, serta pendampingan awal bagi pedagang yang berminat mengajukan pembiayaan.

    Melalui program bjb Sambang Pasar, bank bjb menegaskan perannya sebagai mitra strategis pedagang dalam mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi daerah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.

    Dengan mendekatkan layanan perbankan ke pusat-pusat aktivitas ekonomi rakyat, bank bjb terus berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal. Ke depan, bank bjb akan terus mengembangkan program serupa sebagai upaya dalam mendukung UMKM dan pedagang pasar di berbagai daerah. (**)

  • Grand Opening Galeri Patrakomala Dekranasda, BPJS Ketenagakerjaan  Lindungi Pelaku UMKM Kota Bandung

    Grand Opening Galeri Patrakomala Dekranasda, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pelaku UMKM Kota Bandung

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Kota Bandung kembali memperluas dukungannya terhadap pelaku UMKM lokal
    dengan meresmikan Galeri Patrakomala, sebuah ruang pamer yang menampilkan
    karya-karya unggulan pengusaha lokal.

    Hal tersebut sejalan dengan Visi dan Misi Dewan Kerajinan Nasional Daerah
    (Dekranasda) Kota Bandung, khususnya dalam mewujudkan kreativitas industri
    kerajinan yang berkarakter unggul dan mandiri, serta sebagai upaya dalam
    mempromosikan dan memperkuat eksistensi produk unggulan kerajinan Kota
    Bandung.

    Galeri ini resmi diluncurkan melalui acara Grand Opening Galeri Patrakomala Dekranasda Kota Bandung pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Braga Citywalk Bandung.

    Dalam sambutannya Ketua Dekranasda Kota Bandung, Ibu Aryatri Farhan
    mengatakan bahwa Dekranasda hadir untuk mendukung perkembangan UMKM agar
    bisa tumbuh sesuai potensi masing-masing.

    Galeri ini diharapkan menjadi platform
    yang dapat meningkatkan eksistensi brand-brand lokal, terutama dalam menarik
    minat wisatawan yang berkunjung ke kawasan Braga.

    “Demi mendukung UMKM yang ada di Kota Bandung, kami juga melakukan
    pendekatan kerjasama dan kolaboratif bersama BPJS Ketenagakerjaan terkait
    perlindungan bagi pekerja UMKM, dan berkomitmen untuk memberikan manfaat
    perlindungan sosial yang mencakup kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan hari tua,” jelas Aryatri.

    Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Bapak Walikota Bandung, Muhammad Farhan,
    S.E tersebut, juga dilakukan kegiatan penyerahan secara simbolis kartu peserta dan perlindungan jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan kepada 1.000 UMKM Dekranasda Kota Bandung.

    Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Moch
    Faisal, mengungkapkan bahwa dengan terdaftarnya pelaku UMKM lokal kota
    Bandung ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada pelaku UMKM, yang sering kali rentan terhadap risiko kerja.

    Dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial, perlindungan yang ditawarkan
    melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi sangat penting, baik bagi pemilik usaha
    maupun para pekerjanya.

    “Perlindungan ini menjadi sangat penting karena banyak pelaku UMKM yang selama
    ini belum terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, dengan adanya
    program ini mereka bisa mendapatkan perlindungan, baik itu terkait dengan
    kecelakaan kerja maupun jaminan hari tua yang berguna untuk masa depan mereka,”
    ujar Faisal.

    Program ini memiliki biaya yang terjangkau dan dapat disesuaikan dengan
    kemampuan usaha masing – masing pelaku UMKM, selain itu BPJS Ketenagakerjaan
    juga memberikan kemudahan pendaftaran melalui berbagai kanal, sehingga pelaku
    UMKM tidak perlu kesulitan dalam mengakses layanan ini.

    “Pelaku UMKM sudah banyak yang bergabung misalnya saja UMKM dari Rumah
    Digital dan mereka juga sudah merasakan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan,”
    ujarnya.

    Perlindungan bagi pelaku UMKM juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha, karena para pekerja akan merasa lebih aman dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas kerja mereka.

    Diharapkan dengan adanya program ini, lebih banyak UMKM di Kota Bandung yang
    bergabung dalam program perlindungan ketenagakerjaan yang disediakan oleh BPJS
    Ketenagakerjaan.

