Tag: kuliner bandung

  • Sektor Kuliner di Bandung Fokus Digarap

    Sektor Kuliner di Bandung Fokus Digarap

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mendorong pengembangan sektor kuliner. Berkembangnya kuliner di Bandung dinilai dapat mendongkrak pendapatan anggaran daerah (PAD).

    “Kami mendorong terus munculnya kuliner-kuliner di Bandung karena salah satu potensi menambah PAD,” ucap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana kemarin.

    Yana mengatakan, dengan berkembangnya kuliner Bandung, dapat juga meningkatkan pendapatan warga. Produsen bahan baku hingga UKM-UKM bisa ikut terdongkrak.

    “Mudah-mudahan tenaga kerjanya juga ada orang Bandung. Jadi multi efek. Secara potensi pasti ikut mendongkrak,” jelasnya.

    Pemerintah Kota Bandung sendiri siap membantu pengembangan usaha-usaha kuliner. Salah satunya dengan rutin memberikan pelatihan terhadap UKM kuliner di Bandung.

    “Kami support UKM lewat Dinas Koperasi. Kami kasih pelatihan, pendampingan dan pemasaran. Pelatihan itu bisa kadang-kadang packagingnya, branding dan pemasaran bisa online. Saya pikir itu kewajiban kami. Nah kreasinya warga, setelah berkreasi pemerintah mengarahkan,” paparnya.

    Yana mengatakan, kuliner juga dapat mengangkat pariwisata di Kota Bandung. Maka dari itu, pihaknya tengah mempersiapkan kolaborasi antara kuliner dan pariwisata dengan menyiapkan satu tempat wisata halal. Lokasi di Jalan Gelap Nyawang dipersiapkan untuk sejumlah kuliner halal.

    “Kita mendorong lewat Disbudpar supaya orang yakin tempat makanan hakak. Produksi kuliner yang halal dan bersih, kita buat itu. Kebersihan dapur juga kita jamin,” tuturnya.

    Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mendukung adanya pengembangan kuliner di Kota Bandung. Sebab, kata Uu, Bandung merupakan salah satu objek wisata kuliner di Indonesia.

    “Kuliner merupakan andalan Kota Bandung dan bisa memberi manfaat bagi pemerintah provinsi dan masyarakat,” pungkasnya.

    (arh/dtk)

  • Tips Wisata Kuliner di Bandung

    Tips Wisata Kuliner di Bandung

    POJOKBANDUNG.com – Wisata kuliner bandung memang banyak menjadi tujuan utama para pendatang di kota Bandung. Bandung memang sangat terkenal dengan berbagai sajian makanan baik makanan tradisional maupun makanan modern. Ada berbagai ciri khas kuliner Bandung yang tidak sama dengan beberapa kota lain di Indonesia seperti resep yang turun temurun, tempat makan yang klasik, tempat makan yang unik, hidangan yang sangat lezat dan berbagai inovasi dalam makanan baru.

    Bahkan anak-anak muda di Bandung terkenal dengan inovasi makanan dan camilan yang bahkan terkenal sampai luar negeri. Karena itulah banyak pendatang yang sengaja datang ke Bandung untuk mencicipi berbagai sajian kuliner. Dibawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan jika ingin menikmati kuliner di Bandung.

    1.Apa Makanan Objek Kuliner Kamu?

    Sebelum kamu memilih kawasan atau tempat tertentu di Bandung yang terkenal dengan kuliner, maka sebaiknya kamu pilih jenis kuliner yang akan dinikmati. Apa makanan yang benar-benar kamu inginkan. Beberapa jenis makanan yang terkenal di Bandung mulai dari makanan camilan, makanan khas, makanan tradisional, hidangan utama, minuman dan makanan yang sudah diciptakan dengan inovasi atau makanan yang menantang. Banyak jenis kuliner yang bisa Anda dapatkan di Bandung misalnya makanan khas Batagor Bandung, kuliner mie super pedas, bubur ayam dan berbagai jenis makanan lain.

    2. Pilih Tempat Sesuai Isi Dompet Kamu.
    Salah satu keunggulan lain Kota Bandung adalah skala tujuan pusat kuliner. Semua pusat kuliner memiliki tujuan sesuai anggaran misalnya kelas restoran super mewah, kelas cafe mewah, kedai sederhana, dan berbagai tempat sederhana namun selalu menjadi legenda di Bandung. Banyak makanan tradisional yang dijual di pusat jajanan dan mereka sudah memiliki nama. Tapi kamu juga bisa menyesuaikan dengan jenis hidangan yang menurut kamu sesuai dengan isi dompet kamu. Semua pilihan ini bisa kamu dapatkan di sekitar tempat wisata kuliner di Bandung.

    3. Dimana Lokasi Pilihanmu?
    Jika kamu ingin menikmati beragam jenis kuliner di Bandung maka kamu bisa memilih pusat kuliner yang terpusat. Ada banyak tempat yang bisa kamu kunjungi sesuai dengan banyaknya jenis makanan yang dihidangkan. Datang ke tempat seperti ini akan lebih menguntungkan karena kamu bisa menikmati berbagai jenis kuliner tanpa harus pergi ke tempat yang jauh-jauh. Beberapa tempat yang biasanya dijadikan tempat wisata menikmati kuliner pada akhir pekan misalnya seperti Paris Van Java, Pasar Paskal atau Pusat kuliner Braga.

    (net)

  • Sensasi Gado-Gado Modern di De Braga, Pasti Bikin Ketagihan

    Sensasi Gado-Gado Modern di De Braga, Pasti Bikin Ketagihan

    POJOKBANDUNG.com, SIANG tuh enaknya makan gado-gado. Eits, makanan khas betawi yang dibiasa di jual di kaki lima ini sekarang sudah berinovasi dengan unik lho.

    Kalau biasanya gado-gado disajikan sedikit berantakan dan diatas piring biasa, masyarakat bisa menemukan gado-gado modern di de Braga by ARTOTEL Bandung.

    Olahan sayur mayur ini dimasak khusus oleh chef handal dan dijadikan salah satu menu best seller di Kunst Bistro.

    Yang membedakan disini adalah gado-gado di tata cantik di atas piring bundar nan besar. Penampilannya disajikan secara apik, namun isiannya tetap seperti biasanya yaitu sayur, saus kacang, serta peyek teri.

    Head Chef de Braga by ARTOTEL, Fian HD mengaku bahwa dirinya berupaya menghadirkan menu khas daerah namun dengan suguhan berbeda. Ia membuat gado-gado ini dengan suguhan mewah ala hotel berbintang.

    Selain itu yang membuatnya istimewa adalah penggunaan lontong yang diganti dengan rice paper atau kulit beras. Ia membuat itu agar masyarakat yang sedang menjalani program diet bisa mencoba tanpa takut kebablasan.

    “Kalau umumnya gado-gado ini pakai lontong, saya ganti sumber karbohidratnya dengan rice paper atau kulit beras. Jadi sayurannya digulung dengan kulit beras lalu diberi saus kacang dan peyek teri sebagai pelengkapnya,” terangnya.

     

    Untuk sayurannya Fian menggunakan bahan yang sama dengan gado-gado pada umumnya yakni kacang panjang, kangkung, tauge, dan kol. Hanya saja ia membuatnya dengan porsi kecil dan dibagi menjadi enam buah.

    Saus kacang disajika terpisah diatas mangkuk kecil yang ditaburi bawang goreng dan juga peyek teri. Saus kacang dibuat Fian terasa berbeda dibandingkan yang lain, ia membuatnya dari kacang mede bukan kacang tanah.

     

    “Saus kacang saya pakai kacang mede makanya rasanya lebih light dibandingkan kacang tanah. Saya mau yang berbeda dan tidak main-main menyuguhkan gado-gado ala de Braga by ARTOTEL Bandung. Semua di tata baik,” sambungnya.

     

    Seporsi gado-gado ini dibanderol dengan harga Rp 35 ribu. Menu yang satu ini bisa ditemukan di Kunst Bistro de Braga by ARTOTEL Bandung yang ada di lantai tiga. Tempat makan ini buka 24 jam dan menghadirkan menu-menu lezat yang siap mengenyangkan perut pengunjung.

