POJOKBANDUNG.COM, HUNGARIA -Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya mewujudkan mimpi besar mereka dengan menjuarai Liga Champions 2026. PSG mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final Liga Champions 2026 di Puskas Arena, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Pemain PSG rayakan kemenangan usai Gabriel Magelhaes gagal cetak gol. Foto : Dailymail. Sementara foto atas, Kemenangan ini membuat PSG mencatat sejarah sebagai salah satu klub elite Eropa yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun. Foto : Istimewa
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Paris Saint-Germain yang selama bertahun-tahun berusaha menaklukkan kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.
Arsenal Unggul Cepat Lewat Kai Havertz Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Arsenal langsung mengejutkan PSG dengan gol cepat yang dicetak Kai Havertz pada menit keenam. Berawal dari kemelut di lini pertahanan PSG, bola liar berhasil dimanfaatkan Havertz yang bergerak cepat menuju kotak penalti.
Dari sudut sempit, pemain asal Jerman itu melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Matvei Safonov. Gol tersebut membuat Arsenal tampil lebih percaya diri dan mampu mengimbangi permainan PSG sepanjang babak pertama.
Penalti Dembele Selamatkan PSG Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Usaha mereka membuahkan hasil ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti.
Wasit Daniel Siebert tanpa ragu menunjuk titik putih. Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Dembele mengirim bola ke sisi kiri gawang, sementara David Raya bergerak ke arah yang berlawanan. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1. Setelah gol penyama itu, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Drama Extra Time dan Kontroversi Penalti
Laga kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Arsenal mencoba menambah energi dengan memasukkan Martin Zubimendi dan Eberechi Eze, sedangkan PSG menurunkan Warren Zaire-Emery.
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-102 ketika Noni Madueke terjatuh di area penalti setelah berduel dengan Nuno Mendes.
Para pemain Arsenal dan pelatih Mikel Arteta sempat melancarkan protes keras kepada wasit karena menganggap terjadi pelanggaran. Namun Daniel Siebert memutuskan untuk melanjutkan pertandingan dan tidak memberikan penalti.
Meski Arsenal tampil lebih agresif pada babak kedua extra time, rapatnya pertahanan PSG membuat skor tetap bertahan 1-1 hingga peluit panjang berbunyi.
PSG Menang 4-3 dalam Adu Penalti
Babak adu penalti menjadi penentu juara Liga Champions 2026.
Goncalo Ramos sukses membuka keunggulan PSG sebelum Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan untuk Arsenal.
Desire Doue kemudian mencetak gol untuk PSG, sementara Eberechi Eze gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melebar dari sasaran. Arsenal sempat menyamakan skor melalui Declan Rice setelah David Raya menggagalkan eksekusi Nuno Mendes.
Adu penalti berlangsung ketat hingga penendang kelima. Lucas Beraldo berhasil mencetak gol untuk PSG.
Sebaliknya penendang terakhir Arsenal, Gabriel Magalhaes gagal menaklukkan Safonov setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Kegagalan Gabriel memastikan kemenangan PSG 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantarkan Les Parisiens meraih gelar Liga Champions 2026.
PSG Ukir Sejarah di Eropa
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Paris Saint-Germain. PSG akhirnya mampu mengangkat trofi Si Kuping Besar untuk kedua kalinya berturut-turut. Di bawah arahan Luis Enrique, PSG menunjukkan mental juara sepanjang musim dan menutup perjalanan mereka dengan kemenangan dramatis atas Arsenal di partai puncak.
Trofi Liga Champions 2026 sekaligus menegaskan status PSG sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
Bagi pelatih Luis Enrique, dia mengikuti jejak Zinedina Zidane (Real Madrid) yang mmpu mempertahankan gelar trofi Liga Champions secara beruntun. (rak/radar surabaya)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Perayaan kemenangan Persib Bandung membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung harus menambah personel dan bekerja sejak dini hari demi membersihkan tumpukan sampah di pusat kota. DLH Kota Bandung menerjunkan total 112 petugas kebersihan untuk menangani lonjakan sampah selama dua hari perayaan kemenangan Persib Bandung.
Penambahan personel dilakukan setelah volume sampah di pusat kota meningkat tajam dan menyebar di sedikitnya 11 titik keramaian bobotoh.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan tambahan personel diperlukan karena kondisi lapangan jauh lebih berat dibanding hari biasa. Selain jumlah sampah yang besar, petugas juga harus menangani material berbahaya seperti flare, petasan, dan botol kaca yang tercecer di sejumlah ruas jalan.
“Biasanya tim bekerja normal, tapi selama dua hari ini kami tambah 56 personel sehingga totalnya menjadi 112 orang untuk penanganan di 11 titik rawan,” ujar Darto, Senin (25/5/2026).
Darto menjelaskan kawasan Jalan Asia Afrika menjadi salah satu titik dengan penumpukan sampah paling tinggi setelah ribuan bobotoh memadati pusat Kota Bandung untuk merayakan keberhasilan Persib menjuarai kompetisi.
Sampah plastik mendominasi tumpukan yang diangkut petugas. Namun DLH juga menemukan banyak botol kaca bekas minuman keras dan flare berbahan logam yang membuat proses pengangkutan menjadi lebih berat dan memakan waktu lebih lama.
Darto mengungkapkan di kawasan Cikapayang saja petugas berhasil mengumpulkan tiga karung besar flare dan enam karung kecil botol kaca. Jenis sampah itu disebut tidak biasa ditemukan dalam aktivitas kebersihan rutin sehari-hari.
“Mayoritas memang plastik, tetapi flare dan botol kaca ini cukup menonjol. Flare itu berbahan logam sehingga bobot sampah jadi jauh lebih berat,” katanya.