    Dengan semakin banyaknya pelaku UMKM yang terlindungi, diharapkan sektor
    UMKM di Kota Bandung dapat berkembang lebih pesat dan lebih tahan terhadap tantangan yang ada. (sol)

  • Dorong Akses Pembiayaan UMKM serta Kredit Perumahan bank bjb Jadi Tuan Rumah Akad Massal di Jawa Barat

    Dorong Akses Pembiayaan UMKM serta Kredit Perumahan bank bjb Jadi Tuan Rumah Akad Massal di Jawa Barat

    POJOKBANDUNG.COM, DEPOK – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sektor perumahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif bank bjb dalam kegiatan “Akad Massal KUR 800.000 Debitur Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan” yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia pada 21 Oktober 2025.

    Sebagai salah satu bank pembangunan daerah terkemuka, bank bjb dipercaya menjadi host kegiatan untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.

    Pelaksanaan kegiatan di Jawa Barat digelar di Gedung DIBALEKA 2, area Pemerintahan Kota Depok, dengan menghadirkan 250 debitur secara offline. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi bank bjb untuk menunjukkan perannya dalam mendorong pemerataan akses keuangan serta penguatan ekonomi daerah.

    Hadir di lokasi kegiatan antara lain Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin, Direktur Korporasi dan UMKM bank bjb Mulyana, Direktur Operasional dan Informasi Teknologi bank bjb Ayi subarna, Direktur Utama bank bjb syariah Arief Setyahadi, Direktur Bisnis bank bjb Syariah Ita Gameita, beserta Kepala Daerah di wilayah Jawa Barat.

    Dalam kesempatan ini, bank bjb juga berpartisipasi langsung dalam kegiatan simbolis akad KUR Massal bersama para pelaku usaha dari berbagai sektor produktif. Kegiatan ini menegaskan peran strategis bank bjb sebagai mitra pemerintah dalam menyalurkan pembiayaan produktif dan inklusif di tingkat daerah.

    Enam debitur penerima KUR naik ke atas panggung didampingi oleh Direktur Utama bank bjb dan Direktur Utama bank bjb syariah.

    Momen ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan perbankan dalam memperluas akses pembiayaan rakyat.

    Selain itu, terdapat pula penerima KUR reguler, serta depelover penyedia perumahan dengan KUR KPP. Keberagaman penerima manfaat tersebut mencerminkan luasnya cakupan dukungan bank bjb terhadap berbagai sektor usaha.

    Sebagai bentuk dukungan konkret, bank bjb menghadirkan berbagai inisiatif selama pelaksanaan acara. Di antaranya adalah pembukaan booth layanan perbankan yang memudahkan peserta dalam mendapatkan informasi produk dan layanan bank bjb, serta sesi sosialisasi produk kredit UMKM yang diisi dari Sentra UMKM.

    bank bjb bersama bank bjb syariah menjadi lembaga keuangan yang dipercaya menjadi host penyelenggaraan kegiatan di Provinsi Jawa Barat.

    Kolaborasi ini memperkuat komitmen bersama untuk memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif, baik melalui skema konvensional maupun syariah, bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum.

    Melalui kegiatan ini, bank bjb kembali menegaskan peran aktifnya sebagai motor penggerak ekonomi daerah, khususnya dalam memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil serta sektor perumahan.

    Program KUR dan KPP diharapkan menjadi katalis bagi penciptaan lapangan kerja baru sekaligus mendukung pemerataan ekonomi di berbagai wilayah.

    Dukungan bank bjb terhadap kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga operasional, dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan untuk memperkuat sektor properti dan UMKM. Hal ini sejalan dengan visi bank bjb untuk menjadi bank pembangunan daerah yang inklusif.

    Kegiatan “Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan” menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor perbankan dalam menggerakkan ekonomi nasional dari akar rumput. bank bjb berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam setiap langkah besar pembangunan ekonomi Indonesia.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI) serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Informasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR. (**)

  • Pemerintah Tidak Pungut Pajak dari Usaha Kecil

    Pemerintah Tidak Pungut Pajak dari Usaha Kecil

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Suasana para pedagang menjajakan ikan di Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Rabu (24/9/2025).