    (fid)

  • Mau Coba Sensasi Makan Yang Berbeda? Coba Datang Kesini

    Mau Coba Sensasi Makan Yang Berbeda? Coba Datang Kesini

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Bukan tanpa alasan kalau Bandung menjadi kota yang ramah kuliner. Kamu bisa dengan mudah menemukan beragam kuliner mulai dari kaki lima, kafe, hingga sekelas restoran.

    Tak heran jika wisatawan yang datang ke Bandung selalu mengagendakan kulineran di Kota Kembang ini karena selalu saja ada tempat makan baru yang bisa didatangi. Salah satu tempat makan baru yang hits di Bandung saat ini adalah Goldstar 360 yang didaulat menjadi kafe bertema goa pertama yang ada di Indonesia.

    BACA JUGA:

    Tak Perlu Jauh-jauh, Bandung Juga Sajikan Kuliner Negeri Sakura. di Sini Tempatnya

    Rasakan Sensasi Makan Bareng Doraemon di D’Moners Cafe Bandung

    Keunikan konsepnya ini membuat Goldstar 360 cepat terkenal dan jadi viral di kalangan pecinta kuliner. Konsep kafe dalam goa yang ditampilkan Goldstar 360 ini memang terbilang unik.

    Terinspirasi Film-film Karya Wes Anderson, “Please Please Please” Cek Kafe Satu Ini!

    Tidak seperti pandangan JB’ers tentang goa yang gelap dan menyeramkan, goa yang ada di Goldstar 360 didominasi warna putih sehingga terlihat cerah dan tidak menakutkan. Ditambah lagi pada dinding goanya juga terdapat banyak coretan gambar lucu yang menyerupai tulisan atau gambar pada masa purbakala.

    Buat para kamu yang suka ngevlog atau selfie, ada banyak spot yang bisa kamu jadikan latar background. Mulai dari pintu depan yang mirip pintu masuk ke dalam goa, lorong panjang dengan ranting-ranting kering, bagian dalam yang bisa menampung hingga rooptop yang pas untuk dijadikan tempat nongkrong saat cuaca sedang cerah.

    Ada lagi nih satu spot paling favorit yang paling sering dijadikan background berfoto, yakni spot yang memiliki dinding kaca besar tembus pandang sehingga kamu bisa dengan leluasa melihat ke luar kota Bandung.

    (peh)

  • Lezatnya…Jajanan Lawas Satu Ini, Coba Mampir Dech…

    Lezatnya…Jajanan Lawas Satu Ini, Coba Mampir Dech…

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebagai kiblat kuliner Indonesia, tentunya Bandung memiliki beragam jajanan tradisional yang telah banyak dikenal masyarakat.

    Jajanan tradisional yang patut dicoba adalah cemilan khas Sunda yang telah melegenda di Bandung.

    BACA JUGA:

    Kafe dalam Bus Ini Konsepnya Bandung Banget

    Cari Tempat Nongkrong di Bandung? Tempat Ini Wajib Masuk List

    Salah satunya adalah bandros yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, santan, dan dihidangkan dengan taburan gula pasir.

    Bentuk kue ini mirip dengan kue pukis karena memang dicetak pada cetakan yang serupa. Yakni cetakan yang berbentuk setengah lingkaran dan berjejer cukup banyak. Kue bandros biasanya disajikan bersamaan dengan teh manis atau kopi.

    Patah Hati atau Kena Tilang, Ngopi di Kedai Kofluck Bandung, GRATIS!

    Ada beberapa jenis bandros yang dikenal di tanah Pasundan, ada yang disebut dengan bandros asin dan juga bandros manis.

    Kedua jenis bandros tersebut dibedakan, karena beberapa kebiasaan di masyarakat Sunda untuk makan bandros tanpa menggunakan gula.

    Tetapi ada juga yang menggunakan taburan gula pasir sehingga membuat bandros yang dimakan terasa manis.

    Khususnya di Kota Bandung, dapat menemukan olahan kue bandros di beberapa tempat. Mulai dari penjual bandros yang berkeliling kompleks perumahan yang didorong atau dipanggul. Hingga penjual bandros di sekitar pusat keramaian atau pusat perbelanjaan.

    Di daerah Cisangkuy, Kota Bandung, juga dapat menemukan penjual bandros yang dikenal dengan olahan bandros tergaul.

    Adalah Bandros Koboy Cisangkuy yang berlokasi di Jalan Cisangkuy No.56, Citarum, Kota Bandung. Lokasinya mangkalnya, persis terletak di depan Kafe Yogurt Cisangkuy. Bandros Cowboy Cisangkuy tidak menggunakan kedai untuk menjajalkan makanannya.

    Melainkan, hanya menggunakan atap sederhana di atas trotoar. Di bawah atap tersebut, terdapat sejumlah kursi pelastik untuk pengunjung dan gerobak kecil.

  • Ini Dia Kuliner Top Kaki Lima di Bandung

    Ini Dia Kuliner Top Kaki Lima di Bandung

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –Berkunjung ke Bandung sepertinya tidak lengkap tanpa mencoba jajanan atau kuliner khas Kota Kembang. Kota Bandung terkenal akan kuliner yang beraneka ragam dan unik berada sepanjang jalan.

    Tak hanya tempat makan sekelas restoran ataupun cafe yang dipadati pengunjung, namun kuliner kaki limapun sudah pasti menjadi sasaran wistatawan mendapatkan makanan khas Bandung rasa yang lezat dan murah meriah. Berikut ini 5 kuliner top kaki lima di Bandung.

    1. Kupat Tahu Gempol
    Kupat Tahu Gempol

    Kupat Tahu Gempol sudah buka sejak tahun 1976 dan sudah turu temurun berjualan Kupat Tahu Gempol Bandung. Terletak di Jalan Gempol Kulon nomer 53 Bandung. Tempat ini selalu ramai pembeli baik warga ataupun wisatawan yang sedang berlibur ke Bandung karena terkenal akan kelezatannya. Kupat Tahu Gempol buka dari pukul 06.00 setiap harinya. Untuk harga satu porsi Kupat Tahu Gempol dibandrol Rp. 12.000 saja.

    1. Nasi Goreng Bistik AA

    Nasi Goreng Bistik Astana Anyar atau lebih dikenal dengan Nasi Goreng AA mrupakan salah satu makanan favorit warga Bandung pada malam hari. Berada di Jalan Astana Anyar 264, Bandung tempat ini  selalu ramai. Naso Goreng Bistik adalah perpaduan antara nasi goreng dengan bistik ayam yang renyah. Pilihan menu yang disajikan antara lain Nasi Bistik, Nasi Cah Jamur, Nasi Capcay, Nasi Kuluyuk, Nasi Goreng Bistik, dan masih banyak lagi. Yang membuat istimewa adalah topping bistik ayam dengan sayuran dan saunsnya. Untuk bisa menikmati seporsi nasi bistik seharga Rp.16.000 sedangkan nasi goreng dibandrol Rp.18.000.

    Nasi Goreng Bistik AA
    1. Bubur Ayam Pa Otong

    Bubur Ayam Pak Otong berada di Jalan Sudirman bersebelahan dengan pasar Andir, usaha bubur ini adalah warisan dari ayah Pak Otong tahun 1947 yang masih dijalankan sampai sekarang. Istimewa dari Bubur Ayam Pa Otong adalah racikannya cenderung mirip dengan bubur Tionghoa, yang disajikan dengan cita rasa asin nan gurih, tanpa kerupuk, dan tanpa kecap manis. Toppingnya suwiran aging ayam, potongan cakue, dan ati ampela. Buka dari pukul 18.00-01.00. Seporsi bubur ayam biasa seharga Rp. 9.000, sedangkan bubur ayam spesial Rp. 12.000.

    Bubur Ayam Pa Otong
    1. Sop Kaki M.Syam, Banceuy
    Sop Kaki M.Syam, Banceuy

    Sop Kambing M. Syam berada di Jl. Banceuy Bandung. Kedainya memiliki ciri khas dengan tulisan besar ditendanya berbunyi “ Sop Kambing, Khas Jakarta, M.Syam”. Menu yang disediakan terdiri dari daging, lidah, mata, otak, kaki, dan tulang rawan yang kesemuanya berasal dari kambing. Disajikan dengan kuah kental dan rempah-rempah menghasilkan rasa gurih yang menjadi ciri khas kedai ini. Harga untuk menikmati seporsi sop kambing sangat terjangkau, untuk kaki kambing Rp. 7000/ potong, sedangkan daging, jerohan,dan lainnya rata-rata Rp.3.000 saja. Buka dari pukul 17.30-23.00.

