Tag: berita bisnis terbaru

  • Hari Ini Negara Mulai Ambil Alih Kendali Ekspor, Masa Transisi Tujuh Bulan, Transaksi Batu Bara, Kelapa Sawit, dan Ferro Alloy Wajib Dilaporkan ke Danantara

    Hari Ini Negara Mulai Ambil Alih Kendali Ekspor, Masa Transisi Tujuh Bulan, Transaksi Batu Bara, Kelapa Sawit, dan Ferro Alloy Wajib Dilaporkan ke Danantara

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) mulai hari ini (1/6/2026). Melalui kebijakan tersebut, ekspor batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy (besi paduan) akan berada di bawah koordinasi badan usaha milik negara (BUMN) bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah ingin memastikan manfaat pengelolaan sumber daya alam memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional. “Tujuannya memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor, mencegah praktik under invoicing, transfer pricing, serta pelarian devisa hasil ekspor,” kata Airlangga di Jakarta, kemarin (31/5/2026).

    Menurut dia, tiga komoditas yang menjadi tahap awal implementasi tersebut merupakan penyumbang utama ekspor nasional. Sepanjang 2025, nilai ekspor batu bara, kelapa sawit beserta turunannya, dan ferro alloy mencapai USD 66,13 miliar atau sekitar 23,4 persen dari total ekspor Indonesia.

    Tiga komoditas itu juga menjadi penopang surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung selama 71 bulan berturut-turut.

    Dalam masa transisi yang dimulai 1 Juni, aktivitas ekspor masih dilakukan eksportir seperti biasa. Namun, seluruh kegiatan ekspor wajib dilaporkan kepada PT DSI melalui sistem yang terintegrasi dengan portal CEISA 4.0 milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

    Airlangga menegaskan, pemerintah memberikan ruang penyesuaian bagi pelaku usaha. Implementasi penuh kebijakan ekspor satu pintu ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027.

    “Kami menjaga kepastian usaha, kelancaran arus barang, realisasi ekspor, serta menghormati kontrak-kontrak dagang yang sudah berjalan,” ujarnya.

    Pemerintah meyakini sistem baru tersebut akan meningkatkan akurasi pencatatan nilai ekspor sehingga penerimaan negara lebih optimal. Selain itu, pengawasan yang lebih terintegrasi diharapkan mampu menekan praktik perdagangan ilegal maupun pelaporan nilai ekspor di bawah harga pasar.

    Dia menambahkan, mekanisme pungutan ekspor dan bea keluar tidak mengalami perubahan. Pengelolaan pungutan sektor sawit tetap dilakukan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), sedangkan bea keluar tetap berada di bawah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Tentu ini akan terus kami monitor hingga evaluasi tiga bulan pertama. Ekspor ilegal akan ditertibkan,” tambahnya.

    DHE SDA Wajib Masuk Bank Himbara

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026, eksportir diwajibkan merepatriasi seluruh DHE SDA ke dalam negeri dengan tingkat kepatuhan 100 persen.

    Eksportir sektor nonmigas wajib menempatkan 100 persen DHE SDA pada rekening khusus di dalam negeri selama minimal 12 bulan. Sementara itu, eksportir migas wajib menempatkan sedikitnya 30 persen DHE SDA selama paling singkat tiga bulan.

    Dalam aturan baru tersebut, penempatan DHE SDA wajib dilakukan melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selain itu, konversi DHE SDA dari valuta asing ke rupiah dibatasi maksimal 50 persen.

    Meski demikian, pemerintah tetap memberikan relaksasi bagi eksportir tertentu, terutama yang memiliki pembeli dari negara mitra dagang Indonesia yang terikat perjanjian bilateral atau kerja sama perdagangan.

    “Berikut ketentuannya, eksportir yang sudah terikat perjanjian bilateral diperbolehkan menempatkan sebagian DHE SDA pada bank non-Himbara. Porsi penempatannya maksimal 30 persen dengan jangka waktu paling lama tiga bulan,” jelasnya.

    Terkait negara yang memperoleh pengecualian, dia menyebut Amerika Serikat menjadi salah satu yang sudah dipastikan. Pemerintah juga membuka kemungkinan pengecualian bagi perusahaan asing yang menggunakan pembiayaan dari luar negeri.

    Danantara Siapkan Tata Kelola Ketat

    Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, pemerintah telah menyiapkan masa transisi sekitar tujuh bulan agar implementasi kebijakan berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas pelaku usaha.

    Menurut dia, Danantara mendapat mandat besar untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam nasional memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian dan masyarakat. Karena itu, aspek tata kelola menjadi prioritas utama.

    Dony menegaskan seluruh proses pengelolaan dana akan dirancang agar dapat diawasi publik. Di sisi lain, Danantara juga mengembangkan sistem teknologi yang akan menjadi tulang punggung operasional perusahaan. Sistem tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan dana secara aman, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. (mim/oni/Jawa Pos)

  • bank bjb Hadirkan Promo Cashback Bayar Pajak Kendaraan Lewat DIGI bank bjb

    bank bjb Hadirkan Promo Cashback Bayar Pajak Kendaraan Lewat DIGI bank bjb

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Promo dan layanan terbaik terus dihadirkan bank bjb bagi masyarakat. Salah satu program terbaru yang dihadirkan adalah promo cashback pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui aplikasi DIGI bank bjb.

    Program ini berlangsung mulai 11 Mei hingga 30 Juni 2026 ditujukan bagi nasabah yang ingin menikmati kemudahan pembayaran pajak kendaraan secara praktis langsung dari genggaman.  Melalui program tersebut, nasabah dapat memperoleh cashback hingga Rp100 ribu untuk transaksi pembayaran pajak kendaraan mobil dan cashback Rp50 ribu untuk pembayaran pajak kendaraan motor.

    Program cashback ini berlaku bagi masing-masing 1.000 nasabah pertama yang berhasil melakukan transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui aplikasi DIGI bank bjb sesuai ketentuan yang berlaku.

    Hadirnya program ini menjadi bagian dari komitmen bank bjb dalam menghadirkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan transaksi cepat, mudah, dan efisien. Melalui aplikasi DIGI bank bjb, proses pembayaran pajak kendaraan kini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke lokasi pembayaran.

    Kemudahan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan digital dalam aktivitas finansial sehari-hari. Selain memberikan kenyamanan transaksi, program cashback juga menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah loyal yang terus menggunakan layanan digital bank bjb. Program ini berlaku bagi nasabah yang memiliki rekening aktif dan telah terdaftar sebagai pengguna aplikasi DIGI bank bjb.

    Setiap transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang berhasil dilakukan melalui aplikasi DIGI bank bjb akan secara otomatis masuk dalam program cashback sesuai kategori kendaraan. Nasabah kendaraan mobil berkesempatan memperoleh cashback sebesar Rp100 ribu, sementara pengguna kendaraan motor berhak mendapatkan cashback Rp50 ribu.

    Selain praktis, pembayaran melalui DIGI bank bjb juga memberikan efisiensi waktu karena seluruh proses dapat dilakukan tanpa antre dan tanpa harus berpindah tempat. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung digitalisasi layanan publik yang semakin terintegrasi dengan sistem perbankan.