Darto menyebut DLH Kota Bandung mencatat total 112 ton sampah berhasil diangkut selama Sabtu dan Minggu atau sepanjang rangkaian pesta kemenangan Persib berlangsung. Jumlah berasal dari jalur konvoi, trotoar, taman kota, hingga area publik yang dipadati warga.
Meski personel telah ditambah, proses pembersihan tidak berjalan sesuai target. Hingga Senin (25/5) pagi pukul 05.30 WIB, kondisi di sejumlah titik, masih belum sepenuhnya bersih karena volume sampah terlalu besar.
Menurutnya, petugas juga sempat menghentikan aktivitas pembersihan pada malam hari akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandung. DLH memilih istirahatkan petugas untuk menjaga kondisi kesehatan mereka sebelum kembali bekerja pada waktu subuh.
“Karena hujan, tim kami hentikan dulu sementara supaya tidak sakit. Subuh baru bergerak lagi, tapi ternyata sampai pagi pun pekerjaan belum selesai,” ungkap Darto.
Selain menangani sampah pesta juara Persib, DLH juga mendapat tanggung jawab tambahan mengamankan area kunjungan Presiden RI di Bandung. Lokasi pendaratan helikopter presiden dipastikan bersih dari sampah maupun benda berbahaya.
DLH bahkan menurunkan dua unit road sweeper untuk membersihkan area tersebut sejak dua hari sebelum agenda kunjungan berlangsung, untuk memastikan keamanan area pendaratan helikopter.
“Kami pastikan area heli benar-benar steril. Dari dua hari sebelumnya sudah kami bersihkan total agar aman,” ujar Darto.
Darto menambahkan lonjakan sampah pasca perayaan Persib juara kembali, menjadi tantangan besar bagi Kota Bandung. Di tengah euforia ribuan bobotoh yang memadati jalanan, petugas kebersihan harus bekerja ekstra demi mengembalikan kondisi kota tetap bersih dan nyaman dilalui warga.(dsn)
POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Ribuan bobotoh dari berbagai wilayah di Jawa Barat memadati halaman rumah Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dalam acara syukuran Persib Bandung usai meraih gelar juara.
Suasana penuh kegembiraan mewarnai kegiatan yang dipusatkan di kediaman Manager Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, dengan berbagai hiburan dan kegiatan kebersamaan.
Acara syukuran tersebut diisi dengan penampilan penyanyi Ade Astrid serta kegiatan ngagogo atau menangkap ikan bersama yang menjadi daya tarik bagi para bobotoh Persib Bandung yang hadir.
Ribuan warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menikmati momen kebersamaan dalam perayaan tersebut.
Manager Persib Bandung H. Umuh Muchtar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh bobotoh yang hadir untuk merayakan keberhasilan Persib meraih gelar juara secara bersama-sama.
“Pencapaian yang luar biasa, Persib hattrick juara. Saya pernah bilang akan mengajak bobotoh sebanyak-banyaknya untuk makan dan hiburan di rumah saya. Alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Umuh mengaku telah menyiapkan sekitar 2.000 kilogram ikan yang ditaburkan ke kolam untuk kemudian ditangkap langsung oleh masyarakat menggunakan tangan kosong dalam tradisi ngagogo.
“Alhamdulillah warga tumplek berbahagia ngagogo ikan bersama. Tidak ada yang kalah atau menang, yang penting hari ini kita semua bahagia karena Persib juara,” ucapnya.
Salah seorang peserta ngagogo, Ratnasih, mengaku merasa sangat bahagia karena berhasil mendapatkan banyak ikan dari kegiatan tersebut.
“Senang sekali, alhamdulillah dapat banyak ikan. Selain dapat ikan juga bisa ikut merasakan kebahagiaan merayakan Persib juara bersama ribuan bobotoh lainnya,” katanya.
Selain ngagogo ikan, suasana semakin meriah dengan penampilan Ade Astrid yang menghibur para bobotoh.
Sejumlah warga tampak berjoget dan bernyanyi bersama mengikuti alunan musik. (tha)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku harus langsung menegur kendaraan yang menghambat arus konvoi Persib dari Gedung Sate menuju Pendopo. Perayaan juara Persib Bandung 2026 tak hanya menghadirkan lautan Bobotoh di pusat Kota Bandung, tetapi juga memunculkan persoalan kemacetan dan parkir liar di sepanjang jalur konvoi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bahkan mengaku turun langsung menertibkan kendaraan yang dianggap mengganggu akses rombongan juara Persib, Minggu (24/5/2026). Konvoi kemenangan yang dimulai dari Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung sangat padat sejak pagi hari.
Ribuan kendaraan dan jutaan Bobotoh memenuhi ruas jalan utama sehingga arus rombongan berjalan tersendat jauh dari target waktu yang telah ditentukan. Farhan mengatakan kondisi di lapangan membuat perjalanan rombongan tidak berjalan normal. Massa yang memadati hampir seluruh jalur konvoi membuat kendaraan sulit bergerak dengan cepat.
“Berjalan sih bisa, dikatakan lancar tidak juga kalau padat sangat. Jadi memang sangat tersendat. Target kita harusnya sampai pukul 11.00 WIB, sampai pukul 13.00 WIB belum nyampe,” ujar Farhan, Minggu (24/5/2026).
Selain kepadatan penonton, persoalan parkir kendaraan di badan jalan, ikut memperparah kemacetan. Sejumlah akses yang seharusnya steril justru dipenuhi kendaraan warga yang berhenti sembarangan demi menyaksikan konvoi Persib dari jarak dekat.