    Pemerintah Tidak Pungut Pajak dari Usaha Kecil
    Suasana para pedagang menjajakan ikan di Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Rabu (24/9/2025). FOTO-FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/ POJOK BANDUNG

    Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa pemerintah tidak memungut pajak dari pelaku usaha mikro dan kecil dengan omzet tahunan di bawah Rp500 juta.

    Pemerintah Tidak Pungut Pajak dari Usaha Kecil
    Suasana para pedagang menjajakan ikan di Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Rabu (24/9/2025). FOTO-FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/ POJOK BANDUNG

    (opk)

  • bank bjb Luncurkan Kick Off Entrepreneur Hub Finance di Tangerang Selatan

    bank bjb Luncurkan Kick Off Entrepreneur Hub Finance di Tangerang Selatan

    POJOKBANDUNG.COM, TANGERANG SELATAN – bank bjb secara berkelanjutan menunjukan konsistennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan meluncurkan program Kick Off Entrepreneur Hub Finance (EHF) di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan, Kamis (22/5/2025).

    Acara merupakan kolaborasi strategis antara bank bjb, Kementerian UMKM RI, dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM lokal agar bisa naik kelas dan mandiri secara finansial.

    Kick Off Entrepreneur Hub Finance dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza, Deputi Bidang Kewirausahaan Siti Azizah, Asisten Deputi Bidang Perluasan Pembiayaan Wirausaha Ginda P. Siregar, Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, CEO Kantor Regional IV bank bjb Adie Arief Wibawa dan Pemimpin Kantor Cabang Tangerang Selatan Muhamad Hartami.

    Acara ini turut melibatkan lebih dari 200 pelaku UMKM dari Tangerang Raya.

    Dalam sambutannya, Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi menegaskan bahwa bank bjb senantiasa memberikan dukungan terhadap UMKM di seluruh wilayah operasional.

    “bank bjb hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tapi sebagai mitra strategis yang mendampingi UMKM dalam proses pertumbuhan bisnisnya. Kami percaya UMKM lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ungkapnya.

    Acara Kick Off dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, serta bank bjb.

    Kesepakatan ini menjadi dasar resmi penyelenggaraan program EHF selama satu tahun ke depan.

    Sebagai bagian dari acara, bank bjb Kantor Cabang Tangerang Selatan juga menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada tiga pelaku UMKM serta memberikan penghargaan kepada debitur terbaik pemenang Customer Loyalty Program 2024.

    Program Entrepreneur Hub Finance sendiri menyasar 100 pelaku UMKM yang telah menjalankan usahanya minimal satu tahun.

    Melalui kurasi dari Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan, peserta akan mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif selama tiga bulan.

    Setelah itu, mereka berkesempatan mengakses pembiayaan modal usaha dari bank bjb.

    Kurikulum pelatihan yang ditawarkan dalam EHF mencakup berbagai materi penting seperti Business Model Canvas, Financial Intelligence, Hukum Bisnis, hingga layanan perbankan seperti Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bjb siap, dan layanan perbankan digital seperti Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) dan bjb BiSA Laku Pandai.

    Kelas dilakukan secara hybrid dengan kombinasi pelatihan offline dan online yang berlangsung setiap Jumat.

    bank bjb juga akan mengirimkan buletin bulanan berisi tips usaha, informasi layanan perbankan, hingga inspirasi bisnis langsung ke peserta melalui WhatsApp. Dengan pendekatan ini, bank bjb ingin terus terhubung dan relevan dengan kebutuhan para pelaku UMKM.

    Program EHF merupakan bagian dari misi besar bank bjb dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing. Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, bank bjb ingin menciptakan rantai nilai yang kuat antara pembinaan, pendampingan, dan pembiayaan.

    Menurut Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, EHF adalah langkah konkret untuk menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di lapangan.

    “Program ini kami rancang berdasarkan hasil asesmen langsung terhadap pelaku UMKM. Jadi materi dan pendampingannya benar-benar aplikatif,” jelasnya.

    Salah satu inovasi menarik dalam program ini adalah coaching business on site, yaitu kunjungan langsung ke tempat usaha peserta untuk melakukan mentoring satu per satu.