    Ke depan, bank bjb akan terus menghadirkan berbagai promo menarik dan inovasi layanan digital lainnya guna memberikan nilai tambah bagi nasabah. Masyarakat dapat memanfaatkan periode program ini untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan sekaligus memperoleh keuntungan tambahan berupa cashback.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI) serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Informasi lengkap mengenai program cashback pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui DIGI bank bjb dapat diakses melalui infobjb.id/bayarpkb. Segera bayar pajak kendaraan melalui DIGI bank bjb. (**)

     

     

  • bank bjb dan  PT Pupuk Sriwidjaja Palembang atau PUSRI Perkuat Sinergi Strategis Melalui Penandatanganan MoU

    bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang atau PUSRI Perkuat Sinergi Strategis Melalui Penandatanganan MoU

    POJOKBANDUNG.COM, PALEMBANG – bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan oleh Direktur Keuangan dan Umum PUSRI R. Eric J. Rachman yang di dampingi oleh Dia Imada selaku SVP Manajemen Keuangan dengan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna yang di dampingi oleh Direktur Korporasi dan UMKM bank bjb Mulyana yang berlangsung di Kantor Pusat PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) di Palembang Sumatera Selatan, pada Rabu, 13 Mei 2026, yang di saksikan oleh jajaran manajemen baik dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI), maupun bank bjb yang khusus membidangi pengembangan bisnis dan layanan korporasi.

    Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting bagi bank bjb dalam memperluas jalinan kerja sama layanan produk dan jasa perbankan dengan sektor industri strategis nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru yang berkelanjutan di masa mendatang.

    Melalui kerja sama ini, bank bjb akan menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat mendukung kebutuhan transaksi dan operasional PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI), termasuk layanan perbankan untuk para pegawai perusahaan.

    Kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen bank bjb untuk terus hadir sebagai mitra strategis bagi dunia usaha dan industri nasional. Dengan dukungan layanan yang adaptif dan inovatif, bank bjb optimistis dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh mitra bisnis.

    Sinergi dengan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Tidak hanya dalam layanan dasar perbankan, namun juga pada sektor pembiayaan, pengelolaan dana, hingga pengembangan layanan keuangan lainnya.

    Sebagai informasi, sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) perusahaan pelopor produsen pupuk nasional, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) memiliki sejarah panjang dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Perusahaan tersebut berdiri sejak 24 Desember 1959 dan hingga kini menjadi bagian penting dalam industri pupuk nasional.

    PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) juga dikenal sebagai produsen pupuk urea pertama di Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap sektor pertanian nasional. Dengan pengalaman lebih dari lima dekade, perusahaan terus memperkuat transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

    Sinergi antara kedua institusi diharapkan mampu memperkuat ekosistem bisnis yang saling mendukung. Kehadiran layanan perbankan yang tepat sasaran dapat membantu efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan secara lebih optimal.

    Selain mendukung kebutuhan transaksi perusahaan, bank bjb juga membuka peluang layanan lain yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI). Hal ini menjadi bagian dari strategi perluasan layanan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi.

    Saat ini, kerjasama antara bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) telah berjalan melalui sejumlah layanan existing. Di antaranya penempatan dana dalam bentuk Giro IDR dan Giro USD yang telah aktif berjalan. Selain itu, bank bjb juga telah menyediakan layanan Internet Banking Corporate, transfer valas, serta remittance yang digunakan untuk mendukung aktivitas transaksi perusahaan secara efektif dan efisien.

    Pada sisi pembiayaan, bank bjb turut mendukung kebutuhan bisnis PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) melalui sejumlah fasilitas kredit. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen bank bjb dalam mendorong pertumbuhan sektor industri produktif di Indonesia.

    Kerja sama yang telah terjalin sejauh ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan kolaborasi yang lebih luas di masa depan. Kedua belah pihak optimistis hubungan baik yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui berbagai program dan layanan strategis lainnya.

    bank bjb menilai kemitraan yang kuat dengan perusahaan nasional seperti PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. bank bjb berharap dapat semakin memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang aktif mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui kerja sama strategis bersama berbagai sektor industri. Sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI) serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb www.bankbjb.co.id. (**)

     

  • bank bjb dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Manfaat Pensiun

    bank bjb dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Manfaat Pensiun

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – bank bjb terus memperluas sinergi guna menghadirkan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat. Paling anyar, langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama strategis dengan PT Taspen (Persero), terkait layanan pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian melalui rekening bank. Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara sektor perbankan dan pengelola jaminan sosial nasional.

    Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini bersama Direktur Operasional PT Taspen (Persero) Tribuna Phitera Djaja dan turut disaksikan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero) Rony Hanityo Aprianto serta Direktur Keuangan PT Taspen (Persero) Elmamber Sinaga, di Auditorium PT Taspen (Persero), Jakarta Pusat,  Rabu, 6 Mei 2026. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi pelayanan keuangan bagi para penerima manfaat Taspen di berbagai daerah.

    Selain itu, menjadi bagian dari penguatan hubungan kelembagaan yang telah terjalin antara bank bjb dan PT Taspen. Melalui kerja sama ini, bank bjb akan menghadirkan berbagai keunggulan layanan perbankan yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta Taspen.
    Sinergi yang dibangun juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembayaran manfaat. Dengan sistem layanan yang terintegrasi, proses penyaluran dana diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat.
    Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan perbankan bagi peserta Taspen, khususnya para pensiunan. Kehadiran layanan yang mudah dijangkau diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan modern.

    Selain menghadirkan kemudahan transaksi, kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan kepastian dalam proses pembayaran manfaat secara berkala. Sistem pembayaran melalui rekening bank memungkinkan proses distribusi dana berlangsung lebih tertata dan akuntabel.
    bank bjb memandang kerja sama ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat peran perusahaan sebagai mitra terpercaya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Fokus pelayanan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan keuangan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

    Melalui dukungan infrastruktur perbankan dan penguatan ekosistem digital, bank bjb terus mendorong transformasi layanan keuangan agar semakin relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat saat ini. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fondasi penting dalam peningkatan kualitas pelayanan. Kerja sama dengan PT Taspen juga mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan keuangan yang modern, efisien, dan mudah diakses. Bagi peserta Taspen, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah melalui akses layanan perbankan yang lebih luas. Berbagai fasilitas transaksi perbankan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan finansial sehari-hari.
    Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang penguatan layanan yang lebih terintegrasi antara sistem pembayaran manfaat dan layanan perbankan. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta kepuasan peserta Taspen dalam mengakses hak manfaatnya.

    Sebagai bank pembangunan daerah yang terus berkembang, bank bjb aktif menghadirkan inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Penguatan kolaborasi dengan berbagai institusi strategis menjadi salah satu langkah perusahaan dalam memperluas jangkauan pelayanan.
    Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem layanan keuangan nasional yang inklusif dan terpercaya. Integrasi layanan pembayaran manfaat dengan sistem perbankan modern menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi pelayanan publik.

    Dengan jaringan layanan bank bjb yang tersebar di berbagai daearah, peserta Taspen diharapkan semakin mudah dalam mengakses layanan pembayaran manfaat. Kemudahan tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
    Kolaborasi strategis ini sekaligus mempertegas pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memperkuat kualitas layanan publik di bidang keuangan dan jaminan sosial.  Melalui kerja sama tersebut, bank bjb dan PT Taspen berharap dapat terus menghadirkan inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya ekosistem layanan pembayaran manfaat yang modern, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan prima.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI) serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
    Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb www.bankbjb.co.id. (**)

  • IndoBuildTech Bandung 2026 Dibuka, Jadi Ajang Inovasi dan Kolaborasi Industri Konstruksi

    IndoBuildTech Bandung 2026 Dibuka, Jadi Ajang Inovasi dan Kolaborasi Industri Konstruksi

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pameran material bangunan, arsitektur, dan desain interior terbesar di Indonesia,  resmi dibuka di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Rabu (7/5/2026). Pameran yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 itu menjadi langkah strategis memperluas pasar industri konstruksi dan desain di Jawa Barat yang terus tumbuh.