Kondisi tersebut membuat Farhan harus turun langsung melakukan penertiban di beberapa titik. Ia meminta kendaraan yang menghalangi akses segera dipindahkan agar jalur rombongan tetap bisa dilalui. “Saya terpaksa menertibkan beberapa pihak. Parkir sembarangan, menghalangi jalan itu saya mohon maaf sekali kepada warga,” katanya.
Farhan menilai tingginya euforia masyarakat tahun ini jauh berbeda dibanding perayaan musim sebelumnya. Jika sebelumnya massa lebih terpusat di kawasan Gasibu, kini Bobotoh menyebar hampir di seluruh ruas jalan dari Gedung Sate hingga Pendopo.
Akibatnya, titik kepadatan tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan sepanjang rute konvoi. Banyak warga memilih menunggu rombongan di pinggir jalan sambil membawa atribut Persib dan mengabadikan momen kemenangan. “Tahun lalu dari Balai Kota ke Gedung Sate, sekarang dari Gedung Sate ke Pendopo. Karena hari ini sejarah,” ucap Farhan.
Farhan menyebut perubahan pola keramaian itu membuat pengendalian arus lalu lintas menjadi lebih sulit. Petugas harus bekerja ekstra mengatur kendaraan sekaligus menjaga keamanan jutaan Bobotoh yang memenuhi jalanan Kota Bandung.
Di tengah kepadatan, suasana pesta juara tetap berlangsung meriah. Nyanyian dukungan untuk Persib terus terdengar sepanjang jalur konvoi, sementara para pemain dan ofisial tim menyapa Bobotoh dari atas kendaraan rombongan. Perayaan juara Persib juga semakin emosional dengan kehadiran para legenda klub, termasuk skuad era 1994-1995 yang dipimpin Indra Thohir.
Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari ribuan Bobotoh. Farhan memperkirakan antusiasme warga masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan sterilisasi sementara, Senin (25/5/2026), karena adanya agenda kunjungan Presiden Republik Indonesia.
“Saya masih memperkirakan besok masih ramai. Tapi besok hari Senin kita sterilkan dulu beberapa saat karena ada kunjungan RI 1,” ujar Farhan.(dsn)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pelatih Bojan Hodak akhirnya membawa Persib Bandung menuntaskan perjalanan panjang menuju gelar juara Super League 2025/2026.
Persib Bandung mengangkat piala usai menjadi juara bertahan BRI Super league, di Stasion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (24/5/2026). Foto-foto: Taofik Achmad Hidayat/ Pojok Bandung
Hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga terakhir musim ini sudah cukup memastikan Persib Bandung berdiri di posisi tertinggi klasemen akhir.
Usai pertandingan, Bojan Hodak mengaku lega setelah tekanan panjang sepanjang musim akhirnya berakhir. Pelatih asal Kroasia itu menyebut para pemain Persib Bandung sudah mengeluarkan seluruh energi mereka demi mempertahankan konsistensi hingga pekan terakhir.
“Skornya 0-0, kami punya peluang dan kami menjadi juara,” ujar Bojan Hodak setelah laga. Bagi Bojan Hodak, keberhasilan Persib Bandung musim ini bukan sekadar soal hasil pertandingan terakhir.
Ia menilai momen juara akan menjadi kenangan terbesar yang terus diingat publik, khususnya Bobotoh Persib Bandung. Menurut Bojan Hodak, orang-orang mungkin tidak lagi mengingat detail pertandingan sepanjang musim. Namun, status Persib Bandung sebagai juara akan terus melekat dalam sejarah klub.
“Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini,” kata Bojan Hodak.
Pelatih Persib Bandung itu juga mengungkapkan kondisi tim yang sudah sangat lelah setelah menjalani musim kompetisi yang panjang dan penuh tekanan. Karena itu, hal pertama yang muncul di pikirannya setelah memastikan gelar juara adalah menikmati waktu istirahat bersama tim. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi Bojan Hodak sebagai sosok penting di balik konsistensi Persib Bandung musim ini.
Dengan permainan disiplin dan mental kuat, Persib Bandung mampu melewati tekanan hingga akhirnya memastikan trofi Super League 2025/2026 tetap berada di Bandung. (pra)
POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG– Menyambut peluang Persib Bandung mencetak sejarah meraih hattrick juara, Wang Profesional Reflexology dan Bekam menggelar syukuran khusus bagi para bobotoh dengan memberikan layanan terapi bekam gratis.
Program tersebut berlaku bagi masyarakat yang datang dengan menunjukkan kaos atau jersey Persib. Pemilik Wang Profesional Reflexology dan Bekam,
Agus mengatakan program spesial itu akan digelar selama tiga hari, yakni pada 24, 25, dan 26 Mei.
“Bagi yang berminat bisa datang langsung ke Jalan Ciluluk depan SDN Ciluluk 01, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari,” ujar agus.
Menurut Agus, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus dukungan kepada Persib Bandung yang tengah berada di ambang pencapaian bersejarah.
“Ini bentuk dukungan kami untuk Persib dan apresiasi kepada sesama bobotoh. Yang datang cukup menunjukkan kaos atau jersey Persib, bisa mendapatkan terapi bekam gratis,” ujarnya. Agus menambahkan, pada umumnya satu kali layanan terapi bekam dipatok dengan harga sekitar Rp150 ribu.
“Khusus momen syukuran peluang Persib meraih hattrick juara, layanan tersebut digratiskan bagi bobotoh yang memenuhi syarat,” katanya.
Ia menambahkan, pada 25 Mei mendatang juga direncanakan digelar syukuran Persib di kediaman H. Umuh Muchtar yang lokasinya tidak jauh dari tempat layanan terapi tersebut. Momen itu diperkirakan akan menarik antusiasme besar dari bobotoh yang datang ke kawasan Tanjungsari.