    Pendekatan ini memungkinkan para pelaku usaha mendapatkan masukan yang sangat kontekstual sesuai tantangan usaha mereka.

    Tidak hanya berhenti pada pelatihan, peserta program EHF juga diberikan akses ke produk-produk unggulan bank bjb seperti Kredit Usaha Rakyat (bjb KUR), Kredit Mikro Utama (bjb KMU), Kredit Usaha Kecil Menengah (bjb KUKM) dan layanan digital lainnya yang dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM sebagai upaya bank bjb dalam menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi.

    Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif bank bjb.

    Ia berharap model kolaborasi seperti ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain.

    Menurutnya, bank bjb telah menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor bisa mempercepat pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.

    Di tengah tantangan ekonomi global, UMKM terbukti menjadi sektor paling tahan banting sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.

    bank bjb percaya bahwa dengan pendampingan tepat, UMKM lokal bisa menjadi juara di rumah sendiri bahkan merambah pasar internasional.

    Melalui program-program seperti EHF, bank bjb terus berinovasi dan memperluas cakupan layanan untuk memperkuat daya saing UMKM di era digital.

    Inisiatif ini juga menjadi bentuk keberpihakan nyata terhadap sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

    Program Entrepreneur Hub Finance bukan hanya pelatihan, tetapi juga gerakan sosial ekonomi untuk membentuk ekosistem wirausaha yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif.

    bank bjb optimistis, langkah ini akan melahirkan UMKM unggulan dari Tangerang Selatan dan daerah lainnya.

    bank bjb akan terus menghadirkan terobosan-terobosan baru untuk sektor UMKM melalui kemitraan yang kolaboratif, program yang adaptif, serta layanan keuangan yang inovatif dan responsif. (ymi)

     

     

  • Karyawan Terbaik Juicefriend Diberi Hadiah Umrah

    Karyawan Terbaik Juicefriend Diberi Hadiah Umrah

    POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa karyawannya, Juicefriend, salah satu UMKM di Indonesia, memberikan hadiah perjalanan umrah kepada karyawan terbaik. Program ini merupakan bagian dari upaya Juicefriend untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang telah menunjukkan performa kerja luar biasa dan menjadi teladan di lingkungan kerja.

    Pemberian hadiah umrah ini dilakukan dalam sebuah acara penghargaan internal yang penuh kehangatan dan kebahagiaan, dihadiri oleh jajaran manajemen dan seluruh karyawan Juicefriend. Dalam sambutannya, perwakilan manajemen Juicefriend menyampaikan, penghargaan ini adalah salah satu wujud komitmen Juicefriend untuk mendukung kesejahteraan karyawan dan mendorong semangat kerja yang lebih tinggi.

    “Karyawan adalah aset terbesar Juicefriend dan dedikasi mereka sangatlah berarti bagi keberhasilan Juicefriend. Hadiah umrah ini adalah simbol rasa terima kasih kami kepada mereka yang telah bekerja dengan sepenuh hati, melampaui ekspektasi, dan menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya,” ujar  CEO dan Owner Juicefriend, Desy Nathalia.

    Baca juga : BIJB Kertajati Kembali Jadi Bandara Keberangkatan Haji dan Umrah Jawa Barat pada 2025

    Karyawan terbaik yang mendapatkan hadiah umrah merasa sangat bersyukur dan terharu atas penghargaan ini. “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepada Juicefriend atas apresiasi ini. Semoga saya dapat terus memberikan yang terbaik untuk Juicefriend,” ungkap Ayu Sofia dan Muhammad Ikbal.

    Melalui program ini, Juicefriend berharap dapat memotivasi seluruh karyawannya untuk terus berinovasi, bekerja keras, dan berkontribusi secara maksimal. Selain itu, program ini juga mencerminkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian yang menjadi bagian dari budaya Juicefriend.