    1. Batagor Hanjuang, Jalan Astina
    Batagor Hanjuang, Jalan Astina

    Batagor Hanjuang berada didepan Rumah Makan Anugrah, di Jl. Astina atau belakang Istana Plaza. Batagor ini dijual dengan menggunakan sebuah gerobak, namun untuk soal rasa Batagor ini sangat enak dan juara. Batagornya tidak terlalu berminyak , ikan tenggirinya cukup terasa dan bumbu kacangnya juga enak.

    (nkn)

     

  • Nikmati Promo November Fabulous di Hotel Horison Ultima Bandung

    Nikmati Promo November Fabulous di Hotel Horison Ultima Bandung

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Hotel Horison Ultima Bandung memberikan promo menarik selama November 2018, yaitu promo room Rp628.000,- nett per malam.

    Nominal tersebut, sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang dan fasilitas hotel seperti kolam renang, fitnes area dan kids club.

    “Selama November, tamu hotel berkesempatan mendapatkan benefit spesial voucher Okoh Japanese Restaurant Rp50.000 untuk Food & Beverage di Okoh Japanese Restaurant,” ucap Corporate Director of Marketing Communication PT. MGM, Heni Juniarti kepada Pojok Bandung, Jumat (2/11/2018).

    Tak cukup sampai disana, dari Horison pun memberikan menu menarik untuk pengunjung Restoran Malabar Coffee Shop yaitu Grilled Tropicana Teriyaki Burger.

    Menu racikan Cheff Suggestion dijamin memanjakan lidah, disajikan dengan roti yang lembut dan gurih diolah dengan potongan daging, nanas, sayuran serta teriyaki sauce disajikan bersama french fries.

    “Kami membandrol Rp65.000,-nett untuk menu yang menarik itu,” tambahnya.

    Menambah kesegaran selama November, ada Exotic twisty, hadir sebagai Mocktail of The Month. seharga Rp35,000,-nett.

    (nda)

  • Pucuk Coolinary Festival, Ajak Foodies Jelajahi Rasa Kuliner Favorit Bandung

    Pucuk Coolinary Festival, Ajak Foodies Jelajahi Rasa Kuliner Favorit Bandung

    POJOKBANDUNG.com, FESTIVAL kuliner terbesar di Kota Bandung tahun ini siap di gelar, bertajuk ‘Pucuk Coolinary Festival’ yang berlangsung pada 27-28 Oktober 2018 di Lapangan Pussenif, Bandung. Sebanyak 100 tenant makanan menghadiri event tahunan yang menyajikan aneka kuliner khas Sunda.

    Dari tahun ke tahun, Bandung tetap menjadi salah satu kota destinasi wisata terfavorit di Jawa Barat bagi masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Indonesia. Pada gelaran tahun ini yang membedakan dengan festival kuliner lainnya adalah dibagi menjadi tiga zona, yakni zona gurih, pedas, dan manis. Makanan dan minuman akan terbagi sehingga memudahkan pengunjung yang membeli.

    “Dibagi per-zona sehingga memudahkan pengunjung, jadi kalau mau makanan manis datang ke zona manis, disana semuanya makanan dan minuman manis, cari bakso contohnya datangnya ke zona gurih,” ucap Brand Executive RTD Tea, Debora Christiany, di Kapulaga Indonesia Bistro, Jalan Dayang Sumbi, Kamis (25/10/2018).

    Pengunjung tidak dipungut biaya dan berkesempatan meraih berbagai grand prize. Disana juga akan dimeriahkan oleh hiburan musik, spicy king noodle contest atau tantangan makan mie dengan ratusan cabai, happy hour, dimana akan ada potongan harga spesial yaitu Rp 10 ribu di semua tenant pada jam tertentu.

    “Menghadirkan lebih dari 100 tenant kuliner rasa manis, gurih, dan pedas favorit kota Bandung, Pucuk Coolinary Festival ingin memberikan pengalaman berburu kuliner seru yang memanjakan lidah para foodies untuk bisa menemukan semua rasa favoritnya langsung dalam satu tempat tanpa perlu menempuh jarak dari satu lokasi ke lokasi lainnya,” sambungnya.

    Berbagai kuliner favorit seperti Mie Kocok Bandung Mang Dadeng, Baso Tahu Tulen, Batagor H Yunus, Roti Bakar Gempol, Bandros, Cowboy, Martabak San Fransisco, Tulang Jambal, Sate Taichan, Cekeran Midun, Seblak Basah Deu Tjenghar, dan masih banyak lagi.

    Festival kuliner bukan hanya sekedar ajang untuk memanjakan lidah para pecintanya, tapi juga diakui mampu menjadi ruang untuk mendorong perkembangan bisnis kuliner lokal, apalagi Bandung dikenal dengan banyaknya inovasi kuliner unik yang ternyata bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

    Magdalena yang dikenal sebagai salah satu food vlogger ternama di Indonesia mengungkapkan beberapa alasan dirinya menjadi pecinta kuliner yang tidak boleh absen untuk datang ke festival kuliner.

    “Pertama, dengan hadir ke festival kuliner seorang foodies jadi punya kesempatan menambah wawasan kuliner kepunyaan anak bangsa. Kedua, kita bisa membantu para UMKM yang tergabung dalam festival tersebut agar bisnisnya semakin berkembang. Ketiga, momen festival kuliner ini bisa jadi wadah untuk bisa saling mengenal foodies satu dengan lainnya, membangun komunitas positif, dan pastinya sama-sama memajukan kuliner Indonesia,” ucap wanita pecinta makanan pedas ini. Magdalena menyatakan kekagumannya akan kuliner Bandung yang bisa ditemukan hampir di setiap kota di Indonesia, dari wilayah Indonesia bagian Barat hingga ke Timur seperti Papua.

    Oleh karena itu Magdalena antusias dengan gelaran festival kuliner ini dan ia mengajak kepada masyarakat untuk hadir dan menantang untuk menikmati sajian pedas disana. Rekor makanan terpedas yang pernah ia makan adalah melahap 360 cabai dalam waktu lima menit. Berani Coba?

    (fid)

  • Liburan ke Bandung, Coba Kuliner Top Kaki Lima di Bandung Ini

    Liburan ke Bandung, Coba Kuliner Top Kaki Lima di Bandung Ini

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bandung yang mendapatkan julukan Paris van Java ternyata memiliki segudang lokasi wisata kuliner. Menjelajahi kota ini akan membuat Anda merasakan aneka olahan makanan dengan rasa nikmat dan menggoda untuk diborong.

    Kalau Anda berencana melakukan perjalanan ke Bandung tapi belum memiliki ide akan berwisata kuliner di mana. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa dijadikan acuhan agar hasrat makan besar Anda bisa terpuaskan ketika bertandang.

    Kupat Tahu Gempol (ist)
    Kupat Tahu Gempol (ist)

    Kuliner pertama untuk membuka daftar ini adalah kupat tahu gempol yang sangat legendaris di Bandung. Berdiri sejak tahun 1975, kuliner yang terletak di Jalan Gempol Kulon No. 53 ini menyediakan rasa yang benar-benar autentik. Rasa tahu yang gurih dipadu dengan bumbu yang nikmat terasa pas saat dimakan menggunakan ketupat yang diiris kotak-kotak. Untuk menambah kenikmatan, kerupuk merah yang asin disajikan untuk pelengkap.

    Bebek Ali
    Bebek Ali

    Selain Surabaya, kuliner bebek yang nikmat juga hadir di Bandung. Kali ini dengan tajuk Bebek Ali, Anda bisa merasakan kuliner olahan bebek dengan cita rasa yang sangat nikmat. Daging bebek yang disajikan sangat gurih, lembut, dan minim sekali aroma amis yang kerap mengganggu. Kalau Anda ingin menikmati kuliner bebek paling nikmat di Bandung, datanglah ke Jalan Dipatiukur No. 1 mulai pukul 17.00 hingga tengah malam.