Terlebih para pemain Persib bakal hadir.
“Bagi para bobotoh yang merasa lelah setelah mengikuti rangkaian kegiatan syukuran dapat memanfaatkan layanan refleksi dan bekam gratis sebagai sarana memulihkan kebugaran,” katanya.
Agus yang juga seorang bobotoh mengaku optimistis Maung Bandung mampu meraih hasil positif pada laga penentuan. Persib dijadwalkan menghadapi tamunya Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Persib untuk memastikan gelar juara dan mencatatkan sejarah baru. Apabila Persib mampu meraih kemenangan ataupun hasil imbang, Maung Bandung dipastikan menorehkan catatan hattrick juara. (tha).
POJOKBANDUNG.COM, PAREPARE – Peta persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 dipastikan belum berakhir. Penentuan tim terbaik musim ini harus menunggu hingga pekan terakhir setelah dua kandidat utama meraih hasil berbeda pada laga pekan ke-33, Minggu (17/5/2026) malam WIB.
Persib Bandung sukses mencuri kemenangan penting 2-1 atas tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Tiga poin dramatis itu membuat Maung Bandung kini berada di posisi terdepan dalam perburuan trofi.
Pada saat bersamaan, pesaing terdekat mereka, Borneo FC Samarinda, gagal memanfaatkan peluang untuk menempel ketat setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Hasil kontras tersebut membuat Persib kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan. Sementara Borneo FC berada di posisi kedua dengan 76 poin dari jumlah laga yang sama.
Dengan selisih dua angka, perebutan gelar juara dipastikan berlangsung hingga pekan pamungkas. Persib hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan diri menjadi kampiun musim ini tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Kemenangan di Parepare juga memperlihatkan mentalitas kuat skuad Persib dalam tekanan besar. Bermain di kandang lawan dan di bawah atmosfer pertandingan yang panas, tim asuhan Bojan Hodak tetap mampu tampil tenang hingga menit akhir.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui pertandingan berjalan sangat sulit sejak awal. Menurut dia, PSM tampil agresif dan memberikan tekanan besar sepanjang babak pertama.
“Itu pertandingan yang sulit, seperti yang saya katakan kemarin. Kami datang ke sini dan lawan siap bermain serta memberikan yang terbaik,” ujar Igor seusai pertandingan.
Ia menilai gol yang dicetak Tom Rogic menjadi titik penting yang membuat permainan Persib lebih stabil. Gol tersebut membantu timnya lebih percaya diri dalam mengontrol permainan pada babak kedua.
“Saya pikir kami cukup kesulitan sepanjang babak pertama. Gol dari Tom sangat membantu kami untuk lebih stabil dan mengontrol jalannya babak kedua,” katanya.
Namun, Persib sempat kehilangan momentum setelah PSM menyamakan kedudukan lewat situasi bola mati. Igor menyebut keunggulan postur dan kekuatan fisik pemain PSM menjadi ancaman serius bagi timnya.
“Kami kebobolan dari situasi bola mati, dan itu memang menjadi keuntungan besar bagi PSM karena mereka memiliki pemain-pemain yang besar dan kuat,” ucapnya.
Meski begitu, Persib kembali menunjukkan karakter permainan yang selama ini menjadi kekuatan mereka. Hingga menit-menit akhir, para pemain tetap bermain agresif dan tidak kehilangan keyakinan untuk mencetak gol kemenangan.
“Di akhir pertandingan, kami kembali menunjukkan mentalitas yang sudah terbentuk dalam beberapa pekan terakhir. Kami terus bermain dan biasanya selalu mampu melakukan sesuatu sebelum pertandingan berakhir,” tutur Igor.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, termasuk mereka yang berada di bangku cadangan. Menurut dia, kekuatan utama Persib musim ini adalah soliditas seluruh anggota tim.
“Selamat untuk semua pemain, baik yang ada di bangku cadangan maupun yang bermain di lapangan. Siapa pun yang bermain telah memberikan yang terbaik,” katanya.
Igor turut menyebut sosok pelatih kepala Bojan Hodak tetap menjadi bagian penting dari perjuangan tim meski tidak mendampingi langsung di lapangan.
“Saya tahu pelatih kami bersama kami, menyaksikan, dan dia selalu ada di hati serta pikiran kami. Saya pikir ini menunjukkan semangat sejati dari tim ini,” ujar Igor.
Kemenangan di kandang PSM menjadi modal moral yang sangat besar bagi Persib menjelang laga penentuan musim ini. Atmosfer positif di ruang ganti diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain menghadapi pertandingan terakhir.
Meski berada di atas angin, Igor menegaskan timnya belum ingin terlena. Ia mengingatkan bahwa persaingan belum selesai dan seluruh pemain harus tetap menjaga fokus.
“Semuanya belum selesai. Seperti yang saya katakan kemarin, semuanya tidak akan selesai sampai benar-benar berakhir,” katanya.
Karena itu, Persib kini hanya memiliki satu target pada laga pamungkas nanti, yakni mengamankan kemenangan dan memastikan trofi Super League kembali ke Bandung.
“Saya berharap kami bisa terus melanjutkan momentum ini di laga berikutnya dan memenangkan liga,” ujar Igor. (pra)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG — Persib Bandung memasuki fase paling krusial dalam perburuan gelar musim ini. Laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5/2026), menjadi ujian penting yang dapat menentukan arah akhir kompetisi.
Persib Bandung melakukan Official Training menjelang lawan PSIM Yogyakarta di BRI Super league, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (3/5/2026). Foto-foto : Taofik Achmad Hidayat/ Pojok Bandung.