    Pembukaan pameran dipimpin Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah, asosiasi profesi, hingga komunitas industri konstruksi dan arsitektur.

    Dalam sambutannya, Rafidi menyebut IndoBuildTech hadir sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri dengan pasar secara langsung.

    “Melalui pameran ini kami berharap lahir inovasi, kolaborasi, serta pertumbuhan industri bahan bangunan dan arsitektur di Indonesia, khususnya Jawa Barat,” ujarnya.

    Ajang business-to-business (B2B) tersebut menghadirkan berbagai merek lokal maupun nasional yang menampilkan beragam produk dan solusi konstruksi. Mulai dari material bangunan, furnitur, lighting, smart home technology, hingga teknologi konstruksi dan arsitektur terkini.

    Selain menjadi arena promosi produk, IndoBuildTech Bandung 2026 juga dimanfaatkan para pelaku industri untuk memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang kerja sama strategis.

    Sejumlah pejabat dan tokoh industri turut hadir dalam pembukaan tersebut. Di antaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Indra Maha, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny Ahmad Nurdin, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat Adrianto Santoso, serta Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat Hambali.

    Ketua PII Jawa Barat, Hambali, mengapresiasi penyelenggaraan IndoBuildTech di Bandung. Menurut dia, pameran tersebut menjadi wadah strategis menghadirkan informasi produk, jasa, dan teknologi terbaru di sektor konstruksi.

    “Momentum ini juga memperkuat kolaborasi antara arsitek, insinyur, dan pelaku industri untuk mendorong kemajuan sektor konstruksi di Indonesia,” katanya.

    Sementara itu, Ketua IAI Jawa Barat Adrianto Santoso menilai IndoBuildTech bukan sekadar pameran produk, tetapi juga ruang berbagi ilmu dan pengembangan wawasan di bidang arsitektur.

    “Kehadiran pameran ini diharapkan meningkatkan daya saing profesi dan industri di tengah perkembangan global yang semakin pesat,” ujarnya.

    Kepala Disdagin Kota Bandung Ronny Ahmad Nurdin menambahkan, penyelenggaraan IndoBuildTech memiliki arti penting sebagai ruang temu berbagai pemangku kepentingan sektor konstruksi dan infrastruktur.

    Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas produk, layanan, dan sumber daya manusia.

    “Semoga kegiatan ini memberi dampak ekonomi yang luas dan memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat,” ucapnya.

    Tak hanya menghadirkan pameran produk, IndoBuildTech Bandung 2026 juga menyuguhkan berbagai program edukatif dan interaktif. Pengunjung dapat mengikuti seminar arsitektur, talkshow desain interior, business matching, hingga diskusi panel bersama praktisi dan ahli di bidang konstruksi serta desain.

    Beberapa agenda unggulan di antaranya Seminar Peluang dan Tantangan Teknologi dari AP3I, Architectural Book Review oleh ICAN dan IAI Jawa Barat, serta Designer Talks bersama HDII Jawa Barat.

    Program-program tersebut dirancang untuk memperluas wawasan terkait tren desain, inovasi material, dan perkembangan teknologi industri konstruksi. Selain itu, sejumlah peserta pameran juga menghadirkan demo produk, peluncuran inovasi terbaru, hingga promo khusus bagi pengunjung.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap penyelenggaraan IndoBuildTech Bandung 2026 menjadi momentum lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi baru yang mampu mendorong perkembangan industri konstruksi, arsitektur, dan interior nasional.

    Melalui sinergi antara pemerintah, asosiasi profesi, pelaku industri, dan masyarakat, pameran ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri konstruksi dan desain sekaligus menghadirkan solusi pembangunan masa depan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.(**)

  • Undian Simpeda 2026, Momentum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Dorong Ekonomi melalui Inovasi Pembiayaan

    Undian Simpeda 2026, Momentum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Dorong Ekonomi melalui Inovasi Pembiayaan

    POJOKBANDUNG.COM, SURAKARTA – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode 2 Tahun XXXVI – 2026 di Surakarta.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 April 2026, menjadi momentum penting bagi Asbanda dalam memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Tidak hanya menghadirkan Undian Nasional Simpeda, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Seminar Nasional BPDSI yang mengangkat tema “Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah”.

    Melalui tema tersebut, Asbanda menegaskan bahwa penguatan sektor pembiayaan menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama, Direktur Pemasaran, serta para pejabat eksekutif dari BPD se-Indonesia, yang menunjukkan kuatnya sinergi antar anggota dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis daerah.

    Seminar nasional diselenggarakan di Ballroom Hotel Sunan, Surakarta, dan menjadi forum strategis untuk berbagi wawasan serta pengalaman antar pemangku kepentingan sektor perbankan daerah. Kegiatan seminar dibuka dengan keynote speech dari Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPD. Dalam sesi seminar, para pemateri menekankan bahwa BPD memiliki peran besar dalam mendukung program pembangunan daerah melalui inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan.

    Peran strategis tersebut dapat terus diperkuat melalui inovasi pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor produktif dan strategis di daerah. Selain itu, skema pinjaman daerah dinilai mampu menjadi solusi dalam mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    Selain itu, narasumber lain yang dihadirkan dalam seminar di antaranya Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Adriyanto, dengan materi “Delapan Program Prioritas Nasional dan Evaluasi Kinerja Daerah Terkait Program Prioritas”, serta Siti Chomzah selaku Kasubdit Pembiayaan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang menyampaikan materi “Pengalihan TKD ke Belanja Pusat untuk Program Prioritas agar Efektif dan Berdampak”. Pemimpin Redaksi Majalah Infobank, Eko B. Supriyanto, turut hadir memberikan pandangan strategis terkait perkembangan industri perbankan dan tantangan yang dihadapi BPD ke depan.

    Diskusi panel yang berlangsung mengupas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi BPD dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan di daerah. Para peserta seminar juga mendapatkan kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan para narasumber.

    Turut memeriahkan kegiatan Asbanda 2026, hadir jajaran Direksi bank bjb yang diwakili oleh Ibu Nunung Suhartini selaku Direktur Konsumer & Ritel. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen bank bjb dalam mendukung sinergi antar Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia.

    Di sisi lain, Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Alila Surakarta pada 17 April 2026 menjadi salah satu agenda utama yang dinanti oleh para nasabah. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah setia sekaligus upaya meningkatkan minat masyarakat untuk menabung di BPD.

    Undian Nasional Tabungan Simpeda merupakan program undian berhadiah yang diselenggarakan oleh Asbanda dan diikuti oleh seluruh BPD di Indonesia. Program ini menyediakan total hadiah hingga Rp3 miliar setiap tahunnya, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah.

    Pelaksanaan undian dilakukan dalam dua periode setiap tahun, dengan masing-masing periode menyediakan hadiah sebesar Rp3 miliar. Tabungan Simpeda sendiri merupakan produk unggulan BPD yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dari sisi jumlah nasabah maupun total saldo. Dari ribuan peserta undian Simpeda 2026, sebanyak 19 nasabah bank bjb berhasil menjadi pemenang dengan total hadiah Rp129 juta, yang menunjukkan bahwa nasabah bank bjb tidak hanya menikmati kemudahan menabung, tetapi juga berkesempatan memperoleh hadiah.