    Batagor Hanjuang
    Batagor Hanjuang

    Mumpung berada di kandangnya, mengapa tidak mencoba batagor nikmat yang terletak di Jalan Astina, Bandung. Di tempat ini Anda bisa merasakan batagor dengan cita rasa yang masih autentik. Adonan bakso dan tahu yang digoreng sempurna melebur dengan bumbu yang diolah segar setiap harinya. Saat ke Bandung, jangan sesekali melewatkan kenikmatan kudapan terbaik ini.

    Soto Sulung Cilaki (ist)
    Soto Sulung Cilaki (ist)

    Soto mungkin ada di hampir setiap kota besar di Indonesia, tapi Soto Sulung Cilaki yang berada di Jalan Cilaki ini sedikit berbeda. Kuah soto yang disajikan sangat nikmat dan rasanya segar. Selain kuah, pelengkap seperti daging, usus, dan aneka jeroan membuat hidangan penuh kolesterol ini menjadi buruan banyak orang.

  • Tak Perlu Jauh-jauh, Bandung Juga Sajikan Kuliner Negeri Sakura. Di Sini Tempatnya

    Tak Perlu Jauh-jauh, Bandung Juga Sajikan Kuliner Negeri Sakura. Di Sini Tempatnya

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Satu lagi kuliner Kota Bandung yang unik wajib dibeli sebagai buah tangan atau peneman minum teh Anda di rumah.

    Tokyo Banana, cake berbentuk mirip sekali dengan buah pisang ini sudah buming di Negeri Sakura.

    BACA JUGA:

    10 Kuliner di Bandung yang Wajib Kamu Coba, Mulai yang Legendaris Hingga Modern

    Liburan ke Bandung, Coba Kuliner Top Kaki Lima di Bandung Ini

    Bahkan saking terkenalnya di Jepang, banyak yang menjadikannya sebagai oleh-oleh Jepang ke Indonesia.  Namun sekarang, untuk mendapatkannya tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang, karena di Bandung pun anda sudah bisa mendapatkannya. Namanya Bandung Banana.

    Bandung Banana merupakan sponge cake berbentuk seperti pisang yang di dalamnya berisi fla pisang.  Namun mengikuti perkembangan, isiannya semakin beraneka ragam, ada coklat, strawberry, vanilla, oreo dan lainnya.

    Satu Lagi Kuliner Khas Bandung, Keturunan Bakso dan Cilok. Pasti Sedap

    “Untuk isiannya sendiri ada banyak, krim fla, strawberry, vanilla, coklat, creame chesee, nuttela, mix juga ada dan akan ada varian baru yaitu daging durian, bukan pastanya,” ujar Riezka Rahmatiana, pemilik usaha Bandung Banana.

    Riezka sendiri merintis usaha dibidang kuliner pada 2004, berawal dari usaha pisang ijo, yang hingga saat ini sudah tersebar di seluruh daerah di Indonesia.  Saat tahun 2014 ia mengembangkan usaha baru yaitu Bandung Banana.

    Tidak hanya sampai disitu, Riezka pun membuka brand lain yaitu Lady Banana.  Berawal dari hobi memakan buah pisang, hingga akhirnya ia mampu memliki usaha kuliner berbahan dasar pisang. Usahanya terbilang sukses di usianya yang masih muda.

    “Kita merintis usaha ini dari nol, kita udah coba berbagai cara, akhirnya kelihatan hasil dari pisang ijo tahun 2007, terus kita juga bikin Bandung Banana di tahun 2014, dan sekarang kita bikin yang baru, namanya Lady Banana, tetep terus berinovasi aja di bidang kuliner,” tuturnya.

  • Kuliner Bandung Ini Jadi ‘Buronan’ Wisatawan

    Kuliner Bandung Ini Jadi ‘Buronan’ Wisatawan

    POJOKBANDUNG.com – Bandung menjadi salah satu destinasi liburan paling favorit di Jawa Barat, khususnya bagi kalangan warga Jakarta yang ingin refreshing untuk melepaskan penat. Selain karena memiliki suasana alam yang begitu sejuk, Bandung juga begitu dicintai karena banyaknya tempat makan enak yang menarik untuk dicoba. Jadi sembari berlibur, Anda bisa sekaligus berwisata kuliner.

    Mulai dari batagor hingga lontong sayur, semuanya dapat Anda cicipi di Bandung. Nah, bagi yang berencana berlibur ke Kota Kembang dalam waktu dekat, berikut ini daftar rekomendasi kuliner Bandung untuk Anda.

    1. Iga Bakar Si Jangkung

    Menikmati kuliner di Kota Bandung tak lengkap rasanya jika Anda belum mencicipi kelezatan Iga Bakar Si Jangkung. Berlokasi di Jalan Cipaganti No 75B, tempat makan yang satu ini sangat mudah dijumpai karena terletak di tepi jalan utama. Dindingnya yang didominasi warna cat hijau, begitu unik ketika Anda melintasi area tersebut.

    Satu porsi Iga Bakar Si Jangkung dijual dengan harga Rp40.000. Berbeda dari iga bakar di tempat lain, warung tenda milik Bapak Haryanto ini menyajikan iga bakar yang memiliki cita rasa rempah yang kuat sehingga tidak berbau. Tenang saja, daging iga bakarnya pun sangat empuk karena sudah melalui proses memasak yang cukup lama. Tertarik mencoba? Iga Bakar Si Jangkung ini mulai beroperasi pukul 12:00 – 23:00 setiap hari.

    1. Nasi Campur 88

    Nasi Campur 88 boleh disebut sebagai legenda kuliner di Bandung. Karena berada di warung kaki lima, Anda harus rela mengantre cukup lama untuk bisa menikmati nasi campur di sini. Bahkan, pengunjung yang datang akan diberi nomor antrean. Pasalnya, Nasi Campur 88 sudah tersohor dengan porsinya yang cukup besar dan rasanya yang begitu nikmat.

    Satu porsi Nasi Campur 88 yang dibanderol dengan harga Rp50.000 ini terdiri atas nasi, samcancha siukekian, telur, bakso goreng, mentimun, dan kuah sup. Melihat dari isiannya, sudah dipastikan menu di tempat makan yang terletak di Jalan Cibadak No 152 ini termasuk non halal, ya!

    1. Cuanki Serayu

    Cuanki Serayu @shelmisetiawan (Instagram)

    Cuanki merupakan jajanan khas Bandung berupa hidangan sejenis bakso yang disajikan lengkap dengan tahu dan mi. Warung makan kaki lima di Jalan Serayu No 2 ini buka setiap hari pukul 11:00 – 19:00, tapi seringnya tutup lebih cepat karena cuanki sudah habis terjual. Cuanki Serayu sendiri dijual seharga Rp17.000 per porsi. Namun, Anda juga bisa mencicipi Batagor yang satu porsinya dihargai Rp18.000 di sini.

    1. Batagor Kingsley

    Kingsley adalah nama salah satu tempat berburu batagor terlezat yang ada di ibu kota Jawa Barat. Lokasinya terletak di Jalan Veteran No 25. Karena berada di jalur satu arah, sebaiknya Anda pelan-pelan agar tidak kelewatan. Bangunannya punya dua lantai, di mana lantai dasar untuk pembeli take away dan kalau ingin makan di tempat Anda bisa langsung menuju ke lantai 2. Batagor Kingsley ini awet hingga 1 x 24 jam, sehingga banyak dijadikan oleh-oleh.

    Berbeda dari kebanyakan penjual batagor, di sini Anda bisa memilih mau batagor yang digoreng atau disajikan bersama dengan kuah. Meski satu buah batagor dihargai Rp13.500, kualitas rasa yang diberikan sudah tak perlu diragukan lagi. Gurihnya rasa ikan tenggiri benar-benar terasa nikmat.

    1. Bakmi Linggarjati

    Mengunjungi Alun-alun Bandung kurang lengkap sebelum Anda mampir mencicipi kuliner Bakmi Linggarjati yang satu ini. Berada tepat di Jalan Balonggede No 1, tempat makan yang menyajikan beragam menu mi ini jadi destinasi kuliner favorit pengguna Traveloka Eats. Anda bisa memilih jenis mi yang diinginkan, ada menu Yamin Manis dan Yamin Asin. Soal lauk, Anda bisa menambahkan pelengkap seperti bakso, babat, kikil, serta ayam yang disediakan bersama kuah.