Pertandingan ini datang pada saat setiap poin memiliki nilai yang semakin mahal. Tidak ada lagi ruang untuk terpeleset, terlebih bagi tim yang berada di puncak klasemen.
Persib saat ini memimpin klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 69 poin dari 30 pertandingan. Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman.
Di belakang mereka, Borneo FC terus menempel dengan jumlah poin yang sama. Persaingan ketat ini membuat setiap pertandingan menjadi penentu.
Situasi tersebut memaksa Persib tampil tanpa kompromi. Kemenangan menjadi harga mati demi menjaga peluang mempertahankan gelar tetap terbuka.
Musim kini menyisakan empat pertandingan. Dalam kondisi seperti ini, konsistensi menjadi faktor pembeda antara juara dan sekadar pesaing.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyadari sepenuhnya tingkat kesulitan yang akan dihadapi timnya. Menurut dia, jarak antarpertandingan yang rapat menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi fisik pemain.
“Hanya ada jeda empat hari. Tapi atmosfer tim sedang bagus setelah hasil terakhir,” ujar Bojan.
Ia menilai PSIM sebagai lawan yang tidak mudah dikalahkan. Tim asal Yogyakarta itu dikenal memiliki organisasi permainan yang solid.
“Mereka tim yang terorganisir dengan baik dan bekerja sangat keras. Bahkan saat kalah, selisihnya hanya satu gol,” katanya.
Bojan memperkirakan pertandingan akan berjalan ketat sejak awal. Namun, ia tetap optimistis timnya mampu meraih hasil positif.
Kepercayaan diri Persib meningkat setelah kemenangan dramatis pada laga sebelumnya.
Sempat tertinggal dua gol, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Kebangkitan tersebut dinilai menjadi bukti karakter tim. Para pemain menunjukkan mental bertanding yang kuat.
“Setiap kemenangan membuat tim menjadi lebih baik. Itu memberi energi tambahan,” ujar Bojan.
Dari sisi komposisi pemain, Persib relatif dalam kondisi siap. Hanya satu pemain yang dipastikan absen akibat akumulasi kartu. Rotasi pemain kemungkinan akan dilakukan untuk menjaga kebugaran di tengah jadwal padat.
Di sisi lain, situasi di luar lapangan sempat memanas. Tuduhan rasisme terhadap Marc Klok menjadi sorotan.
Bojan menegaskan bahwa insiden tersebut tidak terbukti. Ia menyebut kejadian berlangsung di hadapan wasit dan telah diklarifikasi.
“Jika ada hal serius, pasti langsung ditindak wasit. Kami juga sudah bertanya kepada pemain lain,” ujarnya.
Menurut dia, isu tersebut justru memperkuat solidaritas tim. Para pemain semakin menyatu menghadapi tekanan.
Sementara itu, pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel, memastikan timnya datang dengan persiapan yang matang.
Meski waktu persiapan singkat, PSIM tetap menjalani program latihan seperti biasa.
“Kami mempersiapkan setiap pertandingan dengan cara yang sama,” kata Van Gastel.
Ia mengakui kualitas Persib, terutama dari sisi individu pemain yang dinilai sebagai yang terbaik di kompetisi.
Namun, ia menegaskan timnya tidak datang untuk sekadar bertahan. PSIM tetap akan bermain dengan pendekatan taktis yang disiplin.
Menurut Van Gastel, motivasi bukan menjadi persoalan bagi timnya. Atmosfer pertandingan besar justru menjadi pemacu semangat.
“Bermain di stadion penuh penonton adalah hal yang diimpikan,” ujarnya.
PSIM juga berada dalam kondisi relatif lengkap. Tidak ada pemain yang terkena sanksi pada laga ini.
Dengan target utama bertahan di liga yang telah tercapai, PSIM memiliki kebebasan bermain tanpa tekanan besar.
Sebaliknya, tekanan justru berada di kubu Persib. Ambisi meraih gelar membuat setiap pertandingan menjadi krusial.
Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api diharapkan menjadi energi tambahan bagi tuan rumah.
Namun, di tengah tekanan dan ekspektasi, Persib dituntut tetap menjaga fokus.
Empat laga tersisa akan menjadi penentu segalanya. Kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
Laga melawan PSIM bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah bagian dari perjalanan menuju garis akhir.
Dan bagi Persib, jalan menuju gelar kini memasuki tikungan paling menentukan. (pra)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga, menilai keberhasilan Persib menutup paruh musim kompetisi dengan status juara klasemen sementara sebagai hasil yang sesuai dengan ekspektasi tim.
Menurut Bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga, sejak awal musim Persib Bandung memang menargetkan prestasi tertinggi, bukan hanya sekadar bersaing di papan atas, tetapi juga mencetak sejarah baru di sepak bola Indonesia.
“Pasti sesuai karena kita memang ingin target juara lagi dan mencetak sejarah tiga kali juara berturut-turut di Indonesia,” ujar Bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga.
Keberhasilan Persib Bandung menjadi juara paruh musim mempertegas konsistensi performa tim sepanjang putaran pertama.
Solidnya lini pertahanan menjadi salah satu faktor penting yang membuat Persib Bandung mampu bersaing ketat dan mengumpulkan poin maksimal.
Menatap putaran kedua kompetisi, Alfeandra Dewangga menegaskan Persib Bandung akan melakukan persiapan khusus sesuai arahan tim pelatih.
Alfeandra menilai fase ini krusial untuk menjaga peluang Persib Bandung mempertahankan gelar juara hingga akhir musim.
“Persiapan khusus pasti ada. Kita sebagai pemain hanya mengikuti arahan dari pelatih,” kata Alfeandra Dewangga.
Ia juga menyinggung adanya dinamika dan rumor yang berkembang jelang putaran kedua, termasuk kemungkinan kehadiran pemain baru di skuad Persib Bandung.