    Hingga akhir Desember 2025, jumlah nasabah Tabungan Simpeda tercatat mencapai 8,32 juta dengan total saldo sebesar Rp72,54 triliun. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,68% dibandingkan periode sebelumnya, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BPD.

    Melalui penyelenggaraan Undian Nasional Simpeda dan Seminar Nasional ini, Asbanda berharap dapat terus memperkuat posisi BPD sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Kegiatan ini juga menjadi ajang strategis untuk mempererat sinergi antar BPD serta mendorong inovasi berkelanjutan, termasuk dalam digitalisasi layanan perbankan.

    Ke depan, Asbanda optimistis bahwa BPD akan semakin berperan dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui berbagai terobosan pembiayaan. Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara BPD dan pemerintah daerah, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (**)

  • bank bjb Tegaskan Peran Strategis dalam Ekosistem Digitalisasi Pendapatan Daerah

    bank bjb Tegaskan Peran Strategis dalam Ekosistem Digitalisasi Pendapatan Daerah

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Digitalisasi kini menjadi kebutuhan utama dalam pengelolaan pemerintahan, termasuk di tingkat daerah yang dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    Dalam konteks ini, bank bjb menegaskan komitmennya untuk memperkuat digitalisasi daerah sebagai fondasi utama dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

    Komitmen tersebut ditegaskan dalam partisipasi bank bjb pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 16 April 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor perbankan. Turun hadir Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri Teguh Narutomo, Direktur Pajak Daerah & Retribusi Daerah Kemenkeu Lira Kurniawati, Direktur jenderal (dirjen) Bina Keuangan Daerah kemendagri, A Fathoni, Ditektur bisnis sekaligus Plt. Direktur Utama PT Penjamin Infrastruktur Indonesia, Andre Permana, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaludin, Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi, Pemimpin Divisi Institutional & wholesale banking bank bjb Hindun Herdiyani, dan Pemimpin Divisi Digital Banking bank bjb Arfandy.

    Dalam forum tersebut, digitalisasi dipandang sebagai faktor kunci dalam mendorong percepatan layanan pemerintahan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. bank bjb sebagai Bank Pembangunan Daerah telah mengambil peran aktif dalam memperkuat ekosistem digitalisasi, khususnya dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dilakukan melalui pengembangan berbagai solusi layanan keuangan berbasis digital yang terintegrasi.

    Optimalisasi PAD menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, sehingga pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih luas untuk membiayai pembangunan. Melalui sistem yang terdigitalisasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses administrasi, serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.

    Pada kesempatan tersebut, bank bjb juga berbagi pengalaman terkait kerja sama, kolaborasi, dan inovasi yang telah dihadirkan dalam mendukung peningkatan PAD di berbagai daerah. Pengalaman ini mencakup implementasi solusi digitalisasi penerimaan PAD pada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang telah bekerja sama dengan bank bjb.

    Salah satu inisiatif utama yang dilakukan adalah digitalisasi penerimaan daerah, khususnya pajak dan retribusi, melalui berbagai kanal pembayaran modern. Kanal tersebut meliputi internet banking, mobile banking, virtual account, serta kerja sama dengan berbagai payment channel yang memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi.

    Langkah ini memberikan kemudahan akses pembayaran sekaligus mempercepat arus penerimaan daerah secara real time. Selain itu, bank bjb juga mendorong integrasi sistem penerimaan daerah dengan platform pemerintah. Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi pencatatan, mempermudah proses rekonsiliasi, serta memperkuat transparansi dalam pelaporan keuangan daerah.

    Tidak hanya itu, bank bjb juga mengembangkan berbagai inovasi produk dan layanan keuangan daerah. Inovasi tersebut mencakup dukungan terhadap pengelolaan kas daerah, optimalisasi investasi, hingga pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, pemerintah daerah dapat mengelola sumber daya keuangan secara lebih efektif dan strategis.

    bank bjb juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan. Pendampingan ini mencakup pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pendapatan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Edukasi menjadi faktor penting agar transformasi digital tidak hanya berjalan di level sistem, tetapi juga dapat diimplementasikan secara optimal oleh para pengelola keuangan daerah.

    Melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pemerintah daerah, bank bjb terus memperluas implementasi digitalisasi di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini mencerminkan peran bank bjb sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang modern, transparan, dan berkelanjutan.

    Digitalisasi terbukti mampu meningkatkan efisiensi dalam proses pemungutan pendapatan daerah, sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Dalam jangka panjang, upaya ini diharapkan dapat memperluas basis pendapatan daerah dan memperkuat kemandirian fiskal.

    bank bjb meyakini bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor perbankan menjadi kunci utama dalam mempercepat transformasi digital. Partisipasi dalam Rakornas Pendapatan Daerah ini menjadi wujud nyata dukungan bank bjb terhadap agenda nasional dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.

    Ke depan, bank bjb akan terus berinovasi menghadirkan layanan digital yang memberikan nilai tambah dalam pengelolaan keuangan daerah. bank bjb optimistis dapat terus menjadi penggerak utama dalam memperkuat digitalisasi daerah, meningkatkan efisiensi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh Indonesia.

    Informasi lebih lanjut mengenai bank bjb, dapat diperoleh melalui Kantor Cabang bank bjb terdekat maupun call center bjb Call 14049 atau dapat mengakses website resmi www.bankbjb.co.id serta mengikuti kanal resmi bank bjb guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

     

  • bank bjb Permudah Akses Bandoeng 10K untuk Masyarakat, Cukup Menabung Bisa Lari di 4 Kota

    bank bjb Permudah Akses Bandoeng 10K untuk Masyarakat, Cukup Menabung Bisa Lari di 4 Kota

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNGbank bjb kembali menghadirkan inovasi unik melalui program promo The Ultimate 10K Series yang dirancang untuk memberikan pengalaman berlari lintas kota sekaligus kemudahan akses bagi masyarakat melalui skema bundling finansial yang sederhana.  Program ini menjadi bagian dari komitmen bank bjb dalam mendukung gaya hidup sehat sekaligus memberikan nilai tambah melalui integrasi layanan perbankan dengan aktivitas olahraga yang semakin diminati.

    Melalui pendekatan inovatif, bank bjb bersama Kompas dan Pemerintah Daerah setempat memperkenalkan Program Bundling 4 Kota yang memungkinkan peserta mendapatkan slot lari di seluruh rangkaian The Ultimate 10K Series hanya melalui satu program menabung. Konsep ini memberikan lebih dari satu cara bagi masyarakat untuk mengamankan slot race sekaligus menghadirkan solusi praktis untuk mengikuti seluruh seri di empat kota berbeda.

    The Ultimate 10K Series merupakan ajang lari multi kota yang pada tahun 2026 diselenggarakan di Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang dengan sistem reward terintegrasi. Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh empat seri akan tercatat dalam daftar eksklusif The Ultimate 10K Experience dan berhak mendapatkan medali khusus sebagai simbol dedikasi dan konsistensi.

    Rangkaian ini akan dimulai melalui bank bjb Bandoeng 10K di Kota Bandung pada 17 Mei 2026. Selanjutnya, Suroboyo 10K akan digelar di Kota Surabaya pada 7 Juni 2026. Seri ketiga akan berlangsung melalui Tangerang 10K di Kota Tangerang pada 13 September 2026. Rangkaian akan ditutup dengan Semarang 10K di Kota Semarang pada 13 Desember 2026. Pelari yang berhasil menyelesaikan seluruh empat seri race secara otomatis akan tercatat dalam daftar prestisius The Ultimate 10K Experience dan berhak mendapatkan medali eksklusif sebagai symbol dedikasi dan konsistensi.