    Satu mangkuk Mi Yamin Manis dibanderol dengan harga Rp38.000. Disajikan dalam porsi besar, ukuran mi yamin sendiri terbilang cukup tipis, tapi sangat kenyal dan lembut. Ditambah kuah bakso yang begitu gurih, siap membuat Anda ketagihan. Jangan lupa, coba juga Es Alpukat “Linggarjati” yang tak kalah populer dikalangan pengunjung. Dijual seharga Rp30.000, buah alpukat dalam sajian ini hanya dihaluskan secara manual dan diberi siraman gula jawa. Segar!

    1. Nasi Goreng Bistik Astana Anyar

    Untuk Anda yang sedang berburu kuliner malam di Bandung, coba saja berkunjung ke kedai nasi goreng yang ada di Jalan Astana Anyar 264. Terdapat Nasi Goreng Bistik AA yang menjual inovasi dari sajian nasi goreng yang dipadukan dengan bistik ayam nan renyah. Sepiring nasi goreng bistik dijual seharga Rp19.000 saja. Kalau mau tambah telur pun bisa, harganya jadi Rp22.000 per porsi. Tentu sangat terjangkau, bukan?

    1. Bubur Ayam Gibas

    Bubur ayam gibas @akudoyanmakan (Instagram)

    Bubur Ayam Gibas selalu ramai dikunjungi para pembeli setiap hari karena harganya yang sangat terjangkau dengan porsi bubur dan topping begitu melimpah. Lokasinya ada di seberang Rumah Sakit Kebon Jati, tepatnya di Jalan Kebon Jati No 187, Bandung. Soal menu, tempat ini hanya menjual bubur ayam saja. Namun, Anda bisa memilih beragam topping yang nikmat.

    Satu porsi bubur ayam biasa bisa dibeli hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp14.000, untuk topping telur muda cukup membayar Rp17.000. Apabila tertarik mencicipi menu komplit harganya hanya Rp20.000 per porsi. Tenang saja, kalau takut kebanyakan Anda bisa memesan bubur ayam ½ porsi, kok.

    1. Lotek Kalipah Apo

    Konon, Lotek Kalipah Apo adalah tempat makan lotek terbaik yang ada di Kota Kembang ini. Sajian ini terdiri dari sayuran kol, taoge, kacang panjang, bayam, kangkung, dan nangka muda ditambah tempe dan lontong yang disiram dengan saus kacang. Tekstur kacangnya sangat halus seperti saus kental, nyaris tanpa butiran kasar kacang. Cita rasa Lotek Kalipah Apo pun tak perlu diragukan lagi. Manis, gurih, dan punya aroma kencur yang begitu terasa.

    Lokasinya berada di Jalan Kalipah Apo No 42, Bandung. Untuk menikmati lotek di Kalipah Apo, Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp18.000 saja, sementara menu rujak dan kolak di sini dibanderol dengan harga Rp15.000. Perlu diingat, Lotek Kalipah Apo buka setiap hari, kecuali Selasa, mulai pukul 09:00 – 16:00.

    1. Sekoteng Singapore

    Pada dasarnya. sekoteng merupakan minuman tradisional khas Jawa Tengah terdiri dari air jahe yang diberi isian berupa kacang hijau, kacang tanah, biji delima, kolang-kaling, serta potongan roti. Di Bandung Anda juga bisa menemukan minuman sekoteng yang dijajakan oleh pedagang kaki lima di malam hari.

    Sekoteng Singapore sendiri menjadi salah satu legenda kuliner malam Bandung. Sejak beroperasi di tahun 2002, Sekoteng Singapore ini tidak pernah sepi pengunjung. Untuk mencicipinya Anda bisa datang ke Jalan A. Yani No 293. Harganya hanya Rp8.000 saja per mangkuk.

    1. Cie Rasa Loom

    Tak perlu jauh-jauh ke Sumatera Utara untuk menikmati kuliner di Aceh. Pasalnya, Anda yang berada di Bandung pun bisa menemukan tempat makan yang menyediakan hidangan khas Serambi Makkah tersebut. Datang saja ke Cie Rasa Loom yang berada di Jalan Buahbatu No 154 ini. Cie Rasa Loom sendiri menyediakan varian nasi goreng serta mi Aceh goreng dan rebus dengan kombinasi isian seperti daging kambing, daging sapi, sosis, ayam, udang, dan rendang.

    Pengunjung Traveloka Eats setuju kalau Mie Aceh Rebus Udang adalah menu wajib yang perlu Anda cicipi saat berkunjung. Harganya hanya dipatok sebesar Rp25.000 per porsi. Kalau tak ingin makan berat, ada roti canai yang bisa dipesan dengan harga Rp15.000. Soal minuman, ada Kopi Saring Aceh seharga Rp10.000 yang siap menemani makan malam Anda.

    1. Bakmi Apin

    Bakmi Apin @deliciusball (Instagram)

    Bakmi Apin yang kini beralamat di Jalan Sukajadi No 158 ini juga layak untuk dijadikan destinasi wisata kuliner Anda selanjutnya. Buka setiap hari pukul 08:00 – 20:00, Anda bisa berkunjung untuk sarapan pagi, makan siang, ataupun makan malam di sini. Tenang saja, Bakmi Apin ini menyajikan makanan-makanan halal.

    Ada tiga jenis mi yang bisa dipesan, antara lain mi yamin, mi yahun (bihun asin dan manis), ataupun hot mie (mi spesial dengan level kepedasan tertentu). Untuk paduan lauk, Anda bisa memilih bakso, pangsit, hingga ceker ayam pun ada. Harga jualnya berkisar antara Rp25.000 – Rp42.000 per porsi sesuai dengan topping pilihan Anda.

    12.  Aceh Sigli Jaya

    Berada di Jalan Tubagus Ismail No 22, Mie Aceg Sigli Jaya menyediakan beragam pilihan masakan khas Aceh. Mulai dari mi Aceh rebus, tumis, dan goreng, roti canai aneka topping hingga martabak Aceh. Berada di kawasan tempat tinggal mahasiswa di area Dago, Mie Aceh Sigli Jaya pun dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp15.000 – Rp25.000 per porsi.

    Bagi pecinta kuliner pedas, warung makan di Bandung yang satu ini bisa jadi tujuan yang tepat. Mi Aceh dengan topping udang di sini dibanderol dengan harga Rp20.000 saja lengkap bersama emping dan acar bawangnya. Porsinya yang cukup besar, sehingga siap mengenyangkan perut Anda.

    1. Batagor Riri

    Di Bandung memang ada banyak yang penjual Batagor, tetapi jika Anda hendak mencicipi Batagor yang spesial datanglah ke Batagor Riri. Bahkan, tempat ini sering kali dikunjungi oleh selebriti ibu kota yang sedang berkunjung ke Bandung. Berada di Jalan Burangrang No 41, banyak yang menyebutkan kalau pemilik Batagor Riri ini masih punya hubungan saudara dengan pemilik Batagor Kingsley.

    Satu buah Batagor Riri dibanderol dengan harga Rp13.500 dan disajikan secara terpisah dari saus kacangnya. Untuk menambah cita rasa biasanya penyajian hidangan ini disandingkan dengan jeruk limau. Uniknya, meski sangat renyah diluar Batagor Riri tetap terasa lembut dan padat di bagian dalamnya. Cita rasa ikan tenggirinya pun kental terasa di lidah.

    1. Bebek Ali Borme

    Warung kaki lima yang ada di Jalan Teuku Umar Blok 60, No 40 ini selalu dipadati pembeli setiap jam makan malam tiba. Dinamakan Bebek Ali Borme sebab pemiliknya bernama Pak Ali dan dulu saat pertama kali dibuka warung ini berada di samping rumah sakit Boromeus kawasan Dago. Berbeda dari warung nasi bebek pada umumnya yang menyajikan bebek garing dan lembut, di sini Anda justru akan mencicipi nikmatnya bebek basah yang dagingnya begitu juicy.