Menurutnya, adaptasi dan chemistry akan menjadi kunci agar tim tetap solid.
“Apalagi ada banyak rumor, termasuk soal pemain baru. Saya harap pemain baru nanti bisa cepat menyatu dan membangun chemistry dengan tim,” ucap Alfeandra Dewangga.
Dengan status juara paruh musim, tekanan sekaligus ekspektasi terhadap Persib Bandung dipastikan meningkat.
Namun Alfeandra Dewangga optimistis, dengan kerja keras dan kebersamaan tim, Persib Bandung mampu menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.
Persib Bandung kini bertekad melanjutkan tren positif demi mewujudkan ambisi mencatatkan tiga gelar juara liga secara beruntun, sebuah pencapaian yang akan menjadi sejarah penting bagi klub asal Bandung tersebut.
Di sisi lain, Alfeandra memastikan kondisinya dalam keadaan baik usai tampil pada laga sarat tensi antara Persib Bandung melawan Persija.
Meski sempat mengalami keluhan fisik dan harus ditarik keluar lapangan, Alfeandra Dewangga menegaskan cederanya tidak serius.
“Kondisi bagus, tapi setelah libur kita harus menaikkan kondisi fisik lagi supaya bisa 100 persen,” ujar Alfeandra Dewangga.
Pada pertandingan tersebut, Alfeandra Dewangga sempat ditarik keluar pada menit-menit akhir. Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil karena merasakan nyeri setelah benturan saat duel dengan pemain lawan.
“Cedera, karena di menit-menit akhir saya sempat duel sama Allano. Di situ saya merasa nyeri dan tidak bisa memaksakan diri. Tapi sekarang sudah pulih, alhamdulillah,” kata Alfeandra Dewangga.
Selain kondisi fisik, Alfeandra Dewangga juga menyoroti atmosfer pertandingan yang menurutnya sangat luar biasa. Ia mengaku laga melawan Persija menjadi pengalaman emosional tersendiri dalam perjalanan kariernya.
“Gila banget, gila. Apalagi ini pertama kali buat saya. Menurut saya itu pertandingan paling gila dalam karier saya,” ujar Alfeandra Dewangga.
Atmosfer panas di stadion menjadi bagian dari duel klasik dua tim besar, dengan dukungan penuh suporter yang menciptakan tekanan tinggi sepanjang pertandingan. Alfeandra juga memberikan tanggapan terkait keputusan Persib Bandung meminjamkan Al Hamra Hehanussa. Ia mengaku merasakan kehilangan, baik secara personal maupun sebagai rekan setim.
“Yang pertama, saya pasti merasa kehilangan. Kalau tandang, dia sekamar dengan saya,” ucap Alfeandra Dewangga.
Namun demikian, Alfeandra Dewangga menilai langkah tersebut penting demi perkembangan karier sang pemain.
“Sebagai pemain bola, kita tetap butuh menit bermain. Buat Hamra, semoga di tim baru bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak dan meningkatkan kualitasnya,” kata Alfeandra Dewangga.
Persib Bandung kini fokus mempersiapkan diri menghadapi agenda kompetisi berikutnya, dengan harapan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik dan siap menjaga konsistensi performa tim. (pra)
POJOKBANDUNG.COM, MUNCHEN – Kapten Portugal Cristiano Ronaldo meneteskan air mata kebahagiaan saat Tim Nasional Portugal berhasil memenangkan gelar UEFA Nations League kedua mereka pada Minggu (8/6/2025).
Dilansir dari laman Flashscore pada Senin (9/6/2025), gol Cristiano Ronaldo yang diperuntukkan Portugal telah mencapai gol yang ke-138.
Gol Cristiano Ronaldo tersebut tercipta pada babak kedua yang berhasil membawa Portugal dalam pertandingan final ke adu penalti setelah bermain imbang 2-2 atas Spanyol.
Menjelang extra time Cristiano Ronaldo terpaksa digantikan oleh penyerang PSG Goncalo Ramos dan secara terpaksal hanya melihat dari pinggir lapangan ketika Portugal berhasil mencetak kelima tendangan penalti untuk mengklaim gelar juara.
Kemenangan tersebut membuat pemenang Liga Champions lima kali itu menangis dan mengungkapkan rasa syukur secara mendalam.
Dimana ini merupakan gelar juara Cristiano Ronaldo ketiga kali yang dipersembahkan untuk Portugal, menyusul medali juara Europa Cup 2016 dan Nations League 2019.
“Saya sangat bersyukur hari ini sungguh suatu kebahagiaan, Pertama-tama saya berterima kasih untuk generasi ini yang pantas mendapatkan gelar sebesar ini, untuk keluarga kami. Anak-anak saya datang ke sini, istri saya, saudara laki-laki saya, teman-teman saya.” ungkap Cristiano Ronaldo seperti dikutip pada Flash Score.
Cristiano Ronaldo juga turut mengungkapkan bahwa tidak ada hal yang lebih baik dalam hidupnya untuk meraih gelar juara bersama dengan negaranya.
“Menang untuk Portugal adalah suatu kebanggaan serta hal paling istimewa dalam hidup Saya, Saya memiliki banyak gelar bersama klub, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada menang untuk negara kelahiran saya. Itu adalah air mata.” tambah Cristiano Ronaldo.
Ditengah mengalami cedera Cristiano Ronaldo saat ini ia hanya fokus merayakan kemenangan terbarunya walau tidak dapat bermain hingga menit akhir.