    Melalui empat kota ini, peserta akan merasakan pengalaman berlari dengan suasana yang berbeda mulai dari karakter heritage, urban modern, hingga pesisir. Setiap kota juga menghadirkan latar budaya, pariwisata, serta dinamika ekonomi lokal yang memberikan daya tarik tersendiri bagi peserta maupun wisatawan.

    Program promo ini berlangsung pada periode 17 Maret 2026 hingga 9 April 2026 dengan kuota terbatas. Program ini terbuka bagi nasabah baru maupun existing dengan skema program bjb Prioritas melalui produk Tabungan, Deposito atau Wealth Management.

    Setelah memenuhi persyaratan, nasabah akan mendapatkan kode voucher untuk redeem pada website pendaftaran The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb. Program ini tidak berlaku kelipatan dan tidak dapat digabungkan dengan program promosi lainnya.

    Ajang The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb tidak sekadar menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi yang menghubungkan empat kota strategis di Pulau Jawa yaitu Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

    Keempat kota tersebut membentuk satu koridor pertumbuhan ekonomi dari barat hingga timur Pulau Jawa dengan karakteristik yang saling melengkapi mulai dari pusat industri modern, ekonomi kreatif, distribusi niaga, hingga penggerak ekonomi kawasan timur.

    Sebagai bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia, bank bjb melihat sinergi antar kota ini sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi bank bjb sebagai Bank Pilihan Utama Anda yang diwujudkan melalui penguatan solusi keuangan bernilai tambah, transformasi digital, keunggulan operasional, serta perluasan akses keuangan.

    Saat ini jaringan bank bjb telah tersebar di 15 provinsi di Indonesia termasuk di Jawa Tengah melalui Semarang dan di Jawa Timur melalui Surabaya. Dalam setiap penyelenggaraan, bank bjb tidak hanya hadir sebagai sponsor tetapi juga menjadi bagian integral dari ekosistem acara dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan.

    Kemudahan transaksi selama acara juga didukung oleh layanan digital banking DIGI bank bjb yang memungkinkan berbagai kebutuhan pembayaran dilakukan secara praktis dan cepat. bank bjb turut melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem acara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Melalui The Ultimate 10K Series, bank bjb membangun ekosistem sport tourism yang menghubungkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi dalam satu rangkaian terintegrasi. Dengan semangat Tandamata Untuk Negeri, ajang ini menjadi lebih dari sekadar lomba lari tetapi juga ruang kolaborasi dan penggerak ekonomi lokal.

    Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diperoleh melalui Kantor Cabang bank bjb terdekat maupun call center bjb Call 14049 atau dapat mengakses website resmi infobjb.id/ultimate10k serta mengikuti kanal resmi bank bjb guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya.
    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Segera menabung di bank bjb, dan nikmati keseruan berlari di empat kota sekaligus bersama bank bjb. (**)

     

     

  • bank bjb Permudah Akses Bandoeng 10K, Promo Menabung Jadi Tiket Lari

    bank bjb Permudah Akses Bandoeng 10K, Promo Menabung Jadi Tiket Lari

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG bank bjb kembali menghadirkan inovasi menarik melalui program promo bank bjb Bandoeng 10K yang memberikan kesempatan mendapatkan tiket lari dengan cara yang mudah dan terjangkau. Program ini dirancang untuk menjangkau para pelari sekaligus masyarakat luas yang ingin menikmati pengalaman berlari di Kota Bandung.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian The Ultimate 10K Series 2026 yang digagas bank bjb bersama Kompas serta Pemerintah Kota Bandung sebagai upaya menggabungkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi dalam satu ekosistem yang saling terhubung. bank bjb Bandoeng 10K menjadi seri pembuka dari total empat kota dalam rangkaian tersebut, yang akan digelar di Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya sepanjang tahun 2026.

    Kegiatan bank bjb Bandoeng 10K berlangsung pada tanggal 17 Mei 2026 dengan lokasi start dan finish di Kantor Pusat bank bjb hingga Balai Kota Bandung. Melalui program promo ini, bank bjb memberikan tiket lari kepada nasabah maupun calon nasabah yang mengikuti skema program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Periode program berlangsung mulai 17 Maret 2026 hingga 9 April 2026, selama kuota masih tersedia, dengan total kuota sebanyak 250 tiket lari yang dapat dimanfaatkan masyarakat.  Program ini terbuka bagi nasabah baru maupun nasabah existing, sehingga memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk ikut serta dalam event lari bergengsi ini.

    Untuk ikut promo ini, syaratnya juga sangat mudah. Cukup menabung atau menempatkan dana sesuai skema yang tersedia yaitu melalui skema bjb Tandamata Rencana, lock dana bjb Tandamata dan bjb prioritas

    Setelah memenuhi persyaratan, peserta akan menerima kode voucher yang dapat digunakan untuk melakukan redeem pada website pendaftaran bank bjb Bandoeng 10K.

    Melalui program ini, bank bjb tidak hanya menghadirkan kemudahan akses untuk mengikuti event lari, tetapi juga mendorong budaya menabung di masyarakat. Kehadiran bank bjb Bandoeng 10K menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati keseruan berlari di Kota Bandung yang dikenal dengan suasana sejuk, budaya khas, dan daya tarik wisatanya.

    Event ini juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman sport tourism yang unik, sekaligus memperkuat daya tarik Kota Bandung sebagai destinasi olahraga dan pariwisata. Melalui program promo bank bjb Bandoeng 10K, masyarakat tidak hanya mendapatkan kesempatan berlari, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kebiasaan finansial yang lebih baik sekaligus menikmati pengalaman olahraga yang berkesan.

    Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diperoleh melalui Kantor Cabang bank bjb terdekat maupun call center bjb Call 14049 atau dapat mengakses website resmi infobjb.id/bandoeng10k serta mengikuti kanal resmi bank bjb guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya.
    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
    Segera menabung di bank bjb. Jangan sampai ketinggalan programnya ya Sahabat! (**)

  • Dari Pesisir untuk Negeri, bank bjb Hadirkan Edukasi Keuangan bagi Nelayan Kabupaten Cirebon

    Dari Pesisir untuk Negeri, bank bjb Hadirkan Edukasi Keuangan bagi Nelayan Kabupaten Cirebon

    POJOKBANDUNG.COM, CIREBON – bank bjb memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju” yang diselenggarakan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Pada Senin (2/3/2026).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis bank bjb dalam mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan masyarakat nelayan yang memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah pesisir.

    Melalui edukasi, bank bjb ingin memastikan bahwa pertumbuhan sektor riil di wilayah perikanan sejalan dengan penguatan fondasi keuangan keluarga nelayan.

    Desa Gebang Mekar sendiri termasuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

    Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang signifikan serta dominasi aktivitas perikanan tangkap, kawasan ini memiliki posisi strategis dalam mendukung perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon.

    Melihat potensi tersebut, bank bjb memandang bahwa sektor nelayan tidak hanya perlu didorong dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengelolaan pendapatan, perencanaan keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.

    Dalam kegiatan ini, bank bjb hadir bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan Cirebon, Anggota Komisi XI DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pesisir.

    Kehadiran bank bjb sebagai bank pembangunan daerah menjadi bagian penting dalam memperluas akses layanan perbankan bagi nelayan.