    Sambal dari Bebek Ali Borme ini rasanya cukup pedas, sedikit asam, dan manis. Cita rasa sambal yang unik ini didapat dari perpaduan cabai rawit, tomat, asam Jawa, dan gula Jawa yang dipakai selama proses pengulekan. Sepiring nasi Bebek Ali Borme dibanderol dengan harga Rp.25.000, kalau ingin menambah tingkat pedas ada sambal yang disediakan di atas meja pelanggan.

    1. Warung Lela

    Warung Lela atau yang juga populer dengan nama Wale ini berada di area perumahan Ranca Kendal, tepatnya di Jalan Kupa No 6. Dilihat dari luar, bangunan warung ini cukup menarik perhatian sebab berbentuk rumah tradisional Jawa. Sekelilingnya dihiasi tiang yang terbuat dari kayu-kayu besar dilengkapi beragam ornamen yang juga berbahan kayu.

    Menu andalan di sini berupa aneka bakmi, namun yang wajib Anda coba adalah Yamin Manis Baso yang begitu menggugah selera. Dijual seharga Rp23.000 per porsi, Anda akan mendapatkan satu mangkuk mi berwarna coklat pekat dilengkapi daging ayam suwir dan taburan daun bawang. Kuah berisi tiga buah bakso dan dua buah bakso tahu diletakkan secara terpisah sehingga Anda bisa mencampurkannya sendiri sesuai selera.

    1. Nasi Kalong

    Nasikalong @lilikuliner (Instagram)

    Lapar di tengah malam? Pengguna Traveloka Eats menyarankan Anda untuk berkunjung ke kedai Nasi Kalong yang berada di Jalan R.E. Martadinata 102. Dinamakan Nasi Kalong sebab tempat makan ini baru mulai beroperasi pada pukul 19:00 – 00:00. Tempat makan ini cukup populer di kalangan masyarakat dengan beragam menu variatif yang bisa dipilih sesuai selera pembeli. Oh ya, Anda juga bisa memilih nasi merah atau putih untuk disantap.

    Setelah menentukan jenis nasi, Anda bisa memilih sendiri lauk yang sengaja ditata secara prasmanan tersebut. Ada ayam, udang, telur, daging sapi, dan aneka sayuran yang ditumis. Tempat ini hanya menerima pembayaran via tunai, ya. Anda bisa menyiapkan uang sekitar Rp100.000 untuk makan berdua bersama pasangan atau teman.

    1. Bubur Ayam Pa’ Otong

    Di malam hari, Jalan Jenderal Sudirman berubah jadi pasar kaget dan di sanalah Anda bisa menemukan warung makan Bubur Ayam Pa’ Otong. Satu porsi bubur ayam polos Pa’ Otong dijual seharga Rp7.000 saja. Nah, kalau ingin menambah topping, pilihannya pun cukup beragam, ada paha bawah, sayap, usus kering, ceker, brutu, uritan, telur muda, kepala, sate kulit, sate telur puyuh, dan sate usus. Harganya berkisar Rp3.000 – Rp10.000.

    1. Mie Merapi

    Melihat dari desain interior bangunannya, Mie Merapi yang ada di Jalan Dipati Ukur No 60 ini terbilang cukup menarik perhatian. Di sini, Anda akan menemukan banyak lukisan mural dalam interior tempat makan. Meski ukurannya tidak terlalu besar, kedai Mie Merapi tetap nyaman untuk dikunjungi.

    Sepintas mungkin sajian mi di tempat ini mengingatkan Anda dengan ramen asal Jepang. Bedanya, Mie Merapi ini merupakan sajian mi yang dipadukan dengan kuah yang melimpah dengan cita rasa bumbu rempah-rempah sangat kuat dan pedas. Tenang, ada level kepedasan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Harganya cukup terjangkau, yakni Rp22.000 saja.

    1. Jigoku Ramen

    Untuk makan di Jigoku Ramen, Anda harus rela meluangkan banyak waktu untuk mengantre. Meskipun sudah terdiri dari dua lantai, tempat makan khas Jepang ini selalu dipadati pembeli, terlebih di sore hari. Jigoku Ramen berada di Jalan Pahlawan No 62, Cikutra, Bandung. Traveloka Eats merekomendasikan menu Jigoku Ramen Beef Bulgogi seharga Rp22.000 yang jadi andalan tempat ini.

    Uniknya, Anda bisa menentukan sendiri jenis kuah ramen yang diinginkan. Mulai dari kuah soyukare, thailand, jigoku, dan keju. Jigoku Ramen juga menawarkan mi pedas sesuai level yang diinginkan pembeli. Menarik untuk dicoba, bukan?

    1. Kedai Mama Eha

    Warga Bandung sudah tentu mengenal Kedai Mama Eha sebagai tempat makan yang paling populer di pusat kota. Sejak berdiri di tahun 2010 silam, kedai yang satu ini jadi favorit selebriti papan atas, seperti Nagita Slavina maupun Olla Ramlan. Beroperasi selama 24 jam penuh, tempat makan yang berlokasi  di Jalan Diponegoro No 3A siap mengenyangkan perut Anda kapan pun.

    Untuk makan dua orang, hanya perlu menyiapkan dana sebesar Rp100.000 saja. Pastikan Anda tidak melewatkan lezatnya Cumi Balakutak serta hidangan penutup berupa Pulut Mangga, yaitu ketan yang disandingkan dengan potongan mangga dan ditambah sedikit santan. Beberapa menyebutkan dessert ini sebagai mango sticky rice ala Sunda.

    1. Café Madtari

    Cafe Madtari menjadi andalan para mahasiswa Bandung yang ingin nongkrong dengan bujet terbatas. Untuk Anda yang menyukai topping keju baik pada sajian mi ataupun roti bakar, kafe yang berada di Jalan Rangga Gading No 12 ini bisa jadi destinasi yang tepat. Sebelum pindah ke Jalan Ranggagading, kafe ini berada di kawasan Jalan Ir. H. Juanda. Soal harga tak jadi masalah, hanya berkisar antara Rp3.000 – Rp15.000 saja!

    1. Sate Maulana Yusuf

    Sate Maulana Yusuf @leanazainal (Instagram)

    Rumah makan Sate Maulana Yusuf terletak di Jalan Maulana Yusuf No 21, Bandung. Legenda sate di Kota Parahyangan ini mulai beroperasi pada pukul 10:00 – 22:00 setiap hari. Untuk 10 tusuk sate ayam Maulana Yusuf dihargai Rp40.000, sedangkan 10 tusuk sate kambingnya dijual seharga Rp50.000. Selain sate, rumah makan ini juga menyajikan sop buntut, soto ayam taoco serta gule kambing. Rasanya dijamin lezat dan nikmat.

    1. Warung Prasmanan Ceu Mar

    Warung Prasmanan Ceu Mar jadi solusi bagi Anda yang mendadak lapar di malam hari. Tempat makan yang berada di Jalan ABC, tepatnya di dekat sungai Cikapundung ini menyediakan beragam menu sajian yang menggugah selera makan. Nasi rames serta beragam tumis sayur hingga semur jengkol pun ada. Tapi, yang jadi menu andalan di sini adalah masakan Gulai Sapi yang begitu gurih, kental, dan kaya akan cita rasa rempah.

    Mengusung konsep prasmanan, warung makan yang satu ini tidak memiliki patokan harga khusus. Umumnya, harga menu yang disajikan satu porsi lengkap dengan minuman, berada di kisaran harga Rp15.000 – Rp25.000. Meskipun sudah dibuka sejak pukul 18:00, Ceu Mar tetap dipadati pembeli hingga pukul 21:00. Tenang saja, warung prasmanan ini baru akan berhenti beroperasi di jam 04.00 setiap harinya.

    1. Roti Gempol Bandung

    Dinamakan Roti Gempol sebab lokasinya memang berada di Jalan Gempol Wetan No 14 – 16. Kabarnya, tempat ini sudah ada sejak tahun 1958 silam dan diwariskan secara turun-temurun. Memasuki bagian dalam bangunan, Anda akan disambut sofa klasik yang berjajar di tepi lengkap dengan meja bundar berukuran kecil di setiap selanya. Meski sangat sederhana, pengunjung akan merasa betah menghabiskan banyak waktu di sana seperti berada di rumah sendiri.