    Baca juga : Bank Bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Jabar Dorong Edukasi dan Literasi Keuangan bagi Pelaku Usaha UMKM Supaya Handal dalam Mengelola Keuangan

    Juicefriend berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan para karyawannya, serta menciptakan lingkungan kerja yang penuh penghargaan dan inspirasi.(*)

     

     

  • bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Jabar Dorong Edukasi dan Literasi Keuangan Bagi Pelaku Usaha UMKM Supaya Handal Dalam Mengelola Keuangan

    bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Jabar Dorong Edukasi dan Literasi Keuangan Bagi Pelaku Usaha UMKM Supaya Handal Dalam Mengelola Keuangan

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA SUKABUMI – Mengelola dan meminjam keuangan dengan bijak merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

    Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, seorang pengusaha UMKM dapat memastikan bahwa dana yang mereka miliki digunakan secara efisien.

    Para pengusaha UMKM juga bisa meminimalkan risiko kebangkrutan dan memungkinkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Pengelolaan yang baik meliputi perencanaan anggaran, memisahkan keuangan pribadi dari bisnis, serta mencatat setiap transaksi agar pengusaha dapat mengontrol aliran kas dan membuat keputusan yang lebih terukur.

    Baca Juga : Bank Bjb Raih Merdeka Awards 2024 Kategori CSR untuk Negeri

    Meminjam uang juga perlu dilakukan dengan hati-hati dan penuh perhitungan.

    *Ingatkan Soal Pinjaman

    Pinjaman dapat menjadi alat yang sangat berguna untuk mengembangkan bisnis atau menambah modal, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, pinjaman bisa menjadi beban yang berat.

    Penting bagi pelaku usaha untuk memahami syarat dan ketentuan pinjaman, termasuk tingkat bunga, jangka waktu, dan konsekuensi jika tidak mampu membayar.

    Baca Juga : Bank Bjb Raih Penghargaan Pengembangan UMKM Terbaik dari Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB)

    Ini akan membantu mereka menghindari masalah hutang yang berlebihan dan menjaga kestabilan finansial bisnis mereka.

    Meminjam uang dari lembaga keuangan resmi, seperti bank, memberikan kepastian keamanan dan perlindungan hukum.

    Berbeda dengan pinjaman online ilegal yang dapat memiliki bunga yang sangat tinggi dan metode penagihan yang tidak etis, lembaga keuangan yang resmi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memastikan praktik pinjaman berjalan sesuai dengan aturan dan melindungi konsumen dari risiko penipuan.

    Baca Juga : Melalui Program PNM Mekaar Bank Bjb Terus Dukung UMKM Ultra Mikro Agar Naik Kelas

    Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meminjam dari sumber yang legal dan tepercaya.

    Pengelolaan dan peminjaman keuangan yang bijak akan membawa dampak positif tidak hanya pada keberhasilan usaha, tetapi juga pada kestabilan keuangan pribadi.

    Dengan pengelolaan yang baik, pengusaha bisa memperbaiki catatan kredit mereka, memperbesar peluang mendapatkan pinjaman dengan bunga lebih rendah di masa depan, dan menciptakan peluang untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.

    Melihat pentingnya literasi keuangan, bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemahaman keuangan, khususnya di kalangan pelaku UMKM.

    Berbagai inovasi telah dilakukan untuk membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka secara bijak.

    Salah satu program unggulan adalah edukasi keuangan melalui berbagai kegiatan literasi yang menyasar UMKM.

    Pada hari Kamis, 19 September 2024, di Kantor Cabang Sukabumi, bank bjb bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi menggelar acara Bincang Bisnis dengan tema “Cerdas dan Bijak Dalam Meminjam Serta Mengelola Keuangan.”

    Acara ini dihadiri oleh PJ. Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Provinsi Jawa Barat Misran Pasaribu, Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, serta para pelaku UMKM dari Sukabumi.

    Acara ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb dalam memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat tentang akses keuangan, baik melalui pinjaman online maupun lembaga keuangan perbankan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pelaku usaha dalam memanfaatkan sumber permodalan secara cerdas, sehingga mereka bisa mengembangkan usahanya dengan lebih baik.

    Pemerintah Kota Sukabumi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus mendorong keterbukaan akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi UMKM agar memiliki akses yang luas terhadap berbagai sumber pembiayaan, sehingga dapat membantu usaha mereka untuk tumbuh dan berkembang.

    bank bjb turut menghadirkan produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM, di tengah maraknya praktik pinjaman online yang meresahkan, bank bjb hadir dengan berbagai solusi, mulai dari Kredit Mesra dengan bunga 0%, Kredit Usaha Rakyat, hingga berbagai produk kredit mikro lainnya.