    Melalui pendekatan edukatif, bank bjb tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana.

    Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan arus kas, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan pembiayaan produktif secara bijak.

    Melalui kegiatan ini, bank bjb juga memperkenalkan akses pembiayaan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan, termasuk kebutuhan peralatan, perawatan kapal, maupun modal kerja.

    Salah satu dukungan konkret yang diperkenalkan adalah fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat untuk nelayan, yang dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan skema yang terjangkau dan sesuai dengan karakter usaha sektor perikanan.

    bank bjb meyakini bahwa dukungan pembiayaan harus diiringi dengan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari. Oleh karena itu, aspek edukasi menjadi fondasi utama dalam setiap upaya perluasan akses keuangan.

    Penguatan literasi di sektor nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya tahan ekonomi keluarga.

    Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, nelayan dapat merencanakan investasi usaha, pendidikan anak, serta perlindungan finansial di masa depan.

    bank bjb melihat bahwa kesejahteraan nelayan tidak hanya ditentukan oleh hasil tangkapan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola pendapatan secara disiplin dan berkelanjutan

    Literasi keuangan menjadi instrumen penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi rumah tangga.

    Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir dengan pendekatan yang inklusif dan solutif.

    Dukungan terhadap sektor unggulan lokal menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.

    Upaya ini juga sejalan dengan agenda nasional dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Sinergi antara regulator, legislatif, pemerintah daerah, dan industri perbankan menjadi kunci keberhasilan program literasi.

    Melalui penguatan literasi dan akses pembiayaan, diharapkan nelayan di Kabupaten Cirebon semakin mandiri secara ekonomi. Kemandirian tersebut akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih stabil.

    Ke depan, bank bjb akan terus memperluas program literasi ke berbagai daerah lainnya, khususnya wilayah dengan potensi sektor unggulan lokal yang membutuhkan dukungan penguatan kapasitas finansial.

    Pendekatan berbasis kebutuhan lokal akan menjadi strategi utama dalam setiap implementasi program. Dengan memahami karakteristik masyarakat setempat, edukasi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

    bank bjb optimistis bahwa melalui literasi dan inklusi keuangan yang kuat, nelayan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Cirebon serta wilayah pesisir lainnya di Indonesia. (**)

  • Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

    Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

    POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG – Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan kembali mendapat respons positif dari pasar.

    Hal ini tercermin dari tingginya minat investor terhadap penerbitan Sustainability Bond Tahap II bank bjb yang menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial.

    Instrumen ini memberikan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dengan tetap memperoleh imbal hasil yang kompetitif, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

    Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sustainability Bond bank bjb dengan total target dana sebesar Rp2 triliun.

    Pada tahap pertama yang diterbitkan pada tahun 2024 dengan nilai Rp1 triliun, obligasi ini mencatatkan minat investor yang sangat tinggi dengan tingkat oversubscribe hingga 4,66 kali dari target awal.

    Melanjutkan keberhasilan tersebut, pada tahun 2026 bank bjb kembali menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor terhadap Sustainability Bond bank bjb telah mencapai Rp932,4 miliar.

    Masa bookbuilding berlangsung pada 13 Februari hingga 2 Maret 2026 dengan dua pilihan seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan kupon indikatif sebesar 5,45%–6,05%, serta Seri B dengan tenor 5 tahun dengan kupon indikatif sebesar 5,70%–6,30%. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap kinerja serta prospek bisnis bank bjb ke depan.

    Dari sisi kualitas kredit, obligasi ini memperoleh peringkat idAA (Double A) dari Pefindo yang mencerminkan kemampuan Perseroan yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.

    Kerangka kerja Sustainability Bond bank bjb juga telah memperoleh penilaian “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan” dari lembaga independen SDGs Hub Universitas Indonesia.

    Untuk mendukung penerbitan obligasi tersebut, bank bjb menggandeng lima perusahaan penjamin emisi terkemuka yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

    Obligasi ini selanjutnya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sehingga dapat diperdagangkan secara luas di pasar sekunder.

    Dana yang diperoleh dari penerbitan Sustainability Bond ini seluruhnya akan digunakan untuk mendukung pembiayaan baru maupun pembiayaan ulang yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS), sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan.

    Sebagai bagian dari komitmen tersebut, bank bjb terus meningkatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan. Hingga Desember 2025, Sustainable Portfolio bank bjb telah mencapai Rp14,3 triliun, yang disalurkan untuk berbagai sektor seperti kegiatan usaha berwawasan lingkungan, pembiayaan UMKM, serta sektor sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Selain dari sisi pembiayaan, komitmen keberlanjutan juga diterapkan bank bjb dalam operasional perusahaan. Perseroan terus memperkuat pengelolaan emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari upaya menuju target Net Zero Emission. Upaya tersebut juga diperkuat melalui partisipasi bank bjb dalam Bursa Karbon Indonesia dengan membeli unit karbon SPE-GRK sebagai bagian dari strategi mitigasi emisi karbon.

    bank bjb juga menjadi salah satu bank pada fase pertama yang telah menyelesaikan Climate Risk Stress Test (CRST), sebagai langkah untuk mengintegrasikan risiko perubahan iklim ke dalam manajemen risiko perusahaan.

    Berbagai langkah strategis tersebut menegaskan posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnisnya. Melalui pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan, bank bjb optimistis dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang selaras dengan pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (**)

  • Rp 8,6 T Dipersiapkan untuk Layanan Tukar Uang Selama Ramadan-Lebaran, Permintaan Pecahan Baru Diprediksi Meningkat

    Rp 8,6 T Dipersiapkan untuk Layanan Tukar Uang Selama Ramadan-Lebaran, Permintaan Pecahan Baru Diprediksi Meningkat

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, permintaan uang pecahan baru selama Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) diprediksi bakal melonjak.

    Rp 8,6 T Dipersiapkan untuk LayananTukar Uang Selama Ramadan-Lebaran, Permintaan Pecahan Baru Diprediksi Meningkat
    Ilustrasi. Warga memperlihatkan uang baru usai antre pada layanan kas keliling Bank Indonesia Kota Bandung di Mall Pelayanan Publik Kota Bandung, Kamis (21/3). Foto-foto:
    TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/POJOK BANDUNG 

    Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) bersama perbankan telah menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 185,6 triliun.

    Dari total dana tersebut, sebesar Rp 177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang/unit bank-bank.

    ”Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini sejalan dengan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang menguat,” kata Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali kemarin (13/2/2026).

    Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode tersebut, BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan pembayaran digital melalui mobile banking dan internet banking, termasuk layanan BI-FAST dan QRIS.

    Untuk mendukung kelancaran distribusi uang, BI memperkuat sinergi dengan perbankan, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Rupiah (APJATIN), serta seluruh mitra kerja. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan merata di seluruh wilayah.

    Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, BI menyiapkan Rp8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang, dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

    Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang diselenggarakan BI dan perbankan di seluruh Indonesia. Kanal layanan meliputi kas keliling, kantor bank umum, hingga penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat-pusat aktivitas masyarakat.

    Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan digelar pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.
    Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan, pemesanan penukaran dilakukan melalui Aplikasi Pintar.

    ”Masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan,” katanya.

    Pembukaan kuota dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama mulai 13 Februari pukul 14.00 WIB untuk Pulau Jawa, dan 14 Februari pukul 08.00 WIB untuk luar Pulau Jawa.

    Sedangkan tahap kedua dibuka pada 26 Februari pukul 08.00 WIB untuk Pulau Jawa, dan 27 Februari pukul 08.00 WIB untuk luar Pulau Jawa.