“Indah sekali, Ini untuk bangsa kita. Kita adalah bangsa yang kecil, tetapi memiliki ambisi yang sangat besar. Kita patut untuk merayakannya bersama.” imbuh Cristiano Ronaldo.(jpc)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Persib Bandung kembali mendapat apresiasi atas pencapaiannya menjadi juara Liga 1 2024/25.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersalaman dengan pemain Persib Bandung, Adam Alis Setyano di Gedung DPRD Jabar, Senin, 26 Mei 2025. Foto : Barly Isham/persib.co.id. Sementara foto atas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serahkan bonus Rp1 miliar untuk pemain Persib yang diterima Adam Alis. Foro : Tangkapan Layar Kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kali ini, bentuk penghargaan datang langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang secara resmi menyerahkan uang kadeudeuh senilai Rp1 miliar kepada skuad Persib Bandung.
Penyerahan bonus untuk Persib Bandung dari Gubernur Jawa Barat tersebut berlangsung di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin, 26 Mei 2025.
Dalam kesempatan ini, Persib Bandung diwakili oleh pemain senior Adam Alis Setyano, Sekretaris Klub Yudiana, serta perwakilan manajemen Irfan Suryadireja.
Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi atau KDM, menegaskan bahwa hadiah ini merupakan bentuk apresiasi pribadi atas perjuangan Persib Bandung yang telah membawa kebanggaan bagi masyarakat Jawa Barat.
“Ini bonusnya sudah saya sampaikan secara tunai untuk seluruh pemain Persib Bandung. Sesuai janji, jumlahnya Rp1 miliar. Rp800 juta dari tabungan saya sendiri, dan sisanya, Rp200 juta, saya dapat dari menjual empat ekor sapi. Asli, ini dari saya pribadi,” ujar Kang Dedi sambil tersenyum dilansir dari web resmi klub.
Pemberian ini pun disambut hangat oleh para pemain, termasuk Adam Alis yang merasa tersentuh atas perhatian yang diberikan Gubernur Jabar.
“Saya bersyukur punya Gubernur seperti Bapak Dedi yang begitu peduli dan mengayomi masyarakatnya. Kami, para pemain Persib Bandung, tentunya merasa sangat senang dan dihargai. Terima kasih banyak, Pak Dedi,” ujar Adam dengan penuh rasa syukur.
Momen ini menjadi bukti bahwa keberhasilan di lapangan bisa membangun ikatan emosional yang kuat antara tim, pemerintah, dan masyarakat.
Dukungan moral maupun materiil seperti ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi Persib Bandung untuk terus berprestasi di masa depan.(**)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Persib Bandung bertekad meraih kemenangan atas Persis Solo pada laga pekan ke-34 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu 24 Mei 2025, pukul 16.00 WIB.
Kemenangan akan menyempurnakan perayaan juara Persib Bandung yang akan dilakukan setelah pertandingan tersebut.
Tekad tersebut dilontarkan bek kanan Persib Bandung, Henhen Herdiana.
Henhen memastikan, meski sudah tidak berpengaruh, para pemain akan tetap tampil all out untuk memburu kemenangan.
“Buat pertandingan terakhir, kami akan benar-benar all out, fight di setiap lini, setiap berebut bola, intinya kami ingin menang,” kata Henhen, dikutip dari web resmi klub.
Henhen mengatakan, kemenangan atas Persis dibutuhkan untuk menutup musim dengan manis setelah dalam tiga pertandingan terakhir, Persib Bandung hanya mencatat dua kali imbang dan sekali kalah.
“Kemarin kami tidak mendapatkan tiga poin. Kami sudah berusaha, hanya memang hasilnya tidak sesuai yang dikehendaki, kami harus terima,” ucapnya. (**)
POJOKBANDUNG.COM, TERNATE- Harapan Persib Bandung untuk memastikan gelar juara lebih awal pupus di pekan ke-31.
Bertandang ke markas Malut United, Persib Bandung kalah 0-1 dalam laga yang diwarnai kartu merah Ciro Alves.
Laga malut United vs Persib Bandung yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, itu menjadi milik tim tuan rumah berkat gol tunggal Wahyu Prasetyo di babak kedua.
Didukung penuh publik Ternate, Malut United langsung tampil menekan sejak peluit awal.
Sejumlah peluang tercipta sepanjang babak pertama, namun belum mampu menghasilkan gol.
Persib tetap memberi perlawanan meski tampil tanpa ujung tombak utamanya, David da Silva.
Tim asuhan Bojan Hodak berusaha mencuri poin demi mempercepat perayaan gelar juara.
Petaka bagi Maung Bandung datang pada menit ke-72 saat Ciro Alves diganjar kartu merah langsung setelah wasit meninjau VAR.
Kehilangan satu pemain membuat Persib kesulitan mengejar ketertinggalan.
Di sisi lain, duel keras antara Beckham Putra dan Sony Norde memaksa Beckham mendapatkan perawatan medis cukup lama di menit ke-82.
Tak ada gol tambahan tercipta hingga laga usai. Hasil ini mengantar Malut United naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan 53 poin. Persib masih memimpin klasemen dengan 64 poin, namun harus menunda pesta juara setidaknya hingga laga berikutnya.
Persib bisa menjadi juara bisa lebih cepat. Andai saja pada pertandingan antara Persik Kediri vs Persebaya Surabaya tidak ada pemenang. Dengan begitu, posisi di klasemen tidak akan terkejar oleh Persebaya.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai kekalahan timnya dari Malut United tak lepas dari kurangnya konsentrasi saat menghadapi situasi bola mati.
Sehingga lawan bisa memanfaatkan situasi tendangan sudut sehingga gol bersarang di gawang Kevin Mendoza.
“Pertandingan ini sebenarnya berjalan seimbang, 50:50. Namun saya melihat kami punya peluang lebih baik untuk mencetak gol,” ujar Hodak usai pertandingan.