    Ada dua menu andalan yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Roti Gempol, yaitu Roti Bakar Gandum Asin Komplit dan Roti Bakar Putih Manis Isi Kacang Cokelat. Berbeda dari kebanyakan tekstur roti gandum pada umumnya, roti gandum di sini tidak membuat tenggorokan gatal. Cukup menyiapkan Rp70.000 untuk dua orang saja untuk nongkrong santai dan menikmati sajian di tempat ini.

    1. Roti Selai

    Kalau dilihat dari luarnya, Anda mungkin enggan masuk karena ukuran bangunan Roti Selai yang cukup mungil di Jalan Dago No 98.  Sama seperti namanya, tempat ini menjual roti dengan beragam varian rasa. Buka pada pukul 07:30 – 17:00, Anda pun perlu mencicipi kelezatan hidangan nasi yang ada di sini.

    Uniknya, semua menu nasi di Roti Selai selalu menggunakan brown rice alias beras cokelat. Jangan lewatkan menu Curry Rice yang banyak direkomendasikan oleh pelanggan setia Traveloka Eats. Kuah kari pada hidangan ini cukup kental dan kaya rasa. Ditambah telur ¾  matang yang ada dalam kuah kari, membuat hidangan semakin nikmat. Tenang saja, harga makanan di sini tak lebih dari Rp50.000 per porsi, kok.

    1. Soto Ojolali

    Dinginnya suhu udara di Kota Bandung memang paling pas ditemani dengan menu makanan berkuah dan disantap selagi hangat. Melihat dari namanya Anda pasti mengira kalau rumah makan Soto Ojolali ini milik orang Jawa. Padahal, tempat ini asli punya orang Sunda. Bahkan menu yang disajikan pun berupa Soto Bandung dengan kuah bening yang menyegarkan.

    Satu porsi Nasi Soto Ojolali dibanderol dengan harga Rp30.000 saja. Sebagai pelengkap, Anda bisa memesan perkedel, babat goreng, usus rebus, maupun emping. Selain menjual soto, rumah makan ini juga menawarkan menu khas Sunda lainnya seperti Nasi Liwet dan Nasi Timbel. Keduanya pun dijual dengan harga yang sama Rp30.000 per porsi.

    1. Mie Naripan

    Kota Bandung memang surga kuliner terbesar yang ada di Indonesia. Salah satu kuliner legenda yang masih bertahan sampai saat ini adalah kedai Mie Naripan yang berlokasi di Jalan Naripan No 108 (tepat berada di persimpangan antara Jalan Naripan dan Jalan Sunda). Meski hanya memiliki luas bangunan 100 meter persegi, tempat ini mampu menampung hingga 90 orang pelanggan sekaligus.

    Menu favorit di kedai ini adalah Mie Yamin dan Mie Kuah Naripan. Kedua hidangan tersebut menggunakan mi yang dibuat sendiri oleh pemilik rumah makan. Resepnya pun sudah diberlakukan secara turun-temurun sejak pertama kali dibuka pada tahun 1965 silam. Untuk satu porsinya, dijual dengan harga Rp35.000 – Rp45.000.

    1. Kupat Tahu Gempol

    kupat tahu gempol @chef_on_top (Instagram)

    Bagi pencinta kuliner di Kota Bandung, Kupat Tahu Gempol ini sudah sangat terkenal. Lokasinya berada tak jauh dari Gedung Sate, tepatnya di Jalan Gempol Kulon No 53. Rumah makan ini buka setiap hari mulai pukul 10:00 – 22:00. Untuk mencicipi sepiring kupat tahu, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp15.000 saja. Cukup terjangkau, bukan?

     

    1. Lontong Kari Kebon Karet

    Sebenarnya ada banyak penjual lontong kari di Bandung, baik yang kaki lima hingga restoran pun ada. Namun, Lontong Kari Kebon Karet adalah yang terbaik yang wajib Anda coba. Lokasinya berada di Jalan Otto Iskandar Dinata. Untuk menuju lokasi, Anda perlu memarkirkan kendaraan di ujung gang dan melanjutkan jalan kaki sejauh 50 meter untuk tiba di tempat makan legendaris ini.

    Keunikan yang membuat warung ini masih dicintai penggila kuliner di Kota Bandung adalah kuah karinya yang dibuat dengan menggunakan empat belas bumbu spesial. Ditambah irisan daging tanpa lemak yang begitu empuk dan lembut saat digigit. Kelezatannya semakin pecah! Lontong kari spesial di sini dibanderol dengan harga Rp25.000 baik kari ayam ataupun kari kambing.

    1. Es Duren Pak Aip

    Jangan mengaku pencinta buah durian kalau Anda belum mencoba nikmatnya Es Duren Pak Aip di Jalan Tubagus Ismail Raya No 5. Ada banyak varian rasa dan topping es durian yang bisa Anda pesan di sini. Mulai dari yang originalbrown sugar, durian alpukat, cokelat hingga vanila pun ada. Harganya berkisar Rp24.000 – Rp27.000 per porsi.

    Dalam semangkuk Es Durian Original, Anda akan mendapatkan 5 – 7 buah daging durian lengkap dengan biji yang diberi es batu dan susu kental manis. Kalau ingin cita rasa tradisional, Anda bisa memesan Es Durian Brown Sugar di mana daging buah durian segar diguyur dengan kinca Jawa. Menarik, bukan?

    1. Pempek Rama

    Tak perlu jauh-jauh pergi ke Palembang untuk menikmati lezatnya pempek, di Bandung pun Anda bisa mendapatkannya. Pengguna Traveloka Eats merekomendasikan Pempek Rama yang ada di Jalan Rama No 28 Bandung khusus untuk Anda yang menginginkan pempek. Ada 16 menu pempek yang bisa Anda pesan di tempat ini, tapi Pempek Kapal Selam dan Tekwan seharga Rp15.000 yang jadi menu andalan bagi pengunjung yang datang. Lokasi ini buka setiap pukul 09:30 – 20:00.

    1. Mie Baso Akung

    Nama Mie Baso Akung kian tersohor sejak muncul di film remaja berjudul Dilan 1990 yang dibintangi oleh Iqbal beberapa waktu yang lalu. Lokasinya sendiri berada di kawasan Buahbatu, tepatnya di Jalan Lodaya No 123. Tempat makan yang satu ini cukup unik mengingat porsi yang disajikan cukup banyak serta lauk yang sangat komplet, mulai dari bakso sapi, ceker ayam, dan pangsit.

    Dibanderol dengan harga Rp32.000 per porsi, Anda bisa mendapatkan cita rasa mi dengan kuah bakso yang begitu gurih, ringan, dan teksturnya yang pas di lidah. Sebagai pelengkap, Anda juga bisa memesan segelas Es Kelapa Hijau seharga Rp17.000 di sini.

    1. Bakso So’un Lodaya

    Makan bakso di tengah udara dingin di Bandung memang pas banget. Salah satu tempat makan bakso terbaik di Bandung yang bisa didatangi berada di Jalan Veteran No 3, dekat dengan Batagor Kingsley. Melihat dari bangunannya, Bakso So’un Lodaya sudah sangat modern dan terbagi antara area indoor dan outdoor lengkap dengan bangku dan meja terbuat dari kayu minimalis.

    Ada tiga menu bintang yang banyak dipesan oleh pengunjung yang datang, review yang ditulis di Traveloka Eats pun menarik minat kunjungan Anda, antara lain Bakso Soun Urat & Daging, Bakso Soun Urat, dan Bakso Soun Daging. Masing-masing menu bakso ini dihargai Rp21.000 per porsi. Minuman yang disajikan pun sederhana, hanya ada pilihan teh manis/ tawar, jeruk, dan air mineral saja.

    1. Martabak Nikmat Andir

    Martabak Nikmat Andir berada di Jalan Jendral Sudirman No 413, Bandung. Setiap harinya, jajanan ini mulai melayani pembeli pukul 16:00 – 23:00. Saat berkunjung, pastikan Anda memesan Martabak Pandan Jagung Keju seharga Rp95.000 yang bertekstur lembut dengan adonan tipis serta rasa pandan sangat dominan. Topping jagung manis serta parutan kejunya pun berlimpah ruah. Tertarik untuk mencobanya?