    ”Sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan akan memperkuat kelancaran sistem pembayaran pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026,” tuturnya. (mim/ris/Jawa Pos)

    Grafis BI

    Persiapan Uang Tunai BI di Fase Ramadan-Lebaran dalam 5 Tahun Terakhir
    =============================
    Tahun 2021 Rp 152,14 triliun
    Tahun 2022 Rp 175,26 triliun
    Tahun 2023 Rp 195 triliun
    Tahun 2024 Rp 197,6 triliun
    Tahun 2025 Rp 180,9 triliun

    Sumber : Bank Indonesia

  • Dari Persiapan hingga Kemandirian, bank bjb Hadirkan Solusi Pensiun Produktif

    Dari Persiapan hingga Kemandirian, bank bjb Hadirkan Solusi Pensiun Produktif

    POJOKBANDUNG.COM, MALANG – Setiap orang mendambakan masa pensiun yang nyaman, sejahtera, dan tetap bermakna bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

    Masa purna tugas bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang penuh peluang.

    Dalam menghadapi masa pensiun, kesiapan mental, finansial, dan keterampilan menjadi faktor utama untuk menjaga kualitas hidup.

    Perencanaan yang matang sejak dini menjadi kunci agar masa pensiun dapat dijalani dengan penuh optimisme.

    Kesadaran akan pentingnya persiapan masa pensiun mendorong bank bjb untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung kemandirian finansial nasabah di masa depan.

    Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Kewirausahaan Program bjb Pra-Purnapreneurship di Malang, Jawa Timur.

    Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Aula Pangkalan TNI Angkatan Udara Gedung Cakrawala Lanud Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang. Workshop ini ditujukan bagi peserta ASABRI di lingkungan Kesatuan Lanud Abdul Rachman Saleh sebagai bagian dari dukungan bank bjb terhadap pengembangan kewirausahaan nasional.

    Turut hadir Kepala Kantor ASABRI Cabang Malang Deni Sondana, Danlanud TNI AU LANUD Malang Marsma TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara, S.Sos., M.AP., MNSS, Kadispers TNI AU LANUD Malang Kolonel Pnb Yudhi Bandung Sukarmanto, S.sos., M.A.P, Pemimpin Divisi Kredit Konsumer bank bjb Joko Hartono Kalisman, serta Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Surabaya Dody Krisnanda.

    Melalui kegiatan ini, bank bjb kembali menegaskan dukungannya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi calon pensiunan. Program bjb Pra-Purnapreneurship dirancang sebagai sarana pembekalan kewirausahaan yang aplikatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan masa pensiun.

    Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan, pengelolaan usaha, serta strategi adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi sebagai fondasi dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

    Pendekatan ini sejalan dengan tujuan bank bjb untuk menciptakan wirausahawan pensiunan yang tangguh dan berdaya saing. Program ini menyasar segmen nasabah yang memiliki jaminan uang pensiun dari PT ASABRI (Persero), sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara optimal. Melalui pendampingan dan edukasi yang terstruktur, bank bjb berupaya memastikan bahwa masa pensiun dapat menjadi periode yang produktif secara ekonomi.

    Dalam kegiatan ini, bank bjb juga memperkenalkan produk bjb Kredit Pra Purna Bhakti (KPPB) beserta turunannya bjb KPPB Grace Period sebagai solusi pembiayaan terencana. Produk tersebut dirancang untuk mendukung rencana usaha, kebutuhan modal, dan pengelolaan keuangan secara lebih terukur dengan kelebihan fitur dan program yang dimiliki.

    Dengan dukungan akses pembiayaan yang tepat, peserta diharapkan mampu merealisasikan ide usaha secara bertahap dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar pembiayaan, bank bjb menghadirkan ekosistem pendampingan yang mendorong tumbuhnya kepercayaan diri peserta.

    Melalui program ini, bank bjb ingin menumbuhkan semangat bahwa masa pensiun tetap dapat memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Aktivitas ekonomi yang dijalankan para pensiunan juga diharapkan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

    Penyelenggaraan Workshop Pra-Purnapreneurship juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi berkelanjutan antara bank bjb dan PT ASABRI (Persero). Kolaborasi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap nasabah yang telah mempercayakan layanan keuangannya kepada bank bjb.

    Sejalan dengan semangat “Menyala Entrepreneurku”, bank bjb terus mendorong lahirnya wirausahawan pensiunan yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Ke depan, bank bjb berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang berorientasi pada pemberdayaan, keberlanjutan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan nasabah di setiap fase kehidupan, termasuk pada masa pensiun.

    bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Informasi lebih lanjut mengenai bjb KPPB Grace Period dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/kppb.

    “Wujudkan pensiun produktif, tumbuh dan berkembang bersama bank bjb”. (**)

     

     

  • Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Sambangi Pedagang Pasar Sukasari

    Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Sambangi Pedagang Pasar Sukasari

    POJOKBANDUNG.COM, KOTA BOGOR – bank bjb terus memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat, termasuk para pedagang pasar tradisional yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

    Sebagai penggerak utama ekonomi lokal, pedagang pasar memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran uang, membuka lapangan kerja, serta menopang kesejahteraan masyarakat sekitar.

    Menyadari besarnya potensi tersebut, bank bjb secara konsisten menghadirkan berbagai program yang mendekatkan layanan perbankan kepada pelaku usaha mikro dan kecil.

    Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program bjb Sambang Pasar, yang dirancang untuk menjangkau pedagang secara langsung melalui pendekatan personal dan edukatif.

    Melalui program ini, bank bjb hadir di tengah aktivitas pasar untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta pemanfaatan layanan perbankan modern.

    Pada Rabu, 4 Februari 2026, bank bjb Kantor Wilayah 2 menyelenggarakan kegiatan bjb Sambang Pasar di Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor.

    Kegiatan ini menyasar para pedagang dan pengunjung pasar sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keuangan dan meningkatkan inklusi perbankan di lingkungan pasar tradisional.

    Pasar Gembrong Sukasari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki aktivitas perdagangan yang dinamis dan menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat di wilayah Kota Bogor.

    Melalui interaksi langsung, pegawai bank bjb menggali kebutuhan usaha para pedagang, mulai dari permodalan, pengelolaan transaksi, hingga pengembangan usaha jangka panjang.

    Pendekatan ini memungkinkan bank bjb memberikan solusi finansial yang sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing pedagang.

    Kegiatan bjb Sambang Pasar bertujuan meningkatkan brand awareness dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan, sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah.  Selain itu, kegiatan ini juga mendorong akuisisi nasabah baru serta peningkatan transaksi perbankan di sektor UMKM dan perdagangan tradisional.

    Program ini turut mendukung pencapaian target bisnis cabang dan wilayah melalui penguatan basis nasabah produktif. Acara dihadiri oleh perwakilan pengelola pasar, mitra usaha, pimpinan cabang, perwakilan koperasi, jajaran bisnis UMKM, serta para pedagang Pasar Sukasari. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi antara perbankan, pengelola pasar, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

    Produk yang diperkenalkan meliputi Kredit Usaha Rakyat, Kredit Modal Usaha, Kredit Produktif, Agen bjb BiSA, serta layanan digital bjb Siap. Melalui produk tersebut, bank bjb memberikan kemudahan akses pembiayaan, transaksi non-tunai, serta pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan efisien.