    Semua ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memperoleh pembiayaan dengan bunga yang kompetitif dan persyaratan yang mudah.

    Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) yang dijalankan oleh bank bjb juga menjadi perhatian dalam acara tersebut. Melalui program PESAT, bank bjb tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan bagi UMKM untuk naik kelas.

    PESAT Wirausaha Baru, PESAT Kapasitas Usaha dan PESAT Go Digital adalah beberapa program yang ditawarkan bank bjb untuk membantu UMKM berkembang.

    Sementara itu, OJK dalam kesempatan tersebut mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap pinjaman online ilegal yang semakin marak.

    OJK Menekankan pentingnya masyarakat memahami perbedaan antara pinjaman online legal dan ilegal. Pastikan layanan yang digunakan terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jangan sampai terjebak dalam penawaran pinjaman yang tidak masuk akal.

    OJK juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pinjaman yang dimiliki oleh UMKM, karena semua data kredit terekam dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Hal ini penting agar UMKM memiliki rekam jejak kredit yang baik dan bisa terus mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan resmi.

    bank bjb juga berperan aktif dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM. bank bjb mendukung UMKM untuk tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar internasional. Program ini dilakukan melalui berbagai sinergi antara bank bjb dengan pemerintah dan lembaga keuangan lainnya.

    Selain itu, acara ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan regulator dalam memajukan UMKM. Dengan adanya sinergi ini, UMKM dapat terus bertumbuh dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

    bank bjb juga berkomitmen untuk terus mengadakan program edukasi dan literasi keuangan secara berkelanjutan. bank bjb ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin cerdas dalam mengelola keuangan mereka. Dengan begitu, pelaku usaha UMKM bisa lebih bijak dalam meminjam dan memanfaatkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

    Adanya literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi masa depan finansial yang lebih baik. bank bjb berharap terus menjadi pelopor dalam mendukung program-program edukasi keuangan di Indonesia, agar bisa menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.

    Dengan adanya acara Bincang Bisnis ini, bank bjb semakin menunjukkan perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM, mendukung mereka untuk terus tumbuh dan berkembang di era yang semakin kompetitif. (ymi)

  • Wujudkan Pasar SEJAHTERA, Adira Finance Sinergi Dengan Mitra Strategis Gelar Festival Pasar Rakyat (FPR) 2024

    Wujudkan Pasar SEJAHTERA, Adira Finance Sinergi Dengan Mitra Strategis Gelar Festival Pasar Rakyat (FPR) 2024

    POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Pasar rakyat atau pasar tradisional memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian dan kehidupan sosial. Di Indonesia, pasar rakyat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal.

    Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, pada sosialisasi “Digitalisasi sebagai Strategi UMKM dan Pedagang Naik Kelas” yang berlangsung di Surakarta Januari 2024 lalu menyampaikan bahwa UMKM dan pasar rakyat merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Kontribusi mereka signifikan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,05% pada triwulan III 2023.

    Namun pasar rakyat di Indonesia saat ini kondisinya menghadapi berbagai tantangan.

    Persaingan dengan pasar modern, meningkatnya penggunaan platform e-commerce, dan infrastruktur yang kurang memadai menyebabkan penurunan jumlah dan daya tarik pasar rakyat.

    Tantangan ini semakin bertambah dengan adanya kebijakan sertifikasi halal untuk berbagai produk yang dijual di pasar rakyat.

    Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), hingga tahun 2023 baru sekitar 30% dari total pedagang pasar yang telah memiliki sertifikat halal.

    Sehingga pemerintah memutuskan kewajiban sertifikasi halal yang semula direncanakan berlaku penuh pada Oktober 2024, ditunda penerapan sanksinya hingga Oktober 2026.