Menurutnya, gol semata wayang yang bersarang ke gawang Persib terjadi karena kelengahan dalam mengantisipasi skema bola mati.
“Kami kebobolan lewat situasi set-piece. Itu murni soal konsentrasi. Kami sudah mengingatkan pemain soal pentingnya menjaga lawan satu per satu dalam momen seperti itu,” ucap dia.
Soal persiapan laga berikutnya, Hodak menegaskan bahwa Persib akan menargetkan kemenangan penuh di tiga laga tersisa.
Meski hasil pertandingan lain bisa memengaruhi perebutan gelar, tim tetap fokus mengejar kemenangan.
“Target kami jelas, ingin menang di semua sisa pertandingan, termasuk laga kandang berikutnya. Kami tahu pertandingan Dewa vs Barito berakhir imbang 1-1, dan kami akan menanti hasil dari Persik vs Persebaya. Tapi apa pun hasilnya, evaluasi tetap dilakukan, dan kami siap meraih tiga kemenangan untuk mengakhiri musim ini dengan hasil maksimal,” kata dia.
Terkait absennya Ciro Alves karena kartu merah, Hodak belum bisa memberi penjelasan detail.
“Saya belum tahu pasti kenapa Ciro mendapat kartu merah. Tapi dia akan absen di laga selanjutnya. Meski begitu, atmosfer di Bandung akan menjadi kekuatan tambahan untuk tim kami,” ucapnya.
Winger Persib, Febri Hariyadi, mengakui timnya belum tampil sesuai harapan saat menghadapi Malut United.
“Ini jelas bukan hasil yang kami inginkan. Tapi kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, meski hasilnya belum maksimal,” ucap Febri.
Setelah absen cukup lama karena cedera, Febri menyebut bahwa proses pemulihannya berjalan bertahap. Ia optimistis bisa kembali ke performa terbaiknya.
“Setelah cedera, tentu tidak mudah untuk langsung kembali ke performa puncak. Tapi saya akan terus berproses, langkah demi langkah, dan berusaha tampil lebih baik di setiap pertandingan,” kata dia. (pra)
POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Penyerang Persib Bandung, Ciro Alves tidak ingin terlalu bereuforia dengan kemungkinan timnya melakukan back to back juara setelah kokoh berada di puncak klasemen sementara hingga pekan ke-27 Liga 1 2024/25.
Penyerang Persib Bandung Ciro Alves melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawanag PSBS Biak dalam pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (9/8). Foto-foto:Taofik Achmad Hidayat/Pojok Bandung
Sebab, penggawa Persib Bandung Ciro Alves ingin fokus menatap pertandingan sisa Maung Bandung.
Dia tidak mau berpikir jauh terlebih dahulu, termasuk potensi back to back juara.
“Saya pikir tidak perlu berpikir terlalu jauh. Kita hanya bekerja keras dan menghadapinya (pertandingan) satu per satu,” kata pemain bernomor punggung 77 ini dikutip dari web resmi klub.
Pemain asal Brasil tersebut mengajak rekan-rekannya untuk tetap tampil maksimal.
Masih menguntit
Menurutnya, hal itu harus dilakukan karena Dewa United dan Persebaya Surabaya masih menguntit.
“Kami harus tetap lapar meski unggul delapan poin. Kami harus melanjutkan keras keras dan tidak berpikir soal jarak poin, kami step by step melaju,” pungkasnya.
Terdekat Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC pada laga pekan ke-28 Liga 1 2024/25 di Samarinda, 11 April 2025 mendatang. (**)
POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, mengungkapkan rasa terima kasih dan menyatakan kesuksesan Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN atau Piala AFF 2024 berkat bantuan dan dukungan dari pemerintah dalam hal ini Menpora dan PSSI.
“Terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Menpora dan PSSI, yang sudah membantu sejak persiapan tim, sehingga Timnas Futsal Indonesia bisa menjadi juara ASEAN atau Piala AFF 2024,” ujar Michael Victor Sianipar Minggu (10/10/2024) seperti dikutip dari web resmi PSSI.
Timnas Futsal Indonesia memastikan gelar juara Piala AFF Futsal 2024.
Indonesia mengalahkan Vietnam 2-0 pada final yang berlangsung di Terminal 21 Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11/2024) malam WIB.
Michael Victor Sianipar secara khusus mengucapkan terima kasih kepada ketua umum PSSI Erick Thohir yang selalu memberikan dukungan terhadap Futsal.
“Terima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sudaj mendukung kami di posisi ini, sehingga bisa all out dan memastikan timnas futsal juara setelah 14 tahun penantian,” katanya.
Dari 18 edisi Piala AFF Futsal sejak 2001, ini merupakan gelar kedua yang berhasil diraih Indonesia.
Sementara 16 gelar lainnya diborong Thailand. Rekor Indonesia di final pun sedikit membaik.
Dari enam kali lolos ke final, dua gelar juara berhasil didapatkan.
Kemenangan di laga puncak ini menegaskan status Indonesia sebagai juara dengan rekor sempurna 100 persen.
Sejak penyisihan, Indonesia yang tergabung di Grup B bersama dengan Australia, Myanmar, dan Kamboja, menyapu bersih kemenangan.
Indonesia melumat Kamboja 9-0, menghajar Australia 3-1, dan mengatasi perlawanan Myanmar 5-1.
Di semifinal, tim asuhan Hector Souto mengatasi kandidat terkuat juara Thailand dengan skor telak 5-1.
Performa impresif mencetak 22 gol dan hanya kebobolan tiga kali menuju partai puncak ini dipungkasi dengan gelar juara setelah menaklukkan Vietnam. (**)