    Sesi tanya jawab menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk memahami lebih dalam manfaat produk perbankan bagi pengembangan usaha mereka. Kegiatan juga diisi dengan pembagian materi promosi, pendataan potensi nasabah, serta pendampingan awal bagi pedagang yang berminat mengajukan pembiayaan.

    Melalui program bjb Sambang Pasar, bank bjb menegaskan perannya sebagai mitra strategis pedagang dalam mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi daerah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.

    Dengan mendekatkan layanan perbankan ke pusat-pusat aktivitas ekonomi rakyat, bank bjb terus berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal. Ke depan, bank bjb akan terus mengembangkan program serupa sebagai upaya dalam mendukung UMKM dan pedagang pasar di berbagai daerah. (**)

  • Investor Lokal Borong Saham Pelat Merah, Total Net Buy Rp 758 Miliar, IHSG Naik 2,52 Persen, Sinyal Rebound Menguat, Jeffrey Hendrik Jabat Pjs Dirut BEI Sampai Juni 2026

    Investor Lokal Borong Saham Pelat Merah, Total Net Buy Rp 758 Miliar, IHSG Naik 2,52 Persen, Sinyal Rebound Menguat, Jeffrey Hendrik Jabat Pjs Dirut BEI Sampai Juni 2026

    POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama.

    Penunjukan tersebut ditetapkan melalui rapat direksi (radir) yang digelar Jumat (30/1/2026) lalu, menyusul pengunduran diri Direktur Utama BEI sebelumnya, Iman Rachman.

    Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Sunandar mengatakan, penunjukan Jeffrey dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan di tengah proses administrasi pengunduran diri Dirut sebelumnya yang masih berjalan.

    “Sementara penggantinya itu Pak Jeffrey Hendrik. Keputusan radir,” kata Sunandar di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

    Menurut Sunandar, secara mekanisme, pengunduran diri Iman Rachman masih harus melalui tahapan internal.

    Setelah proses tersebut rampung, pengalihan kepemimpinan secara resmi kepada Jeffrey akan diumumkan.

    “Pengunduran dirinya masih berproses. Nanti setelah selesai, baru pengalihan kepemimpinan diumumkan,” jelasnya.

    Dia menambahkan, penetapan Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut BEI telah berlaku efektif sejak Jumat (30/1/2026).

    Jeffrey akan menjabat hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

    “Pergantiannya nanti di RUPST,” imbuh Sunandar.

    Sementara itu, pengamat pasar modal Hans Kwee menilai penunjukan Pjs Dirut BEI tersebut sebagai langkah yang tepat.

    Sebab, BEI membutuhkan figur pemimpin untuk memastikan koordinasi berjalan optimal di tengah berbagai tantangan pasar.

    “Saya pikir ini bagus. BEI perlu Dirut untuk mengoordinasikan pekerjaan, terutama di tengah tantangan terkait MSCI dan agenda reformasi yang dicanangkan OJK,” ujarnya.

    Hans memprediksi, kehadiran Pjs Dirut tidak akan menimbulkan gejolak besar terhadap pasar saham.

    Justru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan pulih secara bertahap. “IHSG akan pulih perlahan,” katanya.

    Pada perdagangan Selasa (3/2/2026), IHSG dibuka melemah di level 7.888,77 atau turun 0,43 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

    Namun, sekitar setengah jam kemudian terjadi rebound. Hingga penutupan perdagangan kemarin, IHSG naik 2,52 persen di level 8.122,60.

    Kenaikan ini dipicu aksi pembelian investor lokal senilai total Rp 758,5 miliar.

    Empat saham yang paling banyak diborong adalah perusahaan-perusahaan pelat merah.

    Yakni BMRI atau Bank Mandiri sebesar Rp 273,3 miliar, ANTM (PT Aneka Tambang) Rp 198,9 miliar, BBRI (Bank BRI) Rp 181,5 miliar) dan TLKM (PT Telkom Indonesia) Rp 130,5 miliar. Sedangkan saham bank swasta yang paling banyak diborong investor lokal adalah BBCA (Bank BCA), yakni sebesar Rp 256,5 miliar.

    Sehari sebelumnya, Senin (2/2/2026), IHSG ditutup anjlok 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73.

    Hans menjelaskan, pelemahan IHSG lebih disebabkan oleh aksi panik jual investor ritel, terutama pada saham-saham yang terdampak kebijakan MSCI serta langkah percepatan reformasi integritas yang dilakukan OJK dan Self Regulatory Organization (SRO).

    “Saham-saham dengan fundamental bagus justru banyak yang diakumulasi. Pelemahan terkonsentrasi pada saham yang terdampak kebijakan MSCI,” terangnya.

    Selain faktor domestik, sentimen global juga turut memengaruhi pergerakan pasar. Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) oleh Presiden Amerika Seriat (AS) Donald Trump mendorong penguatan dolar AS dan menekan harga emas, sehingga saham-saham sektor emas dan pertambangan ikut melemah.

    “Sentimen global mulai berkurang hari ini,” tambahnya.

    Ke depan, Hans menilai hasil pertemuan OJK dan SRO dengan MSCI serta rencana reformasi integritas pasar akan menjadi sentimen positif bagi pasar domestik.

    “Seharusnya persoalan dengan MSCI bisa segera diselesaikan. Investor ritel sebaiknya tidak panik dan mulai melakukan akumulasi pada saham-saham berfundamental kuat,” pungkasnya.

    Sosok Jeffrey Hendrik

    Jeffrey Hendrik merupakan sosok berpengalaman di industri pasar modal nasional. Dia menjabat sebagai Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022.

    Jeffrey memulai karir pada 1994 di PT Zone Pratama. Dua tahun berselang, dia melanjutkan kiprahnya sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo pada periode 1996-1999.

    Namanya semakin dikenal setelah dipercaya memimpin PT Phintraco Sekuritas sebagai Direktur Utama sejak 1999 hingga 2022.

    Jeffrey juga aktif dalam berbagai organisasi dan forum strategis pasar modal.

    Dia pernah menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI pada 2019-2020.

    Jeffrey juga tercatat sebagai pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), khususnya di Departemen Perdagangan Efek pada 2020-2022. Dia juga Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2021.

    Dari sisi akademik, Jeffrey meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada 1995.

    Penyidik Cari Bukti Baru

    Polri menindaklanjuti arahan pemerintah untuk memproses hukum pelaku yang terlibat dalam praktik saham ’’gorengan’’.

    Kemarin Bareskrim Polri menggeledah kantor Sekuritas Shinhan (kode broker AH) di Gedung Equity Tower, Jakarta Selatan.

    Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, penggeledahan itu merupakan pengembangan dari kasus pidana saham gorengan yang telah diputus pengadilan.

    ’’Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti,” ujarnya.

    Dia menerangkan, sekuritas AH merupakan penjamin emisi (underwriter) dari PT MML yang melantai di bursa pada 10 April 2023.

    Ade Safri mengatakan, ada dua pelaku yang telah divonis.

    Yakni MBP (mantan pegawai BEI) dan J (Direktur PT MML).

    Menurut dia, J menyampaikan fakta material palsu sehingga memperdaya para investor untuk ikut membeli saham perusahaan tersebut.

    Polisi lantas menetapkan tiga tersangka baru. Yakni, BH, DA, dan RE.

    “Penyidik menemukan fakta bahwa sebenarnya PT MML dengan kode saham PIPA tidak layak melantai di bursa karena valuasi aset perusahaan tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.

    Ade Safri mengungkapkan, akibat aksi manipulasi itu, PT MML mampu menarik dana sebesar Rp 97 miliar dari investor. (idr/oni/Jawa Pos)