    Melihat kondisi tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah bersinergi dengan Danamon Syariah dan Zurich Syariah menyelenggarakan Festival Pasar Rakyat (FPR) 2024, sebuah rangkaian kegiatan pemberdayaan, edukasi, kesehatan, kesenian dan budaya untuk mendorong pasar menjadi ruang publik yang kreatif menuju Pasar Rakyat yang SEJAHTERA (Sehat-Hijau-Bersih-Terawat). Festival ini diadakan mulai September hingga Desember 2024 di lima lokasi pasar yaitu:
    – Pasar Rangkasbitung, Lebak (7-8 September 2024)
    – Pasar Pahing, Kediri (5-6 Oktober 2024)
    – Pasar Legi, Solo (19-20 Oktober 2024)
    – Pasar Kosambi, Bandung (16-17 November 2024)
    – Pasar Ngasem, DI. Yogyakarta (14-15 Desember 2024)

    Niko Kurniawan selaku Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance mengatakan “Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah konsisten dilaksanakan sejak 2017, dan menjadi rangkaian kegiatan menuju HUT ke-34 Adira Finance, kami menyelenggarakan FPR 2024 sebagai wujud komitmen untuk mendukung keberlanjutan pasar rakyat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan budaya yang kuat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pasar rakyat mampu bersaing di era modern dan SEJAHTERA, tentunya melalui dukungan dari berbagai mitra strategis, baik pemerintahan maupun pihak swasta”.
    FPR 2024 mencakup beberapa kegiatan, diantaranya:
    – Program Asistensi Sertifikasi Halal bagi 34 pedagang pasar. Program ini mencakup sosialisasi dan edukasi serta pendampingan administratif. Sebanyak 20 pedagang mengikuti proses self declare dan 14 pedagang lainnya menjalani proses long term check. Upaya ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi produk yang dijual oleh para pedagang, serta memastikan standar kualitas serta kehalalan produk.
    – Literasi Keuangan Dan Digitalisasi Pasar, program pelatihan untuk meningkatkan keahlian dasar manajemen akuntansi dan keuangan, serta strategi memaksimalkan penjualan menggunakan teknologi digital.
    – Layanan Kesehatan Gratis untuk pedagang maupun pengunjung pasar berupa cek tekanan darah (tensi darah), gula darah, kolesterol, dan asam urat.
    Bersih Pasar, bekerja sama dengan komunitas lokal dan karyawan untuk gotong royong membersihkan pasar, termasuk pengelolaan sampah.
    – Revitalisasi Pasar, termasuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas pasar yang mencakup area toilet, mushola dan branding pasar. Tidak hanya itu, donasi sebanyak 50 pohon, mesin pencacah sampah dan komposter diberikan untuk menjadikan pasar lebih bersih dan hijau.
    – Pameran Inklusi Keuangan Syariah, berupa mini pameran produk pembiayaan, asuransi, perbankan, hingga travel umroh.
    – Panggung rakyat, kegiatan yang menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya daerah, penampilan komunitas lokal, zumba serta musik hiburan.
    Berbagai perlombaan / kuis untuk pedagang dan masyarakat sekitar pasar, menjadikan pasar sebagai ruang publik yang kreatif.

    “Nantikan keseruan Festival Pasar Rakyat di kotamu. Mari kembali ke pasar rakyat, rayakan kekayaan budaya lokal, bersama-sama wujudkan pasar rakyat yang SEJAHTERA dan berdaya saing” tutup Niko.

    Informasi lebih lanjut mengenai Festival Pasar Rakyat, silakan kunjungi adira.id/e/FPR24-pr
    atau media sosial Adira Finance. (apt)

  • Dukung Digitalisasi UMKM, DOKU Luncurkan Inisiatif Juragan DOKU untuk Perluas Jangkauan Pasar

    Dukung Digitalisasi UMKM, DOKU Luncurkan Inisiatif Juragan DOKU untuk Perluas Jangkauan Pasar

    POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Hari ini DOKU mengumumkan kehadiran Juragan DOKU, sebuah inisiatif baru untuk mempercepat proses digitalisasi UMKM Indonesia. Bersama mitra komunitas strategis seperti Sahabat UMKM, Strive Indonesia (Mercy Corp & Mastercard) dan SparkLabs (Universitas Pelita Harapan), DOKU secara mantap masuk ke segmen UMKM setelah selama 16 tahun berfokus menggarap segmen korporat. Melalui perhelatan ini, DOKU juga menyatakan transformasi bisnisnya dari pionir payment gateway menjadi perusahaan teknologi pembayaran yang akan memperkuat penetrasi bisnis di Indonesia dan melebarkan sayap untuk memperluas bisnis ke Asia Tenggara beberapa tahun ke depan. Acara peluncuran ini juga turut dibuka oleh Plh Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Rulli Nuryanto.