    1. Surabi Rumah Imoet

    Surabi Rumah Imoet @franciscatheresiaa (Instagram)

    Pada dasarnya, serabi merupakan jajanan tradisional yang berbahan dasar tepung beras, terigu, kelapa, air, dan garam. Belakangan, jajanan ini jadi populer di kalangan anak-anak dan remaja karena inovasi topping serta varian rasa serabi yang semakin banyak pilihannya. Salah satu yang paling unik dijual oleh Surabi Rumah Imoet di Jalan Setiabudi No 194, Bandung ini.

    (net/all)

  • Mau Ngopi Dengan View Eksotis? Mampir ke Warung Kopi Kiwari, Sedap Benar…

    Mau Ngopi Dengan View Eksotis? Mampir ke Warung Kopi Kiwari, Sedap Benar…

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Berbeda dengan tempat ngopi pada umumnya, Warung Kopi Kiwari Bandung menjanjikan tempat ngopi dengan view menarik. Cocok bagi kawula muda.

    Bahkan, kopi yang disuguhkan langsung dipetik dari kebun sendiri. Sehingga kualitas rasa dijamin bikin ketagihan.

    Andri sebagai Leader Warung Kopi Kiwari menjelaskan, biji kopi asli pilihan yang diolah langsung di tempat secara manual.

    Satu tahun yang lalu warung kopi ini berdiri, setiap konsumen diizinkan untuk melihat secara langsung bahkan berbincang dengan bartender selama proses pembuatan kopi.

    BACA JUGA:

    Keren Nih! Kafe di Bandung Ini Berdayakan Para Mantan Narapidana

    “Kami sangat senang jika ada konsumen yang sangat antusias dengan kopi,” jelas Andri kepada Radar Bandung, belum lama ini.

    Tak hanya itu, konsumen bisa memilih model penyajian kopi, mulai model V60, French Press, Vietnam Drip ataupun Aero Press.

    Konsumen juga bisa memilih menu makanan ringan untuk mengganjal perut.

    Baca Juga :

    Lezatnya Kuliner Iga Bakar di Kota Bandung

    “Kami gak menyediakan makanan berat karena konsepnya emang untuk nongkrong,” tuturnya.

    Warung kopi unik ini buka setiap hari ini mulai pukul 16.00-22.00 WIB. Khusus Sabtu-Minggu buka sejak pukul 09.00-22.00 WIB.

    “Konsep orang ngopi saat ini adalah dari sore ke malam, nggak lagi pagi-pagi,” ucapnya.

    Posisi warung kopi ini memang agak tersembunyi. Alamatnya di Jalan Terusan Pancasila, Jalan Palapa No.300, Cimenyan, Bandung. Tapi setelah mencoba ke sana, Anda bakal disuguhi kopi dan suasana alam yang eksotis.

    (nda)

  • Kios Kopi Siliwangi, Suguhkan Konsep Rumahan

    Kios Kopi Siliwangi, Suguhkan Konsep Rumahan

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mengusung konsep Homely, Kios Kopi Siliwangi menjadi salah satu tempat ngopi yang mengutamakan pelayanan ramah pada pelanggannya.

    Ikhsan atau yang akrab dipanggil Icang mahasiswa Akuntasi Widyatama sekaligus salah satu pemilik Kios Kopi Siliwangi memaparkan bahwa kedai kopinya adalah tempat untuk orang-orang yang ingin merasakan pulang, berbagi pengalaman ataupun sekedar bersantai.

    “Sebenernya sayang ya kalau konsumen datang kesini nggak ngobrol sama barista. Karena barista itu dibayar buat ngobrol juga sama konsumen. Yang susah jadi barista itu pembentukan karakter supaya pelanggan merasa nyaman,” kata Icang, Senin (9/7/2018).

    Pada awalnya Kios Kopi Siliwangi ini bertempat di Jalan Pelajar Pejuang, Namun kemudian awal tahun 2017 berpindah ke Jalan Pasang No.2.

    “Kalau hari kamis itu ada kajian di masjid, nah rata-rata pemuda hijrah pada ngopi disini. Kadang apa yang dibahas di masjid, di kaji ulang disini,” sambung Icang.

    Bertempat di daerah perumahan tak menjadikan Kios Kopi ini sepi pelanggan. Icang memaparkan bahwa kedai kopinnya ada saja yang datang.

    “Walaupun tempatnya sepi karena di daerah perumahan, namun di hari-hari tertentu penuh. Kaya kalau ada kajian di masjid, ketika mereka bubaran, orang-orang pada kesini,” ujar Icang.

    Ada juga kegiatan  talkshow yang pernah terselenggara di Kios Kopi ini.

    “Karena tempat ini juga salah satu tempat transit penyuka motor, pernah waktu itu ngadain talkshow tentang profesi driver online,” kata Icang.

    Metode penyajian kopi disini menggunakan teknik manual brew dengan biji dari Pangalengan. Icang menyebutnya Java Preanger.

    “Soal itu relatif, disini ga cuman kopi doang. Ada juga coklat, atau greentea,” pungkas Icang.

    Tak hanya menyediakan kopi, ada juga kudapan lain berupa roti yang di oles dengan selai Nutela. Untuk harga menu makanan dan minuman disini mulai dari Rp 12 ribu sampai Rp 20 ribu.

    (job16/ ari agung santosa/pojokbandung)

  • Rasakan Sensasi Damainya Ngopi di Kedai Pasar Cihapit

    Rasakan Sensasi Damainya Ngopi di Kedai Pasar Cihapit

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kehidupan di pasar tradisional acap kali dianggap sumpek oleh sebagian orang. Hiruk-pikuk, kotor dan bau amis menjadi sebuah faktor yang akan ditemui di dalam pasar tradisional.  Namun potret itu tak akan terjumpai di pasar tradisional Cihapit.

    Lantai yang bersih dengan toko-toko yang tertata rapih merupakan nilai lebih untuk kenyamanan Pasar Cihapit. Ditambah pula lukisan mural yang menghias bagian depan pasar ini menjadi satu keunikan tersendiri.

    Tak hanya toko-toko yang menjual bahan makanan atau kebutuhan sehari-hari, di bagian belakang pasar cihapit ini terdapat sebuah kedai kopi yang dimiliki oleh Pak Bayu (56 Tahun) alumni ASRI yang kini menjadi ISI Yogjakarta.

    Kedai kopi Cihapit ini di dirikan pada tahun 2015. Di tahun-tahun awalnya kedai kopi ini menyediakan beragam macam makanan ringan seperti roti bakar, namun itu tak berlangsung lama. Kini hanya tersedia minuman Kopi, Teh, dan Jahe.

    “Untuk harga sih kisaran 14-19rb, Kalau kopi mau pake susu nambah seribu.” Ujar Pak Bayu

    Kopi yang tersedia dalam kedai ini hanya ada Arabica dan Robusta denganmen ggunakan teknik tubruk dan biji kopi dari Ciwidey.

    Namun itu tak menjadikan kedai ini sepi pengunjung, Pak Bayu sendiri seringkali mengajak ngobrol para pengunjung dan berinteraksi sebaik mungkin demi kenyamanan pengunjung.

  • Ke Utara Kafe Yu… Kafe dengan Iglo khas Antartika

    Ke Utara Kafe Yu… Kafe dengan Iglo khas Antartika

    POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mencari kafe dengan konsep minimalis namun tetap nyaman, warga Bandung bisa berkunjung ke daerah Dago Pakar yang identik dengan dataran tinggi yang memiliki udara sejuk.

    Utara Kafe, tempat makan dan nongkrong yang baru saja menggelar soft opening ini kini diserbu anak muda di Kota Bandung.

    Dengan konsep funky, kafe yang memiliki desain minimalis dengan warna hijau pastel mendominasi seluruh dinding dan dekorasi.

    Bangunan dua lantai ini bisa menampung sekira 100 pengunjung setiap harinya. Yang unik, kafe ini memiliki iglo atau rumah khas Antartika yang menjadi ciri dari kafe ini.

    “Iglo itu terinspirasi dari Antartika, jadi seperti kubah yang disusun menggunakan batu bata dan di cat berwarna putih,” ujar Haris Kurniadi, Owner Utara Kafe, Jumat (22/6/2018).

    Iglo berbentuk seperti gua yang didalamnya bisa menampung enam hingga 10 orang. Sebanyak dua buah iglo dibangun dan pengunjung kerap memilih tempat tersebut sebagai spot favorit.