    Ditemui ketika acara peluncuran berlangsung, CEO DOKU, Chris Yeo mengutarakan, “Juragan DOKU merupakan inisiatif kami untuk pertumbuhan lanjutan (growth initiatives) yang menyasar segmen pasar UMKM Indonesia, setelah tahun lalu kami melakukan ekspansi bisnis ke Malaysia melalui akuisisi senangPay. Juragan DOKU, menawarkan cara terima pembayaran yang cepat, mudah dan lengkap baik online maupun offline bagi para penjual di media sosial atau yang lebih dikenal dengan sebutan social sellers. Mereka menjadi target pasar utama bagi Juragan DOKU di fase awal ini. Melalui Juragan DOKU kami berharap tidak hanya dapat meningkatkan jumlah transaksi sukses saja, namun juga mendukung social sellers untuk memperluas basis pelanggan mereka dengan tersedianya berbagai metode pembayaran.”

    Inisiatif Juragan DOKU menawarkan layanan terima pembayaran instan dengan fitur-fitur langsung pakai (tanpa integrasi) seperti payment link, e-katalog, QRIS dan instant checkout. Selain fitur produk yang dapat diakses melalui web maupun aplikasi Juragan DOKU (tersedia di Play Store dan Apple Store), DOKU juga mulai merintis ekosistem melalui program pendampingan khas untuk para Juragan.

    Head of SME DOKU, Angga Narendra menjelaskan,” Bagi kami fitur-fitur untuk terima pembayaran yang langsung pakai menjadi landasan dan misi fundamental dari Juragan DOKU untuk digitalisasi UMKM Indonesia. Namun demikian dukungan kami tidak berhenti hanya di pengembangan produk. Dengan infrastruktur pembayaran yang lengkap, pengalaman dan jaringan mitra korporat yang dimiliki DOKU sebagai pionir payment gateway, kami ingin memberikan dukungan yang optimal untuk mendorong kemajuan UMKM Indonesia. Sejak kami memperkenalkan Juragan DOKU sekitar awal 2023 secara organik, tercatat sebanyak 10.000 UMKM Indonesia sudah bergabung menjadi Juragan. Indikasi ini yang membuat kami semakin yakin untuk melanjutkan ekspansi DOKU untuk menggarap segmen UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian bangsa.”

    Berikut manfaat dari masing-masing fitur unggulan di aplikasi Juragan DOKU:

    1. Instant Checkout: Transaksi sukses via postingan story Instagram yang sudah disematkan link instant checkout. Pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran tanpa harus berpindah aplikasi/platform.

    2. Payment Link: Beragam cara terima pembayaran mulai dari aplikasi chat, email, atau DM media sosial. Buat payment link ringkas, siap sebar dengan mengikuti 3 langkah mudah.

    3. E-Katalog: Katalog online langsung pakai yang menampilkan foto produk secara rapi, terhubung dengan beragam opsi pembayaran dan dilengkapi jasa pengiriman.

    4. QRIS: Proses daftar QRIS secara mandiri sampai disetujui melalui aplikasi. Didukung oleh notifikasi real-time dan fitur rekap transaksi. Dapat digunakan untuk berbisnis online maupun offline.

    Dalam perjalanan bisnisnya selama 16 tahun di Indonesia, DOKU telah melayani lebih dari 150,000 merchant payment gateway dari 18 kategori bisnis dan lebih dari 5 juta pengguna e-wallet. Tahun 2022 menjadi tahun prestasi bagi DOKU pasca pandemi COVID-19, dimana jumlah transaksi sukses mencapai 145 Juta dan secara volume, transaksi DOKU bertumbuh sebesar 80% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan pencapaian ini, DOKU telah mengantongi profit terhitung sejak kuartal ke-4 di 2022. (ard)